INFO NABIRE

INFORMASI SEPUTAR KOTA NABIRE

Polres Nabire Ringkus 2 Orang Penjambret Yang Merupakan Jaringan Palembang

Last modified on 2014-08-28 18:55:16 GMT. 0 comments. Top.

1

(Dok. Reyner Windesi)

Unit Resmob, Satuan Reserse Kriminal Polres Nabire, berhasil meringkus 2 orang yang terlibat dalam jaringan pelaku penjambretan dari Palembang Sumatera Selatan yang terjadi pada hari Selasa lalu (26/08/2014) di samping Bank Papua Nabire.

Kedua penjambret tersebut dirungkus saat akan melarikan diri menggunakan perahu motor yang disewa, kurang lebih 300 meter dari dermaga kampung Cina Serui.

Penangkapan ini dipimpin langsung oleh Aipda Joko, beserta 4 anggota Brimob masng-masing Briptu. Deny Rumbrar, Bripka. Fredrik Demetouw, Bripka. Syafri Jido, dan Bripka. Max Rian Tobing.

Saat akan ditangkap, kedua penjambret tersebut sempat melakukan perlawanan dan tidak mau mengakui perbuatannya. Tetapi ketika dipertemukan dengan 2 orang saksi, akhirnya kedua tersangka tidak bisa mengelak.

Menurut keterangan Tim Buser Polres Nabire, yang juga merupakan anggota unit Resmob Polres Nabire, Bripka. Syafri Jido, penangkapan kedua tersangka C (40) dan I (43), bermula dari adanya laporan informasi yang didapat Unit Resmob Polres Nabire.

Sebelumnya, Tersangka C (40) dan I (43 sempat melarikan diri ke daerah Paniai dengan menggunakan jalan darat pada Senin (25/08) setelah melakukan aksi perampokan. Kemudian pada Rabu (26/08) kedua tersangka kembali ke Nabire. Kemudian pada keesokan harinya, Rabu (27/08) pagi harinya, kedua tersangka menyewa perahu warga guna melarikan diri ke Serui.

Kedua tersangka sempat naik ke Enaro Paniai, setelah melakukan aksinya, kemudian besoknya (26/08) tersangka kembali turun ke Nabire, terus sambil tanya-tanya warga, dimana biasa tempat sewa-sewa perahu untuk ke pulau-pulau di Nabire. Akhirnya tersangka dapat sewa perahu untuk ke Serui di Pantai Kalibobo hari Rabu (27/08).

Perahu tersebut disewa seharga 12 juta. mendapat info ada perahu yang keluar dari pantai Kalibobo, Tim Buser Polres Nabire langsung bergerak cepat mengejar kedua pelaku dan tiba di Serui jam 9 malam. Baru melakukan penangkapan pada jam 11 malam, Rabu (27/08).

Kita baru dapat informasi sekitar jam satu siang, bahwa ada perahu yang keluar dari Pantai Kalibobo, kemudian kita langsung bergerak sekitar jam lima sore. Kita tiba di Serui sekitar jam sembilam malam, namun tersangka dengan perahunya masih dalam perjalanan menuju Serui. Jadi kita tiba duluan di Serui, dan sekitar jam sebelas malam, disitulah kita tangkap tersangkanya,” ungkapnya.

Tidak Memiliki Dokumen Perijinan, Petugas Karantina Nabire, Sita & Musnahkan 11 Ekor Ayam

Last modified on 2014-08-28 18:53:47 GMT. 0 comments. Top.

ayam

Petugas Karantina Pertanian kabupaten Nabire kamis pagi kemarin (28/08), memusnahkan 11 ekor ayam yang didatangkan dari Bitung ke Nabire.

Pemusnahan ini berawal dari salah seorang warga Bitung yang ditangkap di KM Lambelu karena kedapatan membawa ayam tanpa dokumen ijin dari yang bersangkutan.

Ayam dan pemiliknya langsung di bawa ke kantor Karantina yang beralamat di Jl. Raya Legari, Samabusa, untuk dimintai keterangannya, terkait barang yang dibawanya.

Pemusnahan dilakukan sesuai prosedur, dengan cara menyuntikan ketamin, setelah ayam tersebut mati, kemudian ayam dibakar dan dikubur agar tidak terjadi penyebaran terhadap hama, maupun penyakit yang dibawa oleh media pembawa tersebut. Proses pemusnahan tersebut disaksikan Komandan Subden POM Nabire, Kapten CPM. Didin, Perwakilan Dinas Peternakan Kabupaten Nabire, perwakilan Polsub Sektor KPPP Laut Nabire, perwakilan KPLP Nabire, Kepala Distrik Kimi dan Perwakilan dari Satpol PP Kabupaten Nabire.

Pada saat pemusnahan, pembawa komoditi ayam tersebut, ikut menandatangani berita acara Penahanan dan Pemusnahan, sekaligus menyetujui dilakukannya Tindakan Pemusnahan terhadap ayam tersebut. Dikhawatirkan, ada indikasi aparat/oknum militer yang ikut andil dalam pemasukan ayam-ayam aduan yang sering terjadi di Kabupaten Nabire, maka Petugas Kantor Wilayah Kerja Karantina Pertanian Nabire, telah melakukan koordinasi dengan beberapa pihak seperti Subden POM, KPLP, KP3 Laut, Dinas Peternakan,  dan Satpol PP setempat.

Silahkan Komentar

Komentar Anda

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207