INFO NABIRE

INFORMASI SEPUTAR KOTA NABIRE

Asisten II Setda Nabire Sambut Peserta Pelatihan Raider TNI AD Gelombang IV

Last modified on 2015-08-31 15:19:34 GMT. 0 comments. Top.

Pejabat Bupati Nabire, Sendius Wonda SH M.Si menegaskan, Batalyon 753/AVT Nabire sebagai bagian dari organisasi TNI AD telah berperan serta dalam menciptakan stabilitas keamanan di daerah Nabire.

Penegasan tersebut ditegaskan Sendius Wonda dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten II Setda Nabire, Ir Sukadi, pada acara penyambutan peserta Pelatihan Raider TNI AD, gelombang 4, senin 31 agustus 2015.

Sendius Wonda atas nama pemerintah daerah mengucapkan selamat kepada Komandan Batalyon 753 AVT, Letkol Inf Indarto S.Sos beserta para peserta pelatihan yang telah mengikuti pelatihan ini sehingga bisa menjadi nilai tambah bagi para prajurit dalam mengemban tugas di masa mendatang.

Menurut Sendius Wonda, tantangan dalam rangka mengamankan NKRI ke depan semakin berat, oleh karena itu dibutuhkan para prajurit yang memiliki kemampuan melebihi prajurit infanteri biasa, demi terwujudnya prajurit yang handal tangguh dan profesional yang siap mengatasi segala bentuk ancaman tantangan hambatan dan gangguan yang merongrong kehormatan NKRI.

Penetapan Kepengurusan Persekutuan Muhabeth Syalom Kabupaten Nabire Periode 2015-2018

Last modified on 2015-08-31 15:02:30 GMT. 0 comments. Top.

natal pms

(Natal Persekutuan Muhabeth Syalom Nabire 2014)

Berdasarkan keputusan sesepuh Kerukunan Keluarga Maluku Tengah, Persekutuan Muhabeth Syalom kabupaten Nabire, Nomor 04 tahun 2015 tentang penetapan Kepengurusan Persekutuan Muhabeth Syalom kabupaten Nabire tahun 2015-2018, maka bertempat di SMP Anak Panah Kalibobo Nabire, telah berlangsung pengukuhan penetapan kepengurusan persekutuan Muhabeth Syalom periode 2015-2018 oleh sesepuh Kerukunan Keluarga Maluku Tengah, Persekutuan Muhabeth Syalom kabupaten Nabire.

Kepengurusan persekutuan Muhabeth Syalom kabupaten Nabire periode 2015-2018 yang telah dibentuk tersebut adalah sebagai berikut :

  • Ketua : Deni Laturiuw

  • Wakil Ketua : A. Tatiratu

  • Sekretaris I : Simon Patakena

  • Sekretaris II : Sem. H

  • Bendahara I : Mery Souisa

  • Operasional Bendahara : Fany Siwalette

Kepengurusan ini juga dilengkapi dengan beberapa bidang diantaranya :

  • Bidang Kerohanian, Pastoral, dan Konseling : Melky. A

  • Bidang Kepemudaan : Rudi Ayal

  • Bidang Usaha Daa : Grace Nanlohy

  • Bidang Diakonia : Yoke Rumbekwan

  • Koordinator Wilayah Timur : I. Sipahelut

  • Koordinator Wilayah Barat : Y Nanlohy

  • Koordinator Wilayah Tengah : Edi Sitianapessy

Acara Penetapan Kepengurusan persekutuan Muhabeth Syalom kabupaten Nabire periode 2015-2018 ini berlangsung dengan lancar dan penuh sukacita.

Dinas Kesehatan Nabire Akan Terus Menekan Penyebaran HIV/AIDS Melalui Obat ARV

Last modified on 2015-08-31 14:45:07 GMT. 0 comments. Top.

Semakin dini para penderita HIV Aids diberikan obat ARV (Anti Retro Viral) maka jumlah virus dalam darahnya akan turun dan resiko menular kepada orang lain juga akan berkurang.

Hal ini dikatakan Alfred Lambey selaku pengelola Program HIV/Aids Dinas Kesehatan kabupaten Nabire.

