INFO NABIRE

INFORMASI SEPUTAR KOTA NABIRE

Rapat Persiapan HUT PI Ke 160 Oleh KKP & Tim Kerja Pemuda Tingkat Klasis GKI Paniai

Last modified on 2015-01-31 14:27:53 GMT. 0 comments. Top.

gki

Kelompok Kerja Pemuda (KKP) dan Tim Kerja Pemuda tingkat Klasis GKI Paniai, gelar rapat bersama guna persiapan HUT Pekabaran Injil di tanah Papua yang ke 160 pada tanggal 5 februari 2015.

Koordinator PAM tingkat klasis GKI Paniai, Yasor Victor Sawo mengatakan, dalam rangka memperingati HUT Pekabaran Injil di tanah Papua, maka pihaknya telah membentuk Tim Kerja untuk mempersiapkan dan merencanakan segala sesuatu yang berkaitan dengan acara tersebut.

Adapun acara yang digelar nanti diantaranya, ceramah dan puji-pujian yang rencananya akan dilaksanakan pada 5 februari 2015 bertempat di Aula Kasih Tabernakel Oyehe Nabire. Yasor berharap partisipasi dari seluruh pemuda dan warga jemaat yang ada di wilayah Klasis GKI Paniai.

Sementara itu menurut Ketua Panitia Kerja, Paulus Ananias Sayori mengatakan, pihaknya sudah mengadakan pertemuan guna membahas persiapan-persiapan HUT pekabaran Injil di tanah Papua.

(Robi Fanindi/RRINabire)

Deputi Ekonomi KPP-PA Nabire : Industri Rumah Tangga Yang Dikelola Perempuan Belum Tersentuh Program Kemenperidagkop

Last modified on 2015-01-31 14:17:34 GMT. 0 comments. Top.

1

Industri rumah tangga yang dikelola perempuan dinilai belum banyak tersentuh program pemberdayaan dari Kementerian Perindustrian dan Kementerian Koperasi dan UKM. Imbasnya, potensi ekonomi industri rumahan yang sejatinya cukup besar, menjadi tidak maksimal digarap.

“Industri rumahan masih belum terdaftar. Di lembaga industri dan koperasi, bidang ini dianggap terlalu kecil. Di lembaga sosial, bidang ini dianggap besar. Akhirnya bidang ini malah tidak ada yang membina,” tutur Deputi Bidang Pengarusutamaan Gender Bidang Ekonomi KPP-PA, Sulikanti Agusni, di Kantor Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Nabire, di Nabire, Papua, seperti dikutip Kamis (29/1/2015).

Lantaran tidak jelas lembaga yang membinanya, industri rumahan kerap menghadapi kendala dalam menjalankan usahanya. Industri model ini, kata Sulikanti, masih kesulitan mencari pendanaan. Mereka rata-rata juga kesulitan memenuhi kebutuhan seperti air bersih, pengelolaan limbah, listrik, transportasi, pemasaran dan sebagainya.

Oleh karena itu, Sulikanti mendorong organisasi-organisasi perempuan, khususnya di Nabire, untuk melakukan sosialisasi agar usaha rumahan yang dikelola ibu rumah tangga didaftarkan ke instansi atau dinas terkait agar mendapatkan akses pembinaan dan informasi program pengembangan bidang usaha.

Lebih jauh Sulikanti mengusulkan agar industri rumah tangga digolongkan sebagai industri mikro. Sehingga mereka juga berhak mendapat bantuan dari sejumlah program pemberdayaan usaha kecil, seperti program dana bergulir, Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan sebagainya.

Selama ini, lanjut dia, banyak pihak yang memandang sebelah mata kegiatan industri rumah tangga. Usaha itu masih dianggap sebagai usaha sampingan sekedar untuk menambah pendapatan keluarga. Padahal jika dikelola dengan benar, industri ini bisa menjadi besar dan dapat berperan besar dalam meningkatkan perekonomian nasional.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Nabire, Yufinia Douw, mengatakan, peran Dinas Koperasi dan Dinas Industri di wilayahnya memang belum banyak menyentuh kegiatan ekonomi perempuan.

Pangdam Cenderawasih Beri Arahan Kepada TNI/Polri Di Nabire

Last modified on 2015-01-31 14:12:48 GMT. 0 comments. Top.

TNI dan Polri harus tetap menjaga persatuan dan solid menjaga keutuhan NKRI serta penegakan hukum. Demikian diungkapkan Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Fransen G Siahaan, saat memberi arahan pada TNI AD se-garnisun Nabire dan Polri, di Batalyon 753.

Menurut Pangdam, upaya untuk memecah belah persatuan oleh pihak tertentu adalah untuk menghancurkan masa depan generasi bangsa dan kestuan NKRI.

Masalah-masalah seperti narkoba, seks bebas, miras, HIV/AIDS, kekerasan, dan lain sebagainya, perlu disikapi secara bijak dan perlu dicarikan solusi yang tidak menjurus pada pelanggaran HAM.

Ditambahkan Fransen G Siahaan, dalam penegakan hukum dan kamtibmas, Polri sudah profeional, dan TNI senantiasa mendukung dalam menjaga keutuhan NKRI.

Pangdam mengingatkan kepada jajaran TNI/Polri di Nabire untuk selalu siap dan waspada terhadap isu-isu yang berkembang selama ini.

Kasatlantas Polres Nabire : Jika Setahun Motor Ditilang Tidak Diambil, Maka Akan Dilelang Atau Dimusnahkan

Last modified on 2015-01-31 13:44:32 GMT. 0 comments. Top.

Sampai saat ini, jumlah kendaraan bermotor roda dua yang disita oleh Satuan Lalulintas Polres Nabire sebanyak 243 unit kendaraan yang merupakan barang bukti dari operasi yang dilakukan oleh Satlantas Polres Nabire.

Menurut Kepala Satlantas Polres Nabire, AKP Wahyu Sulistiyo SH S.Ik, hingga 15 januari 2015, jumlah kendaraan roda dua yag diamankan di Polres sebanyak 243 unit dan terparkir di halaman Polres Nabire.

Dikatakan Kasatlantas, belum ada pemilik dari kendaraan tersebut yang mengambil kendaraannya yang disita, oleh karena itu Kasatlantas Polres Nabire meminta agar para pemilik kendaraan bermotor yang disita oleh Polres Nabire segera mendatangi kantor Polres Nabire dengan membawa bukti kelengkapan surat-surat kendaraan, baik STNK maupun BPKB.

“Jadi dalam kasus ini, kalau ada kendaraan bermotor yang kami tilang, dan selama satu tahun tidak diambil-ambil oleh pemiliknya, maka kami (Lalulintas, red) berhak untuk melelang atau memusnahkan barang bukti kendaraan tersebut. Supaya jangan dilelang atau dimusnahkan, maka pemilik kendaraan segera datang ke Polres Nabire mengambil kendaraannya, dengan catatan membawa bukti surat kendaraannya, STNK atau BPKB,”pungkas Kasatlantas.

Pembukaan Musyawarah Lokal Ke VI ORARI Kabupaten Nabire

Last modified on 2015-01-31 13:22:22 GMT. 0 comments. Top.

orari

Wakil Bupati Nabire, Mesak Magai S.Sos M.Si, saat membuka musyawarah lokal ke VI, Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia (ORARI) tingkat kabupaten Nabire, sabtu pagi (31/01), mengatakan, peranan amatir radio indonesia telah dirasakan manfaatnya yang sangat besar sehingga diharapakan ORARI tetap menjaga eksistensinya di tengah masyarakat.

Dikatakan Wakil Bupati, ORARI lokal Nabire telah banyak memberi sumbangsihnya dalam mendukung komunikasi saat terjadi bencana demi keselamatan jiwa manusia.

