INFO PAPUA

ALDP : Pendatang Di Papua Ingin Dialog Damai Untuk Mengakhiri Konflik Papua

Last modified on 2013-09-07 18:31:56 GMT. 0 comments. Top.

Aliansi Demokrasi untuk Papua (ALDP) merilis buku berjudul “Menuju Papua Tanah Damai: Perspektif non Papua” merangkum suara penduduk pendatang yang menetap menjadi warga di sebagian kota di Papua dan merindukan perdamaian melalui jalan dialog.

Direktur ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Radio Australia mengungkapkan buku ini dirangkum dari berbagai pertemuan dan diskusi disejumlah kota besar di Papua yang digelar oleh ALDP dengan melibatkan paguyuban warga Papua yang berasal dari daerah lain di Indonesia.

“Kami mengumpulkan indikator Papua menjadi tanah damai dan suara dari perwakilan orang Makassar, Jawa dan lain lain,” ujar Anum.

Dari rangkaian pertemuan merujuk pada sebuah kesimpulan dari pandangan beragam, bahwa para warga yang kini telah menetap dan menjadi warga Papua itu menginginkan adanya upaya mengakhiri konflik dengan jalan damai dan dialog.

“Mereka ingin hidup yang damai dan aman di Papua, mereka juga buka cuma mendefinisikan, tapi juga memahami eksistensi orang Papua dan konflik yang muncul seperti soal Otonomi Khusus, tanah hak ulayat dan berbagai masalah lain,” jelasnya.

“Fakta lain juga menunjukan korban konflik bukan cuma orang Papua asli, tapi juga non papua,sebagai masyarakat sipil tidak ada beda antara Papua dan non Papua,” masih sambung Anum.

Mereka yang dilibatkan dan dimintai pendapat dalam diskusi hingga terangkum menjadi sebuah buku mencapai 350 orang.

“Ada sembilan kabupaten yang menjadi sasaran, termasuk Sorong dan Manokwari di propinsi Papua Barat,” kata Anum.

Sementara latar belakang warga non Papua yang diikutsertakan dari tokoh agama, guru dan perkeja formal.

Anum juga menolak kritik buku ini membuat segregasi atau pemilahan antara Papua dan non Papua.

“Faktanya populasinya makin meningkat, bahwa faktanya mereka adalah korban sipil yang juga jadi korban konflik, jadi eksistensi mereka perlu didengar untuk membangun Papua menjadi tanah damai,” sergahnya.

“Kita harus masuk ke level berikutnya ke indicator Papua tanah damai,” lanjutnya.

Menurut Anum, warga asli Papua juga merasa kaget karena mereka para pendatang juga bisa mengerti keresahan penduduk asli dan Papua dan mengiginkan dialog damai.

“Mereka sudah bosan berkonflik dan dengan jalan kekerasan. Mereka ingin damai,” tegasnya.

Ini adalah buku kedua yang bebicara dan mengusulkan gagasan dialog damai di Papua.

Sebelumnya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, LIPI, juga pernah merilis buku “Papua Road Map” atau Peta Jalan Damai Papua.

Namun upaya dialog belum juga terjadi hingga kini.

Pemerintah Indonesia mengedepankan pendekatan ekonomi untuk mendekati dan menekan kelompok warga yang menginginkan kemerdekaan.

“Masalahnya pemerintah tidak mengikutsertakan dan mendengar suara untuk mengambil keputusan,” ungkap Anum.

Papua masih menjadi kawasan yang kerap terjadi baku tembak antara pasukan keamanan dengan kelompok bersenjata menamakan diri Organisasi Papua Merdeka yang terbentuk sejak 1965 hingga kini.

(Sumber : radioaustralia.net.au)

Elite PDIP Wlayah Timur Dukung Pencapresan Jokowi

Last modified on 2013-09-07 18:28:15 GMT. 0 comments. Top.

Dorongan pencapresan Joko Widodo kian gencar dilakukan kader daerah PDIP, tak terkecuali dari belahan timur Indonesia. Mereka sudah kadung terpesona dengan pria Solo yang belum genap setahun menjabat sebagai Gubernur DKI itu.