Menurut Alfred Lambey, apabila ARV diminum secara rutin, akan sangat membantu meningkatkan kualitas hidup penderita HIV Aids. Untuk itu dirinya mengharapkan para penderita HIV Aids khususnya yang berada di kabupaten Nabire untuk lebih memahami akan HIV dan mau meminum obat HIV.

Ditambahkan Alfred Lambey, obat ARV sekarang tidak lagi diminum 2x sehari tetapi hanya 1x sehari, sehingga penderita lebih mudah dalam mengkonsumsi obat ARV.

(RRI Nabire)

 

Suku Yerisiam Nabire Minta Pemerintah Pusat Melakukan Moratorium Terhadap PT Nabire Baru

Last modified on 2015-08-31 14:33:31 GMT. 0 comments. Top.

kelapa sawit

Sekretaris besar suku Yeresiam Robertino Hanebora, meminta pemerintah pusat segera melakukan moratorium terhadap perusahaan sawit PT Nabire Baru yang beroperasi di wilayah tanah adat milik mereka. PT Nabire Baru dianggap menyalahi aturan dan mengancam kehidupan masyarakat Yeresiam Gua yangberada di Kampung Sima, Distrik Yaur, Nabire, Papua.

“Terkesan pihak perusahaan tidak adil. Pengabaian Suku Yeresiam ini mengancam kehidupan masyarakat suku besar Yaresiam Gua,” kata Robertino Hanebora, senin (31/8/15).

Robertino meminta kepada pemerintah pusat dan pemerintah provinsi serta pihak legislatif Provinsi Papua agar menyelesaikan satuts dari PT. Nabire Baru.

Pertama, mereka meminta DPR – RI dan Kaukus Papua sebagai wadah representasi OAP di parlemen untuk memanggil PT Nabire Baru dan seluruh antek anteknya guna menyelesaikan krisuh pengabaian yang dilakukan pihak perusahaan.

Kedua, PT. Nabire Baru mengganti rugi segala kerusakan lingkungan, budaya artefak dan lain sebagainya yang sudah terjadi dan sedang terjadi.

Ketiga, meminta kepada gubernur Papua, segera melakukan moratorium aktivitas PT. Naibire Baru agar proses penyelesaian bisa segara terwujud.

Keempat, Suku Yeresiam Gua diambang kehancuran dan apabila tak ada perhatian, karena kelangsungan hidup masyarakat adat Yeresiam Gua sudah tersingkir dari habitatanya, terutama menyangkut tanah.

Sementara itu, Pemuda asal Nabire, Jhon Gobay mengatakan, pemerintah lebih berpikir kepentingan investor, ketimbang masyarakat sehingga berkonspirasi untuk memuluskan jalannya investasi PT. Nabire Baru yang melecehkan hak adat masyarakat setempat.

“Kalau dilihat dari prosesnya ini bertentangan dengan undang-undang otonomi khusus, karena musyawarah dengan pemilik hak tidak dilakukan. Tetapi masyarakat yang melakukan musyawarah dengan dengan Imam Basrowi (PT Nabire Baru) hanya seorang, Yunus Money ini jelas tidak benar,” ujar Jhon Gobay.

Lanjut Gobay, lahan seluas 17.000 hektar tak mungkin dimiliki satu orang, karena tanah di Papua milik komunal. Dengan tandatangan seorang perwakilan, kemudian dikeluarkan IUP Tahun 2008 oleh gubernur.

“Proses itu tidak benar. Sesuai undang-undang perkebunan yang berhak memberikan izin bupati karena hanya satu kabupaten, sehingga izinnya tidak sah, bertentangan dengan hukum, sudah begitu izin usaha perkebunan keluar tapi tidak ada amdal, ini yang disebut ada konspirasi,” tutur Gobay.

(JB/HY)

Pembinaan Peserta Sippa Dhamma Samajja Kabupaten Nabire

Last modified on 2015-08-31 14:26:56 GMT. 0 comments. Top.

Pembinaan Sippa Dhamma Samajja merupakan kegiatan berkumpul untuk unjuk kepiawaian atau keterampilan tentang ajaran Buddha. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas mental dan spiritual peserta didik dan menumbuh kembangkan bakat dan minat, kreativitas dan keterampilan peserta didik. Sedangkan sasarannya adalah terwujudnya kualitas pemahaman keagamaan siswa didik tingkat dasar, Sekolah Menengah Pertama, dan Sekolah Menengah Atas sebagai generasi Buddhis.