Wakil Bupati mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada para pengurus dan seluruh anggota ORARI lokal Nabire.

Sementara itu menurut Ketua Panitia, Bambang Subagyo mengatakan, tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk meminta pertanggungjawaban Ketua ORARI lokal, dan meminta laporan ORARI lokal, menetapkan kebijakan ORARI lokal berdasarkan rencana kerja dan program kerja ORARI daerah, dan juga memilih dan mengangkat Ketua ORARI lokal.

Musyawarah lokal ke VI, Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia (ORARI) tingkat kabupaten Nabire ini diikuti oleh 226 orang anggota, diantaranya 11 orang tingkat penegak, 41 orang tingkat penggalang, dan 174 orang tingkat siaga.

Musyawarah lokal ke VI, Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia (ORARI) tingkat kabupaten Nabire ini mengangkat tema, “Dengan Musyawarah lokal ke VI, Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia (ORARI) tingkat kabupaten Nabire tahun 2015, kita tingkatkan citra kekompakan dan loyalitas amatir radio.”

Jumat Bersih Staf Sekretariat Daerah Nabire

Last modified on 2015-01-31 13:11:47 GMT. 0 comments. Top.

kerja bakti

Kegiatan jumat bersih di halaman kantor Bupati Nabire, digelar oleh staf Sekretariat Daerah kabupaten Nabire, jumat (30/01). Kegiatan jumat bersih ini akan dipimpin langsung oleh Kabag Umum Sekda Nabire, James Rooroh S.Sos.

Dikatakan James Rooroh, tujuan diadakannya jumat bersih ini dikarenakan kebersihan merupakan tanggung jawab bersama sehingga perlu adanya partisipasi dari seluruh pegawai di Sekretariat Daerah untuk menjaga kenyamanan dan kebersihan di Kantor Bupati Nabire.

Lanjut dikatakan James, melalui Jumat Bersih diharapkan adanya perilaku bersih dan sehat dengan memelihara kebersihan lingkungan terutama di lingkungan kantor bupati dan sekitarnya.  Kebersihan diharapkan akan terwujud halaman keliling kantor adiwiyata yaitu kantor yang berwawasan lingkungan yang baik dan bersih. Untuk menjaga kebersihan lingkungan  dimulai dari hal-hal yang kecil, namun mempunyai pengaruh yang sangat besar bagi kehidupan manusia. Contohnya membuang sampah pada tempatnya.

Bahas Sengketa Tanah Di Topo, Sejumlah Pihak Gelar Pertemuan Di Polres Nabire

Last modified on 2015-01-31 13:00:06 GMT. 0 comments. Top.

kapolres

Pihak Kepolisian Resort Nabire, melakukan mediasi penyelesaian persoalan sengketa tanah di Kampung Topo Distrik Uwapa yang melibatkan kedua belah pihak dari suku Dani. Pertemuan tersebut digelar di Aula Polres Nabire, kamis (29/01), dipimpin langsung oleh Kapolres Nabire, AKBP H.R Situmeang S.Ik SH.

Pertemuan yang juga turut dihadiri oleh Wakil Bupati Nabire Mesak Magai, Kepala Suku Wate Didimus Waray, Kepala Suku Dani Yopi Murib, Kepala Suku D3N Ayub Wonda, dan sejumlah tokoh penting lainnya berjalan baik da lancar.

Tujuan diadakannya pertemuan ini adalah untuk mencari solusi atas persoalan lokasi tanah yang dihuni oleh kedua pihak yang berseteru tersebut. Awalnya kedua belah pihak ini mengklaim kepemilikan lokasi dimana mereka sudah tempati. Di akhir pertemuan itu, disepakati bahwa lokasi dengan luas 200 meter X 1 KM itu diserahkan kepada satu pihak. Sementara pihak lainnya, dalam pertemuan kemarin sempat terungkap, untuk meminta bantuan dari Kepala Suku Wate, Didimus Waray untuk mencarikan lokasi lain.

