INFO NABIRE

Kajari Nabire : HUT PI Ke 60 Adalah Langkah Mempersiapkan Pemuda Berkarakter Kristus

Last modified on 2015-02-06 09:49:18 GMT. 0 comments. Top.

“Peringatan Hut PI ke 60 di nabire. merupakan suatu langkah baru mempersiapkan pemuda berkarakter Kristus.”

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kejaksaaan Negeri Nabire, T.Banjarnahor. Menurut T.Banjarnahor, sejumlah harapan dibebankan di pundak para pemuda, sehingga pada eranya dapat menjadi pemimpin di berbagai bidang. oleh karena itu berbagai info terkait hukum harus diketahui pemuda sehingga mampu menghindarkan diri dari pelanggaran hukum

Kajari menjelaskan tentang undang-undang anti korupsi khususnya tentang sanksi pidana terhadap para pelaku korupsi. Kajari meminta dan mengajak pemuda gereja untuk mengambil hikmah dari momentum hut pi ke 160 dengan mendukung pemerintah dalam gerakan anti korupsi.

“Dalam waktu dekat ini beberapa perkara yang ditangani oleh Kejaksanaan Negeri Nabire akan diteruskan ke kejaksaan tinggi jayapura”, pungkas Kajari Nabire.

Pembukaan Sidang Jemaat Ke 22 Klasis Paniai Di GKI Sion Kampung Harapan Nabire

Last modified on 2015-02-06 09:48:47 GMT. 0 comments. Top.

Bertempat di Jemaat GKI Sion Kampung Harapan Nabire, jumat (06/02), dibuka kegiatan Sidang Jemaat ke 22 Klasis Paniai yang mengusung tema “Serahkanlah Hidupmu Bagi Tuhan”.

Acara ini resmi dibuka oleh Wakil Ketua Badan Pekerja Klasis Paniai, dan akan berlangsung selama 2 hari dari tanggal 6 s/d 7 februari.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua, Mesak Bofu mengatakan, dalam persidangan ini tidaklah menjadi kesempatan untuk saling menguji tetapi untuk menggumuli segala program-program yang telah dijalankan pada tahun-tahun sebelumnya.

Semenatara menurut Ketua Panitia Susi Lalao ketua pan, sidang ini meliputi tiga wilayah dengan tujuan untuk mengevaluasi kegiatan persekutuan, kesaksian, dan penetapan rencana kerja kedepannya.

Hingga Saat Ini Kartu Papua Sehat Belum Didistribusikan Oleh Dinas Kesehatan Nabire

Last modified on 2015-02-06 09:48:17 GMT. 0 comments. Top.

Dinas Kesehatan kabupaten Nabire, telah menerima dropping Kartu Papua Sehat dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua sebanyak 20 ribu lebih melalui UP2KP.

Menurut Ari Rumainum selaku Tim Pengelola BPJS dan KPS kabupaten Nabire, KPS yang telah diterima 2014 lalu sampai saat ini belum didistribusikan oleh Dinas Kesehatan Nabire kepada masyarakat.

KPS tersebut rencanananya akan didistribusikan kepada warga asli Papua yang belum memiliki jaminan keseatan. Namun persoalan yang dihadapi Dinas Kesehatan Nabire yaitu pemberian nomor kepada KPS hingga saat ini belum terisi.

Ari Rumainum sendiri menghimbau kepada masyarakat yang belum menerima KPS maupun BPJS, agar segera melakukan pegurusan hal tersebut melalui Kepala Kampung & Puskesmas asal.

Peringatan HUT PI Ke 160 Di Nabire

Last modified on 2015-02-05 16:35:37 GMT. 0 comments. Top.

gki

Umat Kristiani dan Katolik yang berada di Kota Nabire dan sekitarnya melakukan ibadah syukuran peringatan HUT ke 160 masuknya Injil di Tanah Papua.

Selain umat protestan, umat katolik juga mengadakan misa raya untuk peringatan ke-160 hari masuknya Injil di Tanah Papua.

Misa dipimpin pastor Wilhelmus di Gereja Kristus Sahabat Kita (KSK) Nabire, Kamis,(5/2/15), Bukit Meriam.