Pembinaan peserta Sippa Dhamma Samajja dari Kabupaten Nabire berjumlah 12 Orang dengan lomba yang diikuti adalah Cerdas Cermat SD, SMP, dan SMA. Lomba Menyanyi Lagu Rohani Buddha Tingkat SD,SMP, SMA. Dan menggambar cerita bergambar SMA yang dilaksanakan di Vihara Buddha Dharma Karuna Nabire setiap Hari Senin, Rabu dan Jumat, pukul 16.00 sampai selesai. Selanjutnya pada tanggal, 2 s/d 5 September 2015 berangkat ke Jayapura untuk mengikuti Sippa Dhamma Samajja V Tingkat Provinsi Papua.

Semoga Pembinaan ini dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan keyakinan dan semangat generasi muda Buddha untuk mendapatkan prestasi, wawasan dan pengetahuan ajaran Buddha sehingga dapat dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga mendapat prestasi dan membawa harum kabupaten Nabire.

(Boma)

Ibadah Minggu Pagi 30 Agustus 2015, Jemaat GKI Siloam Sanoba Nabire

Last modified on 2015-08-30 08:35:10 GMT. 0 comments. Top.

1

Surat Petrus adalah surat yang di tulis oleh Rasul Pertus dan di tujukan kepada orang-orang pendatang atau Yahudi yang berada di perantauan dan tersebar di Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia Kecil dan Bitinia. Maksud dari pada Petrus menulis dan mengirim suratnya adalah untuk mengajak orang-orang percaya tersebut agar tetap percaya kepada Kristus dalam kehidupan mereka di tengah-tengah orang kafir, agar hidup dan perbuatan mereka tidak dipengaruhi.

Demikian kutipan khotbah ibadah minggu pagi 30 agustus 2015, jemaat GKI Siloam Sanoba Nabire, yang dipimpin oleh Pdt F. Samsanoy S.Th, dan mengangkat pembacaan Firman Tuhan dari kitab 1 Petrus 2:11-17, dengan perikop “Peringatan untuk hidup sebagai hamba-hamba Allah”

Dalam khotbahnya Pdt F Samsanoy S.Th mengatakan, perbuatan-perbuatan tercela yang merupakan kebiasaan orang-orang yang tidak percaya kepada Kristus hendaklah di jauhi oleh hamba-hamba Tuhan tersebut. Perbuatan-perbuatan jahat tersebut diantaranya adalah dengki, Fitnah, dendam, iri hati dan sebagainya.

Petrus menekankan sebagai hamba-hamba Tuhan hendaklah mereka melakukan segalah kebaikan dan kasih sebagaimana yang di perintahkan oleh Tuhan Yesus Kristus, agar dengan perbuatan baik tersebut merekapun turut bersaksi serta mewartakan Firman Tuhan agar nama Tuhan Yesus makin dimasyurkan. (Band ayat 15” Sebab inilah kehendak Allah, yaitu supaya dengan berbuat baik kamu membungkamkan kepicikan orang-orang yang bodoh”

Petrus menekankan hal-hal tersebut karena ia tahu bahwa sebagai orang Kristen yang telah di merdekakan oleh pengorbanan Kristus di atas kayu Salib hendaklah tidak di sia-siakan oleh mereka yang telah menerima kemerdekaan tersebut. Agar di mana mereka berada, sekalipun dalam pembuangan Tuhan akan selalu memberkati dan menolong mereka, dan mungkin juga memberkati daerah dimana mereka ada sebagai pendatang oleh karena kesetiaan mereka kepada-Nya.

Kemerdekaan di dalam Kristus yaitu bebas melaksanakan Injil Tuhan dalam kehidupan serta bebas dari penjajahan kuasa kegelapan. Dalam menjalankan kemerdekaan iman tersebut janganlah menyisipkan perbuatan jahat yang terselubung, karena apapun bentuk kejahatan yang di lakukan sekalipun yang terkecil, bagi Tuhan tidak ada yang tersembunyi.

