INFO PAPUA

Presiden Jokowi Akan Resmikan Fasilitas Pelabuhan Wasior Teluk Wondama, Selasa 5 April 2016

Last modified on 2016-04-04 15:24:39 GMT. 0 comments. Top.

wasior

Presiden Joko Widodo akan mengunjungi Wasior, kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, selasa 5 april 2016 esok, pukul 08.00 wit, untuk meresmikan pembangunan fasilitas Pelabuhan Wasior.

Terkait hal tersebut, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan saat ini sudah berada di Wasior Teluk Wondama untuk mempersiapkan segala sesuatu terkait kunjungan Presiden Jokowi esok.

Jonan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sekitar pelabuhan Wasior, sebelum diresmikan besok oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jonan pun memutari pelabuhan dengan melihat-lihat sekeliling pelabuhan dan menanyai perkembangan pembangunan pelabuhan.

Sebelum bertolak ke Wasior, Presiden Jokowi dijadwalkan akan tiba di Manokwari untuk menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIS) dan kartu Program Keluarga Harapan (PKH).

Fasilitas Pelabuhan laut yang akan diresmikan oleh Presiden Jokowi tersebut, dibiayai dari APBN di daerah tersebut. Pelabuhan tersebut, yang disebut sebagai pelabuhan pengumpul, mulai dibangun sejak tahun 2005 dan selesai pada tahun 2015 dengan biaya Rp 79 miliar.

Fasilitas pelabuhan yang dibangun yaitu Dermaga seluas 174×10 M2, Trestle I seluas 48×8 M2, Trestle II seluas 47×8 M2, Causeway I seluas 160×6 M2, Causeway II seluas 127×8 M2, dan Reklamasi seluas 12.500 M2.

Pada area darat pelabuhan juga telah dibangun terminal, pos jaga, rumah pompa dan genset, gudang seluas 15×40 M2, dan lapangan penumpukan barang seluas 10.000 M2. Saat ini Pelabuhan Wasior memiliki kapasitas dermaga yang baru sebesar 3.500 DWT dengan kedalaman kolam di depan dermaga (Faceline) sebesar 10 mLWS.

Pelaksanaan Ujian Nasional Tahun 2016 Di Kabupaten Dogiyai Berjalan Lancar

Last modified on 2016-04-04 14:03:18 GMT. 0 comments. Top.

sma 1 dogiyai

Sebanyak 261 orang siswa-siswi SMA/SMK yang ada di kabupaten Dogiyai, mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional tahun 2016, senin 4 april 2016.

Sebanyak 261 siswa SMA/SMK tersebut berasal dari 3 sekolah yaitu SMA 1 Dogiyai, SMA 2 Dogiyai dan SMK Yehezkiel Dumupa Dogiyai. Dimana perinciannya dari SMA 1 Dogiyai sebanyak 45 siswa, SMA 2 Dogiyai sebanyak 120 siswa, dan SMK Yehezkiel Dumupa sebanyak 51 siswa.

Dari pantauan pelaksanaan hari pertama, Ujian Nasional berjalan dengan lancar di ketiga sekolah tersebut.

Ketua Panitia Pelaksanaan Ujian Nasional kabupaten Dogiyai, Anton Degei mengatakan, tidak ada siswa yang berhalangan atau tidak hadir pada Ujian Nasional hari pertama ini.  Ia berharap, selama terselenggaranya UN bisa berjalan dengan baik. Kata dia, pihaknya sudah berikan instruksi kepada pihak SMA/SMK, agar menjaga keamanan.

Sementara itu Kepala Sekolah SMA 02 Dogiyai, Fredy Yobee, mengatakan, siswa SMA yang ia pimpin, semuanya mengikuti ujian.

“Untuk hari pertama tidak ada kendala. Tidak ada siswa yang terlambat datang. Semua berjalan dengan baik,” katanya.

Ia berharap, proses UN ini berjalan dengan baik hingga hari terakhir.

“Harapan kami, semua bisa berjalan dengan baik sampai hari terakhir,” katanya

Demikian juga halnya dengan Kepala Sekolah SMK Yeheskiel Dumupa Dogiyai, Benyamin Keiya. Ia puas karena semua siswanya hadir mengikuti ujian.

“Sampai saat ini semua siswa tidak ada yang halangan. Kami berharap, semua siswa bisa ikut ujian nasional ini hingga hari terakhir,” harapnya.

(Jubi)

Luhut Panjaitan : “Operasi Militer Di Papua Adalah Pilihan Terakhir”

Last modified on 2016-03-29 16:02:35 GMT. 0 comments. Top.

index

(Luhut Panjaitan saat tiba di papua, senin 28 maret 2016 / Dok.Sindonews)

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Kemanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan menegaskan, jika pendekatan kemanusiaan tetap dikedepankan terhadap kelompok berbeda idiologi yang selama ini melakukan rangkaian aksi terror di pegunungan Papua.