Sementara itu, soal ganti rugi atas telah jatuh korbannya warga imbas perselisihan lokasi, pada pertemuan kemarin belum dibahas. Dari pihak korban menyampaikan bahwa dirinya masih harus berkomunikasi dengan pihak keluarga lain untuk membicarakan masalah ganti rugi tersebut. Dirinya akan mengusahakan dalam satu atau dua hari kedepan sudah ada jawaban terkait ganti rugi tersebut.

Dituturkan Kapolras AKBP. H. R. Situmeang, S.IK., SH, apa yang telah disepakati bersama pada pertemuan kali ini, agar sama-sama dilaksanakan. Sementara itu soal ganti rugi, tutur Kapolres Nabire, diharapkan dari pihak korban untuk segera berbicara dan memberikan jawabannya. Dan untuk selanjutnya akan dilakukan pertemuan dan disampaikan kepada pihak pelaku terkait ganti rugi tersebut.

Rapat Antara Kepala Suku Besar Yerisiam & Warga Pemilik Ulayat Suku Waoha

Last modified on 2015-01-31 12:38:49 GMT. 0 comments. Top.

1

Rapat konsolidasi antar Kepala Suku Besar Yerisiam, SP.Hanebora, dan masyarakat pemilik ulayat Suku Waoha, diadakan pada hari rabu 21 januari 2015, bertempat di kediaman Kepala Suku besar Yerisiam, kompleks DPRD Oyehe Nabire.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala suku besar Yerisiam SP Hanebora menjelaskan tentang tantangan dan sejumlah persoalan yang dihadapi dan akan dihadapi oleh investasi PT.Nabire Baru.

Suku Besar Yerisiam dibagi beberapa Sub Suku pemilik ulayat, antara lain; Sub suku Waoha,Koroba,sarakwari, dan akaba. Khusus sub suku waoha, yang arealnya dikerjakan PT.Nabire Baru, warga daerah tersebut sudah siap mengusir PT Nabire Baru.

Ketua Honorer Nabire Himbau Honorer KI, KII & Kategori Umum Untuk Tetap Bersabar Menunggu SK

Last modified on 2015-01-31 12:28:25 GMT. 0 comments. Top.

bkd

Honorer Kategori I, Kategori II, dan Kategori Umum yang ada di kota Nabire, mengadakan pertemuan bersama yang dipimpin oleh Ketua Honorer kabupaten Nabire, Charles Maniani, jumat (30/01) di kompleks SMK Pertanian Nabire.

Menurut Charles dalam arahannya, tujuan pertemuan ini adalah untuk menyampaikan hasil pertemuan tentang beberapa poin yang dijelaskan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah kabupaten Nabire, Petrus Agapa, pada pertemuan 26 januari 2015 tentang nasib honorer KI, KII, dan umum yang ada di Nabire.

Dikatakan Charles, pada pertemuan 26 januari tersebut, SK honorer KI, KII dan umum masih sedang dalam proses penyelesaian.

Untk itu Charles menghimbau kepada honorer KI, KII dan Umum, untuk tetap bersabar, dan tidak terprovokasi oleh isu yang tidak bertanggung jawab serta terus melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing.

Tatap Muka Pangdam Cenderawasih Dengan Menteri PPPAKB & Kepala BPPPAKB Nabire

Last modified on 2015-01-29 06:20:01 GMT. 0 comments. Top.

Dalam kunjungannya ke Nabire, Pangdam Cenderawasih XVII, Mayjen TNI Frans Siahaan, mengadakan tatap muka dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak, Yohana Yembise, dan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak KB kabupaten Nabire, Ny Yuvinia Douw, rabu (28/01).

Dalam pertemuan ketiga tokoh ini, dibicarakan mengenai laju penularan penyakit HIV/AIDS serta miras sebagai pemicu utama penyebaran penyakit tersebut.