Dalam kehidupan kita dewasa ini, dengan melihat perkembangan negara kita sangat-sangat mengkawatirkan para pemimpin bangsa ini, dimana nilai tukar rupiah mengalami penurunan terhadap dolar Amerika serikat, pakar ekonomi bingung, pedagang di pasar uang pusing bahkan penjual di pasar kewalaan karena harga yang terus meningkat akibat pelemahan nilai Rupiah mengakibatkan kerugian besar-besaran.

Bahkan mungkin juga sebagai pribadi dan rumah tangga kitapun mengalami tekanan akibat dari peningkatan harga barang dan kebutuhan hidup lainnya. Semua kita harus kembali kepada Tuhan, baik pemimpin maupun rakyat agar berkat dan anugerah Tuhan menolong kita.

Kita harus menyerahkan kehidupan kita secara total kepada Tuhan, karena hidup ini punya Dia, agar kita selalui mendapatkan jalan keluar dari setiap persoalan hidup yang mendera kehidupan kita baik secara pribadi maupun bangsa.

Tuhan yang mempunyai hidup ini, segalah sesuatu ada di tanganNya, kembalilah kepadaNya agar dia memberkati, jangan bosan dan pasif melakukan kebajikan, Amin.

Ibadah juga di isi dengan kesaksian lagu oleh VG. PKB GKI Siloam Sanoba.

(Siloam Nabire)

Yudisium 32 Orang Mahasiswa S1 FKIP Uswim Nabire

Last modified on 2015-08-29 18:06:43 GMT. 0 comments. Top.

Dekan Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Uswim Nabire, Drs Obeth Rumadas M.Si, mengatakan, sebanyak 32 orang sarjana S1 FKIP Uswim Nabire yang terdiri dari prodi Matematika sebanyak 22 orang dan prodi Bahasa Inggris sebanyak 10 orang, jumat 28 agustus lalu telah diyudisium.

Drs Obeth Rumadas M.Si berharap, para mahasiswa yang telah diyudisium dapat memberikan kontribusi pendidikan yang terbaik dan mampu menjawab tantangan era globalisasi saat ini bagi bangsa dan negara khususnya di kabupaten Nabire.

Ditambahkan, Drs Obeth Rumadas M.Si, fasilitas sarana dan prasarana yang ada di Fakultas FKIP Uswim Nabire diantaranya adalah 7 ruang perkuliahan, 1 perpustakaan, dan 1 ruang praktek bagi mahasiswa semester 7, selain itu jurusan FKIP telah mendapat Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi tahun 2012 dengan Akreditasi C.

Kampung Wadio Juara I Lomba Kampung Tingkat Kabupaten Nabire Tahun 2015

Last modified on 2015-08-29 17:47:14 GMT. 0 comments. Top.

ka-bpmk

(Kepala BPMPK Kabupaten Nabire, Menase Yoteni)

Lomba Kampung & Kelurahan tahun 2015, keluar sebagai juara I tingkat kabupaten dan mewakili Provinsi Papua ke tingkat nasional adalah kampung Wadio Distrik Nabire Barat, dan juara II tingkat Kelurahan adalah Kelurahan Morgo Distrik Nabire.

Hal ini dijelaskan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung & Pemerintah Kampung (BPMPK) kabupaten Nabire, Menase Yoteni SH M.Si.

Dijelaskan Menase Yoteni, lomba Kampung ini diselenggarakan setiap tahun oleh Kementerian Dalam Negeri, yang bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan penguatan kelembagaan, dan memberikan motivasi dan swadaya gotong royong.

Jumlah Kampung yang ada di kabupaten Nabire sebanyak 80 kampung, diantaranya 72 kampung definitif dan 8 kampung persiapan. Dan yang menjadi indikator dasar penilaian lomba kampung ini adalah pendidikan, kesehatan, perekonomian, keamanan dan ketertiban, partisipasi masyarakat dalam pembangunan kampung, prosers pemerintahan di kampung, keaktifan lembaga-lembaga terkait, pemberdayaan dan kesejahteraa keluarga.

Pembentukan Panitia MPL & LDKPG, PAM Tabernakel Nabire

Last modified on 2015-08-29 17:36:41 GMT. 0 comments. Top.

GEREJA TABERNAKEL

Pembentukan Panitia pelaksanaan Masa Pengenalan Organisasi (MPL) dan Latihan Dasar Kepemimpinan Pemuda Gereja (LDKPG) Jemaat GKI Tabernakel Oyehe Nabire tahun 2015 sesuai program kerja Badan Pelayan Persekutuan Anggota Muda Jemaat GKI Tabernakel Oyehe tentang MPL & LDKPG, maka telah dibentuk komposisi Panitia Pelaksana kegiatan tersebut baru-baru ini.

Panitia Pelaksana yang terbentuk tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Ketua : Biyan. S

  2. Wakil : Gustav Tawaru

  3. Sekretaris : Zulhan Ayserem

  4. Wakil Sekretaris : Livana

  5. Bendahara : Ruth Kamody

Susunan Panitia Pelaksana kegiatan ini djuga dilengkapi dengan berbagai seksi diantaranya seksi acara, seksi perlengkapan, seksi dekorasi publikasi dan dokumentasi, seksi kesehatan, seksi konsumsi, dan seksi usaha dana.

Kegiatan ini sendiri rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 24 s/d 26 september 2015, bertempat di Gereja GKI Tabernakel Oyehe Nabire.

(RRI Nabire)

Dosen Fakultas Pertanian USWIM Nabire, Yosep Monim, Raih Gelar Doktor Pada Sidang Disertasi Di Unhas Makassar

Last modified on 2015-08-29 17:19:43 GMT. 0 comments. Top.

Bertempat di Auditorium Pasca Sarjana Universitas Hasanuddin Makasar, jumat (28/08) lalu, Dosen Fakultas Pertanian Uswim Nabire, Dr Ir Yosep Monim M.Si berhasil meraih gelar doktor setelah sukses mengikuti sidang pengajuan promosi Doktor.

Mengangkat judul Disertasi “Strategi Rumah Tangga Petani Transmigrasi di Nabire, Promovendus Yosep Monim mempresentasikan Disertasinya kurang lebih 30 Menit dihadapan Audience dan 8 Guru Besar masing-masing Pimpinan  Sidang 1 orang, Co Promotor 2 orang, Promotor 1 orang, Penguji Eksternal 1 orang dan 3 orang Penguji Internal.

Berbagai pertayaan yang dilontarkan oleh Penguji maupun Ko Promotor dan Promotor dapat di jawab dengan sempurna. Sidang ujian promosi diskors 15 menit oleh Pimpinan Sidang untuk mendiskusikan nilai yang akan diberikan kepada promovendus. Akhirnya Pimpinan Sidang ujian promosi membuka kembali dan membacakan hasil yang diperoleh atas disertasinya.

Pimpinan sidang menyatakan Yosep Monim berhak memperoleh gelar Doktor dalam bidang Ilmu Pertanian dengan predikat “Sangat Memuaskan”.

Dalam sambutan singkatnya, Prof.DR.Ir. Darman Salman. MS, atas nama Rektor Universitas Hasanuddin Makassar menyampaikan jaga nama baik Almamater dan nantinya kembali ke Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire jadilah  sebagai Intelektual Ilmiah dan kembali ke Masyarakat jadilah Intelektual Publik.

“Untuk memperoleh Gelar Doktor ini, Saudara DR. Ir. Yosep Monim, MSi  melewati pengalaman dan perjuangan yang panjang selama kurang lebih 6 tahun lamanya mulai dari tahun 2009 s/d 2015”,  kata Prof Dr Ir. Darman Salman, MS.

“Usia 6 tahun untuk membesarkan seorang anak mungkin terasa singkat, namun untuk menyelesaikan suatu Gelar Doktor sangatlah panjang dan bera. Seluruh lelah dan letih terasa hilang begitu saja, berganti dengan luapan kegembiraan dan syukur yang luar biasa. Semua pengorbanan seakan terlupakan dan menjadi tidak berarti, dengan keberhasilan mendapatkan Gelar Doktor,” tutur Prof Dr Ir. Darman Salman, MS.

(Ignatius Pangkatana)

Silahkan Komentar

Komentar Anda

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 280 281 282 283 284 285 286 287 288 289 290 291 292 293 294 295