INFO NABIRE

INFORMASI SEPUTAR KOTA NABIRE

Jambore Generasi Berencana Selama Dua Hari Berlangsung Di Nabire

Last modified on 2014-11-27 15:51:29 GMT. 0 comments. Top.

jambore

Jambore Generasi Berencana sebagai Pusat Informasi Konseling (PIK)-Reproduksi Remaja (RR) dilaksanakan di Kabupaten Nabire pada tanggal 25 sampai dengan 27 November 2014  bertempat dihalaman Kantor Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Nabire.

Peserta yang hadir berasal dari 8 (Delapan) Distrik yang ada di Kabupaten Nabire, yaitu  Distrik Napan, Uwapa, Wanggar, Nabire, Yaro, Nabire Barat, Teluk Kimi Dan Makimi, terdiri dari pelajar SMP, SMA dan Mahasiswa.. Sebelum acara dimulai peserta diwajibkan mendirikan tenda, registrasi peserta  dan mengikuti upacara pembukaan dan dilanjutkan dengan game/permainan/lomba pesan berantai.

Sedangkan upacara Pembukaan dipimpin langsung oleh Kepala Badan Pemberdayaan  Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Nabire ibu Yufinia Mote, S.Si.T. Dalam sambutannya Kepala Badan Pemberdayaan  Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana menyampaikan bahwa sebagai generasi muda sudah sepantutnya ikut berkontribusi dalam mencegah ataupun menjauhkan diri dari Narkoba maupun HIV/AIDS, itulah yang menjadi tujuan diadakannya Jambore Generasi Berencana PIK bagi anak remaja dan mahasiswa, dan diharapkan juga agar para peserta lebih mengetahui bagaimana cara menghindarkan diri dari Narkoba dan juga cara penanggulangan HIV/AIDS,  yang juga merupakan tanggung Jawab kita sebagai orang tua.

Penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat. Banyak sekali berita-berita yang menayangkan anak-anak muda yang begitu mudah menjadi korban narkoba. Pada awalnya, pelajar yang mengkomsumsi narkoba biasanya awali dengan perkenalannya dengan rokok, karena kebiasaan merokork itulah seperti sudah menjadi hal yang wajar dikalangan pelajar saat ini, dari kebiasaan buruk inilah pergaulan terus meningkat, apalagi ketika pelajar itu bergabung ke dalam lingkungan orang-orang yang sudah menjadi pencandu narkoba.

Bagitu juga dengan HIV/AIDS, sama dengan narkoba, awalnya hanya ingin mencoba-coba (seks bebas), pasti semua setuju untuk menjauhkan diri dari yang namanya HIV AIDS. Bukan hanya keganasan penyakit yang belum adanya obat penawarnya, tapi juga masa depan kita bakal habis gara-gara HIV/AIDS. Sesuai dengan hasil survei/penelitian yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) adalah sebagai berikut :

Menurut Data yang dirilis oleh BNN, 22 % pengguna narkoba adalah kalangan Remaja dan Mahasiswa dari tahun ketahun Meningkat tahun 2011 sebanyak 607 kasus, 2012 sebanyak 709 kasus dan tahun 2013 sebanyak 857 Kasus. Tahun 2011 BNN mengadakan  survei/penelitian dan dari hasil penelitian  tersebut di 16 Provinsi ditemukan 2,6 %  Siswa SLTP pernah menggunakan Narkoba,  4,7 %  SMA sederajat dan 7,7% Mahasiswa. Usia Remaja  dan Mahasiswa rentan terhadap bahaya Narkotika karena belum mencapai tingkat kematangan yang memadai  dan cenderung labil sehingga menjadi Target dan sasaran pengedar .

Narkoba dan sejenisnya telah merambah Kabupaten Nabire, berdasar data yang diperoleh dari Polres Nabire pada kurun waktu  Tahun 2012 S/D 2014 tercatat  10 Kasus,  2 diantaranya kasus ganja, 4 kasus shabu–shabu dan sisanya miras.

Untuk Hubungan Seksual yang tidak sehat, berdasar Data dari hasil Survei yang dilakukan di 33 Provinsi Pada Tahun 2008  sebanyak 63 % remaja mengaku sudah mengalami hubungan seks  sebelum menikah, dengan perilaku yang tidak sehat  akan membuat remaja rentan tertular  HIV/ AIDS dan terbukti 54 % pengidap HIV / AIDS adalah remaja. Perlu diketahui Bahwa Provinsi Papua Prevelensi Kasus AIDS menduduki urutan pertama  dari 33 Provinsi di Indonesia yaitu 369,43 dari 100. 000 Penduduk sudah terkena AIDS .

Kabupaten Nabire sampai dengan  tahun 2014 pengidap HIV / AIDS sudah mencapai 4.286 orang dan telah menempati urutan ke dua Provinsi Papua. Jika dirinci berdasarkan suku, maka Suku Mee urutan pertama dengan jumlah 2.628 Orang, suku Dani 380 Orang, 100 Orang suku Moni, sisanya suku – suku lain lain  dan lebih memprihatinkan  ada 83 Ibu yang menularkan pada bayinya, sedangkan untuk usia 15 – 19 tahun 72 orang, usia 20 – 24 tahun 128 orang.

