Pelepasan Kontingen Pesparani Kabupaten Dogiyai

(Pelepasan Kontingen Pesparani Kabupaten Dogiyai)

Dogiyai – Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik kabupaten Dogiyai, dilepas oleh pemerintah kabupaten Dogiyai, untuk mengkuti ajang Pesparani I, tingkat Provinsi Papua.

Acara pelepasan dilaksanakan di Gereja Katolik Santa Maria Immaculata, Moanemani, Distrik Kamuu, kabupaten Dogiyai, senin (11/11).



Acara diawali ibadah singkat terlebih dahulu, dilanjutkan sambutan oleh Bupati Dogiyai diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak kabupaten Dogiyai, Ibu Yohana Yobee, A.Ma.Pd.

Dalam sambutannya, Kepala Pemberdayaan Perempuan mengatakan, pemkab Dogiyai sangat antusias mendukung kegiatan Pesparani ini, dengan harapan, kontingen Dogiyai bisa meraih hasil terbaik di ajang ini.

Lanjutnya, generasi muda di Dogiyai adalah harapan masa depan, baik dari tingkat TK hingga SMA, kampung hingga Distrik, sehingga perlu dibina dan dikaderisasi dalam kegiatan iman di gereja, agar mereka betul-betul berkembang dan mengetahui bahwa mereka adalah orang beriman dari Katolik.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Dogiyai, Alowisius Auwee, S.S, mengatakan, ia mengapresiasi kontingen Dogiyai yang bisa ikut tampil di Pesparani.

“Kami apresiasi kontingen Dogiyai yang akan membawakan Paduan Suara Dogiyai Bahagia di panggung terhormat Pesparani di Jayapura, sehingga puji Tuhan, kontingen Dogiyai pasti bisa mendapatkan juara”, kata Auwee.

Ia juga meminta kontingen menjaga nama baik kabupaten Dogiyai, dan bisa mengikuti kegiatan dengan aman dan lancar hingga selesai.

“Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik adalah salah satu kegiatan untuk membina dan mengembangkan liturgi. Hal ini diamanatkan dalam Keputusan Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor 2425 Tahun 2017 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik”, tutur Auwee.

Lanjut Auwe, ada 2 misi utama yang diemban kontingen Dogiyai di Pesparani I Papua. Kedua misi tersebut yaitu sebagai utusan umat Katolik dari Dekenat Kamuu, Mapia Piyaiye, yang dipersiapkan dengan latihan. Pihak gereja sendiri sedang dan akan melaksanakan “Parate Viam Domini”.

Sementara misi kedua yaitu sebagai utusan dari Bupati Dogiyai, yang mau datang ke Jayapura membawa suara Dogiyai Bahagia.

Kontingen Pesparani Dogiyai Diperkuat 180 Peserta

Di tempat yang sama, Ketua Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara (LP3KD) Kabupaten Dogiyai, Anton Tandililing, menuturkan, kontingen Pesparani Dogiyai terdiri dari 180 peserta dari berbagai tingkatan.

“Kami ikutkan kegiatan Pesparani di Jayapura yang akan dilaksanakan dari tanggal 14-18 November 2019 dengan jumlah peserta sebanyak 180 orang terdiri dari tingkat anak, remaja, dewasa, yang akan mengikuti berbagai cabang yaitu Paduan Suara Remaja, Paduan Suara Campuran, Cerdas Cermat Anak, Cerdas Cermat Remaja, Lomba Mazmur Anak, Lomba Mazmur OMK, Lomba Mazmur Dewasa dan Paduan Suara Campura”, pungkas Anton Tandililing.

[Nabire.Net/Jhon Piyaiyepai Magai]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *