INFO PAPUA

Pendistribusian Kelambu Di Kabupaten Dogiyai

Last modified on 2014-09-01 17:38:39 GMT. 0 comments. Top.

kelambu

Pekan Kelambu telah dicanangkan oleh pemerintah Indonesia melalui Kementrian Kesehatan yang telah bekerja sama dengan Global Fund untuk eliminasi malaria pada tahun 2015. Secara kesuluruhan untuk seluruh Papua sudah dijalankan dari pekan lalu dan  dibuka di Jayapura.

Kabupaten Dogiyai merupakan salah satu kabupaten yang dimasukan oleh Kementerian Kesehatan untuk eliminasi malaria.

Kepala Bidang Pencegahan Penanggulangan Penyakit Menular (P2M), Dinas Kesehatan Kabupaten Dogiyai, Kristianus Tebai menjelaskan, Kabupaten Dogiyai sudah mendapatkan kelambu sebanyak 10 truk.

“Untuk pendistribusian, kami akan pusatkan lima Puskesmas dari 11 Puskesmas yang ada, yakni  Puskesmas Unito, Puskesmas Apouwo, Puskemas Bomomani, Puskesmas Moanemani dan Puskemas Puweta,” kata Kristianus Tebai, di Nabire, Minggu, (31/08/14).

Untuk enam Puskesmas yang lain, kata Kris, tetap akan dibagikan lagi, karena ia yakin, stok masih banyak.

Ia mencontohkan, untuk Puskesmas Moanemani, 12 ribu orang dan rumah layak huni yang akan mendapatkan kelambu sekitar 1.000 rumah. Kalau masih ada sisa stoknya, akan dibagikan ke Puskesmas Idakebo.

Kata Kristianus Tebai, awalnya tiap kepala Puskesmas ajukan data rumah layak huni yang akan mendapatkan kelambu, sehingga sesuai data itu dari dinas akan diserahkan kepada tiap kepala Puskesmas untuk dibagikan kepada masyarakat.

Langkah awal, menurut dia, sosialisasi kepada semua kepala Puskesmas yang ada selama dua hari, Senin-Selasa (1-2/09/14) besok. Mulai hari Rabu (3/09/14) akan disalurkan kepada masyarakat melalui pengobatan massal di tiap Puskesmas.

Untuk pendistribusian, kata Kristianus Tebai, akan didistribusikan kepada masyarakat melalui setiap kepala Puskemas sejak Rabu (3/09/14) nanti.

Pendistribusian kelambu, tambah Tebai, akan digabungkan dengan beberapa program, yakni pengobatan massal, diantaranya Imunisasi pada semua orang dan TT (khusus wanita usia subur), pemeriksaan HIV, malaria, ibu hamil, bayi Balita, juga pemberian obat cacing.

“Saat kami jalankan pengobatan massal di setiap Puskesmas, kami akan bagikan kelambu kepada masyarakat,” imbuhnya.

Kris optimis, selama bulan September nanti sudah dibagikan kepada semua masyarakat.

Hanya saja, ia persoalkan data yang penduduk yang selama ini tidak jelas. Karena menurut data dari Dinas Kesehatan, data penduduk yang sebenarnya di kabupaten Dogiyai sekitar 80-an ribu, tetapi sangat melambung jauh dalam Pemilihan Legislatif dan Pilpres 2014.

“Pendistribusian kelambu untuk rumah layak huni, memang harus punya data yang jelas dari lapangan. Kemarin saat pemilihan (Pileg maupun Pilpres, red) sangat jauh dari data masyarakat yang ada di Kabupaten Dogiyai,” katanya.

(Majalahselangkah)

420 Aparat Kampung Di Paniai Ditatar Penggunaan Alokasi Dana Kampung

Last modified on 2014-08-31 08:05:34 GMT. 0 comments. Top.

420 Aparat Kampng Saat Menerima Materi Penggunaan Alokasi Dana Kampung ADK di Aula GKIP Eklesia, Enarotali

Sebanyak 420 Kepala Kampung di Paniai Diberi pelatihan perencaaan serta peguatan aparat kampung. Pelatihan tersebut di gelar di dua tempat yang berbeda yakni di aula Gereja Kemah Injil Kingmi Eklesia dan di Gereja Pentakosta enarotali.

Ketua Tim Asistentsi Alokasi Dana Kampung ADK. Siti Asma mengatakan, pelatihan tersebut digelar selama tiga hari yakni dari hari kamis hingga sabtu, kemarin, 27-30 Juni 2014. Kata dia, Pelatihan ini penting sekali dilakukan agar memberi pemahaman kepada para aparat kampung mengenai penggunaan Alokasi Dana Kampung.

“Jadi, sebelum alokasi dana kampung atau ADK di cairkan, kami dari TIM Asistensi ADK wajib memberikan pemahaman akan penggunaan ADK yang nanti akan di cairkan.” ucapnya

Siti menambahkan, pelatihan dilakukan agar penggunaan Alokasi Dana Kampung yang bersumber dari BPBD Kabupaten Paniai untuk 70 kampug tepat sasaran.

Kepala Kampung Enarotali. Yan Giay mengatakan, kami berterima kasih kepada para tutor yang telah memberi pelajaran tentang penggunaan dana tersebut. Kata Yan, selama ini belum ada pelatihan yang pernah digelar seperti ini menyangkut penggunaan dana yang diperuntukan bagi kampung.

“Selama ini, kami di kampung kampung hanya mendapatkan dana yang bersal dari Otsus dan lain lain tapi, terkait pelatihan penggunaan dan tersebut belum pernah kami dilatih.”

Yan menambahkan, Pelatihan seperti ini kami sangat sambut positif, sehingga kami tahu alokasi dana kampung atau ADK tersebut agar dapat kami pakai dengan baik.

(Natan Pigai)

Motivasi Anggota Polri Di Papua Cukup Rendah

Last modified on 2014-08-30 15:57:07 GMT. 0 comments. Top.

polri

Berbicara anggota Polri yang bertugas di wilayah Papua jangan dianggap sama dengan di wilayah lainnya di Indonesia. Motivasi anggota di bumi cendrawasih tersebut cukup rendah dalam menjalankan tugasnya.

Mantan Kapolda Papua Irjen Pol Tito Karnavian seusai meluncurkan buku berjudul ‘Bhayangkara di Bumi Cendrawasih’ mengungkapkan sulitnya sulitnya membangkitkan motivasi anggota Polri di Papua.

“Di barat ini bersykur karena hiburan ada, keluarga bisa ikut. Tapi mereka (yang di Papua) ada di gunung-gunung, sepi, dan tidak ada hiburan. Jauh dari keluarga dan mungkin tidak bertemu anaknya sebulan dua bulan. Kemudian sekolah tidak diperhatikan. Promosi tidak diperhatikan. Ini menjadikan motivasi tidak begitu tinggi. Maka kerja menjadi tidak maksimal,” ungkap Tito di Gedung PTIK-STIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (28/9/2014).

Dengan permasalahan tersebut dalam menjaga keamanan dan ketertiban yang dilakukan Polri di Papua perlu diberi perhatian khusus. Diantaranya dengan adanya anggaran tambahan sehingga tidak tergantung pada anggaran rutin saja.

“Bensin disana harganya mahal. Disini naik Rp 5000 sudah ribut. Disana Rp 30 ribu atau Rp 50 ribu sudah terbiasa anggota di sana. Sehingga harus ada hal yang khusus dari Jakarta,” ungkapnya.

Selain itu, bukan hanya konflik vertikal serta separtisme yang kerap bisa menjadi gangguan keamanan di Papua, tapi juga konflik horizontal. Belum lagi permasalah-permasalahan konvensional lainnya yang masih tinggi.

Semua itu butuh penanganan yang konprehensif atau menyeluruh. Tidak bisa hanya dengan penanganan-penangan rutin saja mengatasinya, tapi harus menggunakan strategi khusus terutama peningkatan kesejahteraan dan penegakkan hukum yang kuat.

“Jadi penegakan hukum harus efektif dengan memperkuat kepolisian, kejaksaan, peradilan. Termasuk dukungan TNI. Ini perlu ditreatmen secara khusus. Tidak bisa diselesaikan dengan cara-cara rutin, tidak bisa disamakanan dengan daerah lain,” ungkapnya.

(TBN)

Pesawat Jayawijaya Dirgantara Pengangkut Sembako Tergelincir Di Wamena, Stik Hidrolik Ban Depan Pesawat Patah

Last modified on 2014-08-30 13:26:15 GMT. 0 comments. Top.

a

(Dok. D.S)

Pesawat Jayawijaya Dirgantara dengan nomor lambung PK-JRB tergelincir di landasan pacu apron 2 Bandara Wamena, Papua, Sabtu (30/8/2014) sekitar pukul 13.05 WIT. Akibat peristiwa tersebut stik hidrolik ban depan pesawat patah.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono menjelaskan kejadian bermula saat pesawat nahas tersebut sekitar pukul 13.05 WIT mendarat dari Jayapura dengan mengangkut barang berupa sembako.

“Setelah berhasil mendarat di runway, kemudian pesawat berputar menuju Apron 2 untuk melakukan bongkar muat pada saat berputar secara tiba-tiba stik hidrolik ban bagian depan patah,” kata Pudjo kepada wartawan.

Diduga pesawat yang diawaki Kapten Pius Realino dan Kapten Ragil tersebut tergelincir dikarenakan stik hidrolik ban depan pesawat patah karena retak pada saat mendarat.

Setelah itu, pesawat dievakuasi dengan menggunakan vorklift agar tidak mengganggu penerbangan pesawat lain sesaat setelah kejadian. “Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut,” ujarnya.

Prakiraan Cuaca Propinsi Papua & Papua Barat, Sabtu 30 Agustus 2014

Last modified on 2014-08-29 17:38:15 GMT. 0 comments. Top.

cuaca

Berikut Prakiraan cuaca di beberapa kota besar di Papua dan Papua Barat, untuk hari sabtu (30/08/2014) berlaku mulai pukul 07.00 pagi wit, yang berasal dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat Jakarta.

Kota

Cuaca Hari Ini

Nabire


Cerah Berawan
Suhu : 20 – 30 °C
Kelembaban : 64 – 95 %
Kec. Angin : 22 (km/jam)
Arah Angin : Barat Daya

Merauke


Cerah Berawan
Suhu : 22 – 31 °C
Kelembaban : 60 – 97 %
Kec. Angin : 20 (km/jam)
Arah Angin : Tenggara

Wamena


Hujan Ringan
Suhu : 16 – 26 °C
Kelembaban : 62 – 96 %
Kec. Angin : 22 (km/jam)
Arah Angin : Barat Laut

Serui


Hujan Ringan
Suhu : 21 – 31 °C
Kelembaban : 66 – 96 %
Kec. Angin : 18 (km/jam)
Arah Angin : Barat Laut

Biak

Berawan
Suhu : 22 – 31 °C
Kelembaban : 72 – 96 %
Kec. Angin : 18 (km/jam)
Arah Angin : Utara

Mulia


Hujan Sedang
Suhu : 13 – 26 °C
Kelembaban : 62 – 96 %
Kec. Angin : 18 (km/jam)
Arah Angin : Timur Laut

Enarotali


Hujan Ringan
Suhu : 14 – 26 °C
Kelembaban : 60 – 96 %
Kec. Angin : 18 (km/jam)
Arah Angin : Tenggara

Timika


Hujan Ringan
Suhu : 21 – 30 °C
Kelembaban : 58 – 92 %
Kec. Angin : 22 (km/jam)
Arah Angin : Tenggara

Jayapura


Hujan Ringan
Suhu : 23 – 32 °C
Kelembaban : 60 – 98 %
Kec. Angin : 20 (km/jam)
Arah Angin : Timur Laut

Manokwari


Berawan
Suhu : 24 – 32 °C
Kelembaban : 68 – 97 %
Kec. Angin : 30 (km/jam)
Arah Angin : Timur

Fak Fak

Hujan Ringan
Suhu : 22 – 27 °C
Kelembaban : 75 – 96 %
Kec. Angin : 30 (km/jam)
Arah Angin : Selatan

Bintuni


Hujan Ringan
Suhu : 24 – 31 °C
Kelembaban : 68 – 98 %
Kec. Angin : 30 (km/jam)
Arah Angin : Tenggara

Wasior

Hujan Ringan
Suhu : 24 – 32 °C
Kelembaban : 68 – 98 %
Kec. Angin : 30 (km/jam)
Arah Angin : Tenggara

Kaimana


Hujan Sedang
Suhu : 23 – 28 °C
Kelembaban : 75 – 98 %
Kec. Angin : 30 (km/jam)
Arah Angin : Tenggara

Sorong

Hujan Ringan
Suhu : 24 – 32 °C
Kelembaban : 68 – 98 %
Kec. Angin : 30 (km/jam)
Arah Angin : Selatan

Sumber: Deputi Bidang Meteorologi – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) – Jl. Angkasa I No.2 Kemayoran Jakarta 10720 – Telp. +6221-6546315 – Email : info.meteo@bmkg.go.id

 

Bupati Mamberamo Tengah, Dilaporkan Ketua DPRD Ke KPK Terkait Dugaan Kecurangan Proses Pilkada

Last modified on 2014-08-29 17:30:35 GMT. 0 comments. Top.

mamberamo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kedatangan tamu “nyentrik” berjumlah tiga orang yang dua diantaranya menggunakan asesoris adat papua. Mereka adalah rombongan dari Kabupaten Mamberamo yang dipimpin oleh Ketua DPRD Mamberamo Tengah Itaman Tago.

Saat dicegat para wartawan di lobi gedung KPK, Itaman mengatakan, kehadirannya ke KPK adalah dalam rangka melaporkan adanya dugaan suap ketika berlangsung pemilu legislatif di Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua. Ia mengatakan, Bupati Kabupaten Mambremo Tengah Ricky Ham Pagawak melakukan kecurangan ketika proses pilkada berlangsung.

Modus yang dilakukan adalah dengan membeli suara di 19 TPS yang tersedia di Kabupaten tersebut. “Jumlah suap paling kecil Rp50 juta, dan yang paling besar Rp200 juta,” kata Itaman kepada wartawan di Gedung KPK, Selasa (26/8).

Pria yang mengaku berasal dari PAN ini mengatakan, dalam kasus suap itu suara yang “diamankan” yaitu untuk Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Karena Wakil Bupati Mambremo Tengah Yonas Kenelak juga berasal dari PKS.

Itaman mengaku, kasus dugaan suap ini ditemukan pada 17 April 2014. Itaman sendiri mengaku, sebelumnya telah melaporkan kasus itu kepada Bawaslu Kabupaten Kota, dan juga Kejaksaan Tinggi Papua, tetapi hingga saat ini belum ada kelanjutan dari kasus tersebut, untuk itulah ia melaporkan kepada KPK. “Ada delapan partai yang dirugikan dalam kasus suap ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi terkait laporan tersebut mengaku belum mengetahuinya. “Belum tahu, nanti diinfokan ya,” ujarnya.

(Gresnews)

Jokowi Akan Ke Papua Setelah Dilantik

Last modified on 2014-08-29 16:33:05 GMT. 0 comments. Top.

1

Presiden terpilih Joko Widodo menaruh perhatian khusus terhadap Provinsi Papua. Setelah dilantik dan resmi terpilih sebagai presiden pada 20 oktober mendatang, Jokowi akan memprioritaskan kunjungan ke provinsi paling timur Indonesia itu.

“Tak sekadar menunjukkan kepedulian terhadap Papua, tetapi sekaligus merintis pengembangan dialog yang bersungguh-sungguh antara pemerintahan Jokowi dengan masyarakat asli Papua untuk menuntaskan secara bertahap luka-luka politik lama yang masih membekas,” kata Deputi Tim Tranisis Jokowi-JK Hasto Kristiyanto melalui siaran pers, Jumat (29/08) sore.

Hasto mengatakan, Tim Transisi sendiri telah menerima masukan dari Komnas Perempuan dan Jaringan HAM Perempuan Papua terkait dengan langkah pemerintahan ke depan menyelesaikan masalah Papua. Menurut dia, solusi dari permasalahan yang ada di Papua adalah mengintensifkan dialog sehingga tercipta rasa saling percaya.

“Dalam dialog tersebut disampaikan berbagai persoalan terkait dengan pelanggaran HAM, penegakan hukum yang belum menempatkan keadilan dan kemanusiaan sebagai prinsip untuk membangun mekanisme, dan ketaatan terhadap hukum, serta berbagai persoalan terkait dengan pelaksanaan otonomi khusus,” ujar Wakil Sekretaris Jendral Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut.

Hasto mengatakan, membangun kepercayaan antara pemerintah dengan masyarakat Papua, sangatlah penting. Dengan begitu, persepsi negatif bisa diganti menjadi rasa saling percaya sebagai modal untuk solusi menyeluruh terhadap persoalan Papua.

“Pendekatan komprehensif akan terus dijalankan. Dialog adalah kunci membangun kepercayaan, dan pada saat bersamaan, memastikan tidak ada lagi tindak kekerasan. Sebab tugas negara untuk melindungi seluruh warga negaranya,” kata Hasto.

Unipa Papua Cetak Ilmuwan Kelas Dunia

Last modified on 2014-08-29 09:15:28 GMT. 0 comments. Top.

unipa

Prestasi Pengajar Universitas  Negeri Papua mulai tercium di Dunia Internasional dan Nasional Manokwari, Unipa terus memacu staf akademinya dalam melakukan penelitian-penelitian multi tahunan serta melakukan publikasi-publikasi baik di dalam maupun di luar negeri. Dalam satu tahun akademik yang lalu staf-staf akademik Unipa memperoleh prestasi dan mencapai banyak kemajuan yang mengharumkan nama Universitas ini di daerah dan di kancah nasional dan internasional, kata Suriel Mofu dalam sambutannya.

Untuk prestasi internasional, Mofu membeberkan staf dosen Jurusan Teknologi Pertanian, Fapertek, Fitryanti Pakiding, PhD menerima penghargaan international Green Oscar atau Whitley Award 2014 pada tanggal 8 Mei 2014 di London Inggris, sebagai penghargaan atas usahanya melestarikan penyu belimbing di daerah Jamursba medi dan Warmon.

Kemudian lanjut Mofu, Prestasi internasional lainnya juga diraih oleh Prof. Dr. Charlie Heatubun, S.Hut, M.Si, FLS karena berhasil mempublikasikan 3 artikel ilmiah di 3 jurnal internasional seperti, Proposal to reject the name Areca glandirformis (Arecaceae). Taxon 63 : 434-435, April 2014. Three new genera of arecoid palm (Arecaceae) From Eastern Malanesia, Kew Bulletin 69:9525, Agustus 2014. Palm on the Nickel Island; An expedition to Gag island, Western New Guinea. Palm 58:115-134.

Kemudian kata Mofu, untuk prestasi Nasional, Dr. Ir Ishak Musaad dari Fakultas Pertanian dan Teknologi Pertanian berhasil memperoleh sertifikat paten hasil penelitian dari Kementerian Hukum dan HAM, Dirjen HKI. Karena hasil penelitiannya tentang, Proses Pupuk Fosfat Padat dan Cair dari Fosfat Alam Ayamaru dan Bahan organik. Dicecar mofu, produk yang dihasilkan dari peneliti tersebut, saat ini sedang digunakan oleh beberapa kabupaten di Provini Papua Barat.

Lanjut Mofu, prestasi berikunya adalah, Musaad juga mendirikan sentra HKI, pertama di Tanah Papua. Selain itu, Unipa juga telah ditetapkan sebagai Pusat Riset Unggulan Nasional dalam bidang Sagu pada bulan Maret tahun 2014 oleh Menristek RI, terang Mofu.

(Liputan6)

Pertamina Regional VII Maluku Papua Jamin Ketersediaan Stok BBM Di Papua Mencukupi Hingga Akhir Tahun 2014

Last modified on 2014-08-28 18:53:02 GMT. 0 comments. Top.

Pertamina Regional VII Maluku Papua belum  melakukan pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM)  bersubsidi, meski  pemberlakuan pembatasan tersebut sudah dilaksanaan  di beberapa wilayah di Indonesia.

General Manager PT.Pertamina Regional VIII Maluku Papua  Muhammad Irfan menatakan, hinga saat ini  pihaknya belum melakukan pengurangan BBM bersubsidi untuk  wilayah Papua.

”Kita tidak melihat  baik itu di pesisir dan pengunungan, sampai sekarang ini pola penyaluran  kita,  volume  penyaluran yang kita salurkan semuanya masih dalam kondisi normal  belum kita lakukan pembatasan ”ujarnya kepada wartawan di Jayapura Rabu(27/8).

Ditambahkan, pihaknya menjamin hingga akhir tahun kuota BBM untuk  wilayah Papua  masih  terpenuhi  meskipun tidak dilakukan  pembatasan. ”Saya masih melihat kuota ini cukup sampai akhir tahun tanpa melakukan pembatasan-pembatasan ,” terangnya.

Meski demikian, pihaknya memberikan penegasan  tidak menerima  penjualan dengan menggunakan jerigen di SPBU kecuali konsumen-konsumen khusus, misalnya nelayan dan pertanian yang tidak bisa membawa kendaraannya ke Satuan Pengisian Bahan Bakar Umum(SPBU) tetapi harus disertai dengan surat rekomendasi dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) setempat.

Pihaknya juga akan memberikan sangsi, bagi lembaga penyalur yang tidak mengikuti ketentuan,  sesuai levelingnya dari  peringatan pertama sampai sangsi yang terberat bias dilakukan Pemutusan Hubungan Usaha (PHU).  Disinggung mengenai  penjualan bensin eceran, yang dilakukan oleh masyarakat maupun pedagang kaki lima,

Ia menegaskan,  pihaknya tidak mengatur sampai di level pengecer, karena itu adalah ranah pemerintah daerah.  “Kita hanya mengatur sampai di lembaga penyalur, itu domainnya pemerinta daerah,” katanya.

Tentang sistim pengawasan yang diterapkan di daerah, terkait pembelian   yang tidak sesuai dengan ketentuan,  dirinya mengatakan  akan melakukan pemantauan di daerah daerah tertentu, yang dicurigai. Termasuk  pendistribusian  dan penjualan yang  mengalami antrian, meski demikian pihaknya mengakui sangat sulit untuk mendeteksi  modus-modus seperti itu.

“Lokasi-lokasi yang antriannya panjang, itu kita mencurigai bahwa BBM yang dia beli,  bukan untuk keperluan dia dan ada indikasi untuk diperdagangkan kembali”ujarnya.Untuk menekan kecurangan dalam pembelian,  kedepan Pertamina akan menerapkan Sistem Monitoring  dan Pengdalian  Bahan Bakar Minyak (SMPBBM), yang sampai saat ini masih  dalam proses,  yang akan dilakukan secara otomatis dengan mengunakan ID, sehingga  bisa  memantau kendaraan yang mengisi bahan bakar, dengan demikian pihaknya langsung mengetahui pembelian yang berulang-ulang.

Muhammad Irfan menghimbau,  membeli BBM sesuai dengan kebutuhan, dan jangan membeli secara berlebihan,  karena  pihaknya sudah bisa memastikan bahwa  alokasi BBM untuk wilayah Maluku Papua sampai Akhir tahun  cukup.

“Jangan membeli yang berlebihan, karena kalau menimbun BBM di rumah, itu sangat berbahaya bagi diri sendiri dan masyarakat lainnya, belilah sesuai kebutuhan saja, ”Pungkasnya.

Warga Enarotali Paniai Demo Damai Tuntut 3 Hal

Last modified on 2014-08-26 07:01:28 GMT. 0 comments. Top.

demo paniai

Ribuan warga di kota Enarotali Kabupaten Paniai, Provinsi Papua melakukan demonstrasi damai, siang tadi, Senin (25/08/14). Seperti dirilis Majalahselangkah, Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Yayasan Pembangunan Kesejahteraan Masyarakat (YAPKEMA), Hanok Herison Pigai mengatakan, warga soroti tiga hal.

Hal pertama kata dia, energi listik di kota Enarotali. Dana APBD Paniai 2014 untuk PLN 13 milyar. Tetapi, warga menilai PLN belum ada perubahan pada pelayanan PLN bagi warga. “PLN tidak pernah menyala,” kata Pigai.

Persoalan kedua yang disoroti warga adalah dana penanggulangan HIV dan AID. Dikabarkan, dana penanggulangan HIV dan AIDS di Paniai 5 milyar. Tetapi, hingga saat ini tidak ada aktivitas atau kegiatan penanggulangan.

“Warga menilai programnya, hanya mewajibkan pegawai pemda dan pasien di Puskesmas periksa HIV. Tidak ada tindak lanjut. Tidak ada kegiatan,” kata dia.

Persoalan ketiga yang menjadi tuntutan warga adalah soal pengumuman Honorer Kategori II.

“Honorer Kategori II tidak dinaikan. Banyak honorer bingung di sini,” tutur Pigai.

Direktur YAPKEMA mengatakan, warga membubarkan diri pada Pukul 12:00 waktu setemat karena Bupati belum ada di tempat.

“Warga akan tunggu sampai Bupati datang ke Paniai. Akan demo besar-besaran. Ada nepotisme, ada korupsi, dan banyak masalah di ini,” tuturnya.

Kata Hanok, pihak akan membuat laporan kepada BPK dan KPK, Ombudsmen, Kajari Nabire dan Jayapura, serta Kapolda Papua agar diperhatikan.

“Saya pikir, persoalan ini segera mungkin ditangani sebelum warga turun ke jalan. Tadi, saya lihat warga emosional dan ini bisa berdampak buruk,” kata Pigai.

Silahkan Komentar

Komentar Anda

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217