Dari data yang ada ini diharapkan peserta Jambore Generasi Berencana PIK-RR, dapat berperan aktif mensosialisasikan kepada rekan-rekan pelajar yang lainnya setelah kembali kesekolah nantinya.

Kegiatan Jambore sendiri sudah ditutup pada kamis siang (27/11) oleh Sekda Nabire, Drs Johny Pasande, mewakili Bupati Nabire Isaias Douw S.Sos.

(Nabirekab)

Dialog Interaktif RRI Nabire Bertajuk Peningkatan Taraf Hidup & Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pengembangan Usaha Ekonomi Produktif

Last modified on 2014-11-27 15:46:12 GMT. 0 comments. Top.

panen

Pemerintah kabupaten Nabire terus berupaya untuk meningkatkan taraf hidup dan kemandirian masyarakat melalui pengembangan usaha ekonomi produktif. Namun sudah sejauh manakah masyarakat telah menyerap program pemerintah daerah melalui SKPD yang ada.

Selama ini masyarakat di Nabire menilai program-program ekonomi produktif yang dilakukan oleh setiap SKPD, belum sesuai dengan harapan masyarakat.

Hal tersebut dibahas dalam sebuah acara dialog yang diadakan oleh LPP RRI Nabire, bertajuk “Peningkatan Taraf Hidup & Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pengembangan Usaha Ekonomi Produktif”, dengan menghadirkan 4 orang nara sumber yaitu Kepala Dinas Peternakan Nabire, Ir. Willem Rumbiak M.Si, Kepala Dinas Pertanian Nabire, Yasor Victor Sawo S.P M.Si, Kepala Bidang Dinas Koperasi Nabire, Teguh Sumaryono, dan Kabag Humas Pemda Nabire, Syahroni S.Sos.

Masing-masing nara sumber yang hadir, membicarakan program-program yang sudah dan akan dilaksanakan oleh masing-masing instansi dalam rangka peningkatan taraf hidup masyarakat khususnya orang asli Papua.

Dialog ini mendapat respon positif dari masyarakat, dan masyarakat berharap tiap-tiap SKPD memiliki program kerja yang jelas dan bersentuhan langsung dengan masyarakat agar apa yang diharapkan yaitu Peningkatan Taraf Hidup & Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pengembangan Usaha Ekonomi Produktif, bisa terlaksana.

(RRI Nabire/AL.S)

Pembukaan Kegiatan Pelatihan Pengolahan Sagu Oleh Dinas Koperindag Nabire

Last modified on 2014-11-27 15:45:14 GMT. 0 comments. Top.

sagu

Kepala Bidang Industri Logam Mesin & Aneka, Dinas Koperindag kabupaten Nabire, Andreas.L B.Sc, atas nama Kepala Dinas Koperindag kabupaten Nabire, kamis (27/11), membuka kegiatan pembinaan industri rumah tangga pelatihan pengolahan sagu, dipusatkan di Aula Dinas Koperindag kabupaten Nabire.

Andreas dalam sambutanya meminta para peserta untuk bisa mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh karena dengan kegiatan ini, peserta bisa mengetahui cara mengelola sagu yang modern melalui mesn yang didatangkan oleh Dinas Koperindag Nabire. Diharapkan ketika alat tersebut diserahkan kepada para peserta, para peserta sudah tidak kuatir dalam penggunaannya, dan kedepannya bisa meningkatkan produktivitas & penghasilan keluarga.

Sementara itu Ketua Panitia Kegiatan Pelatihan, Adelina Samosir mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk memberi pembinaan dan pelatihan kepada para pelaku usaha industri kecil dan menengah, peningkatan imtek, pemanfaaatan SDA yang tersedia, peningkatan produksi dan peningkatan kesejahteraan keluarga.

kegiatan ini diikuti 20 peserta menggunakan dana otsus tahun anggaran 2014, dan akan berlangsung hingga 3 desember 2014.

(RRI Nabire/S.I.S)

Penutupan Semiloka Penanggulangan Kemiskinan Di Kabupaten Nabire

Last modified on 2014-11-27 15:44:13 GMT. 0 comments. Top.

bpmpk

Setelah berlangsung selama 2 hari, Seminar & Lokakarya Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Nabire yang dilaksanakan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat & Pemerintah Kampung (BPMPK) kabupaten Nabire selama 2 hari di Diklat Pemda Nabire, resmi ditutup kamis (27/11), oleh Kepala BPMPK Nabire, Menase Yoteni SH M.Si.

Kegiatan ini sendiri berhasil merumuskan sejumlah rekomendasi penting, diantaranya meminta perhatian kepada pemerintah daerah terhadap sektor pendidikan, kesehatan, perekonomian, sosial budaya, infrastruktur, pertanian, peternakan, perikanan, kelautan, dan tenaga kerja.