“HIV cepat tumbuh di Papua karena dua faktor utama, yaitu pengaruh minuman keras dan perilaku seks bebas,” tutur Pangdam.

Hal ini diamini oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan, Yohana Yembise. Dikatakan Yohana, dirinya belum menemukan solusi tepat untuk mengatasi konsumsi miras di kalangan orang asli Papua.

Keprihatinan terhadap tingginya kasus HIV di Papua juga diutarakan oleh Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Nabire, Yuvinia Douw. Bahkan penularan HIV di Papua tidak lagi menyasar kepada kelompok beresiko, seperti pekerja seks komersial dan laki-laki pembeli seks. Penularan sudah sampai pada pihak ketiga, yakni ibu rumah tangga dan bayinya.

“Di Nabire hampir setiap bulan ada sekitar 6 ibu yang kena HIV. Sekitar 5-6 tahun lagi, bisa habis orang asli Papua di sini,” ujar Yuvinia.

Yuvinia menceritakan, saat ini, banyak terdapat bayi di Nabire yang lahir tanpa memiliki ayah dan ibu karena meninggal akibat HIV. Pemkab Nabire pun masih kesulitan untuk mengurus pendidikan dan pengasuhan pada mereka. Dia menambahkan Nabire adalah kota ketiga dengan kasus HIV tertinggi di Papua, setelah Timika dan Jayapura.

Keuntungan Pengusaha Tambang Emas Di Nabire Capai 200 Juta/Bulan

Last modified on 2015-01-29 06:19:40 GMT. 0 comments. Top.

1

Bendahara Umum Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) sekaligus seorang pengusaha penambangan emas berizin di wilayah Matimi, Distrik Nabire Timur, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua, Ny. Mery Yoweni mengaku dirinya mampu meraup keuntungan Rp200 Juta/bulan.

“Rp200 Juta/bulan merupakan keuntungan bersih, setelah semua sektor dibayar antara lain gaji karyawan, operasional dan lain-lain,” ujar Ny. Mery Yoweni ketika ditanya wartawan di Abepura, Kota Jayapura, belum lama ini menjelaskan pihaknya mampu menghasilkan emas sampai 7 kilo sebulan, dengan pembagian 90%-10%  antara pemilik dan karyawan. 10% setara 7 Ons emas. 1 Ons emas  Rp30-an Juta.

Menurut Ny. Mery Yowena, pihaknya memiliki izin untuk usaha penambangan emas yang dikeluarkan Pemerintah Daerah Nabire, dengan persyaratan membayar pajak setiap tahun.

Dijelaskan Ny. Mery Yoweni, pihaknya telah melakukan upacara pelepasan adat bersama masyarakat setempat, sebelum memulai usaha penambangan emas di wilayah Matimi, Distrik Nabire Timur.

“10% dari keuntungan diberikan kepada masyarakat setempat merupakan suatu model, yang bakal dilakukan KAPP periode mendatang,” kata dia.

Sebagaimana diwartakan, kepengurusan KAPP terbentuk pada 2006, dilantik Gubernur Papua Lukas Enembe, S.IP, MH., di Hotel Nam Center, Jakarta, Juni 2013. Kepengurusan KAPP ada di 28 kabupaten/kota di seluruh Papua.

(BP)

Ujian Nasional Ulangan Dimungkinkan ?

Last modified on 2015-01-28 06:01:00 GMT. 0 comments. Top.

(Primus Butu)

Ada wacana yang berkembang di tengah masyarakat bahwa dengan adanya pergantian kepala negara hingga para kabinet, juga diganti segala peraturan. Termasuk pada dunia pendidikan telah digantikan kurikulum nasional dan diputuskan juga bagi siswa–siswi peserta Ujian Nasional (UN) yang tidak lulus akan kembali UN lagi di sekolah yang sama.

