INFO NABIRE

Bapak Kapolres Nabire Tolong Tangkap Bandar Togel Serta Usut Oknum Aparat Yang Terlibat

Last modified on 2016-02-09 18:21:51 GMT. 0 comments. Top.

1234

(Aktivitas jual beli togel di Terminal Oyehe, nampak 2 oknum aparat Polisi yang berada di lokasi entah untuk membeli togel atau menagih jatah keamanan/Dok.Zonadinamika)

Keberadaan Togel sangatlah meresahkan, karena membuat orang menjadi malas bekerja karena sibuk membuat rumusan angka dari hasil mimpi untuk selanjutnya dipasang pada rangkaian angka yang tertera pada kupon Togel.

Permainan Togel pun marak di Papua, terlebih khusus di Nabire. Togel seperti sudah menjadi aktivitas biasa bagi warga di Nabire dan  Papua pada umumnya.

Bandar togel pun banyak dijumpai di kota Nabire, baik yang terang-terangan maupun tersembunyi.

Salah satu yang bisa dijumpai yaitu di terminal Oyehe Nabire. Dari data yang dihimpun, omzet dari penjualan togel tersebut bisa mencapai jutaan rupiah dalam sehari.

Bahkan ironisnya menurut keterangan warga, ada oknum dari kepolisian yang mengambil keuntungan dari penjualan togel dengan menarik jatah preman, bahkan ikut-ikutan mencoba membeli, seperti yang dipublikasian oleh ZonaDinamika.

1234

Selain judi togel, judi sabung ayam juga sering terjadi di Nabire, seperti yang baru saja digerebek oleh aparat TNI.

Akibat judi, warga di Papua semakin tergerus oleh budaya instan ingin cepat kaya, padahal untuk meraih kesuksesan tidaklah diraih dengan cara tersebut.

Dibutuhkan perhatian dari aparat kepolisian, pemerintah,  tokoh masyarakat dan tokoh agama, agar mengawasi, memberi pengarahan kepada warga masyarakat kota Nabire, bahwa budaya togel hanya akan menyengsarakan masyarakat dan tidak membawa efek positif bagi kehidupan pribadi maupun keluarga.

Sekda Nabire Pimpin Pembentukan Panitia Penjemputan Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI

Last modified on 2016-02-09 17:55:51 GMT. 0 comments. Top.

index

(Dirjen Perimbangan Keungan Kemenkeu RI, Boediarso Teguh Widodo)

Sekda Nabire, Drs Johny Pasande, selasa pagi tadi (08/02) memimpin Rapat Pembentukan Panitia Penjemputan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, bertempat di ruang rapat kantor Bupati Nabire.

Dikatakan Sekda, kunjungan Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI ke Nabire adalah dalam rangka melaksanakan kegiatan Sosialiasi Dana Desa dan Dana Transparan ke Daerah.

Oleh karena itu, Sekda Drs Johny Pasande berharap tiap-tiap SKPD yang laporan keuangannya belum masuk agar segera dilengkapi dan diselesaikan.

Adapun susunan Panitia Penjemputan terdiri dari :

  • Pelindung : Penjabat Bupati Nabire

  • Penanggung Jawab : Sekda Nabire

  • Ketua Panitia : Kepala BPKAD Nabire

  • Wakil Ketua : Kepala BPMPK Nabire

  • Sekretaris : Sekretaris BPKAD

  • Bendahara : Eni Patari

Panitia juga dilengkapi berbagai seksi yang diperlukan.

(RRINabire/Yohanes.P)

Perayaan Imlek 2567 Tahun 2016 Di Nabire Berlangsung Dalam Kesederhanaan

Last modified on 2016-02-09 17:53:05 GMT. 0 comments. Top.

animasi-imlek-2016

Perayaan Tahun Baru Imlek merupakan Tahun Baru yang diharapkan lebih baik daripada tahun sebelumnya. Tahun Baru Imlek yang dilaksanakan senin kemarin (07/02).

Khusus di Nabire, perayaan Imlek 2567 tahun 2016, berlangsung secara sederhana dan kekeluargaan. Salah seorang warga keturunan Tionghoa di Siriwini Nabire, Edy Tanujaya, mengatakan, Tahun 2016 ini disebut tahun monyet api.

Menurut Edy, Arti dari Tahun Monyet Api adalah aktif dan dinamis, namun tetap harus berhati-hati. Namun monyet api ini digambarkan sesbagai sesuatu yang ingin menang dan berusaha menuju puncak. Oleh karena itu dirinya berharap di tahun 2016 ini warga Nabire bisa lebih baik lagi dalam segala bidang khususnya dalam bidang ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

(RRINabire/Jefry.P)

Dandim 1705/Paniai Bersama Den Zipur 12/OHH Nabire Gerebek Tempat Judi Sabung Ayam Di Nabire

Last modified on 2016-02-09 17:47:56 GMT. 0 comments. Top.

12651067_1075879892462659_6127939276167417740_n

Menyingkapi informasi terlibatnya oknum aparat TNI dalam judi sabung ayam di Nabire, senin 8 februari 2016 sore, Dandim 1705/Paniai, Letkol Arh Yulian Iskandar S.IP bersama Dan Den Zipur 12/OHH Nabire, Mayor Czi.Yoga Permana melakukan penggerebekan tempat judi sabung ayam di Nabire.

Penggerebekan ini berhasil menangkap belasan kendaraan bermotor baik roda 2, maupun roda 4, serta ayam sabung. Barang barang bukti tersebut, di tinggal pergi oleh pemiliknya, yang melarikan diri, saat hendak di grebek. Saat di grebek, sarang judi sabung Ayam telah berada dalam kondisi kosong.

12654430_1075879872462661_5366467532561010396_n

Setelah melakukan penggrebekan, Dandim 1705/Paniai, Letkol Arh Yulian Iskandar S.IP  meminta anggotanya untuk membereskan barang bukti. Sesuai rencana barang bukti yg saat ini diamankan di Makodim 1705/Paniai dan selanjutnya diserahkan kepada pihak Polres Nabre yang sudah dilakukan pagi tadi (08/02).

(Reyn.W)

Persiapan Pelaksanaan Raker Ke IV Klasis GKI Paniai Tanggal 10 s/d 11 Februari 2016 Di GKI Sion Kampung Harapan Nabire

Last modified on 2016-02-08 15:38:01 GMT. 0 comments. Top.

2

(Dok.Agus.T)

Mulai rabu 10 februari 2016 hingga kamis 11 februari 2016, Klasis GKI Paniai akan melaksanakan Rapat Kerja yang ke IV, dimana GKI Sion Kampung Harapan Nabire akan bertindak sebagai tuan rumah Raker ke IV ini.

Persiapan menuju pelaksanaan Raker ke IV Klasis GKI Paniai ini sendiri sudah dipersiapkan sejak tahun 2015 lalu, dimana telah dibentuk susunan kepanitiaan Raker ke IV tersebut pada tanggal 2 juni 2015.

Terpilih sebagai Ketua Panitia Raker ke IV tersebut adalah Pdt Laban D.Warlela S.Th.

1

Terkait hal itu, sebagai tuan rumah, Majelis Jemaat beserta anggota Jemaat GKI Sion Kampung Harapan Nabire sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk mensukseskan pelaksanaan Raker ke IV ini.

Rapat ini akan dihadiri oleh BP AM Sinode GKI wilayah 5, BP Klasis Paniai, dan seluruh BP Jemaat GKI yg berada di wilayah Klasis GKI Paniai.

12662458_1266128270069395_2312773130425474670_n

Adapun Raker ke IV Klasis GKI Paniai ini mengusung tema “Dipersatukan Dalam Ikatan Kasih“, dan sub tema “Melalui Rapat Kerja ke 4, kita menata pelayanan di Klasis paniai menuju kemandirian di bidang teologis, daya dan dana”.

Pelantikan & Pengukuhan Pengurus BKPRMI Kabupaten Nabire Periode 2015-2019

Last modified on 2016-02-08 14:53:03 GMT. 0 comments. Top.

1

Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia kabupaten Nabire (BKPRMI) provinsi Papua yang diwakili Sekretaris Umum, melantik & mengukuhkan kepengurusan BKPRMI kabupaten Nabire Periode 2015-2019, senin 8 februari 2016.

Penjabat Bupati Nabire, Sendius Wonda SH M.Si, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten II Setda Nabire, Ir Sukadi, pada acara ini mengatakan, Masjid merupakan pusat kaum muslimin untuk beribadah kepada Allah SWT, selain itu sebagai wahana pembinaan akidah dan akhlak, khususnya para pemuda dalam kesuksesan pembangunan di Negara ini.

Organisasi ini sangat penting ditengah-tengah munculnya organisasi masyarakat yang tidak jelas visi misinya. Oleh karena itu Penjabat Bupati berharap kepada pengurus BKPRMI yang telah dilantik agar melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dalam membina para pemuda masjid agar tak terjerumus kegiatan negatif seperti, narkoba, miras, sex bebas, dan menangkal paham radikal di negara ini.

Adapun susuna kepengurusan BKPRMI kabupaten Nabire periode 2015-2019 yang baru dikukuhkan dan dilantik adalah sebagai berikut :

  1. Ketua : Rudi Letsoin

  2. Wakil Ketua  : Dwi Septiarini , Muhamad Kahfi, Reni Hidayati

  3. Sekretaris : Musdalifah

  4. Wakil Sekretaris : Muh. Zainudin Kiswoyo, Halimah Asadiyah, Misnawati

  5. Bendahara : Sumiyati

  6. Wakil Bendahara : Desi Rahmawati, Yana Afitasari

Kepengurusan juga dilengkapi biro-biro yang diperlukan.

Pelantikan ini diawali pembacaan Kalam Ilahi yang dibacakan oleh Muh.Syarif Letsoin, serta berlangsung dengan tema “Mewujudkan Kader BKPRMI yang pemersatu, pejuang, pelurus, pendidik dan pembaharu.”

Turut hadir pada acara ini ketua DPD KNPI Nabire, Ketua PHBI Nabire, Ketua Pengadilan Agama Nabire, Sekretaris Pengadilan Agama kabupaten Paniai, Ketua DMI kabupaten Nabire, serta tamu undangan lainnya.

(RRINabire/Dendy.A)

Rumah Salah Seorang Warga Di Sanoba Bawah Terbakar, Kemungkinan Akibat Hubungan Arus Pendek Listrik

Last modified on 2016-02-07 20:49:57 GMT. 0 comments. Top.

a

(Dok.Raimond.R)

Musibah kebakaran rumah terjadi di Nabire, rumah salah seorang warga di Kampung Sanoba Bawah dilalap si jago merah, senin tengah malam (08/02).

Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, namun rumah dan seisinya habis dilalap si jago merah. Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 00.10 Wit, dan berdasarkan dugaan kemungkinan kebakaran terjadi karena dugaan hubungan arus pendek listrik.

Dari keterangan warga, pemilik rumah saat itu tidak berada di tempat. Warga yang berusaha masuk rumah akhirnya terpaksa mendobrak pagar rumah yang terkunci dan memadamkan kobaran api dengan alat dan air seadanya. Namun api justru terus membesar, membuat warga tak mampu lagi untuk memadamkannya.

Menurut warga, dugaan kebakaran karena hubungan arus pendek listrik tersebut akibat seringnya listrik yang padam. Hingga berita ini diturunkan, kerugian akibat kebakaran itu belum dapat dipastikan, dan siapa pemilik rumah belum diketahui.

Warga Yerisiam Gua Tolak Usulan Penambahan Areal Plasma Oleh PT Nabire Baru

Last modified on 2016-02-07 20:47:35 GMT. 0 comments. Top.

rp_Sawit-Papua-MIFEE-Papua.jpg

Minggu siang (07/02), Koperasi Mansirei/Sub Suku Akaba (Salah Satu Sub Suku Dari Suku Besar Yerisiam Gua) bersama perusahaan PT.Nabire Baru, melakukan pertemuan dengan masyarakat Sub Suku Akaba dan sejumlah masyarakat Yerisiam Gua di kampung sima distrik Yaur Nabire-Papua.

Adapun pertemuan tersebut adalah tentang rencana PT.Nabire Baru, melakukan penambahan areal Plasma untuk sub suku Akaba, yang areal penambahan tersebut direncanakan pada areal “Dusun Sagu Keramat, Jarae dan Manawari”

Dalam pertemuan tersebut, Keluarga besar Sub Suku Akaba dan Seluruh masyarakat kampung sima, melakukan protes dan penolakan tentang rencana penambahan areal di dusun sagu keramat tersebut luas arealnya 5000 HA.

Adapun penolakan tersebut oleh sub suku akaba dan seluruh masyarakat kampung sima karena; areal “Dusun Sagu Keramat, Jarae dan Manawari” adalah dusun dimana tempat Peradaban Orang Yerisiam Gua

“Sudah cukup kami tak akan tambah-tambah areal lagi kepada perusahaan siapa lagi, apalagi bongkar dusun sagu, mo…plasma ka…mo…pabrik ka…mo apakah…sudah cukup…Nanti moyang dong kutuk tong mati semua”. Tegas “Melianus Yarawobi” Ketua Marga Sub Suku Akaba dalam pertemuan tersebut.

Tambah tokoh pemuda yerisiam Agus Henawi, mengatakan; “Lahan yang ada saja,yang perusahaan buka saja tong tra dapat apa-apa, baru mau tambah areal, trus mau bongkar tong punya orang tua yang melahirkan tong semua ni…weh…lebih baik bunuh tong saja,dari pada mau bongkar dusun sagu keramat tu…

Dalih PT.Nabire Baru untuk membongkar areal tersebut katanya, menurut mereka untuk penambahan plasma bagi sub suku Akaba, karena areal sub suku Akaba tak mencukupi untuk areal plasma.

Pertemuan tersebut berakhir dengan kesepakatan Sub Suku Akaba dan seluruh masyarakat kampung sima, yang adalah bagian dari cerita kuno Dusun Sagu tersebut, Menolak dengan tegas penambahan areal plasma di areal dimaksud. Rencananya sikap tersebut akan di tuangkan didalam Surat sikap bersama dan ditandatangani oleh Sub suku waoha dan seluruh masyarakat Yerisiam Gua, yang asal muasal dari cerita kuno dusun sagu tersebut, dan akan diserahkan oleh Kepala Sub-Sub Suku dan Kepala Suku Besar Yerisiam Gua, pada hari (Rabu, 10/02/2016) kepada PT.Nabire Baru dan pihak terkait.

Sekedar informasi areal Sub Suku Akaba yang dikerjakan oleh PT.Nabire Baru, seluas 6000 HA dari luas total areal 10.000 HA. Areal ini diduga dikerjakan Oleh PT.Nabire Baru tampa ada Ijin Amdal dan IUP.

Luas total areal Suku Besar Yerisiam Gua, Kampung Sima,Distrik Yaur, data dari peta HPH Jathi Darma Indah yang tahun 1999 mengerjakan perambaan hutan adalah; 53.000 HA.

Sedangkan hingga kini pemetaan wilayah masyarakat yerisiam gua, belum ada, hal inilah yang menjadi celah bagi PT.Nabire Baru, dalam melakukan pembukaan lahan dan melakukan manipulasi terhadap masyarakat adat.

(Robertino Hanebora)

 

Umat Hindu Di Nabire Gelar Ritual Matur Piuning Dalam Rangka Pembangunan Pura Surya Buwana Di Bumi Mulia Distrik Wanggar

Last modified on 2016-02-07 15:11:34 GMT. 0 comments. Top.

1

(Dok.Wahyu.D)

Warga Nabire yang beragama Hindu, minggu pagi tadi (07/02), menggelar ritual Matur Piuning dalam rangka pembangunan Padmasana Pura Surya Buwana, di Kampung Bumi Mulia Distrik Wanggar Nabire.

Matur Piuning sendiri merupakan ritual umat Hindu yaitu mengadakan persembahyangan memohon restu untuk kelancaran suatu acara.

2

Ritual ini ada pada setiap kegiatan yang berkaitan dengan upacara pensucian atau awal dari suatu kegiatan dan dilakukan menurut penanggalan Bali, yang memperhitungkan baik buruknya suatu hari tertentu ketika hendak memilih hari berlangsungnya suatu kegiatan.

3

Acara ini sendiri berjalan dengan lancar hingga selesai.

Ibadah Minggu Pagi, Masa Kesengsaraan Pertama, 7 Februari 2016 Di Jemaat GKI Siloam Sanoba Nabire

Last modified on 2016-02-07 13:49:19 GMT. 0 comments. Top.

2

Jemaat yang Tuhan Yesus kasihi, pembacaan kita pada minggu pagi ini mau menunjukan kepada kita semua terkait sikap Yesus terhadap kehidupan orang-orang yang saat itu mengaku bahwa mereka adalah orang percaya dan juga pemuka-pemuka agama, orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat.

Demikian kutipan khotbah Ibadah Minggu Pagi sekaligus Masa Kesengsaraan Pertama, 7 Februari 2016, Jemaat GKI Siloam Sanoba Nabire. Ibadah dipimpin oleh Pelayan Firman Pdt M. Lawalata S.Th, dengan mengambil pembacaan Firman dari Injil Markus 7 : 1-13 dengan nats “Perintah Allah & Adat Istiadat Yahudi.

Pada mulanya yang dimaksudkan dengan hukum taurat adalah sepuluh hukum Tuhan yang di terima oleh Musa, kemudian makna itu mulai berkembang karena yang menulis kitab ini adalah Musa maka di sebutlah dalam kitab-kitab Musa sebagai Taurat atau cara hidup umat dengan Tuhan.

Pada abad ke-III masehi atau abad setelah kehidupan Tuhan Yesus di di dunia, intisari dari semua penjelasan itu di perluas dan di tulis dalam sebuah tulisan yang di sebut Mesiana atau tulisan yang memuat tentang peraturan-peraturan yang dan larangan-larangan tentang kenajisan dalam tradisi bangsa Yahudi dan ada seribu dua ratus peraturan tentang kenajisan tersebut.

1

Bagi mereka orang yang tidak membersihkan diri atau najis di anggap bersalah dan kemudian menjadi sasaran bagi roh jahat yang di sebut Sitbah dan juga di anggap menjadi miskin dan hancur karena apa yang di masukan atau di makan tidak menjadi baik bagi tubuhnya, mala sebaliknya menjadi kehancuran dan sangat najis.

Bagian-bagian inilah yang di kritik secara tegas oleh Yesus karena sebagian besar pemuka-pemuka agama dan ahli-ahli Taurat saat itu mempergunakan pantangan dalam hukum-hukum padahal kehidupan mereka jauh dari apa yang di firmankan oleh Tuhan.

Dengan jelas dalam firman Tuhan saat ini pada ayatnya yang ke 6 dan 7 di situ Yesus berkata dengan tegas “Jawab-Nya kepada mereka :”Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu hai orang-orang munafik ! Sebab ada tertulis : Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahak hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.”

Jemaat yang Tuhan Yesus kasihi, dalam kehidupan kita tiap-tiap hari kadang kala hukum yang ada dalam adat istiadat kita, tradisi-tradisi, kita anggap sesuatu yang sakral dan tidak perlu di hilangkan bahkan kita adopsi masuk sampai kedalam gereja dan itu terjadi dengan jelas dan benar.
Salah satu hukum yang menjadi tradisi sampai saat ini dan di adobsi oleh sebagian besar pelayan yakni melarang orang yang belum menikah namun sudah berkeluarga untuk tidak makan di meja perjamuan.

Apakah ada di antara kita yang bisa mengatakan bahwa dia tidak berdosa dan melarang orang lain untuk duduk di meja yang kudus ? Saya merasa bahwa itu hal yang salah bahwa kita melarang orang untuk datang ke perjamuan kudus sedangkan misi Yesus datang buat menyelamatkan yang berdosa!

Kita semua hidup dalam kesalahan namun kesalahan kita yang terbesar adalah pikiran kita yang selalu menjelekan-jelekan orang lain, ini merupakan tradisi hidup orang jaman ini yang lagi trend.

Orang malas ke gereja kita bilang kafir, sebenarnya yang kafir adalah orang yang bicara kafir tersebut, tetapi sebagai orang beriman jika kita tahu ada saudara kita yang malas, kita harus datang kunjungi dia dan ajak masuk  ke gereja bukan orang yang sudah masuk dalam lumpur kita injak kepadanya tambah masuk dalam lumpur lagi.

Kita sibuk melihat kejelekan-kejelekan orang, sibuk dengan kesalahan orang dan apa yang di katakan firman Tuhan memang benar, bahwa kita bisa lihat selumbar di mata saudara kita sementara balok dalam mata kita tidak kita lihat. Inilah yang di kritik oleh Yesus dalam percakapan-Nya dengah orang Farisi dan ahli-ahli Taurat.

Pada saat ini kita masuk dalam minggu sengsara yang pertama, firman Tuhan mau menjelaskan kepada kita beberapa hal, kadang-kadang kita memakai baju yang bagus untuk menyembunyikan bagian dalam badan kita yang kotor, lebih baik kita punya baju yang kotor tetapi bagian dalam badan kita bersih.

Kadang-kadang kita hidup dengan senyum dan tawa di depan orang, tetapi dibalik itu kita mencaci maki dia dan kita membuat banyak gosip tentang dia serta kadang-kadang kita berkata pada orang lain bahwa saya percaya kepada Tuhan tetapi  ingat bahwa percaya bukan satu-satunya jaminan anda masuk kedalam kerajaan sorga, karena iman tanpa perbuatan adalah sia-sia.

Hidup kita hendaknya berlandaskan firman Tuhan dan bukan ajaran nenek moyang atau adat istiadat yang penuh dengan kefasikan.

3

Ibadah juga di isi dengan kesaksian lagu oleh VG. Pelangi Kasih GKI Ichtus Siriwini dan PS. PW GKI Siloam Sanoba.

(GKI Siloam Sanoba Nabire)

Silahkan Komentar

Komentar Anda

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 280 281 282 283 284 285 286 287 288 289 290 291 292 293 294 295 296 297 298 299 300 301 302 303 304 305 306 307 308 309 310 311 312 313 314 315 316 317 318 319 320 321 322 323 324 325 326 327 328 329 330 331 332 333 334 335 336 337 338 339 340 341 342 343 344 345 346 347 348 349 350 351 352 353 354 355 356 357 358 359 360 361 362 363