INFO PAPUA

PNS Dan Angota Polisi Di Jayapura Banyak Yang Mendapat BLSM

Last modified on 2013-09-19 13:06:49 GMT. 0 comments. Top.

Penerima dana program Bantuan Langsung Tunai Masyarakat (BLSM) di Kabupaten Jayapura, Papua, berdasarkan data dari Kantor Pos Cabang Sentani banyak di antaranya dari kalangan pegawai negeri sipil dan anggota Polri.

“Karena kami hanya bertugas menyalurkan dana BLSM berdasarkan data penerima dari pemerintah, maka tidak bisa berbuat apa-apa meskipun mengetahui hal tersebut salah sasaran,” kata Manajer Pengolahan Kantor Sentra Distribusi (KSD) Kantor Pos Cabang Sentani 99100 Rendi Novian di Sentani, Rabu (18/9/2013).

Rendi menuturkan bahwa saat pengambilan dana BLSM, yang datang justru banyak dari kalangan berpakaian dinas seperti PNS dan anggota Polri. Tetapi karena mereka datang dengan membawa Kartu Perlindungan Sosial resmi, maka Kantor Pos harus membayarkan dana BLSM itu.

“Menurut kami, dana BSLM ini penyalurannya ada yang sesuai dengan keadaan pemegang kartu, yakni kategori masyarakat miskin, tetapi banyak pula yang tidak tepat, diterima oleh yang tidak seharusnya,” urai Rendi.

Ia menjelaskan, penyaluran BLSM tahap kedua di Kabupaten Jayapura dilaksanakan tanggal 9-24 September 2013 di masing-masing kantor pos wilayah setempat. Jumlah penerima BLSM ini mencapai 4.997 Rumah Tangga Sasaran (RTS). “Dengan besaran Rp300 ribu dalam sekali penerimaan pada masing-masing tahap, maka total anggaran yang tersedia sekitar Rp1,4 miliar,” tandasnya.

Sedangkan total keseluruhan dana BLSM yang disalurkan pada tahap pertama dan kedua untuk 4.667 RTS tersebar di 34 kampung atau desa di lima distrik atau setingkat kecamatan di Kabupaten Jayapura sekitar Rp2,9 miliar.

“Sekitar 10 persen pemegang Kartu Perlindungan Sosial untuk tahap pertama belum mengambil dana BLSM tersebut, sehingga dalam penyaluran tahap kedua ini jika datang akan kami bayarkan sekaligus,” tukasnya.

393 Anak Dibawah Umur Di Papua Adalah Pelanggar Lalu Lintas

Last modified on 2013-09-19 12:59:43 GMT. 0 comments. Top.

tilang2

Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Papua mengklaim 393 lebih anak dibawah umur, yang berdomisili di Papua dan Papua Barat menjadi pelanggar lalu lintas.

Pencatatan polisi ini dilakukan pada Januari hingga Agustus tahun ini. Direktur Lalu Lintas Polda Papua, Halim Pagarra menuturkan, jumlah pelanggar lalu lintas yang masih dibawah umur masih relatif rendah dibandingkan di usia dewasa.

“Rata-rata pelanggar berusia 10 hingga 16 tahun,” katanya di Jayapura. Kepolisian setempat mengklaim selama ini pihaknya memberikan teguran dan juga tindakan tilang. Bahkan polisi juga memberikan surat pernyataan yang ditanda-tangani oleh orang tua anak dibawah umur tersebut, agar tak mengulang mengendarai kendaraannya.

Sementara kisaran usia 17 hingga 30 tahun, angka pelanggaran paling tinggi, yakni 2511 pelanggar. Sedangkan usia 51 tahun keatas tergolong sangat rendah dengan jumlah pelanggar 199 orang.

Penerimaan CPNS Di Kementerian Hukum & Ham Papua

Last modified on 2013-09-19 02:43:01 GMT. 0 comments. Top.

111

Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham) RI melalui Kemenkum & ham Provinsi Papua akan merekrut sebanyak 48 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk ditempatkan di beberapa Lembaga Pemasyarakatan (LP) serta Kantor Migrasi yang ada di Papua.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) KEMENKUM & HAM Provinsi Papua Demianus Rumbiak, S.H., melalui Kepala Divisi Administrasi Kemenkum & ham Papua Drs. Agus Nugroho Yusuf, M.Si., kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (18/9) kemarin sore.

Kata Agus demikian sapaan akrabnya, secara keseluruhan tahun 2013 ini untuk seluruh Indonesia, Kemenkum & ham RI memberikan kesempatan kepada kurang lebih 186 formasi dan terbagi untuk beberapa satuan kerja yang ada di Kantor Wilayah Kemenkum & ham di masing – masing daerah.

Khusus untuk Papua, jumlah yang dialokasikan CPNS sebanyak 48 orang. Dari 48 orang itu terdiri dari Sarjana (S1) Komputer sebanyak 4 orang, Sarjana (S1) Bahasa Inggris sebanyak 4 orang, sedangkan untuk umum atau SLTA sederajat sebanyak 40 orang termasuk yang Paket C juga diterima untuk mendaftar.

Menurutnya, dari 48 orang ini, akan dibagi sesuai satuan kerja yang ada di Papua, seperti untuk LP kelas II A Abepura sebanyak 6 orang, LP Nakotika Doyo sebanyak 6 orang,LP Merauke 6 orang, LP Biak 6 orang, LP Timika 6 orang, LP Nabire 5 orang, 2 orang untuk Kantor Migrasi Kelas 1 Jayapura, 2 orang untuk Kantor Migrasi Kelas II Merauke, 2 orang untuk Kantor Migrasi Kelas II Biak, 2 orang untuk kantor migrasi kelas II Tembagapura dan 5 orang untuk Rumah Detensi Migrasi (Rudemin) Jayapura.
Menurutnya dalam pengadaan CPNS ini, tidak dipungut biaya. Oleh karena itu bagi peserta yang berminat bisa mendatangi kantor Kemenhum & ham dan melihat persyaratan – persyaratan yang telah dipajang di papan pengumuman.

“Semua pendaftar di Papua ini baik untuk formasih SLTA maupun untuk S1 kami minta tetap mengikuti aturan main yang sudah  ditentukan, yaitu antara lain seperti persyaratan- persyaratan yang sudah disebutkan itu,” ujarnya.

Ketika disinggung mengenai porsi terbanyak nampaknya diberikan kepada LP yakni sebanyak 6 orang, apakah ini diakibatkan karena beberapa kasus yang terjadi seperti pelarian para Napi. Agus mengatakan,  pemberian porsi itu tidak ada kaitannya dengan beberapa masalah yang terjadi di LP akhir – akhir ini.

“Tidak ada kaitannya, ini memang formasi yang sudah direncanakan jauh – jauh hari,” tukasnya.

(Sumber : Bintangpapua)

Jatah Formasi CPNS Deiyai 2013 Sebanyak 272 Orang

Last modified on 2014-08-25 05:05:12 GMT. 1 comment. Top.

images

(Ilustrasi)

Kabupaten Deiyai yang baru memiliki Bupati dan Wakil Bupati Definitif mulai menampakan wajahnya. Lambat laun menjadi perhatian pemerintah Provinsi Papua dan pusat terkait Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2013 ini. Terkait hal ini seperti terungkap pada Selasa (17/9) kemarin di Waghete antara Wakil Bupati Deiyai dan pihak BKD setempat yang menyebutkan tahun 2013 ini akan dibuka formasi CPNS sebanyak 272 orang.

Sumber berita media ini kemarin menyampaikan, dalam rangka menaikkan pengumuman formasi CPNS tahun 2013, Wakil Bupati Deiyai, Agustinus Pigome, S.Ag, bersama Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Deiyai Fredrik Awarawi, SH, M.Hum, melakukan pertemuan di ruang kerja Wabup di Tougibaugi Tigidouda Wakeitei, Selasa (17/9) sekitar pukul 09.30 Wit.

Pertemuan seputar penerimaan formasi CPNS Daerah sesuai dengan instruksi dan Radiogram Gubernur Provinsi Papua tertanggal 12 September 2013 lalu di Jayapura. Kala itu kepada Gubernur Provinsi Papua Asisten Bidang  Kesejahteraan Kabupaten Deiyai menyampaikan dihadapan 29 Badan Kepegawain Daerah kabupaten/kota bahwa untuk menanggulangi pengangguran daerah.  Diharapkan sesuai dengan pengajuan kebutuhan daerah yang sudah ajukan masing-masing kabupaten/kota ke Mendagri sehingga ada respon.

Untuk itu, seperti kata Kepala BKD Deiyai, Fredrik Awarawi, kabupaten mendapatkan porsi formasi jatah daerah sebanyak 272 orang. Hal ini ditanggapi serius oleh Wakil Bupati Deiyai Agustinus Pigome, S.Ag menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala BKD yang mana berupaya dan berkerja keras memperjuangkan itu.

Lanjut Wabup Agustinus, Deiyai mendapatkan porsi formasi. Tak lupa, dirinya atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi bahkan pusat dimana diberikan jatah daerah. Sebab, katanya, Kabupaten Deiyai adalah daerah pemekaran dan baru saja didevinitifkan dan sisi Sumber Daya Manusia (SDM) tidak diragukan lagi.

Apalagi, tambah Agustinus Pigome, pengangguran di Kabupaten Deiyai sudah mencapai sekitar 4.000 lebih pencari kerja yang berkisar dan tersebar di 5 distrik, belum atau tidak termasuk pendatang baru yang datang ikut testing nantinya.

Diakhir pertemuan tersebut, Kepala BKD Fredrick Awarawi menyampaikan bahwa penerimaan ada beberapa kategori diantaranya pertama, untuk formasi SMA/SMK, Ijasah dan Nem harus legalisir di sekolah yang bersangkutan bukan di Dinas P dan P. Kedua untuk tingkat atau jenjang DII dan DIII diharuskan ijasah dilampirkan nantinya dengan transkrip nilai.

(Sumber : Papuaposnabire)

Diduga Ada Keterlibatan Aparat TNI/Polri Dalam Usaha Prostitusi Di Degeuwo Paniai

Last modified on 2013-09-19 02:28:38 GMT. 2 comments. Top.

2

Tumbuh  suburnya  kegiatan  prostitusi dilokasi pertambangan  emas rakyat  di Degewuo, Paniai  karena keterlibat aparat keamanan (TNI/Polri) .  Dimana pemilik usaha prostitusi yang menyediakan wanita nakal  disepanjang aliran Degeuwo, mulai kelas rendah sampai kelas tinggi itu rata-rata milik aparat keamanan.

Sekretaris Komisi A DPRP, Yulius Miagoni,SH saat dikonfirmasi wartawan diruang kerjanya, mengatakan, keberadaan perempuan-perempuan di daerah Degeouwo, Paniai tak lepas dari campur tangan dari pihak keamanan (TNI/Polri) . Sebagian besar dari perempuan itu didatangkan dari Makasar, Manado, Kalimantan,

” Jadi keberadaan perempuan nakal itu bukan hal baru lagi namun sudah berlangsung sejak lama dibawah campur tangan aparat keamanan. Kami memiliki bukti atas hal itu,” katanya.

Oleh sebab itu pihaknya selaku anggota DPR Papua minta agar pimpinan  TNI/Polri  bisa mengusut keteribatan anggotanya dalam kegiatan prostitusi itu. Karena dengan adanya kegiatan prostitusi di daerah pedalaman itu akan merusak moral orang-orang  yang tinggal didaerah itu bahkan lenbih buruknya lagi akan menyebabkan timbulnya penyakit HIV/AIDS.

“ Jadi keterlibatan aparat keamanan melindungi pengusaha prostitusi  didaerah Degeuwo, Paniai memberikan perlindungan kepada para pengusaha, dengan imbalan sejumlah uang besar, itu ada bukti sama kami,” jelasnya.

Yulius Miagoni lebih jauh bercerita, Saat Komisi A DPRP melakukan kunjungan kerja didaerah Degeuwo, Paniai  beberapa waktu lalu, salah seorang perempuan  yang ditemui mengaku bahwa tempat mereka berada itu  tidak tahu nama, dan ketika ditanya apakah dia memiliki KTP perempuan tersebut mengatakan tidak punya.

Bahkan berdasarkan pengakuan  perempuan, sebut saja namanya Mawar bahwa mereka tiba ditempat itu dibawa oleh anggota yang kemudian dititipkan kepada pengusaha ditempat itu dan dipekerjakan untuk melayani para pria hidung belang.

Untuk menindaklanjuti  temuan Komisi A DPRP itu, pihak DPRP akan membentuk Tim guna mengusut tuntas siapa-siapa saja anggota TNI/Polri yang ikut terlibat dalam keberadaan perempuan-perempuan nakal di daerah Degeuwo itu dan akan membuat laporan kepada pimpinan TNI/Polri.

(Sumber : Papuapos)

PT Pelindo IV Berikan Beasiswa Kepada 12 Putra Putri Papua

Last modified on 2013-09-18 12:54:26 GMT. 0 comments. Top.

compact_pelindo_iv

PT Pelindo IV memberikan beasiswa kepada 12 orang putra-putri Papua untuk sekolah di Akademi Siswa Bangsa International (ASBI) di Bogor.

Dirut Pelindo IV Mulyono mengemukakan program tersebut merupakan salah satu bentuk CSR perusahaan untuk mendukung upaya pemerataan akses pendidikan, khususnya di Provinsi Papua.

“Dalam program ini kami bekerja sama dengan pihak Sampoerna Foundation selaku pengelola ASBI yang menjadi lokasi pendidikan ke 12 putra putri Papua,” ujarnya di sela-sela pelepasan calon siswa ASBI asal Papua, Senin (26/8/2013).

Dia menambahkan program yang disebut sebagai “Pendidikan Siswa-siswi Generasi Baru Papua” tersebut memberikan kesempatan untuk putra-putri asli Papua menempuh pendidikan bertaraf internasional di ASBI.

Menurutnya, pemerataan pendidikan dan kualitas di Tanah Air menjadi landasan dari program tersebut dan bakal terus dilakukan secara berkelanjutan.

Sriwijaya Air Layani Penerbangan Papua Awal Oktober

Last modified on 2013-09-18 12:44:04 GMT. 0 comments. Top.

Maskapai penerbangan Sriwijaya Air akan memulai debutnya melayani rute penerbangan dari dan ke Timika, Papua 5 Oktober mendatang.

Bupati Mimika Abdul Muis mengatakan, rute yang akan dilalui Sriwijaya Air adalah Jakarta, Makasar, Timika, Jayapura dan Merauke pulang pergi.

“Ini merupakan kabar gembira untuk masyarakat Mimika karena sudah lama menantikan maskapai penerbangan lain masuk ke Timika selain Garuda Indonesia dan Merpati Nusantara,” jelas Muis di Timika, Rabu (18/9).

Muis menambahkan, yang paling mengembirakan lagi adalah salah satu pilot Sriwijaya Air merupakan putra aslu Suku Amungme bernama Abtoro. Direncanakan pada saat pesawat Sriwijaya Air masuk ke Timika akan dilakukan acara syukuran sebelum melanjutkan perjalanannya ke Jayapura dan Merauke.

“Pemerintah Kabupaten Mimika berusaha agar ada maskapai penerbangan lain yang masuk ke Timika selain yang sudah ada selama ini. Masuknya maskapai Sriwijaya Air ke Timika akan membuka jalan bagi maskapai lainnya masuk ke Timika untuk melayani masyarakat Mimika karena tingkat penggunaan transportasi udara sangat tinggi,” ungkap Muis.

Lanjut Muis, PT Freeport Indonesia juga sangat berperan besar terhadap masuknya Sriwijaya Air ke Timika. “PT AVCO sebagai pengelola bandara khusus milik PT Freeport Indonesia Moses Kilangin, bersedia membantu menyuplay bahan bakar termasuk menyedia counter di bandara untuk registrasi penumpang,” jelas Muis.

Seperti diketahui, Bandara Moses Kilangin Timika adalah bandara khusus milik PT Freeport Indonesia. Maskapai penerbangan yang masuk ke Timika selama ini hanya Garuda Indonesia dan Merpati Nusantara Airlines. Dua perusahaan plat merah itu telah melayani masyarakat Mimika yang menggunakan moda transportasi udara sejak 1996.

Masuknya maskapai penerbangan Sriwijaya Air diharapkan mampu memberikan alternatif lain moda transportasi udara di Timika terutama dalam masalah harga tiket.

(Sumber : KBR68H)

Silahkan Komentar

Komentar Anda

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232