INFO NABIRE

INFORMASI SEPUTAR KOTA NABIRE

Pesta Budaya Ke III Kabupaten Nabire Tahun 2015 Resmi Dibuka

Last modified on 2015-04-20 17:46:57 GMT. 0 comments. Top.

b

Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda & Olah Raga kabupaten Nabire menggelar Festival & Pesta Budaya ke III tahun 2015 yang dibuka secara resmi oleh Bupati Nabire Isaias Douw S.Sos, rabu siang (20/04) berlokasi di Taman Gizi Nabire Papua.

c

Acara pembukaan Festival & Pesta Budaya tahun 2015 ini dibuka pukul 15.00 wit, yang diawali dengan parade karnaval masing-masing distrik yang ada di kota Nabire, dan lima sanggar, yang dimulai dari kantor Bupati Nabire dan berakhir di Taman Gizi Nabire.

Acara sendiri dibuka secara resmi oleh Bupati Nabire Isaias douw yang didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Nabire, Muspida, dan ketua panitia festival pagelaran pesta budaya Nabire, Septinus Baransano S.Pd.

Dalam sambutannya, Bupati Isaias Douw  berharap kepada seluruh warga masyarakat Nabire untuk ikut meramaikan pesta budaya ini, dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama kegiatan berlangsung. Sehingga, pesta budaya daerah yang akan menampilkan sejumlah kekayaaan budaya yang dimiliki oleh orang Nabire. Dan selaku warga Nabire, wajib untuk ikut bertanggung jawab untuk bersama-sama memajukan budaya Nabire.

Lebih lanjut menurut Bupati, Festival ini dapat disaksikan semua masyarakat dari etnis manapun tanpa memandang suku, agama, dan ras, karena kegiatan ini sebagai suatu ajang promosi bagi seluruh masyarakat kabupaten Nabire maupun luar kota Nabire, sehingga bisa jadi daya tarik bagi pengembangan sektor pariwisata di Nabire.

Pesta Budaya ke III kabupaten Nabire tahun 2015 ini , diikuti oleh 15 Distrik yang ada di Nabire dan 5 sanggar dan direncanakan akan berlangsung hingga 25 april 2015 mendatang.

Aksi Palak Di Seputaran Wadio Nabire Resahkan Warga, Warga Pertanyakan Tindakan Preventif Dari Kepolisian

Last modified on 2015-04-20 17:46:15 GMT. 0 comments. Top.

a

(Ilustrasi Pemalakan)

Aksi palak liar oleh sejumlah pihak yang tidak bertanggung jawab di jalan poros Wadio Distrik Nabire Barat semakin meresahkan warga. Bahkan aksi palak yang sudah lama sering terjadi di wilayah tersebut semakin berani dengan mengancam pelintas jalan yang melewati kawasan tersebut dengan senjata tajam seperti parang.

Merci salah satu warga Nabire yang pernah mengalami aksi palak berujar dirinya sangat khawatir dan mesti ekstra hati-hati ketika akan melewati wilayah Wadio tersebut.

“Di seputaran Wadio, hampir disetiap jembatanya ada pemalak liar, pelakunya hampir semua membawa parang, bukan cuma umur dewasa saja yang menjadi pelaku kejahatan, bahkan remajapun juga ikut terlibat, mereka dengan mudahnya menyebut nominal uag yang harus kita setor ke mereka,” tutur Merci.

Merci berharap, pihak kepolisian segera bertindak dan bukan menunggu ada kejadian yang tidak diinginkan terjadi terlebih dahulu lalu bertindak, tapi harusnya melakukan tindakan preventif agar warga merasa aman.

Sementara itu Ima, warga asal SP juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya aksi pemalakan ini membuat warga khawatir keluar apalagi di malam hari. Dirinya berharap pihak keamanan membangun pos untuk memantau aksi pemalakan ini.

Pemerintah Nabire Belum Setor Dana Pilkada Ke KPU

Last modified on 2015-04-20 17:45:15 GMT. 0 comments. Top.

pilkada

Semua kegiatan butuh persiapan, begitu juga Pilkada tentunya butuh dana alias uang. Namun momen Pilkada yang tinggal hitung minggu akan dilaksanakan oleh KPU kabupaten sampai sekarang ini menyangkut dana pelaksanaan kegiatan tersebut sangat belum jelas realisasinya.

Hal ini bisa terlihat dengan dilakunyanya kegiatan Media Gathering, tentang Pilkada yang di laksanakan oleh KPU Propinsi Papua Rabu, 15 April 2015 lalu di Jayapura, yang menyoroti tentang penyetoran dana Pilkada oleh 11 kabupaten kota, hampir rata-rata untuk 11 kabupaten kota di Papua yang akan melaksanakan Pemilukada pada tahun 2015 ini, sudah dapat menyetor dana Pilkada mereka, kecuali kabupaten Nabire yang belum sama sekali menyetor dana Pilkada.

Hal ini sesuai data yang diinput oleh KPU Propinsi Papua, pihak KPU propinsi memberikan batas waktu penyetoran dana Pilkada tersebut sampai pada tanggal 30 April 2015 untuk memberikan kepastian soal dana Pilkada tersebut.
Apabila dalam batas waktu tersebut, belum ada kepastian menyangkut alokasi dana, maka kabupaten yang tidak memberikan kepastian tidak dapat menggelar Pilkada serentak bersama kabupaten yang lain. Ini sesuai dengan petunjuk dari KPU pusat.

Sebagai tokoh muda peduli Nabire, kami  harapkan kepada Pemerintah Kabupaten Nabire, bupati dan DPRD sudah harus memberikan kepastian kepada KPU propinsi dan masyarakat di Nabire soal dana Pilkada tersebut. Kepastian itu bukan dengan sebuah pengakuan bahwa dana Pilkada sudah siap, tetapi yang diminta adalah nilai uangnya berapa dan langsung disetor ke KPU propinsi untuk dapat direkap bersama dengan kabupaten yang lain, sehingga Pilkada serentak yang dimaksud, juga bisa diikuti oleh Kabupaten Nabire.

Sebab dari pengalaman kami, dalam beberapa waktu ini, pemerintah hanya mengaku bahwa dana Pilkada sudah siap, tapi buktinya sampai saat ini dari data yang dikumpulkan oleh KPU Propinsi, Kabupaten Nabire belum ada data atau dana Pilkada yang disetor.

Ini menandakan bahwa apa yang selama ini disampaikan oleh pemerintah daerah belum direalisasikan. Menjadi pertanyaan adalah, kenapa Pemerintah Kabupaten Nabire belum menyetor dana tersebut dan apakah Pemkab Nabire sudah siap untuk melaksanakan Pilkada tersebut atau tidak ?

Karena salah satu kewajiban mutlak yang harus dilakukan oleh 11 kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada pada tahun ini, belum dilaksanakan oleh Pemerintah Nabire yaitu menyetor dana Pilkada. Sebagai tokoh muda peduli Nabire, kami sangat pesimis dengan kesiapan pemerintah daerah untuk melaksanakan Pilkada di Kabupaten Nabire.

Sebab tanda-tanda Pilkada di Kabupaten Nabire kurang berkualitas sudah mulai nampak, hal ini berkaitan dengan kesiapan yang belum terlaksana secara optimal, dari soal dana yang nampak selalu di media, sehingga bisa menjadi hal yang ikut dikontrol oleh masyarakat, tetapi kemungkinan juga ada hal-hal lain yang akan berkaitan dengan Pilkada yang mungkin saja belum beres secara UU untuk dilaksanakannya pada Pilkada mendatang.

Misalnya, para penyelenggara dari tingkat kabupaten sampai di tingkat kampung, apakah sudah siap?. Hal seperti ini yang apabila tidak diantisipasi dari sekarang akan mengurangi bobot pelaksanaan Pilkada nanti, sementara untuk menghasilkan Pemilu yang berkualitas dan berbobot, memerlukan banyak hal yang harus siap.

(PPN)

Atraksi Pembuatan Kuliner Khas Nabire Dari Pegunungan Maupun Pesisir Akan Meriahkan Pesta Budaya III Senin Esok

Last modified on 2015-04-19 16:43:47 GMT. 0 comments. Top.

h

Pesta Budaya ke III tahun 2015 kabupaten Nabire, akan kembali digelar mulai senin esok hingga tanggal 25 April 2015. Pesta Budaya ke III ini direncanakan akan dibuka oleh Bupati Nabire Isaias Douw dan Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda & Olahraga kabupaten Nabire, Drs Blasius Nuhuyanan, bertempat di Taman Gizi Nabire.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pesta Budaya ke III kali ini akan diikuti oleh masing-masing perwakilan dari 15 Distrik yang ada di Nabire serta sanggar budaya.

Namun Panitia juga menyiapkan beberapa kegiatan baru untuk mengisi kegiatan Pesta Budaya ke III ini yakni pagelaran kuliner daerah yang dikemas dalam paket seni kuliner khas Nabire.

Menurut Ketua Panitia, Septinus Baransano, ajang seni kuliner khas Nabire tersebut akan diikuti oleh 2 perwakilan dari pegunungan dan pesisir.

Panitia meminta perwakilan dari pegunungan untuk menampilkan atraksi barapen yang dikemas dengan menarik dari awal dengan adanya tari-tarian, bakar batu hingga pembuatan makanan barapen.

Sedangkan perwakilan dari pesisir diminta Panitia menyajikan pengolahan dan pembuatan sagu mulai dari tokok sagu, hingga proses memasak sagu menjadi beraneka ragam makanan seperti papeda, sagu lempeng, dsb,

Diharapkan lewat paket kuliner tersebut, pengunjung maupun warga Nabire mendapat banyak informasi dan pengetahuan tentang kuliner Papua khususnya yang ada di Nabire.

Terkait persiapan yang sudah dilakukan, Septinus mengatakan, Panitia dan peserta sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk disajikan pada Pesta Budaya ke III yang berjalan selama 5 hari tersebut.

BPPPAKB & LPP RRI Nabire Gelar Fashion Show Dalam Rangka HUT Kartini Ke 136

Last modified on 2015-04-19 16:38:28 GMT. 0 comments. Top.

b

Dalam rangka memeriahkan peringatan HUT Kartini ke 136 tahun 2015, Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak & KB Kabupaten Nabire bekerja sama dengan LPP RRI Nabire mengadakan kegiatan Fashion Show, pekan lalu, bertempat di Auditorium LPP RRI Nabire.

Kegiatan fashion show ini berlangsung menarik, dan diikuti oleh kelompok organisasi wanita yang ada di Nabire.

Menurut Panitia, kegiatan lomba fashion show HUT Kartini ini bertujuan untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan meningkatkan emansipasi wanita serta ingin meningkatkan pembentukan karakter bangsa dikalangan prempuan Indonesia yang kini makin tergerus oleh karakter dan budaya luar.

Selain menggelar lomba fashion show BPPPKAB Nabire juga menggelar lomba karaoke, merangkai bunga, jalan santai dan senam.

Oknum Jaksa Di Nabire Aniaya Mantan Anggota KPU

Last modified on 2015-04-19 13:07:05 GMT. 0 comments. Top.

Valentine-Wayar-Mantan-Anggota-KPU-Nabire-Foto-facebook.com_

(Valentine Wayar)

Federika Uriway, seorang Jaksa Pidsus di Kejaksaan Negeri Nabire bersama beberapa orang melakukan pengeroyokan terhadap Valentine Wayar, mantan Anggota KPU Nabire di Pasar Oyehe, Nabire, Sabtu (11/4).

“Saya sedang berbelanja di Pasar Oyehe Nabire. Tiba-tiba jaksa Frederika Uriway dengan rombongan datang dan memarahi saya karena acara interaktif pagi di radio,” kata Valentine Wayar, minggu (12/4).

Lanjut Valentine, kejadian terjadi pada Sabtu (11/4) dimana setelah memarahi, dirinya kemudian dirinya didorong Jaksa dan Yuli Mori, seorang PNS Kabupaten Nabire melayangkan pukulan ke kepalanya. Valentine langsung sempoyongan dan hampir jatuh tetapi ditolong pengunjung pasar yang mengenalinya.

“Saya dan suami kemudian buru-buru meninggalkan pasar tetapi terus diikuti rombongan ini yang juga didalamnya ada Norton Karubuy, Sekretaris Distrik Yaur yang ikut melayangkan pukulan ke arah saya tetapi saya menghindar,” ujar Valentine lagi.

Velentine yang berusaha menghindar ke dalam mobil tidak menyangka suaminya, Eddy Prajaka yang justru mendapat pukulan dari Jaksa ini. Melihat hal ini, Valentine lalu keluar dari mobil untuk membela suaminya tetapi Yuli Mori membanting pintu mobil dengan tujuan menjepit tubuhnya di pintu mobil.

“Saat saya berhasil keluar dari himpitan pintu mobil, Federika Uriway langsung tendang perut saya dengan sangat kuat. Saya langsung terduduk lalu kemudian berusaha naik ke mobil lalu melaporkan kejadian ini kepada Ketua LMA Nabire dan selanjutnya ke Kantor Polisi,” tutur Valentine.

Alasan Valentine untuk melaporkan kejadian ini kepada ketua LMA karena akar persoalan menurutnya adalah konsolidasi yang dilakukan oknum tertentu yang mengatasnamakan LMA tanpa sepengetahuan LMA Nabire.

Terkait hal ini, Briptu Denny Rumbarar, polisi yang menerima laporan ini membenarkan adanya laporan pengeroyokan dan pencemaran nama baik yang dilakukan oknum jaksa terhadap Valentine Wayar.

“Benar, ada laporan polisinya dengan nomor 101 dimana pemeriksaan dilakukan Pkl. 19.00 WP dengan tuduhan pengeroyokan dan pencemaran nama baik,” kata Denny, Minggu (12/4).

(Tapanews)

Jelang Peringatan Hari Konsumen Nasional 20 April 2015, Dinas Koperindag Nabire Ingatkan Para Pelaku Usaha Tidak Melanggar UU No 8 Tahun 1999

Last modified on 2015-04-18 15:34:15 GMT. 0 comments. Top.

b

Hari Konsumen Nasional yang ditetapkan setiap tanggal 20 April setiap tahunnya, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsumen akan hak dan kewajibannya, menempatkan konsumen sebagai subjek penentu kegiatan ekonomi serta konsumen cerdas yang cinta produk dalam negeri. Dengan demikian, diharapkan pelaku usaha akan termotivasi untuk meningkatkan kualitas produk dan layanannya sehingga siap menjadi tuan rumah di negerinya sendiri dan mampu bersaing di pasar global.

Hal ini dikemukakan Kepala Bidang Harian Metereologi & Perlindungan Konsumen, Dinas Koperindag kabupaten Nabire, Hasan Inam S.Sos.

Menurut Hasan Inam, terkait Hari Konsumen Nasional tersebut, maka Dinas Koperindag kabupaten Nabire menghimbau kepada para pelaku usaha dan Badan Usaha lainnya yang ada di Nabire agar tidak melakukan hal-hal yang melanggar ketentuan sebagaimana yang dimaksud dalam UU No 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

Realisasi Pendapatan Daerah Provinsi Papua Sampai Maret 2015, Yang Dikelola UPPD Samsat Nabire

Last modified on 2015-04-18 15:24:04 GMT. 0 comments. Top.

Realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah Provinsi Papua yang dikelola oleh kantor UPBD Samsat Nabire sampai bulan maret 2015, mencapai 8,4 Miliar lebih atau 22.90% dari target Rp 36.919.000.000,-.

Dalam laporan Kepala UPPD Samsat Nabire, Steven S, dikatakan, realisasi Pendapatan Asli Daerah tersebut diperoleh dari Pajak Kendaraan Bermotor, pajak Bea balik nama kendaraan bermotor, serta sumbangan pihak ketiga.

Jika dirinci menurut penerimaan pajak, masing-masing penerimaan pajak bermotor (PKB) sebesar 3,8 Miliar lebih atau 24.06 % dari target 16 Miliar rupiah.

Untuk pajak Bea balik nama kendaraan bermotor, sebanyak 4.4 Miliar lebih, atau 21.37% dari target Rp.20.919.000.000,-. Sedangkan sumbangan dari pihak ketiga sebesar 135 juta lebih

Sedangkan jenis kendaraan sebagai sasaran penerimaan pajak, terdiri dari sedan, jeep, minibus, microbus, mobil jenazah, alat berat, truk, pick up, dan sepeda motor.

(RRINabire)

Polres Nabire Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Respek Sebesar 1.8 Milyar Lebih Untuk 8 Kampung Di Distrik Piyaiye Kabupaten Dogiyai

Last modified on 2015-04-18 14:37:43 GMT. 0 comments. Top.

a

Kepolisian Resort Nabire, saat ini sedang menyelidiki dugaan penyelewengan dana PNPM Respek Mandiri yang merugikan negara sebesar hampir 2 Miliar rupiah.

Dugaan Penyelewengan dana PNPM tersebut diduga dilakukan oleh tersangka SM, Ketua Tim Pengelola Kegiatan Distrik (TPKD). Total yang diselewengkan sebesar Rp 1.850.000.000,- yang harusnya diperuntukkan untuk 8 kampung yang berada di Distrik Piyaiye kabupaten Dogiyai.

Menurut Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Nabire, Ipda Wahda Saleh, dana yang cukup besar tersebut bersumber dari APBN dan APBD kabupaten Dogiyai.

Dituturkan Ipda Wahda J. Saleh, Shi, MH, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan aparat kepolisian. Sejauh ini sudah ada sejumlah saksi yang dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Diantaranya, 8 kepala kampung di Distrik Piyaiye, 8 Ketua TPKK, 3 tenaga pendamping distrik, 3 orang pendamping kabupaten, anggota TPKD yang juga sebagai bendahara TPKD.

Pihak kepolisian masih akan melakukan pemanggilan terhadap sejumlah saksi lainnya untuk dimintai keterangannya. Diantaranya, PJOK tingkat kabupaten dan distrik. Dimana PJOK ini bertugas mengajukan pencairan. Saksi lainnya yang akan dimintai keterangan adalah Kepala BPMK Dogiyai, Bendahara BPMK Dogiyai dan pihak KPPN.

BPPAKB Kabupaten Nabire Gelar Lomba Desain Batik Papua Ciri Khas Nabire Berhadiah Total 37.5 Juta Rupiah

Last modified on 2015-04-17 18:51:41 GMT. 0 comments. Top.

images

Pemerintah kabupaten Nabire melalui Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak & KB, bekerjasama dengan Dewan Kesenian Daerah kabupaten Nabire, menyelenggarakan sayembara desain motif batik papua ciri khas Nabire dengan hadiah total uang sebesar 37,5 juta rupiah.

Dalam rilis resminya melalui Nabirekab.go.id, sayembara desain motif batik papua ciri khas Nabire memiliki beberapa persyaratan dan kriteria sebagai berikut :

- Daerah Pegunungan dengan motif : Panah, Jubi, Koteka, Moge dan Wupi ;
– Daerah Pesisir dan Kepulauan dengan motif : Rumah Adat, Keyakinan (Dewa yang dipuja), Sisir Bambu, Tifa, Tali Persahabatan/Persatuan, Gelang Batu, Kulit Bia, Pasedda, Dayung dan Penokok Sagu ;
– Kekayaan Alam seperti Hiu Paus dan Emas;

Hasil karya / Desain dituangkan pada kertas gambar berukuran A3. Pengumpulan Hasil Desain bertempat di Stand Pesta Budaya III Nabire milik Badan Pemberdayaan Perempuan di Taman Gizi Nabire, dengan batas waktu pengumpulan hasil desain selambat-lambatnya tanggal 22 April 2015.

Pengumuman pemenang 6 Besar pada tanggal 23 April 2015 di Taman Gizi Nabire. Wawancara Peserta Pemenang 6 Besar pada tanggal 23 April 2015 di Taman Gizi Nabire. Pengumuman Pemenang dan penyerahan Hadiah bagi Juara Desain Motif Batik Papua khas Nabire pada tanggal 24 April 2015 di Taman Gizi Nabire. Hasil karya Desain Motif Batik Papua ciri khas Nabire juara I, II, dan III menjadi milik Pemerintah Daerah Kab. Nabire (tidak dikembalikan).

Berikut Hadiah bagi Pemenang ;

Juara I : Rp. 15.000.000 + Piagam Penghargaan
Juara II : Rp. 12.500.000 + Piagam Penghargaan
Juara II : Rp. 10.000.000 + Piagam Penghargaan

Bupati Nabire & Jajaran SKPD Turun Kampung

Last modified on 2015-04-17 18:47:32 GMT. 0 comments. Top.

bupati nabire isaias douw

Mendekati akhir masa jabatannya dalam memimpin Nabire selama 5 tahun, Bupati Nabire Isaias Douw S.Sos, memanfaatkan waktu tersisa untuk melakukan kegiatan turun kampung (turkam) di 15 Distrik yang berada di Nabire.

Ke 15 Distrik tersebut masing-masing Distrik Wapoga, Moora, Napan, Makimi, dan dipusatkan di Distrik Makimi pada hari kamis 16 april 2015.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Nabire menyalurkan dana insentif kepada para pelayan, pendeta, pastor, imam masjid, guru jemaat, berjumlah 40 orang, dengan alokasi dana sebesar 1,5 juta per orang. Selain itu juga diserahkan dana kepada grup reog dan kuda lumping sebesar 30 juta rupiah.

Selain itu juga turut disalurkan bantuan dari SKPD masing-masing Dinas Kelautan & Perikanan yakni 10 unit motor laut 15 PK yang bersumber dari dana otsus tambahan 2014, juga diserahkan kapal fiber 3 unit, dan bibit ikan nila sebanyak 40 ribu kepada kelompok dan nelayan di Distrik Nabire, Uwapa dan Teluk Kimi yang diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Kelautan & Perikanan Nabire, Yance Pekei.

Sedangkan dari Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak & KB menyalurkan bantuan 4 unit mesin penggiling tepung kepada Tim Penggerak PKK di 4 Distrik.

Tidak ketinggaln Dinas Perindagkop Nabire juga menyalurkan bantuan 1 unit pasar untuk Distrik Makimi dan Napan, serta alat musik dan keyboard kepada gereja Elim Napan Masipawa dan Barakawenami masing-masing 1 unit, juga 1 unit mesin pompa air untuk gereja Elim Napan, sedangkan alat olahragadisalurkan ke Distrik Moora.

Badan Pemberdayaan Masyarakat & Pemerintah Kampung juga menyalurkan dana bangdes 15 juta per kampung, dana douw masing-masing 100 juta rupiah kepada tiap kampung untuk infrastruktur, aparat kampung, PKK, sekretaris kampung, dan Posyandu.

Bupati berharap kepada para Kepala Kampung agar dalam pemanfaatan dana tersebut bisa dilakukan musyawarah bersama diantara aparat dan pemerintah kampung ntuk membuat perincian rencana kerja serta laporan penggunaannya.

Silahkan Komentar

Komentar Anda

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 280 281