INFO PAPUA

Pasca Baku Tembak TNI – OPM Situasi Di Puncak Jaya Mulai Kondusif

Last modified on 2013-11-06 13:06:46 GMT. 0 comments. Top.

Pascakontak senjata antara TNI dan kelompok sipil bersenjata di kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Senin (4/11) lalu, situasi keamanan di wilayah itu kini sudah berangsur normal.

Dalam kontak senjata itu, seorang anggota kelompok sipil bersenjata bernama Kiwo Telenggen tewas, sementara dua rekannya melarikan diri.

Juru Bicara Kepolisian Daerah Papua, Sulistyo Pudjo menuturkan, pascakontak senjata itu kepolisian dan TNI langsung mengejar dua anggota kelompok lainnya. Namun karena medan yang sulit, aparat gagal menangkap mereka yang masuk ke hutan.

Ia mengakui, aksi penembakan sontak membuat masyarakat yang tengah mengikuti tes CPNS panik dan berhamburan menyelamatkan diri. Beruntung aparat keamanan berhasil mengamankan situasi. Hari itu, katanya, aktivitas di kota Mulia sempat lumpuh total.

“Situasi di Mulia (kini) dalam kondisi kondusif. Karena setelah melakukan penembakan KT (Kiwo Telenggen, red.) bersama dua rekan lainnya itu habis menembak langsung lari karena tidak kena,” ungkap Sulistyo di Jayapura, Rabu (6/13).

Sulistyo Pudjo menambahkan, korban tewas merupakan anggota kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang beroperasi di wilayah distrik Yambi dibawah komando Goliath Tabuni

Kontak senjata antara TNI dari Batalyon 753 Nabire dengan kelompok sipil bersenjata terjadi Senin lalu (4/11) di depan kantor Distrik Mulia Puncak Jaya. Kontak senjata terjadi berawal dari laporan warga ke pos TNI. Warga mengatakan ada kelompok orang yang membawa senjata berada di kerumunan peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Saat mendatangi lokasi, aparat TNI mendapati tiga orang mencurigakan. Saat dipanggil, ketiganya langsung mengeluarkan tembakan ke arah aparat yang kemudian dibalas. Akibat kontak senjata, seorang dari anggota kelompok sipil bersenjata tersebut tewas. Jenazahnya kemudian dibawa ke rumah sakit Mulia untuk divisum. Usai divisum korban langsung diserahkan ke keluarganya.

Orangtua Yang Anaknya Tidak Lulus Tes IPDN Protes Ke DPRD Jayapura

Last modified on 2013-11-06 05:48:37 GMT. 1 comment. Top.

Para orangtua yang putra-putrinya ikut tes IPDN mengeluhkan hasil tes masuk Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang tidak mengakomodir putra putri asli Jayapura.

Para orangtua yang putra-putrinya ikut tes IPDN dan tidak lulus menyampaikan protes ke DPRD. Hal ini diakui Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Jayapura, Papua, Frangklin Wahey, Selasa (5/11/2013).

“Pemkab Jayapura dalam hal ini Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Jayapura agar segera mengatasi masalah hasil tes IPDN untuk jatah Kabupaten Jayapura,” ucapnya.

Hasil kelulusan tersebut mengakomodir anak asli Kabupaten Jayapura, sehingga mereka protes dan menolak dengan tegas hasil tersebut.

Frangklin menjelaskan, akibat dari hasil tes tersebut, para siswa yang mengikuti tes bersama orang tuanya masing-masing mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Jayapura untuk menanyakan hal tersebut secara langsung.

“Saya langsung menelepon dan mengirim SMS (Short Message Service) kepada Bupati Jayapura dan Kepala BKD untuk menanyakan hal tersebut,” urainya.

Bupati Jayapura dan Kepala BKD juga sangat kecewa dengan hasil tersebut. Untuk mengatasi masalah ini, rencananya Bupati dan Kepala BKD akan terbang ke Jakarta dalam rangka menemui pihak Departemen Dalam Negeri guna memprotes dan mempertanyakan hal tersebut.

“Jadi kepada masyarakat yang putra putrinya mengikuti tes IPDN dan tidak lulus, harap bersabar untuk menunggu pemerintah daerah yang sedang mengurusnya,” jelas Frangklin.

Ia menambahkan segala bentuk kebijakan menyangkut pembangunan fisik maupun manusianya harus mengutamakan otonomi khusus dan kearifan lokal.

Garuda Buka Rute Baru Ke Sorong-Manokwari-Jayapura Mulai 21 November

Last modified on 2013-11-05 23:26:31 GMT. 0 comments. Top.

Dalam rangka memperluas jaringan  penerbangan di domestik, dan untuk terus meningkatkan layanan kepada pengguna jasa khususnya di kawasan Indonesia Timur, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk terhitung 21 November mendatang akan membuka rute baru dari Makassar ke Sorong, Manokwari, Jayapura sekali dalam sehari dengan pesawat Bombardier CRJ 1000 NextGen dengan kapasitas 96 penumpang.

Saat ini Garuda Indonesia memiliki tiga rute yaitu rute Jayapura-Biak-Makasar-Jakarta, rute Jayapura-Timika-Denpasar-Jakarta dan rute Jayapura-Makasar-Jakarta. Sehingga jika diakumulasikan dengan rencana penambahan rute pada bulan November, maka armadanya pun akan ditambah.

“Jika sebelumnya kami memiliki 3 unit armada, maka selanjutnya akan ditambah sekitar 2 unit lagi,” ungkap General Manager Garuda Indonesia Wilayah Papua Supriyono di Jayapura.

Gubernur Papua Tetapkan UMP Papua 2014 Sebesar Rp 2.040.000

Last modified on 2013-11-05 23:13:26 GMT. 0 comments. Top.

9

Gubernur Papua, Lukas Enembe,SIP,MH menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Papua tahun 2014 sebesar Rp 2.040.000. “Jadi, saya sudah tandatangani penetapan UMP Papua itu sebesar Rp 2.040.000,” kata Gubernur didampingi Plt Sekda Papua TEA Herry Dosinaen,SIP dan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Papua, Drs Elia I Loupatty, MM kepada wartawan di Hotel Aston Jayapura, kemarin.

Menurut gubernur, UMP Papua tahun 2014 ini terjadi kenaikan cukup signifikan yakni sebesar 19,30 persen dibandingkan dengan UMP Papua tahun 2013 sebesar Rp 1.710.000.

Gubernur mengatakan penetapan UMP Papua sebesar Rp 2.040.000 merupakan sejarah pertama di Provinsi Papua dimana UMP di atas Rp 2 juta.

Meski diakui sebenarnya UMP Papua yang telah ditetapkan tersebut belum memenuhi standar di Papua, namun penetapan UMP Papua sebesar Rp 2.040.000 tersebut, sudah lebih baik.

“Ini hampir sama dengan gaji pegawai negeri golongan dua. Ya, sudah lebih baik lah, jika 5 tahun pun naik tidak akan signifikan ya paling naik jadi Rp 2,3 juta atau Rp 2,4 juta,” jelasnya.

Dana Otsus Tahap Ketiga Di Papua Telah Disalurkan

Last modified on 2013-11-05 23:10:00 GMT. 0 comments. Top.

Badan Pengelolaan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua mengaku telah menggelontorkan dana Otonomi Khusus (Otsus) tahap ketiga untuk 29 kabupaten/kota. Walau ada beberapa kabupaten yang telat mengirimkan laporan pertanggungjawabannya, seperti Kabupaten Mapii dan Puncak, namun penyaluran dana telah direalisasikan.

Kepala BPKAD Provinsi Papua, Benyamin Arisoy mengatakan, penyaluran dana Otsus tahap ketiga senilai Rp 1,2 triliun telah disalurkan sejak Oktober lalu ke masing-masing kas kabupaten/kota.

“Evaluasi dana otsus, saya kira otsus, Respek (Rencana Strategis Pembangunan Kampung, red.) sudah terkirim. 100 persen sudah terkirim dari kas daerah sudah keluar ke rekening BPMK untuk ditransfer  ke kabupaten/kota. Yang Mappi yang (awalnya) belum, kita sudah kirim, karena laporannya sudah masuk,” katanya.

Alokasi dana otsus Papua tahun ini mencapai Rp 4,3 triliun atau setara 2 persen dari total Dana Alokasi Umum (DAU) nasional. Pembagian dana otsus tahun ini adalah 40:60 ; sebanyak 40 persen dikelola oleh provinsi, sisanya dikelola oleh kabupaten/kota. Dalam tahun ini, sekitar Rp 1,5 triliun dana otsus dikelola oleh provinsi, sisanya sekitar Rp 2, 3 triliun dikelola oleh kabupaten/kota. Sementara sisanya sekitar Rp 515 miliar digunakan untuk dana pembangunan pada 3000-an lebih kampung di Papua

Tahun depan, pemda setempat akan mengubah alokasi penyaluran dana otsus menjadi 20:80, artinya 20 persen dikelola oleh provinsi, sisanya dikelola oleh kabupaten/kota. Berubahnya alokasi dana lebih besar ke kabupaten agar dana otsus lebih membawa manfaat bagi masyarakat di kabupaten/kota.

(Sumber : KBR68H)

Tes CPNS Di Deiyai Resmi Dibuka, Pemkab Deiyai Utamakan Putra Daerah

Last modified on 2013-11-05 12:21:08 GMT. 0 comments. Top.

a

Bupati kabupaten Deiyai Dance Takimai dan wakilnya Agustinus Pigome berinisiatif mengutamakan putra daerah sekitar 75% dari total 272 yang akan diterima dalam tes penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di kabupaten yang dipimpinnya.

“Kami selaku kepala daerah kabupaten Deiyai sangat meminta maaf kepada saudara-saudari yang berasal dari kabupaten lain yang mengikuti tes CPNS di kabupaten Deiyai, karena di setiap kabupaten, kota serta propinsi yang tersebar di seluruh Indonesia sedang melaksanakan tes penerimaan PNS serentak pada hari ini juga seperti yang sedang kita adakan di kabupaten ini,” kata Bupati Dance Takimai mengawali pembicaraan ketika membuka tes CPNS secara resmi di lapangan Soeharto Wakeitei, Deiyai, Papua, Senin (4/11/2013).

“Kami akan prioritaskan putra daerah Deiyai pada tes CPNS kali ini, namun kepada saudara-saudari yang bukan asli putra daerah Deiyai jangan berkecil hati karena 25% untuk kalian dan 75%nya adalah mereka yang benar-benar asal dari kabupaten Deiyai.”

Disamping itu, Bupati beserta Wakil Bupati Deiyai menghimbau kepada peserta tes agar tidak berkecil hati dan tidak kecewa bagi yang tidak lulus dalam tes CPNS, karena kaum intelektual yang memiliki Ijazah akan diperhatikan sungguh-sungguh oleh pemerintah daerah sesuai dengan visi dan misinya.”

Menurut bupati membangun kabupaten yang baru dimekarkan seperti Deiyai membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak termasuk kaum Intelektual.

“Ini kabupaten baru dan kita mulai dari nol sehingga kita membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak seperti saudara-saudara yang ikut tes ini,” ungkap Takimai.

Peserta tes mengaku puas dengan arahan bupati berserta wakil bupati yang memunyai inisiatif untuk menggunakan tenaga para intelektual sesuai bidangnya. Walau demikian, peserta tidak langsung percaya dengan ucapan tersebut. Mereka juga mengaku akan mengawal kebijakan bupati ke depan usai pengumuman tes.

“Inisiatif bupati memang bagus dan kami setuju tapi kami akan tetap kawal bupati dan akan terus minta realisasi kalau setelah pengumuman bupati tidak lakukan seperti dalam janji tadi,” tutur salah satu peserta yang tak menyebutkan namanya sebelum masuk dalam ruangan untuk mengikuti tes.

Untuk diketahui publik, Deiyai adalah salah satu kabupaten yang terletak di pegunungan tengah Papua. Deiyai dimekarkan dari kabupaten induk Paniai pada tahun 2008 lalu. Dance Takimai dan Agustinus Pigome merupakan bupati dan wakil bupati pertama di kabupaten tersebut.

Baku Tembak Antara TNI & OPM Di Mulia Tewaskan 1 Orang

Last modified on 2013-11-05 12:12:31 GMT. 0 comments. Top.

3

Satu anggota kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) Mulia, Puncak Jaya Papua, tewas setelah baku tembak dengan anggota TNI, Senin (4/11) sekitar pukul 10.30 WIT.

Baku tembak terjadi di depan Kantor Distrik Mulia di Kota Mulia, Ibukota Kabupaten Puncak Jaya.

Saat itu anggota TNI dalam kendaraan open cup sedang menuju ke Kantor Bank Papua di Kampung Lama Mulia.

Setibanya di Kantor Bank Papua, dompet salah seorang anggota TNI tertinggal sehingga mereka kembali untuk mengambil. Saat berada di depan Kantor Distrik Mulia, anggota TNI yang dipimpin Lettu Yoni dtembaki dua kali tetapi tidak kena sasaran.

Anggota TNI kemudian membalas tembakan dan mengenai dada si penembak yang diketahui bernama Kiwo Telenggen. “Jadi anggota TNI ini membalas tembakan, dan mengenai langsung korban yang saat itu sedang memegang senjata. Selain menewaskan korban, senjata yang digunakan menembaki TNI juga berhasil diamankan,”kata Kabid Humas Polda Papua AKBP Sulistio Pudjo Hartono di Jayapura, Senin (4/11)

Senjata yang berhasil diambil dari korban adalah jenis FN dan merupakan pistol milik Dan Ramil Kota Mulia yang dirampas kelompok OPM tahun 2012 lalu. “Jadi satu tewas dan juga senjata milik TN yang mereka rampas tahun 2012 lalu itu berhasil diambil kembali, korban saat ini ada di Rumah Sakit Umum daerah Mulia untuk dioutopsi untuk memastikan penyebab kematiannya,”ujarnya.

Korban diketahui adalah anggota OPM kelompok Yambi, pimpinan Tengah Mati Enumbi yang juga anak buah Goliat Tabuni.

Silahkan Komentar

Komentar Anda

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262