INFO NABIRE

Gerakan Pramuka Kwarcab Nabire Gelar Rapat Perdana

Last modified on 2014-10-11 19:52:38 GMT. 0 comments. Top.

pramuka

Gerakan Pramuka Kwartir Cabang kabupaten Nabire telah melakukan Rapat perdana guna membahas rencana kerja gerakan Pramuka kabupaten Nabire dan persiapan kegiatan gerakan pramuka kabupaten Nabire kedepannya.

Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua Gerakan Pramuka kabupaten Nabire, Drs Blasius Nuhuyanan, didampingi oleh akil ketua II Bidang Pembinaan Orang Dewasa, P Musendi S.Pd M.Pd dan Sekretaris James Rorooh S.Sos M.Pd.

Dalam rapat ini, telah dibahas 7 hal, diantaranya pembahasan kegiatan perkemahan wirakarya (PW) yang akan diadakan di Cibubur Jakarta dalam waktu dekat yang akan diikuti oleh 2 utusan peserta putra-putri beserta pendamping. Selain itu rapat juga membahas pelaksanaan Jambore Daerah, Musyawarah Daerah Pramuka, serta pendataan dan pengaktifan kembali Pramuka di Nabire, dan juga penertiban gugus depan di sekolah-sekolah yang ada di Nabire.

Terkait hal ini, Drs Blasius Nuhuyanan meminta kepada para pengurus Pramuka di Nabire untuk dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai fungsi kerjanya dengan baik dan sungguh-sungguh.

Drs Blasius Nuhuyanan menegaskan, pengurus gerakan cabang pramuka kabupaten Nabire kembali akan mengadakan rapat ke II tanggal 17 oktober 2014 mendatang. Disamping itu, pihaknya juga akan mengundang secara bertahap para Kepala Sekolah yang ada di kabupaten Nabire untuk mengikuti rapat tersebut.

Busung Lapar Ancam Dua Warga Pemilik Ulayat Kebun Sawit PT. Nabire Baru & Sariwana Adi Perkasa

Last modified on 2014-10-10 17:36:22 GMT. 0 comments. Top.

Otrik-Inggeruhi-publish

(Utrek Inggeruhi, anak dari kampung Sima pemilik hak ulayat yang sudah setahun menderita gizi buruk (busung lapar) dok. yerisiam)

Ibu Florensina Hanebora bersama anaknya Utrek Inggeruhi masih terbaring lemas karena busung lapar yang didertitanya sejak Agustus 2013 belum juga baik. Mereka dirujuk untuk pengobatan selanjutnya ke Jayapura. Pihak keluarga sudah berupaya untuk berobat ke RS Nabire, namun karena kurang biaya, kini kembali tinggal di rumah.

Sekretaris Suku Yerisiam melaporkan bahwa kasus busung lapar ini sudah lebih dari setahun, sudah ada permohonan kepada pihak mitra mereka dari perkebunan untuk bantu penanganan biaya berobat, tapi, Roberth mengatakan hal itu ditolak mentah-mentah oleh manajemen kebun. Selama lebih dari setahun, katanya, sudah berobat ke RS di kota tapi dipulangkan akibat kekurangan biaya.

“Saya punya kaka perempuan yang mengalami kelumpuhan setengah namanya Laurensina Hanebora dan Keponakan bernama Utrek Inggeruhi yang mengalami Gizi Buruk”. Tino menyesalkan sikap dari PT. Nabire Baru yang tidak mau tanggapi permintaan pemilik hak ulayat setempat. Sa sudah tulis permohonan minta dana untuk antar ke Jayapura paska pihak RS kasi rujukan, namun tidak pernah dijawab. Alasan perusahaan kepada pemilik hak ulayat belum ada hasil buah sawit. Lanjutnya, perusahaan bilang sementara tidak ada pos keuangan untuk kesehatan dan pendidikan. Menanggapi sikap dari perusahaan, Tino kecewa. “Baru harus tunggu sampai panen baru dong berobat ka ???, kesalnya.

Konsorsium usaha yang dikomandoi oleh Imam Basrowi di Nabire mengelola hutan kayu dan tanah untuk perkebunan Sawit dengan menjalankan tiga usaha berlapis. PT. Nabire Baru (Sawit), Sariwana Unggul Mandiri (IPK) dan PT. Sariwana Adi Perkasa (Sawit). Mereka borong lahan seluas 17,000 hetar yang tersebar di tiga titik pengelolaan kebun.

