INFO PAPUA

Tempat Kos Wartawan Majalah Selangkah Dibobol Maling

Last modified on 2013-07-25 05:51:36 GMT. 0 comments. Top.

Kos jurnalis majalahselangkah.com, Hengky Yeimo di Perumnas I Dalam, Waena, Jayapura, Papua dibobol orang tak dikenal pada , Selasa (23/07/13) dini hari.

Kepada majalahselangkah.com, Hengky mengatakan, kamar kosnya dibobol saat ia bersama teman-temannya mempersiapkan penggalangan dana  korban Tragedi Tinju Nabire di Asrama Paniai.

“Saat itu di kos tidak ada orang. Saya sudah kunci karena saya harus bersama-sama teman di Asrama Paniai hingga malam. Saat saya kembali pada pagi hari, pintu kos terbuka.  Kayaknya, mereka jebol pintu menggunakan linggis atau tang,” tuturnya.

Hengky menjelaskan, orang tak kenal itu membawa pergi note book milik saudaranya, Fince Kogoya yang disimpan di kamar kosnya. “Untung, saya punya laptop saya bawa. Kalau saya simpan mungkin mereka ambil,” katanya.

Dikatakan Hengky, perampokan di kosnya tidak hanya kali ini saja. Pada tahun 2012 lalu, orang tak kenal juga pernah membobol kos dan mencuri laptop dan buku-buku miliknya.

Hengky mengatakan, ia akan melapor ke polisi besok, Kamis, 25 Juli 2013. “Saya akan lapor polisi karena ini kali kedua di tempat yang sama. Minimal untuk polisi ketahui saja,” katanya.

(Sumber : MajalahSelangkah.com)

Produk Pertanian Lokal Siap Ditampung Freeport

Last modified on 2013-07-28 17:06:47 GMT. 0 comments. Top.

Pemerintah Provinsi Papua mendesak pengusaha yang tergabung dalam Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) untuk menjadi pengumpul produk lokal yang dihasilkan oleh petani setempat.

Gubernur Papua, Lukas Enembe mengatakan produk lokal yang telah dikumpulkan tersebut, selanjutnya akan disalurkan ke PT Freeport Indonesia (PT FI). Perencanaan ini, menurutnya telah disepakati kedua belah pihak, antara PT FI dan Pemprov setempat dan saat ini tinggal dijalankan.

“Hasil bumi, hasil produk masyarakat Papua, kita harus suplai ke Freeport. Jangan lagi didatangkan dari luar. Sekarang kita mampu menyiapkan produk lokal kita, sayur-sayur kita, daging kita. Mama-mama bawa, kita yang tadah, kita yang drop. Ini peluang yang luar bisa,” ujarnya.

Gubernur Papua, Lukas Enembe menambahkan perjanjian pemasok bahan panganan lokal itu juga telah tertuang di dalam salah satu item tentang  17 point kontrak karya PT FI dengan pemda setempat yang telah dilakukan di Bali dua bulan lalu.

Perusahaan tambang emas yang beroperasi di Kabupaten Mimika selalu mendatangkan bahan makanan bagi karyawannya dari luar Papua, misalnya dari Surabaya dan Makassar. Perusahaan yang memasok bahan makanan itu di bawah kendali PT Pangan Sari.

(Sumber : KBR68H)

Dinas Tenaga Kerja dan Kependudukan Provinsi Papua Gelar Kegiatan Latihan Ketenagakerjaan Berbasis Kompetensi

Last modified on 2013-07-24 12:12:46 GMT. 0 comments. Top.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Kependudukan Provinsi Papua, Drs. Yan Piet Rawar mengakui secara nasional dan regional di Papua, jumlah pencari kerja cukup tinggi namun tidak dibarengi dengan ketrampilan kerja. Oleh sebab itu, pemerintah pusat dan daerah mulai saat ini tengah merancangkan sejumlah strategi dalam rangka mengatasi kesenjangan itu dengan menggelar berbagai kegiatan pelatihan.