Masyarakat Sorong Provinsi Papua Barat ternyata juga berharap Jokowi menjadi RI 1. Ini diungkapkan oleh fungsionaris DPC setempat.

“Kita di Papua sampai di kebun-kebun, di pasar-pasar, semua cerita soal Jokowi. Lebih baik Jokowi jadi presidennya. Beliau bukan politisi yang merusak, tapi beliau negarawan yang mlakukan hal-hal nyata,” tutur Sekretaris DPC Kota Sorong Demianus Duwit.

Demianus menyatakan, deklarasi pencapresan Jokowi akan mendongkrak suara PDIP dalam Pileg 2014. Maka ada baiknya deklarasi itu dilakukan pada masa sebelum Pileg. Pandangan penuh dukungan juga disampaikan oleh masyarakat Yahukimo, Papua.

“Jokowi dipandang masyarakat Papua sebagai pemimpin rakyat. Sudah jelas Jokowi menjadi perhatian masyarakat, di Yahukimo juga di Papua,” ujar Sekretaris DPC Yahukimo Naman Wetipo.

Warga Paniai Keluhkan Penjagaan Bandara Enaro Oleh PASKHAS TNI AU

Last modified on 2013-09-07 12:15:25 GMT. 0 comments. Top.

1

Sejumlah warga di Kabupaten Paniai, Provinsi Papua mengatakan cukup terganggu dengan penjagaan dan penguasaan aktivitas Bandar Udara Enarotali oleh sejumlah anggota TNI AU dari Pasukan Khas (PASKHAS) TNI Angkatan Udara.

“Mereka tidak hanya jaga Bandara tetapi ada yang malah jual-jual tiket. Kami jadi takut,” kata Marinus Gobaym salah satu intelektual di Paniai, Sabtu, (07/09/13).

Tidak hanya itu, kata dia, cukup meresahkan juga karena penumpang diminta membayar ongkos pesawat lebih dari seharusnya. Misalnya satu penumpang tujuan Timika sebesar 1,2 juta tetapi dinaikan menjadi 1,4 juta

“Tidak hitung kalau penumpang yang berangkat pesawat extra fliht. Pasti diminta bayar tambahan dua ratus ribu lagi. Hal yang sama diperlakukan juga kepada penumpang tujuan ke Nabire,” katanya.

“Masyarakat yang biasanya ramai mengantar sanak-keluarga yang ingin bepergian, saat ini jarang-jarang karena pintu masuk ke lapangan terbang dan pintu masuk ruang tunggu dijaga ketat oleh militer dengan berpakaian Abri dilengkapi dengan senjata. Mereka selalu memeriksa penumpang yang datang maupun pergi dari Bandara Enarotali,” katanya menjelaskan.

Dikatakanya, mereka (TNI) kendalikan semua aktivitas mulai dari pendaftaran penumpang, pesawat hingga pengaturan barang bawaan  penumpang hingga penagihan airportax sebesar sepuluh ribu rupiah.

Warga lain, Anton Magai mendesak  Bupati dan Wakil Bupati Paniai, Hengki Kayame dan Yohanis Youw beserta dinas teknis untuk segera perhatikan kondisi ini. Khusus Bupati dan Wakil Bupati Paniai, kami minta  untuk evaluasi kinerja Dinas Perhubungan Kabupaten Paniai soal penanganan Bandara, katanya.

Diberitakan, pasca penembakan terhadap pesawat Trigana Air jenis Twin Otter dengan nomor Registrasi PK-YRF oleh Orang Tak Dikenal  di bandara Mulia Kabupaten Puncak Jaya Papua pada (08/04/2012) lalu sejumlah anggota PASKHAS  TNI Angkatan Udara disiagakan disejumlah bandara yang ada di pedalaman pegunungan tengah Papua termasuk di bandara Kabupaten Paniai.

Komandan Satuan Tugas Pengaman Bandara Sinak Illaga Kabupaten Puncak, Papua Lettu Akni Vitalis seperti dikutip Tribunnews mengaku ditempatkannya personil paskas ini merupakan instruksi langsung dari Presiden RI melalui perintah khusus Kepala Staf TNI-AU guna mengamankan setiap bandara perintis di Papua.

(Sumber : Majalahselangkah)

Universitas Cenderawasih Papua Mewisuda 2.634 Mahasiswa

Last modified on 2013-09-06 19:25:17 GMT. 0 comments. Top.

1

Perguruan Tinggi tertua di tanah Papua, Universitas Cenderawasih (Uncen) berhasil wisudakan mahasiswa-mahasiswi sebanyak 2.634 dari program pascasarjana, sarja dan diploma pada wisuda semester genap tahun akademik 2012/2013, di Auditorium Uncen Abepura, Jayapura, Papua, Kamis (5/09/2013) siang.

Walaupun acara berlangsung cukup lama karena banyaknya mahasiswa yang diwisuda, namun antusias keluarga wisudawan-wisudawati yang terus berdatangan memacetkan jalan raya Abepura-Sentani hingga memadati halaman Auditorium Uncen yang terletak di Abepura ini.

Dari jumlah mahasiswa yang diwisuda menurut rektor Uncen Prof. Dr. Karel Sesa, M.Si dalam sambutannya menyebutkan sampai saat ini Universitas Cenderawasih (Uncen) memiliki 3 program studi Strata tiga, 18 program studi Strata dua, 49 program studi Strata satu, 6 program studi Diploma tiga dan 1 program studi Diploma satu. Sehingga jumlah keseluruhan memiliki 77 program studi.

Dengan diwisudanya 2.634 mahasiswa/i dari berbagai program studi ini, rektor berharap agar tidak menjadi beban pemerintah dan tidak hanya berharap untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS) namun harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan sesuai dengan bidang ilmu yang ditekuni selama di bangku kuliah.

“Saya berharap mahasiswa yang wisuda ini tidak membebani pemerintah daerah tapi, harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan sesuai dengan bidang ilmu yang mereka tekuni,” tutur rektor Uncen ketika diwawancarai wartawan.

Sementara itu dalam wisuda semester genap Uncen kali ini diketahui 138 mahasiswa mendapat predikat cum laude dari seluruh jenjang program.

Maron Koibur, salah satu mahasiswa yang berhasil keluar sebagai nilai tertinggi berharap ingin kembali mengabdi sebagai tenaga pengajar di Uncen pada jurusan Hubungan Internasional. Iapun semula kaget dan tidak percaya kalau akan menjadi yang terbaik diantara yang terbaik.

“Saya punya keinginan terbesar yaitu kita harus punya keyakinan untuk terus belajar disaat orang lain sedang tidur dan kita harus berjuang keras, kita punya kemampuan sehingga kita jangan takut untuk terus berusaha karena ketika kita berusaha itu kemampuan kita yang tersimpan itu bisa menjadi pedoman untuk menjadi yang terbaik,” Ujar lelaki Biak ini.

Lanjut Koibur, “Saya ingin menjadi pengajar di program studi hubungan Internasional karena saya berasal dari program studi hubungan internasional sehingga saya mohon dukungan dari pihak pemerintah provinsi Papua dan Uncen agar saya melanjutkan S2 di Universitas Indonesia (UI),” harapnya.

Hal senada juga diungkapkan Perty Mince Paembang. Ia mengaku semula belum pernah membayangkan kalau akan menjadi terbaik  pada program pascasarjana. Wajah gembira terpancar ketika memberikan keterangan pers dihadapan wartawan.

“Saya bangga dan gembira dengan prestasi yang saya capai. Semua ini bukan karena kehebatan saya tetapi tentunya ini karena anugerah Tuhan yang luar biasa yang diberikan buat saya,ungkap Perty bangga.

Ia berharap ke depan kembali mengabdi pada dinas pendidikan kabupaten Mamberamo Tengah dan dengan capaian prestasi serta ilmu yang didapatnya itu bisa meningkatkan kinerja dalam menjalankan tugas

“Saya sementara ini menjabat kasubdin di dinas pendidikan kabupaten Mamberamo tengah sehingga saya harap ke depan lebih meningkatkan lagi dalam pekerjaan saya untuk membangun Mamberamo Tengan,” tutur wanita kelahiran Wamena 21 Februari 1981 ini.

Ia berpesan kepada mahasiswa Papua lain, lebih khusus mahasiswa Uncen agar lebih giat belajar untuk memajukan Tanah Papua dari segala keterbelakangan.

(Sumber : Majalahselangkah)

Formasi Khusus CPNS Untuk Putra/Putri Papua Di Kemenko Perekonomian

Last modified on 2013-09-06 11:53:36 GMT. 0 comments. Top.

Sebagaimana kementerian/lembaga (K/L) lain, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian juga membuka pendaftaran penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun anggaran 2013 untuk tingkat (lulusan) S1, S2 dan S3. Disebutkan, jumlah formasi CPNS Kemenko Perekonomian yang dibutuhkan kali ini, secara keseluruhan adalah 67 orang.

Sekretaris Kemenko Perekonomian, Eddy Abdurrachman menjelaskan, pendaftaran dilaksanakan secara online melalui alamat situs http://rekrutmen.ekon.go.id, antara tanggal 9-23 September 2013. Dalam rekrutmen kali ini, pihaknya menurut Eddy, memberikan persyaratan antara lain yaitu pada 1 Desember 2013 pendaftar berusia antara 18-28 tahun untuk S1, 30 tahun untuk S2, serta 35 tahun untuk S3. Selain itu menurutnya, Kemenko Perekonomian juga memprioritaskan lowongan tersebut untuk putra daerah asli Papua.

“Penerimaan ini memberikan kesempatan kepada satu formasi khusus bagi putra/putri Papua, yakni yang salah satu orang tuanya asli Papua,” ujar Eddy, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (6/9).

Lebih lanjut, Eddy menjelaskan bahwa penyandang disabilitas juga dapat mengajukan lamaran CPNS di Kemenko Perekonomian, untuk jabatan penatausaha. Sementara terkait biaya, para pelamar lowongan CPNS menurut Eddy, dipastikan tidak dipungut biaya, namun panitia juga tak menanggung biaya transportasi maupun akomodasi peserta selama mengikuti seleksi penerimaan CPNS.

Eddy menegaskan lagi, panitia juga tidak menerima berkas lamaran yang disampaikan secara langsung ke kantor Kemenko Perekonomian, serta tidak akan melayani korespondensi dalam bentuk apa pun. Kelulusan pelamar pada setiap tahapan tes sendiri menurutnya, akan ditentukan oleh kemampuan dan kompetensi pelamar.

“Apabila ada pihak/oknum yang menawarkan jasa dengan menjanjikan untuk dapat diterima menjadi CPNS, dengan meminta imbalan tertentu, perbuatan tersebut adalah penipuan. Panitia tidak bertanggung jawab atas perbuatan pihak/oknum tersebut,” tegasnya.

Menurut Eddy, seleksi penerimaan itu sendiri akan melalui empat tahap, dengan sistem gugur. Prosesnya meliputi seleksi/verifikasi administrasi, serta tes kompetensi dasar (TKD) dengan menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT), mencakup tes wawasan kebangsaaan, intelegensi umum, karakteristik pribadi, serta tes kompetensi bidang (assessment). Eddy juga menyampaikan bahwa tes akan diadakan di kantor Kemenko Perekonomian, di Jalan Medan Merdeka Barat No.7, lantai 1, Jakarta.

PLN Bangun Pembangkit Listrik Biomassa Di Papua

Last modified on 2013-09-06 11:48:03 GMT. 0 comments. Top.

Anak perusahaan Perusahaan Listrik Negara (PLN), PT Prima Layanan Nasional Enjiniring (PLN Enjiniring) akan membangun pembangkit listrik berbahan bakar biomassa.

Pembangkit listrik itu akan memenuhi kebutuhan listrik dan energi panas (heat) pada pabrik pengolahan sagu yang dibangun Perusahaan Umum (Perum) Perhutani pada Distrik Kais, Sorong Selatan, Papua Barat.

Direktur Utama PLN Nur Pramudji menuturkan biaya investasi pembangkit listrik berbahan bakar biomassa sebesar Rp120 miliar untuk kapasitas 3 Megawatt (Mw). Pembiayaan berasal dari kas internal perseroan.

“Jadi investasi pembangkit listrik berbahan bakar biomassa itu biayanya tujuh kali dari pembangkit listrik berbahan bakar minyak (BBM), diesel,” katanya usai penandatanganan nota kesepahamanan (MOU) Penyediaan Tenaga Listrik dan Panas untuk Pabrik Sagu pada Distrik Kais, Papua Barat di PLN Kantor Pusat, Jakarta, Jumat (6/9).

Penandatangan nota kesepahaman dilaksanakan oleh Direktur Utama PLN Nur Pramudji dan Direktur Utama Perhutani Bambang Sukmananto. Kemitraan itu sebagai kesepakatan awal untuk melaksanakan kerja sama dalam rangka penyediaan tenaga listrik dan energi panas untuk kebutuhan pabrik pengolahan sagu milik Perum Perhutan.

Nur menuturkan Perhutani akan mengembalikan biaya investasi pembangunan pembangkit listrik berbahan bakar biomassa kepada PLN. “Diangsur setiap bulan untuk pengembaliannya plus biaya operasinya itu relatif kecil, karena sisa pengolahan kayu pohon sagu akan dipakai untuk bahan bakar pembangkit listrik berbahan bakar biomassa,” ungkapnya.

Pembangkit listrik berbahan bakar biomassa akan beroperasi pada kuartal III 2013. Seiring, operasional pabrik pengolahan sagu.

Ia mengungkapkan umumnya perkebunan sawit menggunakan pembangkit listrik berbahan bakar biomassa. “Kita (PLN) mendorong untuk dikerjakan oleh pengusaha kecil dan menengah, sedangkan PLN konsentrasi ke pembangkit berkapasitas besar,” ucap Nur.

Tim Seleksi KPU Paniai Akan Umumkan Hasil Seleksi Anggota KPU Paniai

Last modified on 2013-09-06 11:45:52 GMT. 0 comments. Top.

Setelah melaksanakan tes tertulis, tes kesehatan dan psikotes pada pekan lalu, Tim Seleksi KPU Paniai akan segera mengumumkan hasil tesnya. Rangkaian seleksi tersebut diselenggarakan setelah sebelumnya terhenti selama dua bulan akibat dualisme SK Timsel KPU Paniai yang kemudian ditangani KPU Provinsi Papua dengan menetapkan lima orang sebagai Timsel.

Menjelang penetapan hasil tes yang sudah diikuti 34 orang, aspirasi dan pernyataan terus berdatangan dari sejumlah pihak. Tokoh masyarakat, Kepala Suku, tokoh pemuda, dan Ketua LMA Paniai menyarankan agar proses seleksi tetap dilaksanakan sesuai aturan untuk menghasilkan anggota KPU Kabupaten Paniai periode 2013-2018 yang berkualitas dan bebas dari berbagai kepentingan.

Ketua LMA Kabupaten Paniai, Marselus Tekege, S.Pd yang turut memantau jalannya tes tertulis dan psikotes, mengharapkan bahwa penentuan bagi peserta seleksi tidak berdasarkan unsur tertentu, melainkan berpatokan pada aturan dalam kaitan dengan seleksi Anggota KPU Kabupaten Paniai sebagaimana berlaku sah di seluruh wilayah Indonesia.

Disarankan, Timsel yang ditetapkan dengan SK KPU Provinsi Papua pada tanggal 15 Agustus 2013 itu tidak mengamankan kepentingan pihak tertentu. “Seleksi harus dijalankan sesuai aturan dan tegakan supremasi hukum,” ujarnya.

“Dari awal tidak transparan dan tim yang direkrut juga penuh nepotisme. Kami akan kawal ini, kalau dalam 20 besar banyak orang tidak benar, lebih baik dihentikan dan mulai dari awal,” tutur Tokoh Pemuda Enarotali, Agus Tekege, dengan nada ancaman.

Data dari Timsel, awalnya ada 44 orang yang lolos verifikasi administrasi. Namun 10 orang dinyatakan gugur karena satu orang meninggal dunia, sedangkan 9 lainnya tak sempat ikut tes tertulis.

Dalam proses seleksinya, Timsel diminta harus tegas bahwa peserta bagi yang berstatus PNS, pengurus partai, mantan caleg, pemimpin badan usaha dan yang pernah menjabat anggota KPU, termasuk non putra daerah Paniai, dieliminasi dari daftar 20 besar.

Usulan dari kalangan Intelektual Muda Paniai, dalam proses seleksi harus utamakan pemerataan dari tiap wilayah serta mengakomodir keterwakilan dua agama besar yang ada di Kabupaten Paniai yakni Kingmi dan Katolik.

Ini ditegaskan pengurus Pemuda Katolik Komda Papua, Fransiskus Xaverius Magai, S.Pi di Enarotali, bahwa Paniai terdapat dua agama besar, sehingga masukan ini penting untuk dipikirkan oleh Timsel. “Supaya nantinya tidak tercipta kecemburuan sosial di masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, pertimbangan lain adalah keterwakilan kawasan karena Kabupaten Paniai terdapat 10 distrik.

Hal itu dipertegas karena empat anggota Timsel berasal dari satu distrik dan agama yang sama, dikhawatirkan dalam penetapan lebih didominasi oleh agama dan daerah tertentu. “Jika itu yang terjadi, dari awal publik sudah menilai ada setingan pihak tertentu dalam pembentukan Timsel untuk meloloskan orang-orang mereka di 10 besar,” tukasnya mengungkapkan tudingan publik belakangan ini.

Oleh karenanya, diharapkan agar seleksinya diperketat dengan tetap berdasar aturan perundang-undangan. “Bagi para calon KPU yang berstatus PNS, tersangkut parpol, dan para mantan anggota KPU supaya digugurkan demi kemajuan proses demokrasi di Kabupaten Paniai,” tegas Magai.

Senada dikemukakan Yudas Zonggonau, salah satu calon KPU Paniai yang memilih mengundurkan diri. “Seleksinya harus sesuai aturan dan jangan loloskan orang-orang itu,” ujarnya.
Khusus bagi yang pernah menjabat sebagai anggota KPU Paniai, kata dia, ada surat pernyataan penolakan dari 10 anggota PPD.

Penolakan terhadap orang-orang yang terlibat dalam partai politik, PNS, pengusaha, mantan KPU, mantan caleg, kemudian yang cacat hukum, dan lain-lain, senada dengan pernyataan sikap dari Forum Masyarakat Paniai Peduli Demokrasi (FMPPD).

FMPPD minta kepada Timsel, nama-nama yang tidak memenuhi sesuai aturan sebaiknya dicoret dari bursa pencalonan sebab semua pihak menghendaki agar lembaga KPU Paniai yang akan terbentuk harus berkualitas dan bersih dari berbagai kepentingan.

Lanjut Yuzo, Timsel juga harus bertindak netral tanpa diintervensi oleh kepentingan apapun termasuk kepentingan mereka yang berkuasa saat ini.

Sementara menurut salah seorang peserta seleksi, Yafet Gobay, kehadiran salah satu anggota KPU Papua di Enarotali bersama dua orang staf sekretariat KPU Papua membawa bahan tes tertulis awal pekan lalu patut dipertanyakan. Kata Yafet, ada apa dibalik itu? Apakah memang di kabupaten lain juga demikian, atau hanya di Paniai saja?.

“Saat ini orang sedang curiga Timsel KPU Paniai ini diatur oleh pihak tertentu, apalagi 4 orang anggota berasal dari satu distrik dan mereka punya hubungan keluarga dekat,” kata Yafet Gobai.
Dalam penentuan 20 besar sebagai hasil tes tertulis, kesehatan dan psikotes yang akan diumumkan dalam waktu dekat, Timsel harus bersikap fair dengan berpegang pada aturan seleksi anggota KPU.

Lanjutan seleksi Anggota KPU Kabupaten Paniai periode 2013-2018 dimulai dengan tahapan tes tertulis pada Kamis (29/8), kemudian tes kesehatan di RSUD Madi, Jumat (30/8) dan Sabtu (31/8) psikotes dilaksanakan di SMA YPPGI Enarotali.

(Sumber : Papuaposnabire)

Silahkan Komentar

Komentar Anda

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224