Pemprov Papua Tetapkan Status Tanggap Darurat Covid-19 Hingga 6 Mei 2020

(Pemprov Papua Naikan Status Tanggap Darurat Covid-19 Hingga 6 Mei 2020)



Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua, meningkatkan status bencana non alam dari siaga darurat pengendalian Covid 19 menjadi tanggap darurat sejak tanggal 9 April sampai dengan 6 Mei 2020 atau 28 hari.

Hal itu terungkap dalam rapat Forkompinda Provinsi Papua yang dipimpin Wagub Papua, Klemen Tinal, yang dilaksanakan rabu sore (08/04), bertempat di Gedung Negara Jayapura, Papua.

Dalam rapat tersebut, Pemprov menyepakati untuk meningkatkan status bencana non alam dari siaga darurat pengendalian Covid 19 menjadi tanggap darurat sejak tanggal 9 April sampai dengan 6 Mei 2020, serta menjamin keselamatan, kesehatan dan ketahanan sosial kepada warga masyarakat di Provinsi Papua.

Peningkatan status tanggap darurat dalam rangka pencegahan pengendalian dalam penanganan semakin terintegrasi pemerintah provinsi Papua memiliki kewenangan yang besar dalam melakukan langkah-langkah konkrit untuk menggunakan sumber daya alam dan sumber daya manusia serta pelaksanaan koordinasi ke pusat dan daerah yang dibawakan dengan sosialisme dan yang diperlukan melalui perpanjangan sistem bekerja di rumah mulai tanggal 14 sampai dengan 23 April 2020.

Pemprov Papua juga memperpanjang pembatasan akses keluar masuk Papua mulai 10 April hingga tanggal 23 April 2020, melalui penerbangan pelayaran komersial yang termasuk dari dan ke seluruh wilayah Papua terkecuali logistik bahan pokok bahan bakar lebih kesehatan obat-obatan dan evakuasi pasien sektor perbankan.

Sebagai informasi, hingga hari ini jumlah pasien positif yang terjangkit virus Corona di Provinsi Papua berjumlah 45 kasus, 5 diantaranya meninggal dunia.

Sementara jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 54 orang dan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 3.084 orang.

[Nabire.Net/WP]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *