INFO NABIRE

Tim Kemenkopolhukam Lakukan Kunjungan Kerja Di Nabire, Pemkab Nabire Gelar Rapat Koordinasi Bersama

Last modified on 2013-09-03 18:27:01 GMT. 0 comments. Top.

Dalam rangka evaluasi kegiatan pembangunan yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Otsus dan bersumber dari Pendapat Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2012, Senin (2/9) siang kemarin Pemkab Nabire menggelar rapat koordinasi bersama.

Rapat yang dipimpin Wakil Bupati Mesak Magai, S.Sos, M.Si didamping Plt Sekda Nabire, Johny Pasande yang berlangsung di Ruang Rapat Setda Nabire ini dihadiri para Kepala Bagian (Kabag), pimpinan SKPD, pejabat eselon II dan III dilingkungan Setda Nabire.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Mesak dalam arahannya mengatakan evaluasi merupakan tahapan yang sangat penting dalam proses dan pelaksanaan pembangunan di daerah, baik fungsi pelaksanaan kegiatan fisik dan non fisik yang dilaksanakan masing-masing SKPD yang bersumber dari DAU, DAK, Otsus dan PAD  pada tahun 2012.

Lanjutnya, laporan pengunaan dana di SKPD tahapan Triwulan I, II dan III belum dapat dikatakan berhasil dengan baik, dari pelaksanaan pembangunan fisik maupun non fisik dan pada kesejahteraan masyarakat yakni dalam konteks pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakat, infrastuktur yang berhubungan dengan banyak sektor belum pula terlaksana maksimal. Oleh karena itu, kita perlu evaluasi kembali, khususnya pengguna anggaran di masing-masing SKPD yang ada di daerah ini.

“Hasil laporan pelaksanaan kegiatan pembangunan tiap SKPD belum memenuhi hasil yang maksimal di tahun anggaran 2012, untuk itu selaku aparat di daerah dalam rangka menyukseskan dan terwujudnya visi dan misi daerah sebagaimana tertuang dalam dokumen RPJMD tersebut agar lebih serius dan tanggap terhadap pelaksanaan kegiatan dilapangan dan penyelapan anggaran sangat berpengaruh kelanjutan kegiatan triwulan berikutnya,” terang Wabup Mesak.

Mengingat, tambahnya, kita saat ini telah masuk pada triwulan ketiga di tahun anggaran 2013, dimana kondisi idealnya realisasi fisik dan keuangan sudah harus mencapai diatas 50 persen. Sehingga perlu dukungan semua pihak demi kelancaran pelaksanaan kegiatan pembangunan selanjutnya.

Demikian pula untuk dana Otsus  tahun 2012 di Kabupaten Nabire, hasil kegiatan pembangunan belum dirasakan sepenuhnya oleh kita. Hal ini menjadi pekerjaan besar bagi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten dalam pembangunan masyarakat khususnya Pemerintah Kabupaten Nabire tahun anggaran selanjutnya.

Sementara itu terkait koordinasi beberapa hal menyangkut kegiatan politik, hukum dan keamanan daerah dan evaluasi pengunaan dana Otonomi Khusus (Otsus) bagi Papua, Selasa (3/9), tim dari Kementerian Koordinasi Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam) Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Nabire.

Tim Kemenkopolhukam yang diketuai Jenderal Purnawirawan Sumardi ini,  tiba di Nabire sekitar pukul 12.00 Wit langsung melakukan kunjungan ke beberapa tempat dan selanjutnya pada hari Selasa siang kemarin hingga sore tim berjumlah 4 orang ini melakukan rapat koordinasi bersama Pemkab Nabire.

Rapat sekaligus pemaparan yang berlangsung di Ruang Rapat Setda Nabire ini, terkemuka beberapa hal diantaranya terkait informasi perjuangan Pemekaran Provinsi Papua yang saat ini masih saling tarik ulur terkait letak ibukota provinsi dan presepsi serta rencana rekontruksi atau perubahan dana Otsus bagi Papua mendatang.

Kunjungan kerja tim  Kemenkopolhukam RI ini sesuai data dan informasi akan berlangsung selama 3 hari. Hari ini (4/9) direncanakan tim akan melakukan tatap muka dan pertemuan bersama masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Setda Nabire dan meninjau RSUD Nabire dan beberapa sekolah yang ada di daerah ini.

(Sumber : Papuaposnabire.com)

Pelajar SMU Negeri 1 Nabire Berkelahi Dengan Tukang Ojek & Anggota TNI

Last modified on 2013-09-03 11:34:47 GMT. 0 comments. Top.

2

Belasan siswa SMU Negeri 1 Nabire Papua berkelahi dengan pengemudi ojek, terkait pengembalian uang ojek yang tidak sesuai dengan perjanjian.

Aparat polisi sempat mencoba menyelesaikan perselisihan tersebut, namun keributan kembali terjadi, karena seorang pelajar memukul seorang anggota TNI.

Selain memukul anggota TNI, tukang ojek yang ada di lokasi juga ikut dipukul para siswa ini.

Saat siswa yang melakukan keributan dengan ojek  tersebut hendak diamankan, rekan-rekan siswa tersebut mengamuk dan menghalang-halangi penahanan tersebut.

Pertemuan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire Dengan Guru Penerima Sertifikasi

Last modified on 2013-09-03 10:47:16 GMT. 0 comments. Top.

Sebanyak 31 Guru PAI dan Madrasah se Kabupaten Nabire yang menerima dana serfikasi guru mendapatkan arahan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Nabire pada hari Senin, 2 September 2013 di Aula Kementerian Agama dengan suasana penuh kekeluargaan.

Acara ini didahului sepatah kata dari Kepala Seksi Kependidikan Agama Islam dan Pemberdayaan Masjid, H. Bahar S.Pd.I,. Bahar menyatakan maksud dan tujuan pertemuan ini untuk bersilaturahmi karena masih dalam suasana Syawal untuk saling maaf memaafkan juga menyampaikan bahwa Kementerian Agama RI telah mencairkan dana sertifikasi guru selama 6 bulan dan akan segera diserahkan kepada guru-guru penerima dana sertifikasi. Oleh karena itu diharapkan kepada Bapak/Ibu untuk terus melengkapi persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan agar nantinya pencairan berikutnya akan lebih cepat tandas Bahar.

Pada kesempatan yang sama Kepala Kantor Kementerian Agama Nabire Reki Lumentah, S.Pd.K dalam arahannya kepada penerima sertifikasi guru PAI dan Madrasah bahwa pemerintah terus berupaya mensejahterakan guru-guru dengan bentuk pemberian dana sertifikasi guru, dan diharapkan dana ini dapat dimanfatkan dengan sebaik-baiknya serta dapat menjadi pemacu motivasi belajar keras dalam rangka mencerdaskan anak didiknya juga harapannya agar bisa menjadi tauladan bagi siswa dan masyarakat ditempat tinggalnya.

Acara ini di hadiri pula oleh Pengawas PAI MTs, SLTP/SMA, MA ( H. Ahmad Jafar, S.Pd.I,M.MP.d ) dan staf Seksi Kependais dan Penamas.

Pemkab Nabire, Wakil Ketua II DPRD, Dan Satuan Kerja Perangkat Daerah, Gelar Pertemuan Terkait Hasil Audit BPK

Last modified on 2013-09-03 10:38:27 GMT. 0 comments. Top.

Terkait hasil audit BPK soal Kinerja Kerja pemerintah Kabupaten Nabire dari setiap SKPD, maka digelar pertemuan di ruang rapat Sekda kabupaten Nabire. Pertemuan tersebut  dihadiri Plt. Sekda Nabire, Drs. Jhony Pasande, Wakil Ketua II DPRD Nabire, Yahuda Gobai, S.Th, M.Si dan masing-masing SKPD. Pertemuan dilaksanakan pukul 10.00 WIT hingga selesai, berjalan aman dan lancar.

Dikatakan Yahuda Gobai, kinerja kerja pemerintah Kabupaten Nabire dari atasan hingga bawahan, koordinasi kerja di dalam SKPD berjalan dengan baik. Hal ini dilakukan agar menjamin tercapainya tujuan dan sasaran dari setiap program dan kegiatan.  Dalam rangka pencapaian visi dan misi pembangunan di daerah.

“Hal ini sesuai keingingan kita bersama sesuai dengan amanat UU RI Nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional pada BAB IV tentang pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana beserta peraturan-peraturan pelaksanaannya,” tutur Yehuda.

Dikatakan, monitoring dan evaluasi BPK merupakan tahapan yang sangat penting dalam proses pelaksanaan pembangunan daerah. Oleh karena tugas  fungsi kerja masing-masing SKPD ditingkatkan pengedalian, koreksi-koreksi atau pun dukung yang bertujuan untuk menata, mengarahkan, mendukung setiap proses pelaksanaan setiap pembangunan.  Sehingga dapat terlaksana sesuai dengan rencana yang diharapkan di tahun mendatang.

Diutarakan, pembangunan yang berkualitas adalah pembangunan yang memiliki ciri-ciri, orientasi pada kesejahteraan masyarakat. Yakni dalam konteks pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakat. Fokus dalam mengelola potensi atau setidaknya mengatasi masalah, berkesinambungan, berkelanjutan yakni bukan kepentingan sesaat atau orientasi proyek, keterpaduan lintas sektor, yakni saling berhubungan dengan banyak sektor, bukan jalan sendiri-sendiri.

Lanjutnya, pengelenggaraan pemerintah bekerja dengan baik.  Pelaksanaan APBD Kabupaten Nabire tahun anggaran 2014 terdapat sebagian anggaran belanja langsung yang dikelola oleh SKPD untuk melaksanakan kegiatan pembangunan daerah. Hal ini sesuai tugas pokok dan fungsinya, dari tingkat atas dan bawah memaksimalkan fungsi kerja untuk maksud nilai  ketingkatan yang baik oleh kita semua.

Hasil pengawasan Inspektorat adalah hal yang mutlak untuk melakukan pengawasan kerja setiap SKPD di lingkungan pemerintah di daerah ini. Hal ini menjadi tanggungjawab bersama sebagai aparat di daerah ini untuk mensukseskan terwujudnya hasil kinerja kerja pegawai.

Dalam arahan singkat Plt. Sekda Nabire mengatakan, penyerahan laporan hasih kinerja kerja pemerintah Kabupaten Nabire, kinerja kerja pegawai perlu peningkatan dalam semua SKPD. Kita perlu sadari dari tingkat atas sampai bawah mendukung dan mendorong kelancaran proses pelaksanaan kinerja kerja pegawai pembangunan di daerah ini.  Sehingga dapat mewujudkan amanah dan visi misi yang telah ditetapkan.

Hasil pemeriksaan BPK secara simbolis diterima tiga SKPD masing-masing Inspektorat, Dinas Pertanian dan BKD. Hasil pemeriksaan diserahkan Plt. Sekda di ruang rapat.

ORARI Lokal Nabire Laksanakan Beberapa Kegiatan Terkait HUT ORARI Ke 45

Last modified on 2013-09-03 07:12:46 GMT. 0 comments. Top.

262084_103429049752823_1363122_n

Dalam rangka ulang tahun Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia (ORARI) yang ke 45, dan ulang tahun keempat kepengurusan ORARI lokal kabupaten Nabire periode 2009-2014, sejumlah kegiatan telah dan akan dilaksanakan oleh Panitia HUT ORARI kabupaten Nabire, salah satu diantaranya adalah kegiatan Bakti Sosial yang dilaksanakan di areal Pantai Nabire, minggu sore (1/9).

Dikatakan Ketua ORARI lokal Nabire, Doto Suwasito, seharusnya peringatan ulang tahun ORARI di Nabire dilaksanakan pada tanggal 9 juli 2013 sesuai dengan HUT ORARI Nasional, namun dikarenakan berbenturan dengan bulan puasa, maka diundur hingga 8 september 2013.

Menurut Doto, acara ulang tahun ORARI di Nabire juga sudah termasuk ucapan syukur karena sudah terselenggara dengan baik ujian negara amatir radio (MUNAR) di lokal Nabire dan kegiatan tersebut berjalan dengan sukses 100%.

Ditambahkan Doto, total keseluruhan anggota ORARI lokal Nabire sendiri saat ini dibawah kepengurusannya saat ini berjumlah 140 anggota dengan perincian 126 anggota Siaga, 11 anggota penggalang, dan 3 anggota penegak.

 

 

 

Silahkan Komentar

Komentar Anda

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161