INFO OLAHRAGA

INFORMASI SEPUTAR OLAHRAGA

Takluk Dari Semen Padang, Liestiadi Justru Puji Penampilan Persipura

Last modified on 2017-04-29 06:06:27 GMT. 0 comments. Top.

Persipura Jayapura mengalami kekalahan pertama dalam lanjutan Liga 1 Gojek Traveloka setelah tunduk 0-1 dari tuan rumah Semen Padang, sabtu malam 28 april 2017.

Kekalahan ini cukup mengecewakan bagi pendukung Persipura, karena hampir sepanjang pertandingan, tuan rumah Semen Padang hanya mampu bertahan dan mengandalkan serangan balik, yang berhasil dikonversi menjadi gol melalui kaki Riko Simanjuntak di menit ke 60.

Menanggapi kekalahan tersebut, Pelatih Persipura, Liestiadi, mengaku puas atas permaina yang ditampilkan anak asuhannya. Menurutnya Boaz dan kawan-kawan tampil dominan dengan permainan cepat dan bola atas, hanya saja eksekusi akhir yang belum sempurna.

Hal itu bisa dibuktikan dengan statistik penguasaan bola yang dimenangkan Persipura, walaupun yang dibutuhkan adalah gol. Oleh karena itu Liestiadi menyayangkan umpan crossing dari sayap yang kurang maksimal sehingga banyak peluang yang terbuang percuma.

Liestiadi mengakui, kunci kemenangan Semen Padang ada di Riko Simanjuntak yang diprediksinya sejak awal akan menyulitkan jika dimainkan tuan rumah.

Terlepas dari kekalahan, Liestiadi memuji para pemain mudanya, seperti Prisca Womsiwor, Marinus Mariyanto, dan Osvaldo Ardiles. Dia menyebut punggawa mudanya itu tampil militan, dan menununjukan diri sebagai pekerja keras.

[Nabire.Net]

Persipura Siap Hadapi Laga Berat Melawan Tuan Rumah Semen Padang

Last modified on 2017-04-28 05:49:37 GMT. 0 comments. Top.

(Dok.@persipuraonline)

Persipura Jayapura, jumat petang nanti (28/04), akan bertandang ke kandang Semen Padang, Stadion Agus Salim, dalam lanjutan Liga 1 Gojek Traveloka.

Menghadapi Semen Padang, pelatih Persipura, Liestiadi, menyebut timnya sudah siap dan tak ingin sia-sia menghadapi Semen Padang.

Dikatakan Liestiadi, kondisi tim solid dan siap memetik poin di markas Semen Padang.

Dalam laga petang nanti, Persipura akan mewaspadai 3 pemain tuan rumah yakni Marquee Player yang baru didatangkan, Didier Zokora, Marcel Sacramento, dan Vendry Mofu.

Ketiga pemain tersebut  wajib diwaspadai karena merupakan pemain yang berbahaya, menurut Liestiadi.

Selain itu, Liestiadi juga mengingatkan pemainnya untuk selalu waspada kepada bekas anak asuhnya di Persegres Gresik United, Riko ’Ucok’ Simanjuntak, serta nama lainnya seperti Hengky Ardiles, Novan Setya, dan Irsyad Maulana yang dinilai juga memiliki kualitas mumpuni.

Laga Semen Padang melawan Persipura akan disiarkan TV One, jumat petang (28/04) pukul 20.30 wit.

[Nabire.Net]

Perseru Raih Kemenangan Pertama Saat Tekuk Persiba 2-1 Di Stadion Marora Serui

Last modified on 2017-04-25 09:48:54 GMT. 0 comments. Top.

(Dok.Official Gojek Traveloka Liga1Match)

Perseru Serui berhasil menorehkan kemenangan pertama mereka di laga terakhir pekan kedua Liga 1 Gojek Traveloka, selasa 25 april, di Stadion Marora Serui, Papua.

Tuan rumah berhasil membekap tamunya Persiba Balikpapan dengan skor tipis 2-1 sepanjang 90 menit pertandingan.

Gol pembuka tuan rumah Perseru dilesakkan Escobar Benitez di menit 22, menerima umpan dari Septinus Alua.

Tony Ayomi kembali memperbesar keunggulan Perseru di menit ke 38. Skor 2-0 tak berubah hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, Persiba Balikpapan mencoba mengejar ketertinggalan dari tuan rumah, terbukti baru 3 menit berjalan, Persiba berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 lewat Anmar Almubaraki.

Namun hingga laga usai, kedua tim tak mampu menambah gol, dan pertandingan berakhir 2-1 untuk keunggulan Perseru Serui.

Dengan hasil ini, Perseru sementara menempati posisi kedua klasemen sementara dengan nilai 3 dari 2 pertandingan, sedangkan Persiba terpuruk di posisi juru kunci tanpa poin dari 2 pertandingan.

Susunan Pemain

Perseru Serui

20 Sukasto Efendi; 38 Tonny Roy Ayomi, 5 Boman Bi Irie Aime, 2 Mochammad Zaenuri, 95 Kalvin Wopi; 14 Ronaldo Meosido, 26 Septinus Alua, 10 Omar Zeinedine, 12 Lukas Mandowen; 99 Mariando Djonak Uropmabin, 9 Silvio Escobar

Persiba Balikpapan

89 Dedi Haryanto; 11 Fengky Turnando, 26 Dirkir Kohn Glay, 6 Alfath Faathier, Ardi Yuniar; 10 Masahito Noto, 77 Anmar Almubaraki, 29 Tedi Hasanuddin, 8 Bryan Cesar; 9 Marlon Da Silva, 20 Melcior Leideker Majefat

Taklukan Bali United 2-1, Persipura Merengsek Ke Posisi 2 Klasemen Liga 1

Last modified on 2017-04-23 11:08:06 GMT. 0 comments. Top.

Mutiara Hitam akhirnya meraih kemenangan perdana di Liga 1, setelah di laga kedua melawan tuan rumah Bali United, Persipura berhasil menang dengan skor tipis 2-1.

Setelah di laga pertama, anak asuhan Liestiadi ditahan imbang Gresik United 1-1, Persipura mencoba bangkit mencari poin positif di laga kedua.

Menghadapi tuan rumah Bali United di Stadion I Wayan Dipta, Persipura justru tampil menyerang dihadapan ribuan suporter Bali United. Terbukti baru berjalan 4 menit, Marinus Wanewar berhasil membuat Persipura unggul 1-0.

Merespon ketertinggalannya, Bali United bangkit, dengan menyamakan kedudukan di babak kedua melalui kaki Sylvano, menyambut umpan pemain asal Papua Roni Yabes, di menit ke 33.

Namun keunggulan tuan rumah tak bertahan lama, 8 menit kemudian, Persipura kembali unggul setelah bek mereka, Abdul Rahman salah mengantisipasi crossing dari pemain Persipura, dan bola masuk ke gawang sendiri, dan mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Persipura.

Tak ingin mempermalukan suporternya, Bali United bangkit menyerang di babak kedua, berkali-kali peluang dari Bali United baik dari Sylvano, maupun Irfan Bachdim, belum mampu mengubah skor.

Demikian juga peluang dari Persipura melalui kaki Boaz Salossa belum bisa menambah keunggulan Persipura.

Hingga peluit akhir dibunyikan, skor tetap tidak berubah bagi keunggulan Persipura Jayapura 2-1. Dengan hasil ini, Persipura melonjak ke posisi kedua klasemen sementara dengan nilai 4, sementara Bali United terpuruk di posisi ke 17 tanpa poin dari 2 kali laga.

Susunan Pemain:
Bali United:
I Made Wardana, Abdul Rahman, Ahn Byung Keon, Hasim Kipuw, I Made Andhika Pradana (Mahdi Albar 70′), I Gede Sukadana, Irfan Bachdim (Ikhwan Azka 73′), Marcos Flores (Taufiq 61′), Samsul Muhidin Pelu (Fadil Sausu 45′), Sylviano Comvalius, Yabes Roni

Persipura Jayapura: Yoo Jae Hoon, Dominggus Fakdawer, Ruben Sanadi (Muhammad Tahir 61′), Yohanis Tjoe, Yustinus Pae, Ian Louis Kabes, Nelson Alom, Prisca Elisa Womsiwor, Yan Pietr Kornelis, Boaz Solossa, Marinus Wanewar.

[Nabire.Net]

Laga Perdana Persipura Di Liga 1 Berakhir Imbang

Last modified on 2017-04-18 13:30:51 GMT. 0 comments. Top.

Mengawali laga perdana Liga 1, Persipura Jayapura hanya bisa bermain imbang 1-1 melawan tamunya Gresik United, selasa sore 18 april 2017, di Stadion Mandala Jayapura, Papua.

Bermain di depan ribuan pendukungnya, Persipura mampu unggul terlebih dulu melalui gol yang diciptakan oleh kapten kesebelasan Boaz Salossa pada menit 11.

Namun keunggulan Persipura cuma bertahan 15 menit, di menit ke 26, tim tamu Gresik United berhasil menyamakan kedudukan melalui sontekan Patrick Da Silva.

Di babak kedua, Persipura coba lebih mengintesifkan serangan dengan memasukan Feri Pahabol dan pemain anyar yang baru dikontrak Addison.

Namun serangan Persipura berhasl dibendung barisan pertahanan Gresik United serta penampilan gemilang kiper Gresik Satria Tama yang menahan gempuran dari Addison. Namun penampilan gemilang Satria Tama dibayar mahal dengan harus keluar lapangan di menit ke 64 karena cedera. Penggantinya Aji Saka juga bermain baik.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor sama kuat 1-1 tak berubah untuk kedua tim.

Dengan hasil tersebut, Mutiara Hitam pun harus puas hanya menduduki peringkat delapan di bawah Persegres yang sama-sama meraih satu poin.

[Nabire.Net]

Jelang Laga Perdana Liga 1, Persipura Pisah Jalan Dengan Alfredo Vera, Liestiadi Gantikan Posisi Alfredo

Last modified on 2017-04-17 15:38:15 GMT. 0 comments. Top.

Manajemen Persipura Jayapura secara mendadak mengakhiri kerjasama dengan pelatih Angel Alfredo Vera, yang sempat membawa Persipura menjuarai Torabika Soccer Championship 2016. Hal tersebut dikatakan Ketua Umum Persipura, Benhur Tomy Mano, senin 17 april 2017 kepada awak media.

Benhur Tomy Mano mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Alfredo Vera yang telah bekerjasama dengan Persipura serta memberi kontribusi dan prestasi bagi Mutiara Hitam.

Persipura Jayapura memecat Alfredo Vera sebagai pelatih karena lisensi kepelatihannya dinilai tidak memenuhi standar PT Liga Indonesia Baru (LIB). Ambisi Alfredo untuk tetap bertahan di Papua ternyata terkendala regulasi lisensi kepelatihan yang diterapkan operator kompetisi 2017.

PT LIB menerapkan regulasi bahwa pelatih klub kasta tertinggi harus mengantongi lisensi pelatih profesional, minimal setara A AFC. Sedangkan Alfredo hanya mengantongi lisensi pelatih yang diakui Federasi Sepak Bola Argentina.

Posisi Alfredo Vera digantikan oleh mantan Pelatih PSM Makassar, Liestiadi.  Pergantian kursi pelatih di tubuh Persipura ini sudah didiskusikan dengan manajemen dan para pemain Persipura.

Usai ditunjuk, Liestadi langsung bergerak cepat jelang laga perdana Persipura di Liga 1, selasa 18 april esok melawan Gresik United, di Stadion Mandala Jayapura.

[Nabire.Net]

KONI Nabire Akan Gelar Kejurkab 2 Periode Guna Persiapan PON XX Papua

Last modified on 2017-04-16 21:30:22 GMT. 0 comments. Top.

Dalam rangka persiapan Kejuaraan KONI tahun 2017, KONI Nabire menggelar rapat, guna memantantapkan persiapan kejuaraan. Rapat tersebut digelar sabtu siang 15 april 2017, bertempat di Sekretariat KONI Nabire.

Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua Harian KONI Nabire, Drs. Madyo Prayitno, didampingi Ketua Panitia Kejuaraan, Sigit Triyantoro, Sekretaris KONI Nabire, Heri Senandi, dan para pengurus cabang KONI Nabire.

Dalam kejuaraan yang direncanakan dilaksanakan dari tanggal 13-23 mei 2017, event yang dipertandingkan diantaranya atletik, silat, badminton, basket, tenis meja, futsal, karate dan taekwondo.

Sementara untuk kejuaraan kedua yang direncanakan dilaksanakan pada bulan juli mendatang, event yang akan dipertandingkan yaitu biliar, sepak takraw, dayung, balap motor, renang, sepakbola, voli, catur, balap sepeda dan aero modeling.

Dalam pembukaan kejuaraan 13 mei mendatang, direncanakan dilakukan defile atlet dengan masing-masing menampilkan 30 atlet per cabang olahraga.

Kejuaraan KONI tahun 2017 ini bertujuan untuk menjaring atlit-atlit berprestasi yang bisa diikutkan pada pelaksanaan PON ke XX tahun 2020 di Papua.

[Nabire.Net]

Perseru Serui Siap Hadapi Liga 1

Last modified on 2017-04-15 13:17:16 GMT. 0 comments. Top.

(Dok. papua.us)

Liga 1 2017 benar-benar jadi ujian berat bagi Perseru Serui. Ironisnya, cobaan itu malah datang dari faktor eksternal. PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) lewat rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI menyatakan klub berjulukan Cenderawasih Oranye itu dinyatakan tidak lolos verifikasi dari segi infrastruktur.

Faktor keamanan dan transportasi dijadikan alasan utama bagi anggota Exco PSSI agar Perseru mencari kandang baru di luar Stadion Marora, Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, jika mereka tetap ingin berkompetisi di Liga 1 musim ini.

Padahal, menurut asisten manajer Perseru, Hariadi Winarno, fasiltas transportasi ke Serui baik jalur laut maupun udara telah banyak kemajuan.

“Sebelumnya penerbangan ke Serui dari Biak atau Jayapura hanya memakai maskapai Susi Air yang hanya berkapasitas 14 penumpang. Sekarang Trigana sudah bisa ke Serui dengan kapasitas 49 orang,” tutur Hariadi.

Akses ke Serui pun, lanjut Hariadi Winarno, tiap hari bisa dijangkau dari Biak-Serui PP maupun Jayapura-Serui PP. “Artinya, dengan perbaikan transportasi udara ini, soal penerbangan sudah teratasi. Jadi, tak ada alasan Perseru gagal verifikasi,” ujar Hariadi.

Dengan kemungkinan ketatnya Liga 1 2017, wajar bila Perseru sangat keberatan bila dipaksa pindah markas di luar Serui.

“Kami butuh dukungan suporter untuk bersaing di Liga 1. Jika kami main di luar Serui, ini akan menyurutkan semangat tanding para pemain. Kami juga rugi secara finansial karena tak dapat pemasukan dari penonton,” jelasnya.

Selama ini Stadion Marora Serui memang angker bagi tim-tim tamu, baik saat ISL 2014 maupun TSC 2016. Padahal, di Liga 1 nanti, Perseru memasang target menembus peringkat 10 pada klasemen akhir.

“Posisi 10 besar itu target minimal. Setidaknya kami harus bisa di atas target itu. Liga 1 akan sangat berat. Jika kami main di luar Serui, perjuangan kami makin sulit,” ucap Hariadi.

Salah satu venue alternatif yang memenuhi standar operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru (LIB), anak asuh Yusack Sutanto ini harus bermain di Stadion Mandala, Jayapura. Namun, pilihan ini juga dianggap merugikan Perseru.

“Biaya operasional kami akan lebih besar bila pindah ke Jayapura. Kami juga tak memiliki pendukung fanatik di sana. Kami berjuang maksimal agar PT LIB dan PSSI merevisi hasil verifikasinya,” tuturnya.

Perjuangan Perseru untuk meyakinkan PSSI dan operator liga akhirnya membuahkan hasil. PT LIB memberikan persetujuan Perseru tetap bermarkas di Stadion Marora, dengan catatan. Yakni, Perseru bisa memberikan jaminan terkait transportasi.

Data Klub:
Berdiri: 1970
Julukan: Cendrawasih Oranye, Kuda Laut Oranye
Markas: Stadion Marora, Serui
Pelatih: Yusack Sutanto
Suporter: Seruimania

Daftar Pemain
Kiper: Sukasto Efendi, Annas Fitranto, Hendra Molle
Belakang: Boman Bie Irie Aime, M. Zaenuri, Bilibig Dian Mahrus, Jhon Alex Wayoi, Tony Roy Ayomi, Kelvin Wopi, Farid Wadji, Reksa Leghad Satata, Septinus Alua
Tengah: Ronaldo Meosido, Frangklyn Rumbiak, Omar Zeinneddine, Mariando Uropmabin, Gamalia Imbiri, Alba Saves Krey, Lukas Mandowen
Depan: Paitoni Towolom, Irvan Yunus, Fransiskus Mumpo, Jaelani Arey, Silvio Escobar, Detius Muni, Toni Rumatrai

Yusack Sutanto menanggung beban yang tidak ringan saat sepakat bekerja sama dengan Perseru Serui untuk menduduki jabatan pelatih kepala musim 2017. Pasalnya, musim ini Perseru lebih banyak dihuni pemain lokal serta pemain muda.

Namun, manajemen Perseru dipastikan sudah melewati berbagai pertimbangan sebelum mendatangkan pelatih kelahiran Semarang, Jawa Tengah itu. Yusack yang memiliki lisensi pelatih A AFC dikenal bertangan dingin dalam mengorbitkan pemain muda.

Yusack pun cukup yakin bisa menjawab tantangan itu. Meski begitu, manajemen klub tidak memasang target muluk-muluk di Liga 1 2017. Hanya, Yusack berjanji akan membawa Perseru ke penampilan terbaik sehingga tidak mengecewakan para pendukung.

Yusack dikenal sebagai salah satu pelatih senior di Tanah Air. Karier kepelatihannya cukup panjang. Ia pernah mengarsiteki tim Persipura (2006), Pelita Solo (2000-2002), Persijap Jepara (2006-2007 dan 2016), PSS Sleman (2013), dan beberapa klub lain.

Manajemen yakin dengan bekal pengalaman yang dimiliki Yusack, Perseru yang musim lalu berada di posisi 11 klasemen akhir Torabika Soccer Championship 2016 presented by IM3 Ooredoo bisa lebih bertaji di musim 2017.

Yusack Sutanto menanggung beban yang tidak ringan saat sepakat bekerja sama dengan Perseru Serui untuk menduduki jabatan pelatih kepala musim 2017. Pasalnya, musim ini Perseru lebih banyak dihuni pemain lokal serta pemain muda.

Namun, manajemen Perseru dipastikan sudah melewati berbagai pertimbangan sebelum mendatangkan pelatih kelahiran Semarang, Jawa Tengah itu. Yusack yang memiliki lisensi pelatih A AFC dikenal bertangan dingin dalam mengorbitkan pemain muda.

Yusack pun cukup yakin bisa menjawab tantangan itu. Meski begitu, manajemen klub tidak memasang target muluk-muluk di Liga 1 2017. Hanya, Yusack berjanji akan membawa Perseru ke penampilan terbaik sehingga tidak mengecewakan para pendukung.

Yusack dikenal sebagai salah satu pelatih senior di Tanah Air. Karier kepelatihannya cukup panjang. Ia pernah mengarsiteki tim Persipura (2006), Pelita Solo (2000-2002), Persijap Jepara (2006-2007 dan 2016), PSS Sleman (2013), dan beberapa klub lain.

Manajemen yakin dengan bekal pengalaman yang dimiliki Yusack, Perseru yang musim lalu berada di posisi 11 klasemen akhir Torabika Soccer Championship 2016 presented by IM3 Ooredoo bisa lebih bertaji di musim 2017.

(Sumber)

Dua Gol Boaz Antar Persipura Imbangi PSM Makassar Dalam Laga Ujicoba

Last modified on 2017-04-05 16:27:26 GMT. 0 comments. Top.

Tuan rumah PSM Makassar hanya mampu meraih hasil seri 2-2 saat menjamu tamunya Persipura Jayapura dalam laga uji coba. Laga digelar pada Rabu (5/4) malam di stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoangin Makassar, Sulawesi Selatan.

Dua gol dari tim Juku Eja pada pertandingan tersebut masing-masing melalui gol Ferdinand Sinaga pada menit ke-18 serta Willem Jan Pluim ketika pertandingan memasuki menit ke -46. Sementara gol tim Persipura Jayapura masing-masing diborong striker tajam mereka Boaz Salossa yang memang tampil begitu menjanjikan dalam pertandingan tersebut pada menit ke-23 dan 35.

Jalannya pertandingan sudah ketat sejak menit awal. Bahkan pada menit kedua, Ferdinand nyaris membawa PSM unggul terlebih dahulu, setelah mendapat umpan silang dari Pluim di sektor kanan pertahan Persipura. Beruntung, penjaga gawang tim Mutiara Hitam, Yoo Jae Hoon berdiri di posisi yang tepat hingga memblok bola dengan baik.

Memasuki menit ke-11, kapten PSM Hamka Hamzah nyaris mengubah skor lewat tandukan, setelah tim Juku Eja memanfaatkan skema bola mati. Zulkifli yang memberi umpan langsung ke mulut gawang dan disundul oleh Hamka berhasil ditepis. Namun, kapten PSM ini terlebih dahulu terperangkap offside.

Serangan PSM berbuah gol pada menit ke 18, akhirnya Ferdinad berhasil mencetak gol usai memanfaatkan umpan tarik dari M Rahmat yang merangsek dari sisi kanan pertahanan Persipura. Ferdinand yang berdiri bebas tanpa kawalan dengan muda melesakkan bola skor berubah menjadi 1-0.

Persipura yang tertinggal mencoba merespons dengan tampil lebih menyerang. Sayang serangan Boaz Solossa dkk selalu kandas di area pertahanan PSM termasuk percobaan tendangan sudut yang diantisipasi dengan baik oleh para pemain tim Juku Eja. Gol yang ditunggu Persipura akhirnya tercipta tepat pada menit ke 23, Boaz berhasil menyamakan kedudukan, setelah memanfaatkan umpan trupas dari Ian Luis Kabes di lini tengah. Boaz muncul dari belakang lebih dulu mendapat bola dan memperdaya kiper kemudian menendang bola.

Berhasil menyamakan kedudukan, membuat Persipura lebih nyaman memainkan bola. Bahkan, Boaz dkk menekan jantung pertahanan PSM beruntung sejumlah serangan masih bisa diantisipasi oleh para pemain tim tuan rumah. Termasuk skema umpan satu dua yang berhasil dipatahkan.

Boaz seperti menjadi momok untuk tim Juku Eja penyerang tim nasional Indonesia pada Piala AFF 2016 ini, kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-35. Setelah mamanfaatkan kesalahan penjaga gawang PSM, Rivky Mokodompit yang tidak berhasil memetik bola di udara saat tendangan sudut. Boaz yang berada di dalam kotak penalti berhasil menyepak bola dengan kaki kiri skor berubah 2-1 yang tidak berubah hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, skuat Juku Eja melakukan pergantian, dengan memasukkan Rasyid Bakri, Ardan Aras, Fathul Rahman, dan Reinaldo untuk memaksimalkan permainan pemain senior dan manarik keluar pemain muda. Hasilnya, Pluim berhasil mencetak gol pada menit ke-46 dengan aksi individu di dalam kotak penalti saat mendapat umpan lambung. Pluim langsung menendang bola dengan keras hingga skor menjadi 2-2.

Tim Juku Eja terus melakukan pressing ketat pada babak kedua. Bahkan, sejumlah peluang tercipta seperti tandukan Reinaldo yang bermain untuk mempertajam lini depan PSM pada menit ke-50. Pada menit ke-80 skuat tertua di Indonesia tersebut belum bisa membongkar pertahanan Persipura. Bahkan, sejumlah peluang gagal dimanfaatkan menjadi gol. Hingga, peluit panjang skor 2-2 tidak berubah untuk kedua tim.

(Antara)

Silahkan Komentar

Komentar Anda

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128