“Operasi Militer merupakan pilihan paling terakhir, dalam penanganan konflik bersenjata di Papua,” tegas Menkopolhukam saat Ground Breaking Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu di Skouw, Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Selasa (29/3/2016).

Untuk meredam aksi kelompok yang berseberangan, peran serta tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat penting.“Pendekatan yang lebih pada soft approach,” katanya.

Menurut Luhut, munculnya gerakan yang berbeda pemahaman, akibat adanya kesenjangan kesejahteraan masyarakat Papua, perlu dilakukan pembahasan bersama oleh sumua pihak dalam mencari solusi atas permasalahan yang ada.

”Kita sadari banyak kekurangan dan kekurangan itu akan kita perbaiki bersama,” ujarnya.

Setelah melakukan kunjungan kerja di Papua, Luhut juga akan melakukan kunjungan ke Port Moresby Ibu Kota Papua Nugini dan ke kawasan pasifik Fiji pada esok harinya. Hal ini dilakukan sebagai upaya memperkuat hubungan antara Indonesia dan negara Rumpun Melanesia.

Pelaksanaan Musrembang Provinsi Papua Tahun 2016, Diundur April 2016

Last modified on 2016-03-30 16:43:16 GMT. 0 comments. Top.

dw

Akibat masih banyaknya daerah yang belum melaksanakan musyawarah rencana pembangunan daerah tingkat kabupaten, maka pelaksanaan Musrenbang tingkat provinsi akan diundur hingga awal April 2016.

Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Papua, Doren Wakerkwa, di Jayapura mengatakan Musrenbang tingkat Provinsi Papua semula direncanakan akan digelar pada 23-24 Maret.

“Ya Musrenbang mundur sampai awal April, ini sambil menunggu digelarnya Musrenbang tingkat kabupaten/kota,” katanya.

Disamping itu, ujar Wakerkwa, sebelum Musrenbang dilaksanakan, pemerintah provinsi Papua akan meggelar rapat kerja (Raker) bupati dan wali kota se-Papua.

Untuk itu lanjutnya, apa yang dibicarakan pada saat Raker bersama para bupati/wali kota akan menjadi masukan untuk dibahas dan ditindak lanjuti di Musrenbang tingkat provinsi.

“Yang kemarin Raker ini kita bahas. Hal-hal yang dicapai ini dan yang tidak capai ini. Yang tidak dicapai itulah nanti kami rumuskan pada musrenbang pada April nanti,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Biro Tata Pemerintahan Provinsi Papua, Sendius Wonda menginstruksikan kabupaten/kota yang belum menggelar Musrenbang agar segera melaksanakan, agar apa yang menjadi rencana di masing-masing daerah bisa didiskusikan pada rapat kerja dan Musrenbang provinsi.

“Raker dan Musrenbang menjadi satu tahapan yang sangat penting yang harus dilakukan secara bersama-sama seluruh stakeholders pembangunan untuk mengevaluasi, dan mendesain formula yang tepat dalam penyelenggaraan pemerintahan kedepan,” kata Wonda.

Dia menambahkan, Raker dan Musrenbang dilakukan agar tercipta suatu koordinasi yang mengarah pada sinergitas yang kuat antara pemerintah Pusat, provinsi dan kabupaten/kota, khususnya isu-isu strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup rakyat Papua.

(Jubi)

Anggota Koramil 1705-06/Moanemani Bersama PT. Pusaka Dewa Krisna Bersihkan Lokasi Longsor Di Jalan Trans Nabire-Enarotali

Last modified on 2016-03-28 13:20:56 GMT. 0 comments. Top.

a

Bertempat di kampung Mauwa, kabupaten Moanemani, kabupaten Dogiyai Papua, tepatnya di pintu angin jalan lintas Trans Nabire-Enarotali telah terjadi longsor diakibatkan guyuran hujan yang deras dan mengakibatkan kendaraan tidak bisa lewat.

Kemudian Danramil 1705-06/Moanemani Mayor Czi Jarman Dabang bersama 4 Anggota Koramil 1705-06/Moanemani bersamaan dengan Anggota Brimob yang dipimpin oleh Briptu Gultom untuk mengecek/memantau kejadian tersebut untuk mengantisipasi adanya lakalalin dan kriminalitas.

b

Selanjutnya Danramil 1705-06/Moanemani berkoordinasi untuk Alat berat dari PT. Pusaka Dewa Krisna untuk melaksanakan pembersihan tanah longsor di sekitar jalan raya yang di penuhi dengan tanah longsor.

c

Selang 2 jam kendaraan sudah bisa melewati jalan dengan aman dan jalur kendaraan trans Nabire Enarotali sudah berjalan dengan normal dan aman terkendali.

Masyarakat sangat antusias kepada TNI/Polri yang sudah memperhatikannya, karena TNI/Polri langsung turun kelapangan untuk mengamankan lokasi longsor tersebut dan tidak meminta imbalan sekecil apapun.

(Korem 173)

Hendak Antar Penumpang Ke Distrik Tigi Deiyai, Tukang Ojek Ditemukan Tewas Dibunuh

Last modified on 2016-03-27 16:20:29 GMT. 0 comments. Top.

4

Minggu tadi, 27 Maret 2016, telah ditemukan sesosok mayat oleh seorang tukang ojek bernama La Haliono dan La Zumiah. Mayat tersebut diduga adalah rekan sesama ojek dimana data identitas korban adalah La Ami, agama Islam, pekerjaan tukang ojek, umur 33 Tahun, Suku Buton. Korban ditemukan tergeletak di penggalian material PT. Modern dalam keadaan mengenaskan, dengan luka potong pada pelipis kanan bawah mata, pergelangan tangan kiri putus, luka potong pada tangan kanan dan luka tusuk pada perut serta luka parang di bagian punggung.

Kronologis kejadian bermula ketika rekan dari korban yaitu Haliono dan Zumiah mencurigai kenapa rekannya sesama ojek itu tidak kunjung balik ke Pangkalan Ojek setelah korban mengantar penumpang orang Papua kearah Desa Okomo, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai. Kemudian atas dasar tersebut sekira pukul 17.00 WIT, rekannya mencari korban dan pada akhirnya korban dapat ditemukan namun dalam keadaan tewas dengan sangat mengenaskan.

Melihat kondisi korban yang sudah tak bernyawa, akhirnya rekan korban segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Untuk sementara korban masih menunggu penanganan oleh pihak medis dan forensik dari Polres Paniai.

Sementara itu, Tim Forensik dari Polres Paniai tiba di TKP dan langsung melakukan olah TKP dan langsung melakukan penyelidikan awal dan untuk korban saat ini masih dilakukan otopsi serta pemeriksaan Visum di RSUD Madi Kabupaten Paniai, dari hasil penyelidikan sementara telah didapati keterangan dari salah satu saksi bahwa terakhir korban mendapat penumpang orang asli Papua dengan menggunakan Tas dengan gambar Bintang Kejora, dugaan sementara pelaku merupakan salah satu anggota Kelompok Bersenjata di wilayah itu, namun itu masih dugaan sementara, proses penyelidikan hingga saat ini masih terus berlanjut.

(Papuanews)

Kondisi Wilayah Distrik Terpencil Di Kabupaten Intan Jaya Sangat Memprihatinkan

Last modified on 2016-03-26 10:41:16 GMT. 0 comments. Top.

intan jaya

Kondisi salah satu wilayah Distrik Terpencil di kabupaten Intan Jaya Papua sangat memprihatinkan. Dilaporkan selama berbulan-bulan Kepala Distrik tidak berada di tempat.

Kondisi keberadaan warga masyarakat yang berada di Wilayah yang dinamakan Kampung Nabiyah yang berada di Distrik Agisiga kabupaten Intan Jaya ini memprihatinkan dikarenakan akses jalan ke wilayah tersebut hanya bisa dijangkau oleh transportasi udara atau helikopter.

intanjaya1

Kondisi pemukiman warga yang berbentuk Honai berada di lereng perbukitan yang curam dan rawan longsor.

Faisilitas kesehatan dan pemerintahan yang berada di wilayah tersebut tidak berpenghuni. Saat dijumpai tidak ada satupun petugas kesehatan maupun aparat pemerintah di Kantor Distrik.

Untuk infrastruktur jalan kampung hanya menggunakan jalan setapak berlumpur yang dibangun secara swadaya oleh warga masyarakat kampung.

Kondisi lapangan terbang sebagai satu-satunya tempat untuk akses keluar masuk di daerah ini juga boleh dikatakan tidak layak.

Saat melakukan kunjungan, anggota DPRD kabupaten Nabire Jaya, Marthen Tipagau, yang didampingi kontributor Metro TV Reyner Windesi, mengatakan, kondisi ini sangat memprihatinkan, dan dirinya akan segera memanggil pemerintah daerah kabupaten Intan Jaya untuk meminta konfirmasi terkait hal tersebut.

Marthen Tipagau ingin segera meminta pemerintah daerah kabupaten Intan Jaya untuk segera mengambil tindakan guna memenuhi kebutuhan warga masyarakat di Distrik Agisiga. Selain juga di beberapa Distrik lain seperti Distrik Tomosiga, Distrik Ugimba, Distrik Homeyo, dan Distrik Wanday yang kurang lebih mengalami hal yang sama dengan Distrik Agisiga.

(Reyn.Windesi)

Peringatan Jumat Agung Dan Jalan Salib Di Moanemani Kabupaten Dogiyai

Last modified on 2016-03-25 06:46:50 GMT. 0 comments. Top.

moanemani2-agus.t

(Dok.Agus.Tebai)

Untuk memperingati kesengsaraan Yesus Kristus hingga pada kematiannya atau yang sering disebut Jumat Agung, umat Nasrani di kabupaten Dogiyai dari berbagai denominasi memperingati Hari Jumat Agung dalam suatu ibadah dan juga prosesi jalan salib.

Ibadah dan prosesi jalan salib di Moanemani Dogiyai berlangsung dari pukul 09.00 s/d 12.30 wit. Prosesi jalan salib dilakukan oleh 2 jemaat katolik di Moanemani yaitu Jemaat Immaculata Moanemani dan Jemaat Santo Petrus Mauwa.

moanemani1-Agus.T

Prosesi jalan salib dimulai dari Gereja Moanemani menuju Bukit Penyaliban Odedimi, seperti informasi dari Agus Tebai kepada Nabire.Net

Umat Katolik mengikuti prosesi jalan salib dan ibadah dengan kusyuk hingga prosesi dan ibadah berakhir pukul 12.30.

DPC PKB Kabupaten Dogiyai Resmi Membuka Pendaftaran Bakal Calon Bupati & Wakil Bupati

Last modified on 2016-03-22 10:10:59 GMT. 0 comments. Top.

pkb

Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kabupaten Dogiyai secara resmi membuka pendaftaran bajal calon Bupati & Wakil Bupati kabupaten Dogiyai periode 2017-2022 sejak 21 maret 2016 lalu.

Hal ini dikonfirmasikan melalui pemberitahuan resmi dari Ketua DPC PKB kabupaten Dogiyai, Kristianus Agapa.

Adapun persyaratan untuk mendaftat sebagai calon Bupati & Wakil Bupati dari DPC PKB kabupaten Dogiyai adalah sebagai berikut :

1. KTP
2. Biodata
3. Pas Foto 4 x 6 = 6 lmbr
4. Ijazah SD s/d Terakhir
5. Riwayat Pekerjaan
6. NPWP
7. Kartu Sidik Jari
8. Surat Bebas Narkoba Kepolisian
9. Foto bergandengan suami istri
10. Surat permohonan yang ditujukkan kepada DPC PKB Dogiyai
11. Visi & Misi
12. Semua Dokumen difotocopy 3 rangkap

Tempat pendaftaran bisa dilakukan langsung di Sekretariat DPC PKB kabupaten Dogiyai atau menghubungi nomor kontak 082248001416, 082397999793, 085388886665. Pendaftaran sendiri akan ditutup pada tanggal 26 maret 2016.

Dengan Segala Keterbatasan Yang Ada, Puskesmas Dogiyai Siap Layani Masyarakat 24 Jam

Last modified on 2016-03-18 14:47:25 GMT. 0 comments. Top.

puskesmas dogiyai

Untuk memberi pelayanan kesehatan kepada warga masyarakat, maka Puskesmas kabupaten Dogiyai senantiasa siaga memberikan pelayanan selama 24 jam walaupun terbentur berbagai macam keterbatasan fasilitas.

Hal ini diungkapkan Yonike Florentina Degei Amd KP selaku Koordinator UGD Puskesmas Dogiyai. Menurut dirinya, pelayanan selama 24 jam ini sudah dilakukan sejak 2013 lalu, dan melayani semua warga masyarakat baik itu asli Papua maupun non Papua, mampu maupun kurang mampu.

Sebagai perawat tidak boleh menyampingkan orang Papua sendiri, walapun mereka berbadan kotor atau yang lainnya harus kita layani dengan baik.

“Apa yang sudah kita ikrarkan atau janji, sehingga jangan dilalaikan tugas itu dan fungsi kita sebagai perawat di kabupaten Dogiyai. Saya selalu sampaikan kepada teman-teman menjaga kita punya perawatan kita harus betul-betuk melayani masyarakat dengan baik tidak boleh bosan-bosan,” katanya.

Sementara itu disinggung terkait pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional tahun 2016, Yonike mengatakan PIN 2016 berjalan dengan sukses. Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada ibu-ibu yang telah membawa anak balitanya untuk mendapatkan imunisasi polio.

Dirinya juga meminta kepada warga masyarakat Dogiyai agar bisa memaklumi keterbatasan fasilitas yang dimiliki Puskesmas Dogiyai, walaupun begitu pihaknya siap melayani warga masyarakat dengan segala kemampuan yang ada.

(PPN)

Silahkan Komentar

Komentar Anda

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226