Pemkab & Freeport Diminta Bantu Pengungsi Dari Tembagapura

(Ilustrasi Pengungsi)



Mimika – Tokoh Mimika, Apinus Jangkup, meminta kepada pemkab Mimika dan Freeport untuk memberi perhatian dan bantuan kepada warga Tembagapura yang mengungsi ke kota Timika untuk menghindari bentrok KKB dengan aparat militer.

Warga diketahui mengungsi sejak awal Maret lalu karena khawatir akan peluru nyasar. Menurut Apinus, warga yang mengungsi berasal dari kampung Tsinga, Arwanop, Hoena, Jila, Jita, Alama, Bela, Banti, Opitak dan Takabra.

Dijelaskan Apinus, hingga 13 April 2020, jumlah pengungsi diperkirakan sebanyak 1.100 orang, dan kondisi mereka memprihatinkan dan butuh bantuan dari pemkab dan Freeport.

“1.100 Warga yg sdh evakuasi tidak ada tempat yg layak ditampung, mereka malah berkeliaran dan tergantungan di Kota Timika. Kelihatanya 1100 warga sebagai image para penguasa di Negeri Amor. OKIA dan lembaga lainya jadilah sebagai garda terdepan untuk menyelamtkan warga kita ini”, kata Apinus.

Lanjut Apinus, kota Timika yang menjadi pilihan warga untuk mengungsi, bukanlah tempat yang tepat untuk warga kampung.

“Warga pengungsi sangat membutuhkan bahan makanan dan layanan kesehatan khususnya bagi ibu dan anak-anak,” tutur Apinus.

Apinus juga menyayangkan ketidakberadaan Bupati Mimika, Eltinus Omaleng di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Pemkab Mimika dan Freeport perlu membentuk tim independen yang salah satu tugasnya adalah membawa bantuan bahan makanan secepatnya. Apabila sudah terbentuk tim, maka secepatnya bekerjasama dengan DPRD Pemerintah Daerah, Polisi, TNI, Lembaga-lembaga (OKIA,Lemasa dll) dan perwakilan masyarakat”, tutup Apinus.

[Nabire.Net/Demianus Bunai]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *