INFO NABIRE

Jelang Penetapan 65 Daerah Otonomi Baru Termasuk Provinsi Papua Tengah, AP Youw Minta Kesiapan Pemda Nabire

Last modified on 2014-05-16 08:20:08 GMT. 0 comments. Top.

Untitled

25 Februari mendatang, Komisi II DPR-RI akan membahas pengesahan RUU daerah Otonom baru (DOB) yang sudah disetujui oleh Presiden SBY pada tanggal 27 desember 2013 lalu.

Dari 65 DOB yang akan dibahas oleh II DPR RI untuk pengesahan,  33 diantaranya berada di Papua dan Papua barat termasuk didalamnya pembahasan Provinsi Papua Tengah. Hal ini diungkapkan Deklalator Provinsi Papua Tengah, Drs. AP. Youw di kediamannya.

Menurut AP Youw, rencana pembahasan pengesahan RUU 65 DOB itu terungkap dalam rapat kerja Komisi II DPR RI dengan Kementrian Dalam Negeri tanggal 3 Februari lalu.

“Pada tanggal 3 Februari Komisi II DPR RI telah mengadakan pertemuan dengan Kementrian Dalam Negeri yang juga dihadiri oleh Tim pemekaran, termasuk Tim pemekaran Provinsi Papua Tengah.Dalam pertemuan itu membahas  kegiatan Kmisi II dalam rangka pengesahan 65 RUU Daerah Otonom Baru yang sudah disetujui oleh Presiden Republik Indonesia tanggal 27 Desember 2013,” terangnya.

“Jadwal yang ditetapkan pada rapat tanggal 3 Februari itu adalah Tim Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD) turun kedaerah-daerah untuk meninjau calon daearh-daerah otonom baru, dan mulai tanggal 25 Februari akan dibahas 65 RUU DOB khususnya 33 RUU DOB Papua dan Papua Barat, dimana didalamnya terdapat 3  (tiga) provinsi yakni Provinsi Papua Barat Daya, Papua Selatan dan Provinsi Papua Tengah,” tutur Ap Youw.

Dikemukakan AP Youw, setelah melalui pembahasan pengesahan, maka pada tanggal 6 Maret 2014 akan dilaksanakan Sidang Paripurna untuk menetapkan 65 DOB yang lolos verifikasi.

Sementara itu Tim DPOD akan turun sebelum tanggal 25 Februari kedaerah-daerah calon daerah otonom baru, bahkan hasil komunikasi Drs.AP.Youw dengan Kemendagri, bahwa Tim DPOD sudah turun kekabupaten-kabupaten, sedangkan untuk turun ke provinsi-provinsi calon DOB masih menunggu rapat.

“Saya sudah menghubungi salah satu Dirjen di Kemendagri, dan menginformasikan bahwa Tim DPOD sudah turun kabupaten/kota, sedangkan untuk provinsi kapan Tim DPOD turun tanggapan dari Kemendagri akan diadakan rapat terlebih dahulu baru akan diinformasikan,” tuturnya.

Sementara itu, untuk mempersiapkan segala sesuatunya jelang datangnya Tim DPOD, AP Youw meminta agar Pemerintah Daerah sudah semustinya dapat menunjang Tim Pemekaran Provinsi Papua Tengah guna mempersiapkan acara pertemuan dengan Tim DPOD. Tim pemekaran sudah melaporkan hasil pertemuan dengan Komisi II DPR RI tanggal 3 februari, namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda mendukung kegiatan penerimaan Tim DPOD dari Pemerintah Daerah.

“Tim Pemekaran telah menyampaikan kepada 10 (sepuluh) Bupati se-Wilayah Papua Tengah sesuai PP Nomor 78 ayat (1) yang mengatur pembebanan dana daerah otonom baru pada APBD kabupaten masing-masing, namun sampai saat ini belum ada tanggapan dari 10 Bupati, sehingga tim pemekaran berada dalam persimpangan jalan mau menghubungi siapa,” paparnya.

“Padahal semua orang tahu bahwa letak ibukota Provinsi Papua Tengah menjadi rebutan antara Nabire, Biak dan Timika.Tim Pemekaran pertanyakan kita hendak taruh dimana ibukota Provinsi Papua Tengah, tolong sampaikan kepada masyarakat Papua Tengah dimana layaknya ibukota Provinsi Papua Tengah,” pungkasnya.

Perayaan Imlek & Cap Go Meh Oleh Warga Tionghoa Di Nabire

Last modified on 2014-03-29 06:41:47 GMT. 0 comments. Top.

Warga Tionghoa yang berada di kota Nabire, minggu siang tadi (16/2) merayakan Imlek & Cap Go meh. Perayaan ini sendri diadakan di aula gereja Tabernakel Oyehe Nabire.

Perayaan ini turut dihadiri Ketua Harian Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Provinsi Papua, Isak Monotolalu, Pembina dan Pengurus Yayasan Amal Bhakti Tionghoa Nabire, sejumlah pengusaha, undangan serta masyarakat Kabupaten Nabire.

Lewat sambutannya, Ketua Panitia Mulyadi Guetama mengatakan, kegiatan ini bisa berlangsung berkat  berkat dukungan semua pihak, khususnya warga Tionghoa yang ada di Nabire. Dan perayaan ini adalah perayaan untuk yang kedua kalinya, sebelumnya pada tahun 2011.

Perayaan ini turut menampilkan Barongsai yang didatangkan dari Jayapura dibawa asuhan Ketua Harian Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Provinsi Papua, Isak Monotolalu. Dan perayaan Imlek kali ini mengambil tema ‘Dengan Semangat Tahun Baru Imlek 2014, Komunitas Tionghoa Nabire Meningkatkan Kerukunan dan Solidaritas Sosial Kemasyarakatan Nabire’.

Sementara itu, Sekretaris II Yayasan Amal Bhakti Tionghoa Nabire, Anthony Wijaya dalam sambutanya mengatakan perlu saya sampaikan bahwa yayasan amal bhakti Tionghoa Nabire berdiri sejak 12 Mei 2010 lalu dan pada 15 Februari 2011 kita merayakan Imlek bersama yang pertama kali. Dan pada hari ini kita kembali merayakan Imlek bersama, untuk itu saya mengucapkan Gong Xi Fa Cai, Xin Nien Khuai Le.

Lanjut Anthony, perayaan Imlek bersama tahun 2565 ini dapat terselenggara atas semangat kaum muda warga Tiong Hoa Nabire yang begitu antusias, untuk itu atas nama pengurus saya mengucapkan terima kasih kepada kaum muda warga Tionghoa Nabire dan semua pihak yang turut membantu terlaksananya kegiatan perayaan Imlek ini.

Dalam kurun waktu empat tahun, tambahnya, sejak berdirinya yayasan ini pengurus menyadari bahwa pengurus belum banyak berbuat banyak untuk kemajuan yayasan. Untuk itu kami mohon maaf, namun perlu kami sampaikan bahwa dalam kurun waktu empat tahun ada empat kegiatan yang dilaksanakan oleh yayasan.

Pertama, mengirim bantuan berupa makanan untuk korban banjir di Kabupaten Teluk Wondama berapa tahun silam, kedua pemasangan jaringan sepanjang seribu meter untuk membantu kebutuhan penerangan listrik masyarakat di Kampung Kimi dan ketiga pemasangan jaringan air bersih sepanjang tiga ratus enam puluh meter di kampung yang sama dan penataan tanah untuk rumah masa depan (Tanah Pemakaman) di Kimi.

Diakhir sambutannya, Anthony mengatakan pada perayaan Imlek yang lalu dalam sambutan saya mengajak kita semua selaku komunitas Tionghoa di Nabire untuk dan harus berbaur serta berperan dalam kebhinnekaan budaya dan sosial dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga kita tidak dipandang selalu menutup diri terhadap komunitas lain

Siswa SMKN 1 Nabire Jurusan Pertanian Mendapat Bantuan Biaya Siswa

Last modified on 2014-03-29 06:42:02 GMT. 0 comments. Top.

Sebanyak 281 Siswa Jurusan Pertanian SMK Negeri 1 Nabire, menerima bantuan uang biaya siswa sebesar 1 juta per siswa per tahun. Pembagian bantuan ini telah diatur lewat petunjuk teknis oleh Direktorat Pembinaan SMK tahun 2013.

Adapun uang bantuan ini akan diterima sebanyak dua kali dalam  setahun yakni 500 ribu di 6 bulan pertama, dan 500 ribu di enam bulan selanjutnya.

Menurut Kepala SMK Negeri 1 Nabire, Drs Yustus Paisey, tujuan dari biaya siswa ini untuk memberikan peluang bagi lulusan SMP/MTs atau sederajat, dari keluarga yang kurang mampu untuk bisa mengikuti pendidikan di SMK Negeri 1 Nabire.

Ditambahkan Yustus, hal ini juga akan memberikan motivasi bagi siswa SMK yang mengikuti program Pertanian bidang atau Jurusan Agribisnis, Agroteknologi dan program study keahlian pelayanan, disamping juga untuk mencegah siswa SMK dari kemungkinan putus sekolah akibat kesulitan biaya pendidikan.

Dari 281 pelajar jurusan pertanian yang mendapatkan bantuan itu masing-masing jurusan kompotensi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan Holtikultura sebanyak 77 orang murid, jurusan Agribisnis Ternak Unggas sebanyak 91 orang, jurusan Agribisnis Perikanan sebanyak 58 orang murid dan jurusan Teknologi Pengolahan hasil Pertanian sebanyak 55 murid.

Pemda Nabire Lewat Asisten II Setda Minta Para Kepala Kampung, Lurah & Kepala Distrik Siapkan Data Akurat Terkait Distribusi Minyak Tanah Di Nabire

Last modified on 2014-03-29 06:42:10 GMT. 0 comments. Top.

Asisten II Setda Nabire, Ir Sukadi, telah meminta kepada para Kepala Kampung, Lurah, dan Kepala Distrik untuk menyiapkan data akurat masing-masing Kepala Keluarga yang akan dilayani oleh Pangkalan Minyak Tanah agar dalam distribusinya bisa terakomodir dan terarah dengan baik.

Menurut Sukadi, Guna menata pangkalan minyak dengan benar maka Kepala Kampung, Lurah, dan Kepala Distrik harus bekerja sama dalam memperhatikan dan mengawasi distribusi minyak tanah agar, tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Ditegaskan, semua orang punya hak dan kewajiban yang sama. Dan secara khusus masyarakat juga mempunyai sumbangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) lewat setoran ijin dari pengurus masing-masing yang diberikan setiap tahun sekali lewat pengurusan ijin angkutan umum.

Apabila penataan pangkalan minyak tanah dan umum lainnya sudah dapat diatur secara baik, dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat. Karena rata-rata masyarakat kita yang ada di daerah ini juga membutuhkan pelayanan yang prima.

Ini Dia Tempat-Tempat Di Nabire Yang Tidak Boleh Dipasangi Atribut Kampanye

Last modified on 2014-03-29 06:42:16 GMT. 0 comments. Top.

Menjelang Pemilu 2014, khususnya Pemilu Legislatif, Komisi Pemilihan Umum kabupaten Nabire, siap melakukan pengawasan terhadap atribut kampanye baik spanduk maupun baliho agar dalam masa kampanye, pemasangan atribut-atribut tersebut, tidak menyalahi aturan yang sudah ditetapkan oleh KPU Nabire yang sudah berkoordinasi dengan Pemkab Nabire.

Sebagaimana telah diatur dalam UU nomor 8 tahun 2012 tentang Pemilu pasal 102 mengenai pemasangan atribut kampanye, dimana disebutkan bahwa pemasangan alat peraga kampanye harus mempertimbangkan etika, estetika, kebersihan, dan keindahan kota atau kawasan setempat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, KPU Nabire menghimbau kepada seluruh Parpol dan Calon legislatif agar mentaati peraturan yang sudah ditetapkan dan sudah disepakati bersama juga lewat pertemuan pada tanggal 28 januari lalu.

Selain itu, dalam peraturan KPU Nomor 1 tahun 2013 tentang tata cara kampanye pada pasal 17 disebutkan bahwa alat peraga kampanye tidak ditempatkan pada tempat ibadah, rumah sakit atau tempat-tempat pelayanan kesehatan, gedung milik pemerintah, lembaga pendidikan (gedung sekolah), jalan-jalan protokol, dan jalan bebas hambatan.

Oleh karena itu, KPU Nabire telah menetapkan beberapa lokasi yang dilarang untuk dipasangi atribut kampanye tersebut.

1. Sepanjang Jalan Merdeka

2. Lapangan KODIM 1705

3. Taman Gizi

4. Taman Makam Pahlawan

5. Jembatan

6. Jalur lampu merah

7. Depan Gereja

8. Depan Masjid

9. Depan Rumah Sakit

10. Depan Sekolah

11. Pepohonan

Gedung PAR GKI Tabernakel Nabire Diresmikan Penggunaanya Oleh Bupati Nabire

Last modified on 2014-03-29 06:42:20 GMT. 0 comments. Top.

(Dok. Nabire.TV)

Hari rabu lalu (12/2), Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos, telah meresmikan pengunaan gedung Persekutuan Anak dan Remaja (PAR) Jemaat GKI Tabernakel Oyehe Kabupaten Nabire. Acara peresmian dengan ditandai dengan penguntingan pita dan penandatangan prasasti. Acara ini sendiri turut disaksikan perwakilan Muspida, Ketua DPRD Nabire, Plt. Sekda, tokoh agama dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Isaias berpesan bahwa sebagai generasi muda penerus dan pewaris cita-cita bangsa, harus memiliki tugas & tanggung jawab baik di lingkup keluarga, masyarakat, maupun gereja.

Agar hal tersebut bisa terwujud, diperlukan perjuangan & pengorbanan dalam membina dan menumbuh kembangkan iman mulai dari anak-anak. Nilai-nilai kristiani kepada anak dan remaja tersebut sudah harus ditanamkan sejak dini kepada anak dan remaja. Sebab masa kanak-kanak merupakan masa perekaman yang akan mempengaruhi karakter dan kepribadian setiap orang hingga menjadi dewasa.

Pemerintah Daerah melalui Bupati Isaias Douw sendiri ikut memberikan bantuan dana sebesar 300 juta untuk pengadaan meubel dan isi gedung PAR tersebut.

Air Laut Masuk Pemukiman Warga Makimi Januari Lalu, Warga Makimi Anggap Pemkab Nabire Tidak Serius Perhatikan Warganya

Last modified on 2014-03-29 06:44:53 GMT. 0 comments. Top.

(Ilustrasi)

Akibat hujan & angin kencang beberapa minggu yang lalu di Nabire, membuat kondisi laut tak bersahabat dan ombak besar, Imbasnya pada 18 Jauari lalu, air laut masuk ke pemukiman warga di kampung Makimi Distrik Makimi Nabire. Hal ini berimbas sejumlah tanaman masyarakat terendam serta terancam kekeringan.

Masuknya air laut ke pemukiman masyarakat Kampung Makimi yang diantar ombak besar pada saat itu membuat uap air garam yang masuk seperti kabut. Kejadian ini sempat membuat masyarakat panik. Hal ini merupakan musibah kedua air laut masuk pemukiman Kampung Makimi. Sebelumnya, pada bulan Desember 1986 juga terjadi hal serupa.

Dituturkan tokoh adat Kampung Makimi, Antonius Batram Yoweni, pada tahun 1986 semua tanaman milik masyarakat kekeringan. Sehingga masyarakat menanam kembali dan kini kembali kering lagi akibat ombak air laut yang disertai ombak besar masuk menggenangi Kampung Makimi. Pohon kelapa yang dikatakan bisa hidup di air garam pun terlihat ikut mengering daunnya.

“Musibah angin dan air laur masuk kampung yang membuat semua sumur jadi asin belum ada perhatian dari pemerintah Kabupaten Nabire kepada masyarakat,” kata Antonius Batram Yoweni.

Antonius berpikir, musibah yang terjadi ini jauh dari kota sehingga sangat sulit juga bagi pemerintah untuk melihat dan membantu masyarakat. “Kami tinggal di sudut kota jadi tak pantas untuk diperhatikan,” tambahnya.

Langkah yang diambil masyarakat,  diminta untuk menguras sumur secara bergotong royong. Sementara tanaman yang rata-rata kering semua dari pohon mangga, kelapa, pinang, rambutan, nangka dan sejumlah tanaman lainnya hanya tinggal menunggu ditebang menjadi kayu bakar.

Dari data laporan yang telah disampaikan kepada pemerintah Kabupaten Nabire hingga saat ini juga belum ada respon. Sehingga masyarakat hanya bisa belajar menerima apa yang ada sebagai suatu musibah alam yang tidak bisa ditantang oleh manusia. Dari peristiwa ini rakyat sudah bisa tahu bahwa pemerintah Kabupaten Nabire tidak serius perhatikan rakyat yang ditimpa bencana.

Semaraknya Peringatan HUT GIDI Ke 51 Di Nabire

Last modified on 2014-03-29 06:45:28 GMT. 0 comments. Top.

Ibadah Syukur Memperingati Hari Ulang Tahun Gereja Injil Di Indonesia (GIDI) di klasis Nabire, yang dilaksanakan dalam suatu bentuk Ibadah syukuran di gedung gereja Jemaat Immanuel stadion siriwini pada hari Rabu, tanggal 12 februari 2014 dengan dihadiri kurang lebih 2890 jiwa yang terdiri dari Bupati kabupaten Nabire, para Muspida, tokoh-tokoh adat, Pimpinan denominasi gereja lainnya serta anggota jemaat se-kota nabire, acarapun berlangsung dengan khidmat.

Acara tersebut diawali dengan pembacaan sejarah gereja oleh Pdt. David Mosip, S.Th selaku ketua klasis, yang dimulai dengan cikal bakal berdirinya gidi terbentuk pada tahun 1963 di bokondini yang sekarang disebut tolikara oleh tiga badan misi yaitu APCM, RBMU Internasional, dan UFM Internasional. Berawal dari nama Gereja Injil Irian Barat (GIIB) karena adanya perubahan nama irian barat menjadi irian jaya maka dirubah lagi menjadi Gereja Injil Irian Jaya (GIIJ) kemudian melalui sidang raya sinode GIIJ yang ke XIII (13), selanjutnya pada bulan Juni tahun 1988 bertempat di karubaga status gereja dirubah lagi menjadi gereja injil di Indonesia (GIDI) hinggah sekarang, alasannya karena pelayanan gereja telah menjangkau pulau-pulau di nusantara hinggah mencapai usia ke-51 tahun, dan ada 966 GIDI yang juga sudah ada di Australia, PNG, dan yerusalem terdiri dari 8 wilayah dan 47 klasis.

Pada kesempatan ini juga ibadah berlangsung dengan refleksi singkat yang disampaikan oleh Pdt. Jhon Imbiri S.Th., dalam matius 28 : 16 – 20 dengan thema gereja yang menabur Injil (kisah pararasul 1 : 28), dalam kotbahnya ada tiga hal penting yang harus di lakukan yaitu yang pertama penyerahan diri secara total kepada Tuhan (pasal 16-18) , kedua bertindak untuk pergi memberitakan injil (ayat 19), ketiga bekerja keras untuk melayani dihadapan Tuhan (ayat 20) pada akhir dari refleksinya di katakan bahwa jika kita tidak memberitakan injil maka tugas kita adalah berdoa bagi para penginjil, berikan upah kepada Penginjil, bekerja keras diladang Tuhan, melalui itu juga kita bersama-sama berdoa dengan sungguh-sungguh untuk pelayanan Tuhan maka Upah kita luar biasa.

GIDI harus berdiri tegak dalam satu hati satu iman dengan mengenang kisa-kisa sejarah kedepan 100 tahun gereja GIDI nantinya dierah Globalisasi pada akhirnya dikatakan bahwa jangan pernah sakiti orang tetapi tunjukkan senyummu untuk semua orang demikian sambutan dari Ketua Presiden GIDI yang dibacakan oleh Pdt. Darman Wandedrauw.

Selanjutnya sambutan Bupati kabupaten Nabire yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama, Reki Lumentah S.pd.K bahwa dengan jumlah yang semakin banyak dan diimani selalu bangkit untuk menerangi jiwa bagi kristus (matius 5 : 13 – 16 ) yakni menjadi garam dan terang bagi pribadi, keluarga, masyarakat, pemerintah, bangsa dan Negara. Dalam kesempatan ini kepala kantor mengharapkan kepada seluruh umat DIGI bahwa iman yang baik apapun profesi kita, mari kita sukseskan visi dan misi kabupaten Nabire dari talenta sesuai thema kita miliki untuk memuliakan Tuhan.

Pada penghujung acara di adakan pemotongan kue ulang tahun yang ke- 51 yang kemudian kue ulang tahun dibagikan kepada 10 orang perwakilan masing-masing pengurus jemaat dan para muspida, setelah ibadah dilanjutkan dengan basar.

71 Calon Haji Dari Nabire Sudah Melengkapi Administrasi

Last modified on 2014-03-29 06:46:27 GMT. 0 comments. Top.

Untuk sementara ini sebanyak 71 Calon Jamaah Haji Nabire telah melengkapi administrasi haji untuk proses pelaksanaan haji Tahun 1435 H/2014 M sesuai Surat dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Papua Bidang Haji dan Bimas Islam dengan berpedoman nomor porsi terakhir 2600010901. Demikian diungkapkan Pelaksana Penyelenggara Haji dan Umrah, Hj. Umi Mudrikah, S.Pd.I., ketika melakukan pertemuan Calon Jamaah Haji di Aula Kemenag kabupaten Nabire.

Adapun persyaratan yang harus dilengkapi Calon Jamaah Haji dalam pertemuan itu seperti foto copy KTP, KK, Akte Kelahiran, Ijazah, Akte Nikah, Foto terbaru 3× 4 dan 4×6 dengan ketentuan yaitu berwarna dengan latar belakang putih dan ukuran wajah 70% dan 80% dari ukuran pasfoto. Dengan kelengkapan administrasi tersebut merupakan langkah awal untuk mulai diproses ke kanwil untuk pembuatan visa di Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, dan selanjutnya akan menunggu petunjuk selanjutnya dalam pembuatan paspor haji.

Adapun harapan Pelaksana Haji dan Umrah terhadap Calon Jamaah Haji agar tetap menjaga kesehatan dan mulai mempelajari buku manasik haji dan bila ada hal yang kurang jelas bisa bertanya kepada Ustadz dengan harapan agar calon jamaah haji nantinya bisa menjadi haji mandiri pada saat pelaksanaan haji di Arab Saudi. Selanjutnya jamaah calon haji diharapkan juga untuk memperbanyak silaturahmi sehingga dapat memperoleh Haji Mabrur. Juga diungkapkan bahwa tahun lalu ada Calhaj yang batal berangkat karena pengurangan 20 % dari Arab Saudi dan juga karena sakit saat mau berangkat sehingga gagal berangkat, insyallah tahun ini mereka akan berangkat mendapat giliran berangkat ke Tanah Suci.

Realisasi Pendapatan Daerah Provinsi Papua Di Bulan Januari 2014, Yang Dikelola UPPD Samsat Nabire

Last modified on 2014-03-29 06:46:30 GMT. 0 comments. Top.

Realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah Provinsi Papua yang dikelola oleh kantor UPBD Samsat Nabire dalam bulan januari 2014, sebesar Rp 26.061.000,- lebih atau 10,15%.

Dalam laporannya, Kepala UPBD Samsat Nabire, Purnomo Hadi SH, mengatakan, realisasi Pendapatan Asli Daerah tersebut diperoleh dari Pajak Kendaraan Bermotor, Bea balik nama kendaraan bermotor, dan pajak air permukaan.

Jika dirinci menurut penerimaan pajak, masing-masing penerimaan pajak bermotor sebesar Rp 9.799.000.- lebih atau 10.91%, Bea balik nama kendaraan bermotor, Rp 16.256.512,- lebih, atau 9.69%, kemudian pajak pemanfaatan air dan permukaan sebesar Rp 5000,-

Sedangkan jenis kendaraan sebagai sasaran penerimaan pajak, terdiri dari sedan, jeep, minibus, truk, pick up, dan sepeda motor.

Silahkan Komentar

Komentar Anda

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215