“Anak-anak remaja sekarang belum jelas indentitas, karakternya arahnya kemana maka kamu diutus kesini untuk memperjelas melalui masa raya ini masa depannya,” kata pastor Wihelmus Kamamas.

kata dia, anak muda Katolik harus terlihat dalam kegiatan-kegiatan kegerejaan, membawa perubahan dalam gereja, kombas dan lingkungannya.

“Tunjukan kehebatanmu, kualitasmu kami sebagai anak muda Katolik yang berbobot di mana kamu berada,” ajaknya.

Misa raya ini biasa dilakukan dalam setahun tiga kali yakni awal tahun, pertengan kemudian akhir tahun. Ida Pigomo salah satu anggota OMK KSK Nabire mendoakan para pemimpin pelamar Papua yang mengajukan permohonan menjadi anggota MSG.

Sementara Ketua Panitia Misa Raya Sesilius Kegou mengatakan dalam kata sambutannya untuk OMK bersatu.

“Kita perlu memperlihatkan bersatu, kebersamaan, semangat kita supaya misa raya yang kedepan bisa lebih baik yang sekarang ini,” harapnya.

“Semua orang mudah katolik serta badan kepanitian berpartisipasi, bekerja sama sehinggi mengsukseskan misa raya ini maka kami atas nama panita mengucapkan terimah kasih,” tutup kegou.

(MS)

Gerakan Pramuka Kwarcab Nabire Akan Gelar Kerja Bakti Jumat & Sabtu Pagi

Last modified on 2015-02-05 16:34:55 GMT. 0 comments. Top.

pramuka

Dalam rangka menjelang peringatan hari kepanduan sedunia dan lord baden powel, gerakan pramuka kwarcab Nabire akan mengadakan kegiatan bhakti masyarakat berupa kerja bakti.

Kegiatan kerja bakti tersebut rencananya akan diadakan pada hari jumat dan sabtu 6-7 februari bertempat di Taman Gizi dan pasar Oyehe Nabire.

Hal itu dijelaskan ketua panitia Yohan Rumayomi. Yohan berharap, masing-masing gugus depan bisa mengirim perwakilan baik penegak maupun penggalang masing-masing 5 orang untuk mengikuti kegiatan ini.

Yohan juga menambahkan selain itu akan diadakan kegiatan perkemahan usia 7 s/d 10 tahun dalam tajuk pesta siaga.

Dinas Peternakan Nabire Akan Lanjutkan Program Inseminasi Buatan Bagi Ternak Sapi

Last modified on 2015-02-05 16:34:29 GMT. 0 comments. Top.

Kabupaten Nabire merupakan bagian dari 12 kawasan pengembangan ternak sapi di provinsi Papua, hal itu diungkapkan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Nabire, Ir Willem Rumbiak.

Menurut Willem Rumbiak, dalam rangka mempercepat produksi dan populasi peternakan sapi di Papua khususnya di Nabire, guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan permintaan daging sapi, maka dilakukan kerjasama antara Dinas Peternakan Provinsi Papua dengan Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari Malang Jawa Timur untuk melakukan sinkronisasi inseminasi buatan pada ternak sapi dengan sasaran 300 ekor ternak sapi betina di Kampung Legari Distrik Makimi Nabire.

Sedangkan rencana selanjutnya, Dinas Peternakan Nabire akan mengawinkan 750 – 1000 ekor sapi yang akan dikwinkan suntik dengan persiapan matang, oleh karena itu dibutuhkan peran serta dari para peternak Sapi yang ada di Nabire.

Berdasarkan data sensus ternak oleh Dinas Peternakan Nabire tahun 2013, jumlah ternak sapi yang ada di Nabire berjumlah 13 ribu ekor lebih.

Evaluasi RPJMD Oleh Bappeda Nabire

Last modified on 2015-02-05 04:49:38 GMT. 0 comments. Top.

2

Undang-Undang No. 25 Tahun 2004, Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) adalah suatu kesatuan tata cara perencanaan pembangunan untuk menghasilkan rencana-rencana pembangunan jangka panjang, jangka menegah dan tahunan, yang dilaksanakan oleh unsur penyelenggara negara dan masyarakat di tingkat pusat dan daerah.

Berdasarkan inilah maka Bappeda Kabupaten Nabire melaksanakan kegiatan  bertemakan ”Evaluasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Nabire tahun 2011-2014, yang dilaksanakan di aula Bappeda Kabupaten Nabire pada tanggal 3 sampai dengan 4 Februari 2015, kegiatan ini dihadiri oleh Kepala SKPD, Kepala Bagian Setda, Kepala Distrik seKabupaten Nabire dan Pejabat terkait yang berkompeten dibidangnya masing-masing.

Sesuai dengan arahan Kepala Bappeda Kabupaten Nabire, Frence The, S.IP, bahwa masih ada kekurangan-kekurangan yang ada dalam penyusunan rancangan evaluasi kinerja RPJMD tahun 2011-2015, maka dengan diadakan kegiatan ini diharapkan setiap SKPD dapat menindaklanjuti kekurangan-kekurangannya.

Kegiatan ini diakhiri dengan diskusi tentang evaluasi RPJMD antara  Bappeda dengan SKPD, dalam evaluasi ini dibagi menjadi 6 kelompok yaitu :

  1. Kelompok Misi Pertama : Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dengan Membuka Isolasi Daerah, dikoordinir oleh Bidang Fisik dan Prasarana

  2. Kelompok Misi Kedua : Peningkatan Kualitas Sumberdaya Manusia (SDM), dikoordinir oleh Bidang Sosial Budaya

  3. Kelompok Misi Ketiga : Peningkatan Taraf Hidup Masyarakat dengan Pemberdayaan Potensi Sumber Daya Alam (SDA), dikoordinir oleh Bidang Ekonomi

  4. Kelompok Misi Keempat : Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Lokal, dikoordinir oleh Bidang Ekonomi

  5. Kelompok Misi Kelima : Penataan Kapasitas dan Kapabilitas Kelembagaan (Baik Pemerintahan maupun Non Pemerintahan), yang dikoordinir oleh Bidang Sosial Budaya.

  6. Kelompok Misi Keenam : Peningkatan Stabilitas Keamanan Daerah, yang dikoordinir oleh Bidang Sosial Budaya.

(Nabirekab)

Tiga Rumah Di Tapioka Nabire Dilalap Si Jago Merah

Last modified on 2015-02-05 04:49:07 GMT. 0 comments. Top.

1

Kamis dini hari, (05/02/2015) warga di kompleks tapioka jembatan kembar kali Nabarua, Jalan RE Marthadina Nabire, dikagetkan dengan tiga unit rumah yang tengah di lalap si jago merah, sementara itu penghuni rumah dan warga sekitar kesulitan untuk memadamkan api dan menyelamatkan barang serta harta benda mereka karena besarnya kobaran api.

Menurut penuturan salah seorang ibu yang menyaksikan kejadian tersebut, api diduga berasal dari arus pendek listrik, yang mulai membakar salah satu rumah warga dan terus menjalar kerumah warga lainnya yang kebetulan saling berdekatan, sementara itu penghuni rumah dan warga disekitarnya masih terlelap tidur, selain itu secara kebetulan rumah rata-rata penghuninya ibu-ibu, wanita dan anak-anak dikarenakan suami atau saudara mereka berada di pedalaman.

Kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa yang meninggal atau luka-luka, namun harta benda dan bangunan akibat kebakaran ini belum dapat di taksir nilai kerugiannya.

Belum ada laporan secara resmi ke Kantor BPBD Kabupaten Nabire mengenai jumlah keluarga dan daftar nama-nama korban serta nilai kerugian kejadian kebakaran tersebut.

(BPBDN)

Pastor Nato Gobay Akan Dimakamkan Di Timika

Last modified on 2015-02-03 17:23:56 GMT. 0 comments. Top.

2

Jenazah Pater Nato Gobay yang menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu malam atau Minggu dini hari (2/2) akan dimakamkan di Timika.

Menurut rencana, jenazah pendiri Yayasan Hak Asasi Manusia (Yahamak) itu akan diterbangkan ke Timika pada Selasa (3/2). Manager Program Yahamak, Laurens Sanenti mengemukakan, berdasarkan koordinasi dengan pihak keuskupan Timika, jenazah Pater Nato akan dimakamkan di Timika.

“Kami batal berangkat ke Nabire karena almarhum akan dimakamkan di  Timika,” pungkasnya.

Hal itu dibenarkan Wakil Direktur Yahamak, Arnold Ronsumbre. “Yah, besok jenazah akan diterbangkan ke Timika.

Menurut informasi dari keuskupan, almarhum akan didoakan di Gereja Katedral Tiga Raja,” katanya. Saat ini, almarhum dipercaya sebagai Wakil Uskup Timika yang juga Sekretaris Jenderal Keuskupan Timika.

Polisi Harus Cari Akar Permasalahan Bentrok Antar Suku Di Bumi Mulia Wanggar Nabire

Last modified on 2015-02-03 17:20:50 GMT. 0 comments. Top.

1

Salah satu tokoh Agama di distrik Nabire Barat, Pdt Albert Kegou meminta kepada pihak kepolisian untuk mencari akar permasalahan bentrokan antara Suku Mee dan Suku Dani yang terjadi di jalan Sarera Kampung Bumi Mulia, distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, pada Sabtu (31/1) siang sekitar pukul 11.00 WIT.

“Jangan hanya melihat persoalan pertikaian yang mengakibatkan korban terkena panah, akan tetapi polisi harus mengungkap penyebab kejadiannya, dan itu yang harus diproses,” kata Albert, Senin (2/2).

Ia menjelaskan, kepemilikan tanah yang sebenarnya di Kampung Bumi Mulia, distrik Wanggar, Kabupaten Nabire tersebut adalah Hanok Kayame yang tak lain dari suku Mee. Namun selama ini, pihak dari Salmon Kogoya selalu ingin menguasai tanah tersebut dan diminta untuk tidak melakukan aktifitas di atas tanah yang diklaim miliknya.

“Hanok Kayame memiliki pemilik tanah, mulai dari pelepasan tanah adat sampai memiliki sertifikat, lalu Salmon selalu ingin menguasai tanah tersebut. Nah, setelah Hanok Kayaem menebang pisang lalu ditegur sehingga ia emosi dan memanah Hanok Kayame. Dia melakukan itu karena sudah muak atas apa yang sudah dilakukan selama ini,” katanya.

Albert menyatakan, selama ini pihak Hanok Kayame tak ingin ada permasalahan dengan pihak Salmon Kogoya. Namun, selama ini sering diganggu, meskin sudah diberitahukan bahwa tanah itu bukan milik Salmon. “Jadi, permasalahan ini kami minta kepada aparat keamanan untuk mengungkap dan mencari akar permasalahan itu,” ujarnya.

Sekedar di ketahui,  pertikaian yang terjadi di jalan Sarera Kampung Bumi Mulia, distrik Wanggar, Kabupaten Nabire. Diduga hanya gara-gara permasalahan tanah. Akibatnya, Salmon Kogoya dari suku Dani (30 tahun) warga Kampung Bumi Mulia Wanggar Nabire mengalami luka panah di bagian paha kiri.

Sementara Lauris Adii dari suku Mee (25 tahun) warga Kampung Bumi Raya Jalur 2 Malintang Nabar, Kabupaten Nabire mengalami luka panah di bagian paha kiri, yang kini sedang dirawat di RSUD Nabire.

Dimana, awalnya Hanok Kayame hendak memotong pohon pisang di tanah yang menjadi sengketa. Namun korban Salmon Kogoya melarang untuk tidak dilakukan pemotongan hingga terjadi pertengkaran mulut.

Beberapa saat kemudian, Hanok Kayame mengambil panah dan memanah saudara Salmon Kogoya dibagian paha kiri. Saat itu Salmon Kogoya lari dan menyampaikan permalasahan tersebut kepada keluarganya.

Silahkan Komentar

Komentar Anda

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269