INFO PAPUA

INFORMASI SEPUTAR PAPUA

Teman & Kolega Hampir Tak Percaya Yohana Yembise Bisa Jadi Menteri

Last modified on 2014-10-30 11:01:54 GMT. 0 comments. Top.

yohana yembise

Kolega dan teman hampir tak percaya bahwa Yohana Susana Yembise bakal dipilih Jokowi menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada Kabinet Kerja. Sebab, selama ini, hanya pria yang mewakili Papua. Alhasil, Yohana menjadi perempuan pertama dari Papua yang menjadi menteri. Seperti apa sosoknya?

Yohana lahir di Nabire, 1 Oktober 1958. Perempuan bergelar profesor ini merupakan dosen Universitas Cenderawasih.

Tokoh Papua yang juga Ketua Sekolah Tinggi Theologia Fajar Timur Abepura, Jayapura, Pastor Neles Tebay mengatakan, terpilihnya Yohana Yembise merupakan penghargaan terhadap perempuan Papua secara keseluruhan sekaligus memberi harapan bahwa menjadi seorang menteri bukan hanya dominasi laki-laki, tetapi terbuka kesempatan bagi perempuan Papua yang memiliki kecerdasan dan profesional.

“Pemilihan perempuan Papua menjadi menteri merupakan bagian dari revolusi mental,” kata Neles Tebay, kepada detikcom, Kamis (30/10/2014).

Menjadi perempuan Papua pertama yang menjadi menteri, kata Neles, merupakan tantangan besar bagi Yohana. Dia harus mampu mengemban tugas tersebut dengan baik. Jika gagal, maka akan menjadi catatan buruk bagi perempuan Papua lainnya.

“Akan ada penilaian tersendiri bagi perempuan Papua. Jika yang bergelar profesor saja tidak mampu apalagi perempuan yang pendidikannya di bawah dari doktor, tentu akan diragukan,” kata Neles.

Kecerdasan Yohana sudah terlihat sejak kecil. Saat duduk di bangku SMA Negeri 1 Nabire, dia lebih menonjol dibanding teman-teman sekelasnya. Tamat dari SMA, dia masuk ke FKIP universitas Cenderawasih jurusan Bahasa Inggris (1985). Kemudian dia mengambil Diploma TELF di Singapore Region English Language Centre (RELC) SEAMEO Singapore (1992), pendidikan S-2 Master of Art (MA) di Faculty of Education Simon Fraser University British Colombia, Kanada (1994), pendidikan S-3 Doctor of Philosophy (PhD) di The Australian School of Language and Media University of Newcastle, New South Wales (NWS) Austalia (2007).

“Terpilih jadi menteri itu mengangkat harkat dan martabat orang Papua. Apalagi dia perempuan,” kata teman sekolah Yohana, Yagati Modouw.

Yagati yakin Yohana mampu memimpin Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Sebab Yohana aktif di dunia internasional dan meraih berbagai penghargaan seperti dari Dubes Australia untuk Indonesia dalam kategori alumnus Australia yang menjadi profesor perempuan pertama dari Papua, Kartini Award oleh Intelektual Human Resources Development and Charisma Indonesia, Role Model Family 2014 of Internasional Human Resources Development Indonesia, Alumni Award University of New castle Australia untuk National Leadership dan berbagai penghargaan lainnya di bidang kerja sama Indonesia dan Kanada maupun Australia.

Dosen Universitas Cendrawasih, DR Agus Sumule, menyatakan hal serupa. Ia yakin Yohana bisa menjadi warna baru bagi pemerintahan Jokowi. Selama ini, Yohana mengorganisir anak muda Papua untuk berjejaring dengan universitas lain.

“Beliau terkenal sebagai dosen yang tegas dan disiplin,” kata Agus Sumule.

Yohana pernah masuk ke dunia politik dengan mencalonkan diri menjadi bupati Biak Numfor untuk periode 2014-2019, tapi gagal. Nasib justru membawanya menjadi menteri. Minggu (26/10/2014, Jokowi menyebut namanya di urutan ke 30 sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

(Detik)

Silahkan Komentar

Komentar Anda

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225