Ketiga perusahaan itu terbagi atas dua perusahaan pengelola kebun sawit dan satu perusahaan kelola kayu land clearing. Sementara Kampung Sima diapit oleh perusahaan tersebut. Hutan alam yang dulunya menjadi tempat bertahan hidup, kini dikusai perusahaan.

(Pusaka)

Penyusunan Master Plan Drainase Kota Nabire

Last modified on 2014-10-09 16:27:14 GMT. 0 comments. Top.

11

(Genangan air di Yos Sudarso Nabire saat hujan dikarenakan buruknya drainase)

Penyusunan Master Plan Drainase kota Nabire, memerlukan masukan semua pihak seperti SKPD, Distrik, pecinta lingkungan hingga tingkat kelurahan dan semua stake holder yang ada di kota Nabire.

Hal tersebut diungkapkan Asisten II Setda Nabire, Ir Sukadi, saat menghadiri Diskusi Penyusunan Master Plan kota Nabire yang diadakan oleh Dinas Pekerjaan Umum kabupaten Nabire, kamis pagi (09/10).

Menurut Ir Sukadi, drainase itu dibangun untuk semua warga Nabire, oleh karena itu dibutuhkan data yang akurat dan valid seperti peta citra landscape kota Nabire.

Ir Sukadi berharap, dengan adanya master plan kota Nabire, para konsultan bisa melaksanakan konstruksi desain drainase kota Nabire.

Tujuan diadakannya kegiatan ini berfungsi mengendalikan air permukaan, sehingga tidak menimbulkan genangan yang dapat mengganggu masyarakat, serta dapat memberikan manfaat bagi kegiatan manusia. Rencana Induk Sistem Drainase Perkotaan adalah perencanaan dasar yang menyeluruh pada suatu daerah perkotaan untuk jangka panjang

Pelayanan Harus Dari Kampung Ke Kota

Last modified on 2014-10-09 16:26:49 GMT. 0 comments. Top.

1

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire beserta rombongan melalui seksi Bimas Kristen melakukakan kunjungan jemaat guna mengadakan kunjungan kasih dan ibadah bersama dengan anggota jemaat Gereja Jemaat Kristus Indonesia (GJKI) Wanggar Makmur Kampung Kaladiri II Distrik Wanggar, Nabire pada hari Minggu (5/10/2014) serta menyerahkan bantuan kepada jemaat setempat berupa : Alkitab, Alat tangguk persembahan dan satu set peralatan Perjamuan Kudus yang terima langsung oleh Ketua Jemat GKIJ, Pdt.Samsul B Rajagugub M.Th.

Ibadah Minggu pagi yang dipimpin oleh Pdt.Samsul B Rajagugub M.Th, Gembala Sidang GJKI Wanggar Makmur, dalam khotbanya yang terambil dalam Kitab Ruth 1:16 mengajak warga jemaat untuk dapat mengikuti teladan dari Ruth yang mengambil keputusan yang tepat untuk tetap setia pada Tuhan walau apapun yang terjadi.

Dalam ibadah tersebut juga diadakan penyerahan anak kepada Tuhan dari keluarga Marthen Baso dilanjuti dengan acara Perjamuan Kudus dan pada penghujung acara dilakukan penyerahan barang yang diterima oleh Ketua Jemaat.

Reki Lumentah S.Pd.K ketika menyerahkan bantuan tersebut menegaskan bahwa dalam hal pelayanan bukan hanya di kota saja tetapi harus dimulai dari kampung ke kota, diistilahkan dengan Gembala yang mencari domba-domba, oleh karena itu harapan pemerintah yaitu mengembangkan sayap untuk jangkauan atau membina umat yang berada dikampung dalam membentuk akhlak, moral dari para hamba-hamba Tuhan. Modal kita sebagai umat beragama, hanya dekat dengan Tuhan saja aku tenang dari padanyalah jalan keselamatanku” ungkap Lumentah.