Namun yang menjadi pertanyaan saat ini, apakah siswa siswi yang tidak lulus itu kembali UN ulang di tahun pelajaran berikutnya atau kembali mengikuti UN khusus pada mata pelajaran yang nilainya kurang. Dan keputusan ini merupakan keputusan yang disahkan. Sehingga kini saatnya pihak sekolah mensosialisasikan kepada orang tua murid maupun siswa siswi peserta UN tahun pelajaran 2014/2015 dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga SMA/SMK.

Karena dari Keputusan Menteri Pendidikan dan Pengajaran Nasional di tahun 2015 tentang adanya peserta UN yang tidak lulus diharapkan kembali mengikuti UN di sekolah asal dan yang bersangkutan harus mendaftarkan diri ulang, namun yang menjadi pertanyaan mengikuti UN di tahun pelajaran yang sama atau di tahun pelajaran berikutnya ?

Sebab dengan keputusan–keputusan yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat, terutama dalam dunia pendidikan, sangat bertentangan dengan realita dan kondisi yang ada di lapangan. Sehingga selalu saja masyarakat menyalahkan pihak sekolah, sementara pihak sekolah hanya bisa melaksanakan keputusan orang Jakarta yang tidak pernah konsisten.

Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Primus Buttu, S.Pd via telepon genggamnya, Selasa (27/1) dirinya mengatakan, itu sebuah keputusan yang harus dilaksanakan demi menyelamatkan peserta UN. Sehingga hal ini diharapakan untuk dapat diketahui orang tua murid maupun siswa siswi peserta UN.

Dan untuk semua lembaga pendidikan formal yang ada di Kabupaten Nabire, akan disampaikan secara resmi kepada pihak sekolah masing–masing setelah dibentuk panitia UN tingkat kabupaten. Karena yang menyangkut Ujian Nasional telah menjadi tugas dan tanggung jawab panitia UN untuk disampaikan kepada sekolah penyelenggara UN dan orang tua murid.

(PPN)

Median Jalan Sudah Dibangun Di Sejumlah Ruas Jalan Di Nabire

Last modified on 2015-01-27 17:32:47 GMT. 0 comments. Top.

2

Median jalan atau jalur hijau yang memisahkan jalan dua jalur di sejumlah ruas jalan dalam kota, telah dibangun baru. Di sejumlah titik pembangunan kembali median jalan sudah rampung, dan telah ditimbun rata. Hanya saja terlihat materi timbunan terdiri dari pasir dan batu kerikil, bukan tanah. Bukankah nantinya di atas median ini akan ditanam bunga maupun pepohonan ? Atau saat finishing nanti akan ada timbunan tanah lagi untuk keperluan penanaman pohon ?

Salah seorang warga dalam komentarnya mengakui bahwa pembangunan median jalan yang kini terlihat lebih kokoh dan tinggi itu memang semakin membuat kota terlihat cantik. Tak hanya itu, dengan tingginya median jalan ini juga akan menghambat para pengendara motor yang ‘nakal’ yang selama ini sering memotong jalan dengan melanggar median jalan. Dengan tingginya median jalan, otomatis para pengendara motor tidak bisa lagi melintas di atas median jalan.

Namun demikian, tuturnya, dari pantauannya bahwa materi yang digunakan untuk menimbun median adalah material pasir dan batu kerikil. Menurut pendapatnya, akan lebih baik jika material timbunan itu adalah tanah liat. Agar di media ini nantinya ketika ditanami pepohonan bisa lebih subur.

“Mungkin pembangunan ini belum selesai, dan mungkin nanti ada penimbunan tanah di media itu. Kalau menurut saya lebih baik kalau timbunannya tanah, supaya diatasnya kalau mau dibuat taman atau tanaman lainnya bisa tumbuh lebih subur. Kalau timbunannya bebatuan saja jangan sampai ada tangan-tangan usil ambil batu untuk tindakan negatif,” usul salah seorang warga.

(PPN)

Silahkan Komentar

Komentar Anda

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258