Setelah ditandatangani, ke-15 butir rekomendasi tersebut diserahkan kepada Kepala BPMPK Nabire untuk diteruskan kepada Bupati Nabire.

Sementara itu menurut Bupati Nabire dalam sambutan tertulisnya mengatakan, kegiatan Semiloka ini dapat menyusun program untuk membentuk kaum miskin agar dapat membangun dirinya sendiri berbasis pemberdayaan masyarakat.

Selain itu Bupati juga berharap melalui Semiloka ini, bis terbentuk sinergitas antara pemerintah dan masyarakat dalam merumuskan berbagai kebijakan strategis, untuk mewujudkan masyarakat Nabire berkeadilan sejahtera makmur dan mandiri.

(RRI Nabire/AR.S)

TNI Pastikan Papua Aman Jelang 1 Desember

Last modified on 2014-11-27 15:43:54 GMT. 0 comments. Top.

bintang-kejora

Jelang peringatan ulang tahun Organisasi Papua Merdeka (OPM), pihak TNI, khususnya Kodam XVII/Cendrawasih, memastikan kondisi keamanan di seluruh wilayah Papua. TNI pun akan terus bekerja sama secara solid dengan pihak Polda Papua.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cendrawasih Kolonel Rikas Hidayatullah menyebutkan, hingga saat ini kondisi keamanan di Papua masih terkendali dan kondusif. Hal ini tidak terlepas dari kerja sama apik yang selama ini terjalin antara Kodam XVII/Cendrawasih dan Polda Papua.

Patroli gabungan antara TNI dan Polri pun terus dilakukan hampir setiap hari di wilayah Jayapura dan sekitarnya. “Intinya, kami akan terus berkerja sama dan mendukung Kapolda dalam mengamankan wilayah Papua,” tutur Rikas kepada Republika saat dihubungi, Kamis (27/11).

Kendati mengakui kondisi keamanan yang kondusif, tapi Rikas menegaskan, TNI selalu dalam kondisi siap siaga terutama jika ada potensi gangguan keamanan jelang ulang tahun OPM.

Bersama dengan Pemda dan Polda Papua, TNI pun selalu turut serta dalam upaya mengimbau masyarakat Papua untuk bisa ikut menjaga keamanan.

“Masyarakat di Papua sudah cerdas, mereka sudah bosan dengan konflik-konflik. Sekarang masyarakat Papua sudah ingin membangun wilayahnya,” lanjut Rikas.

Terkait tindakan yang akan diterapkan buat pihak-pihak yang kedapatan mengibarkan bendera Papua Merdeka, Bintang Kejora, Rikas mengungkapkan, pihaknya akan masih berpegang pada Undang-Undang.

Selain bakal menurunkan bendera tersebut, pelaku pengibaran bendera Bintang Kejora itu akan dikenakan pasal pidana. “Pelakunya akan dijerat dengan Pasal makar dan langsung dijebloskan ke penjara,” ujarnya.

Dalam KUHP, tepatnya pasal 106 ayat 1, setiap perbuatan makar memang bakal mendapat hukuman berat, yaitu ancaman hukuman penjara seumur hidup.

Rikas menambahkan, setiap kegiatan-kegiatan OPM akan dimasukan kategori sebagai kriminalitas bersenjata. Untuk itu, baik TNI dan Polri akan menindak tegas setiap kegiatan-kegiatan yang mengancam keamanan.

(Rep)

Rapat Panitia Natal Gabungan Korpri, TNI, Polri & Warga Nabire Tahun 2014

Last modified on 2014-11-26 12:13:07 GMT. 0 comments. Top.

(Pondok Natal di Kotalama tahun 2013)

Bertempat di ruang rapat Kantor Bupati Nabire, rabu (26/11) diadakan rapat panitia natal gabungan Korpri, TNI, Polri, dan masyarakat kota Nabire tahun 2014  dan dibahas program kerja dari masing-masing seksi.

Rapat ini sendiri dipimpin oleh ketua I Panitia, Letkol Inf Frans Purba. Menurut Frans Purba, Panitia yang sudah dibentuk oleh Bupati Nabire, agar dapat mempersiapkan program kerjanya sesuai dengan bidang tugasnya dikarenakan waktu pelaksanaan yang semakin dekat.

Sementara itu, Sekda Nabire Drs Johny Pasande menyampaikan ucapan syukur kepada Panitia yang sudah menyiapkan progra kerjanya, mengingat sudah beberapa tahun ini Natal gabungan ini tidak dilakukan.

Drs Johny Pasande juga berharap, kiranya perayaan natal gabungan tahun ini bisa dirayakan dengan khidmat dan sederhana, karena itu adalah bagian dari masyarakat kabupaten Nabire.

Natal gabungan Korpri, TNI, Polri, dan masyarakat kota Nabire tahun 2014, akan dilaksanakan pada tanggal 29 desember 2014 dipusatkan di halaman SMP Negeri 5, dengan Tema “Natal berjumpa dengan Alla dalam Keluarga.”

(RRI Nabire/Y.P)

Silahkan Komentar

Komentar Anda

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242