Mengakhiri sambutannya Reki Lumentah mengingatkan warga jemaat dan pelayan bahwa sekalipun Gereja berbeda tetapi pelayanan harus tetap berjalan untuk sesama dedominasi gereja manapun yang berada di kampung Wanggar Makmur semuanya itu guna memuliakan Nama Tuhan.

Sementara itu Pdt.Samsul B Rajagugub ketika menerima bantuan ini dengan penuh haru mengatakan bahwa kedudukan GJKI berada di Jogyakarta dan telah hadir di Nabire sejak tahun 2007 tetapi belum pernah dikunjungi oleh pemerintah maupun lembaga lainnya, tetapi saat ini untuk pertama kali telah dikunjungi dan diberikan hadiah dari rombongan Kementerian Agama Kabupaten Nabire.

Pada saat terpisah, Kepala Seksi Bimas Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire, Dra. Martha B. Orie yang ditemui diruang kerjanya, Oktovince Boma, menjelaskan menyangkut bantuan ini bersumber dari DIPA Anggaran pada Kantor Kemenag Kabupaten Nabire melalui Ditjen Bimas Kristen Tahun Anggaran 2014.

Bantuan ini menurut Dra. Martha Orie bertujuan untuk membantu jemaat-jemaat yang masih belum tersentuh dan terisolir oleh tangan-tangan pemerintah maupun Lembaga lainnya.

(Boma/Ocep)

Kemenag Nabire Sosialisasi PP Nomor 53 Tahun 2010

Last modified on 2014-10-09 16:25:55 GMT. 0 comments. Top.

2

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire dibawah kepempinan Kepala Kantor, Reki Lumentah, S.Pd.K terus berbenah dan mulai melakukan perubahan dan terobosan-terobosan kearah yang lebih baik. Hal ini dapat terlihat pada aktifitas pelayanan yang semakin meningkat pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire.

Dan untuk lebih meningkatkan kedisiplinan dalam bekerja maupun disiplin dalam menepati waktu masuk dan pulang Kantor maka terus menerus dilakukan sosialisi PP Nomor 53 Tahun 2010 seperti yang yang dilakukan pada hari Jumat, 26 September 2014 bertempat di ruang rapat kantor Kemenag Nabire yang dihadiri oleh seluruh staf dilingkup Kantor Kemenag Nabire. Yang mana dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 yang menegaskan tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil adalah merupakan suatu kesanggupan Pegawai Negeri Sipil untuk menaati kewajiban dan menghindari larangan yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan dan/atau peraturan kedinasan yang apabila tidak ditaati atau dilanggar maka akan dijatuhi hukuman disiplin.

Dalam Sosialisasi ini juga Reki Lumentah S.Pd.K menegaskan bahwa Budaya Kerja Kementerian Agama Republik Indonesia adalah disiplin yang tinggi karena menurutnya disiplin merupakan sikap yang selalu taat aturan, norma dan prinsip-prinsip tertentu. Disiplin juga merupakan suatu proses yang dapat menumbuhkan perasaan seseorang untuk mempertahankan dan meningkatkan tujuan organisasi secara objektif melalui kepatuhan menjalankan peraturan organisasi”. ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama pula, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag Nabire, Willem Boga yang turut mendampingi Kepala Kantor ikut menegaskan apa yang telah disampaikan oleh Kepala Kantor mengenai disiplin pegawai, menurutnya untuk tercipta Good Gavernance pada Kantor Kemenag Nabire itu harus terlebih dahulu dimulai dari diri pribadi. “Disiplin itu harus lahir dari dalam diri sendiri atau dengan kata lain kita harus bisa benahi diri sendiri, disiplin bukan karena dipaksa atau karena tuntutan aturan akan tetapi disiplin sudah harus tertanam dalam diri sesorang semenjak dia lahir.

Sebagai seorang PNS disiplin yang dimaksud bukan saja sekedar masuk dan pulang kantor tepat waktu akan disiplin itu juga dalam hal menyelesaikan tugas tanggung jawab yang diberikan oleh pimpinan harus bisa dilaksanakan tepat waktu. Sebagai contoh kecil dalam mengopersikan komputer maka terlebih dahulu kita harus dibentuk dan membekali diri dengan ilmu komputer sehingga dalam mengopersikan komputer tersebut kita ini telah paham karena dalam pembuatan RAB dan TOR itu di buat oleh masing – masing seksi dan sistem pengontrolan akan dijalankan oleh bagian keuangan dilingkup kemenag Kabupaten Nabire”. Jelas Willem Boga.

(Boma/Ocep)

PAME Mandiri & OXFAM Ingin Petani Di Nabire Lebih Semangat Dalam Mengembangkan Industri Tanaman Kopi

Last modified on 2014-10-09 16:25:37 GMT. 0 comments. Top.

kopi mace

Pemerintah kabupaten Nabire, mengucapkan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PAME Mandiri dan LSM OXFAM atas kontribusi dan keterlibatan dalam usaha pengembangan komoditas kopi di Nabire.

Hal tersebut disampaikan Bupati Nabire Isaias Douw S.Sos dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Nabire, Benyamin Kareth di Aula Gereja Sion.

Menurut Bupati Nabire, diharapkan denga kontribusi yang sudah dilakukan PAME Mandiri dan OXFAM, para petani kopi di Nabire bisa lebih semangat dalam mengembangkan industri tanaman kopi di Nabire.

Sementara itu menurut Veni Tanati, Direktur PAME Mandiri, tujuan adanya PAME Mandiri dan OXFAM dalam pengembangan industri kopi di Nabire adalah untuk membantu para petani kopi dalam memasarkan produksi mereka.

Acara ini turut dihadiri beberapa lsm, beberapa dinas terkait, serta diakhiri dengan demo pembuatan kopi mace Nabire.

Perayaan Idul Adha 1435 H Di Nabire

Last modified on 2014-10-08 14:25:57 GMT. 0 comments. Top.

kurban2

(Kurban Sapi Di PKM Nurul Huda Bumiwonorejo/Dok.Nabirekab)

Perayaan hari raya idul adha 1435 H/2014 M di Kabupaten Nabire dilaksanakan pada hari minggu tanggal 5 Oktober 2014 berlangsung aman dan lancar, walaupun ada perbedaan dimana warga muhamadiyah melaksanakan shalat idul adha pada hari sabtu tanggal 4 oktober 2014. Dari hasil perolehan hewan kurban yang diterima panitia kurban sebanyak 181 ekor kurban, yang terdiri dari sapi sebanyak 170 ekor dan kambing sebanyak 11 ekor, serta satu ekor sapi bantuan dari Gubernur Provinsi Papua yang langsung diserahkan ke PKM Nurul Huda Bumiwonorejo.

Idul adha dikenal dengan sebutan “Hari Raya Haji”, dimana kaum muslimin sedang menunaikan haji yaitu wukuf di Arafah. Mereka semua memakai pakaian serba putih dan tidak berjahit, yang disebut pakaian ihram, melambangkan persamaan akidah dan pandangan hidup, mempunyai tatanan nilai yaitu nilai persamaan dalam segala segi bidang kehidupan. Sama-sama mendekatkan diri kepada Allah Yang Maha Perkasa, sambil bersama-sama membaca kalimat talbiyah. Disamping Idul Adha dinamakan hari raya haji, juga dinamakan “Idul Qurban”, karena merupakan hari raya yang menekankan pada arti berkurban. Qurban itu sendiri artinya dekat, sehingga Qurban ialah menyembelih hewan ternak untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, diberikan kepada fuqoro’ wal masaakiin. Hikmah yang dapat diambil dari pelaksanaan shalat Idul Adha ini adalah, bahwa hakikat manusia adalah sama. Yang membedakan hanyalah taqwanya. Dan bagi yang menunaikan ibadah haji, pada waktu wukuf di Arafah memberi gambaran bahwa kelak manusia akan dikumpulkan di padang mahsyar untuk dimintai pertanggungjawaban.

Akhirnya dalam kondisi seperti ini kita banyak berharap, berusaha dan berdoa, mudah-mudahan kita semua, para pemimpin kita, elit-elit kita, dalam berjuang tidak hanya mengutamakan kepentingan pribadi dan kelompok, tapi berjuang untuk kepentingan dan kemakmuran masyarakat, bangsa dan negara. Kendatipun perjuangan itu tidaklah mudah, memerlukan pengorbanan yang besar. Hanya orang-orang bertaqwalah yang sanggup melaksanakan perjuangan dan pengorbanan ini dengan sebaik-baiknya.