“Jadi, kita gelar kegiatan latihan berbasis kompetensi, juga ada pelatihan berbasis masyarakat dan tentu ada pelatihan berbasis pemaganggan. Ini adalah stategi yang dilaksanakan oleh pemerintah dalam rangka mengatasi persoalan ketenagakerjaan yang terjadi saat ini,” jelas Yan Piet Rawar usai menutup pelatihan keterampilan berbasis kompetensi, bertempat di Aula Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Jayapura, Selasa (23/7).

Lebih lanjut mengomentari kegiatan pelatihan, dia berharap melalui momentum tersebut para siswa dapat mengembangkan dirinya serta berusaha mandiri guna mencapai tujuan yang diharapkan oleh para pencaker.”Jadi, sasaran akhir yang diharapkan pemerintah agar para peserta yang sudah dilatih ini bisa bekerja atau berusaha sendiri untuk menghasilkan upah. Dan dari penghasilan inilah kita harap bisa meningkatkan kesejahteraan para pencaker itu sendiri,” tutupnya.

Sementara itu,  pada 29 Juli 2013 mendatang, Dinas Tenaga Kerja dan Kependudukan Papua menggelar pelatihan berbasis kompetensi selama 40 hari atau satu bulan 10 hari dengan jumlah jam pelatihan selama 320 jam.  Dinas Tenaga Kerja melalui UPTD Balai Latihan Kerja Industri (BLKI)  Provinsi Papua juga akan menggelar uji kompetensi untuk kejuruan las dengan mendatangkan penguji dari Badan Nasional Sertifikasi.

Sementara kegiatan pelatihan yang sudah dilaksanakan terdiri dari Sub kejuruan las, otomotif diesel, otomotif bensin, mengemudi, operator komputer, instalasi listrik , elektroika, perhotelan, tata busana, mesin logam, dan teknisi komputer.

Hal demikian sebagaimana penuturan Kepala Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Papua, Djoni Naa kepada wartawan, disela-sela acara penutupan pelatihan keterampilan berbasis kompetensi tersebut. “Jadi, BLKI juga akan melakukan uji kompetensi untuk kejuruan las. Uji kompetensi ini akan dilaksanakan pada 29 Juli 2013, dimana pengujinya dari Badan Nasional Sertifikasi (BNST) yang mana diutus oleh lembaga sertifikasi provesi las Jakarta,” katanya.

Ditambahkan, usai pelatihan BLKI akan melakukan magang bagi siswa dari berbagai kejuruan. “Ada beberapa hotel yang sudah menawarkan untuk siswa perhotelan, seperti Hotel Sahid, Hotel Papua, Hotel Swissbell dan Hotel Horison. Ini merupakan pasar kerja terbuka untuk perhotelan di Kota Jayapura,” tambahnya. Sedangkan untuk kejuruan lainnya, lanjutnya, ada beberapa instansi yang sudah menawar untuk langsung bekerja. “seperti ada satu perusahaan yang datang ke BLK untuk menawarkan jasa tenaga kerja dan dari hasil pelatihan yaitu, Poltex untuk kontener yang ada di pelabuhan, kemudian PT. Freeport Indonesia juga mencari tenaga las,tukasnya.

Dukungan Terhadap Kejaksaan Tinggi Papua Untuk Mengungkap Dugaan Korupsi Di Papua Barat

Last modified on 2013-07-24 12:03:08 GMT. 0 comments. Top.

images

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, E.S.M Hutagalung menyatakan, hak mantan Plt Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat, Ir. ML Rumadas,MSi membantah terlihat dalam kasus dugaan korupsi yang menyeret Ketua DPRPB, Yoseph Y. Auri dan anggota DPRPB lainnya. Karena itu Rumadas menyatakan akan menolak jika dirinya akan ditahan.

“Kami masih belum menangkap mantan Sekda Papua Barat ini. Kalau dia menolak, ya itu haknya dia saja. Ya tidak apa-apa, nanti kita lihat saja. Setiap orang punya hak untuk berbicara, biar saja kalau dia bilang menolak untuk ditahan ya biar saja. Jadi kita tidak boleh larang dia mau ngomong apa”, ucap Kajati kepada wartawan.

Kajati mengaku tidak mengetahui secara pasti di mana keberadaan mantan Plt. Sekda Papua Barat sekarang ini. Yang jelas pihaknya sudah panggil tiga kali, dan pihaknya akan datangkan secara paksa jika dia tetap tidak mau.

“Nanti saya akan meminta bantuan pencarian, atau saya minta anggota saya untuk mencari atau bagaimana” tuturnya. Disinggung mengenai targetnya untuk menangkap mantan Sekda tersebut, dia menjawab singkat. “Saya tidak pernah memasang target, mohon maaf, saya bekerja ya bekerja tidak pasang target,” pungkasnya.

Sementara itu, Kaukus Papua di Parlemen RI sangat mendukung dan mengapresiasi langkah Kajati Papua untuk mengungkap kasus-kasus korupsi di tanah Papua. “Kami berharap langkah yang sama diikuti penegak hukuam lainnya, khususnya Polda Papua dan jajaran pemerintah provinsi, kabupaten/kota di tanah Papua untuk memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya,” ungkap Ketua Kaukus Papua di Parlemen RI, Paskalis Kossy.

Pihaknya menyatakan sangat naif sekali uang rakyat dikorupsi untuk kepentingan pribadi, sehingga rakyat menjadi miskin. Oleh karena itu semua komponen masyarakat harus memberikan dukunagan ke Kejati Papua untuk memberantas kejahatan moral yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab itu. “Kami juga berharap Kejati Papua bersikap professional dan tidak mudah diintervensi oleh kepentingan politik tertentu,” harapnya lagi.

Dukungan senada disampaikan Jaringan Advokasi LSM Papua Barat, yang juga mengajak masyarakat untuk mendukung upaya Kejaksaan Tinggi Papua dalam mengungkap adanya dugaan korupsi dana senilai 22 miliar yang menyeret ketua DPR Papua Barat dan Direktur BUMD Papua Barat, PT Papua Doberay Mandiri. Demikian dikatakan coordinator Jaringan Advokasi LSM Papua Barat Andris Wabdaron kepada Koran ini Selasa (23/7.

Terkait proses hukum yang ditempuh oleh Kejati Papua yang saat ini sudah menahan Yosep Yohan Auri dan Mamad Suhadi, Andris melihat terdapat indikasi politik dari kelompok adat yang menurutnya, hal itu merupakan upaya untuk menghalangi upaya hukum. “Langkah-langkah tersebut merupakan bentuk pelanggaran hukum. Untuk itu Kejaksaan harus bersikap tegas dengan menegakan aturan tentang konsekuensi pidana bagi pihak-pihak yang mencoba untuk menghalang-halangi proses hukum,” katanya

Menyoal kerugian Negara yang timbul atas perbuatan para tersangka, Andris menyarankan agar dana yang telah dikembalikan para tersangka tidak terburu-buru disetor ke kas Negara, sehingga pihak kejaksaan dapat merinci dana tersebut dan menyampaikan ke publik tentang jumlah dana yang sudah dan belum dikembalikan oleh para tersangka.  Dari informasi yang kami himpun dana tersebut sudah dikembalikan namun belum diketahui secara pasti berapa yang sudah dikembalikan dan berapa yang belum. Pengembalianya pun belum jelas diserahkan kemana, ke kas Negara atau ke PT Padoma,” ujarnya lagi.

Andris menilai, mantan sekda Papua Barat, Ir ML Rumadas,MSi cukup memiliki peran dalam peminjaman uang tersebut sehingga ia pun harus bertanggung jawab dengan menghargai proses hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan. “Dia harus memenuhi surat panggilan, sebelum akhirnya pihak kejaksaan menempuh upaya paksa, ” imbuhnya.

Gubernur Papua Resmikan 12 Gereja Baptis Di Lanny Jaya

Last modified on 2013-07-24 03:52:58 GMT. 0 comments. Top.

©BintangPapua.com

Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe S.I.P.,M.H. meresmikan 12 Gereja Baptis Daerah Otonom Baru Baliem Center di Wilayah Danime Distrik Gamelia, Kabupaten Lanny Jaya, Senin (22/7).

Dari dua belas Gereja yang diresmikan untuk dilakukan pembangunan itu, diantaranya, Gereja Baptis Danime, Gawirwerak II, Endagame Wunume, Wonogome, Longgame, Yume, Elagale, Delagari, Tunume, Taleme, dan Gereja Towoluk.

Peresmian gereja Baptis Daerah Otonom Baru Baliem Center ini diresmikan secara simbolis oleh Gubernur dengan melakukan pengguntingan pita Papan Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua (PGPB), Badan Pelayanan Wilayah Danime, Jemaat Danime –  Distrik Gamelia – Kabupaten Lanny Jaya.

Selanjutnya, dilakukan pengguntingan pita oleh Ibu Gubernur Provinsi Papua, Ny. Yulce W Enembe yang selanjutnya kunci diserahkan kepada Gembela Jemaat Danime untuk dibuka sebagai tanda gedung Gereja tersebut untuk kebangkitan rohani di wilayah Danime dan diwilayah Pegunungan tengah.

Hadir dalam peresmian tersebut, Bupati Lanny Jaya, Befa Yigibalom, Wakil Ketua DPRP Yunus Wonda dan sejumlah pejabat pihak kepolisian dan pihak TNI dan sejumlah para SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua.

Pada kesempatan itu juga, Gubernur Enembe  menyerahkan bantuan pembangunan gereja kepada 12 gereja baptis sebesar Rp500 juta dari bantuan Rp1,5 milliar yang diterima oleh 3 perwakilan gereja yakni,  Ketua wilayah Danime, Pdt Menis Yikwa, Ketua Wilayah Yugwa, Pdt. Yonanias Kogoya, dan Ketua wilayah Karu, Pdt. Marius Kogoya.

Dalam sambutannya gubernur sangat mendukung apa yang akan diprogramkan oleh pihak gereja dan apapun permintaan dari gereja demi pelayanan kepada seluruh masyarakat Papua, lebih khusus di wilayah  Pegunungan Tengah akan siap dibantu.

“Saya baru tiga bulan  lebih menjadi Gubernur Provinsi Papua, dan saya pernah mencanangkan bahwa apapun permintaan Gereja demi pelayanan saya selaku Gubernur siap untuk membantu,” pungkasnya disambut hangat masyarakat dengan sorak sorai.

Pada kesempatan itu juga Gubernur  Enembe, menekankan kepada masyarakat akan pentingnya pendidikan di Tanah Papua, dimana anak sekolah bukan hanya dari guru, akan tetapi dari keluarga juga memberikan mereka pemahaman akan pentingnya pendidikan.

“Saya yakin, kalau pendidikan sudah bagus,  maka perekonomian akan terus meningkat sehingga dengan sendirinya peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Papua akan terjadi serta akan muncul generasi-generasi penerus seperti yang kami alami sekarang ini,” tukasnya.

Sementara itu, acara peresmian Gereja diawali dengan Ibadah syukur yang dipimpin oleh Pdt. Dorman Wanimbo. Pada khotbahnya menekankan kepada masyarakat Pegunungan Tengah tentang bagaimana masyarakat Papua hidup bersatu dalam kerohanian, seperti Tuhan Yesus naik ke Surga mencanangkan bagiamana hidup rohani bukan hidup dalam organisasi.

Dijelaskan, Doa Yesus mengandung 12 arti bagi kehidupan manusia, yang salah satunya, Yesus mendoakan adanya kesatuan rohani.

“Tuhan tidak berdoa untuk organisasi. Tapi Tuhan berdoa agar Papua ini menjadi satu rohani sehingga itu yang menjadi kekuatan hidup kita,”ujarnya.

Ditegaskannya, di dunia lebih banyak berkelahi, perang suku karena adanya organisasi, namun bila ada kesatuan rohani didalam diri kita maka, semua persoalan baik itu di organisasi manapun akan secepatnya diselesaikan. “Tuhan tau kalau kita satu hati, satu dalam rohani maka segala sesuatunya akan diberikan kepada kita,” pungkasnya.

Sebelumnya, kedatangan Gubernur Provinsi Papua bersama rombongan ke Distrik Gamelia dengan menggunakan pesawat Helli Mission disambut oleh ribuan masyarakat Gamelia dengan dilakukan pengalungan bunga dan pemasangan topi Cenderawasih untuk meresmikan 12 gedung Gereja tersebut.

(Sumber : BintangPapua.com)

Silahkan Komentar

Komentar Anda

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184