Pemilihan Pengurus Asrama Kamasan Cendrawasih Papua Kota Studi Makassar

Makassar – Bertempat di Asrama Kamasan Cendrawasih Papua IV, Makassar, telah dilaksanakan Musyawarah Luar Biasa (Muslub) ke-12 mahasiswa Papua kota studi Makassar, Sabtu (15/06).

Muslub ini dilaksanakan dari pagi pukul 10.00 hingga pukul 22.00 Wita, menghadirkan para mahasiswa, perwakilan orangtua, badan pengurus dan mahasiswa baru.

Maksud digelarnya Muslub ini bertujuan untuk memilih Badan Pengurus Asrama Kamasan yang baru. Dalam sambutannya mewakili orang tua mahasiswa, Natan Wanimbo mengatakan bahwa asrama papua adalah cermin bagi generai penerus.

“Asrama Kamasan cendrawasih IV Makassar jangan dibilang, ko dari ini dan ko dari itu (sukuisme) tetapi asrama papua adalah milik mahasiswa papua. Kemauan saya, semua mahasiswa papua bersatu bergandeng tangan itu sangat penting karena harapan papua barat adalah kalian”, kata Wanimbo.

Di tempat yang sama, Kasimus Kwere mewakili mahasiswa senior mengatakan bahwa mahasiswa harus menimba ilmu, oleh karena itu jadikan Asrama papua sebagai tempat untuk menimba ilmu pengetahuan bukan hanya sekedar kos belaka.

“Pemerintah provini papua telah hadirkan asrama papua demi untuk membahas problem yang sedang terjadi bangsa papua barat yang selalu ditinggalkan dari berbagai bangsa dan Negara. Saya berharap mari kita harus bijaksana, berintegritas demi menuju papua yang lebih cerah”. katanya.

Ia juga meminta semua penghuni asrama agar menjaga keamanan, jaga asrama sebaik mungkin karena asrama ini adalah milik mahasiswa Papua.

Harapan yang sama juga disampaikan Jendi Wonda S.Sos M.Si selaku Badan Pengurus Asrama. Ia berharap penghuni asrama bisa bersatu dan menuntut ilmu dengan baik demi membangun Papua.

“Jika kita tidak bersatu berarti nanti siapa yang akan membangun Papua ? Mau kasih bagaimana sumber daya alam dan sumber daya manusia di Papua, semua itu ada ditangan kaum generasi penerus bukan ditangan orang yang tidak bertanggung jawab”, tuturnya.

Muslub pemilihan Badan Pengurus Asrama Kamasan Papua kota studi Makassar ini mengusung sub tema ‘Melalui musyawarah luar biasa, kita memilih pemimpin yang bijaksana, berintegritas dan menunjung tinggi Tri Dharma Perguruan Tinggi”.

Terpilih sebagai Ketua Badan Pengurus Asrama atas nama Anton Jikwa. Setelah terpilih Anton berjanji akan berusaha menjaga hubungan dengan pemprov Papua dan pemprov Sulses demi menjaga tali persaudaraan.

*Penulis : Antonius Boma

[Nabire.Net]


Silahkan Komentar

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] monkey emoticons by andreasandre Modified from nartzco source code.