(Nabirekab)

Peringatan Hari Raya Pagerwesi Oleh Umat Hindu Di Nabire

Last modified on 2014-10-08 11:00:57 GMT. 0 comments. Top.

images

Hari Raya Pagerwesi dirayakan serentak oleh umat hindu yang berada di Nabire, rabu pagi tadi (08/10) bertempat di Pura Puja Dewata, SP1 Bumi Raya Nabire.

Seperti diketahui, hari raya Pagerwesi merupakan hai raya terakhir dari rangkaian hari raya penting umat hindu. Hari raya Pagerwesi jatuh pada Rabu Kliwon wuku Sinta. Dalam kalender hari suci di Bali, hari ini adalah hari ke 5 dari serangkaian hari raya penting, yaitu hari raya Saraswati, hari raya Banyu Pinaruh, hari raya Soma Ribek, hari raya Sabuh Mas dan hari raya Pagerwesi.

Hari ini dirayakan untuk memuliakan Ida Sanghyang Widhi Wasa dengan manifestasinya sebagai Sanghyang Pramesti Guru (Tuhan sebagai guru alam semesta). Hari ini dirayakan mengandung filosofis sebagai simbol keteguhan iman, Pagerwesi berasal dari kata Pager yang berarti pagar atau pelindung, dan Wesi yang berarti besi. Pagar Besi ini memiliki makna suatu sikap keteguhan dari iman dan ilmu pengetahuan yang dimiliki manusia, sebab tanpa ilmu pengetahuan kehidupan manusia akan mengalami kegelapan (Awidya).

Hari raya ini diperingati dengan cara melakukan persembahyangan mulai dari Sanggah/Merajan (tempat bersembahyang dilingkungan rumah tangga) hingga ke Pura lainnya dilingkungan desa maupun Pura Kahyangan Jagat lainnya.

Menurut I Wayan Putu, dia berharap kepada umat hindu nabire agar memanjatkan permohonan dan komitmen yg luhur, agar kehidupan bisa lebih baik lagi dari sebelumnya.

Upacara Serah Terima Pimpinan Baru PT Pelni Nabire

Last modified on 2014-10-08 10:56:35 GMT. 0 comments. Top.

images

Direktur Utama PT Pelni, Sulistio Wimbo Hardjito yang diwakili Direktur Operasi PT Pelni Daniel B, rabu sore tadi (08/10) melakukan serah terima Direktur PT Pelni Nabire yang lama dari Rei Manurung ke Direktur PT Pelni Nabire yang baru Bambang Mulyono.

Pada sambutannya, Sulistio mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama, Rei Manurung, yang telah memberikan segenap ide, kreativitas, dan kerja keras selama menjabat sebagai Direktur PT Pelni Nabire.

Sedangkan kepada pejabat baru, Sulistio berpesan agar terus meningkatkan kepercayaan bagi warga masyarakat terutama dalam hal pelayanan dan edukasi.

Upacara serah terima yang berlangsung di Aula Multi Purpose RRI Nabire tersebut ditandai pembacaan surat keputusan direksi, serah terima, dan diakhiri ramah tamah.

Rei Manurung selanjutnya akan dimutasikan ke PT Pelni Jayapura.

Agus Tatogo : Lestarikan Nilai Budaya Yang Asli Sebagai Warisan Budaya Leluhur

Last modified on 2014-10-08 10:53:49 GMT. 0 comments. Top.

g

Dewan Kesenian Tanah Papua kabupaten Nabire, berfungsi membantu pemerintah untuk menggali dan mengembangkan serta melestarikan budaya daerah di daerah ini.

Menurut Ketua Dewan Kesenian Tanah Papua kabupaten Nabire, Agus Tatogo, dengan adanya Festival Pesta Budaya II di kabupaten Nabire, apa yang sudah ada sejak dahulu bisa tetap dipertahankan dan dilestarikan sehingga menjadi warisan bagi anak cucu nantinya.

Di akhir sambutannya, Agus berharap kepada peserta Seni Budaya II dan warga Nabire untuk sungguh-sungguh melestarikan nilai budaya yang asli sebagai warisan budaya nenek moyang sebagai ciptaan tuhan.

 

Silahkan Komentar

Komentar Anda

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232