Mumi Angguruk, Mumi Perempuan Di Yahukimo Yang Belum Dikonservasi

(Mumi Pumo dari Jayawijaya)

(Mumi Pumo dari Jayawijaya)

Jayawijaya – Mumi adalah mayat yang diawetkan dengan cara disimpan di dalam tempat yang sangat kering atau sangat dingin, tanpa oksigen. Atau bisa juga diawetkan menggunakan bahan kimia.

Mungkin bagi sebagian orang, ketika berbicara mengenai mumi, maka yang teringat adalah mumi Firaun di Mesir. Orang Mesir percaya bahwa badan adalah tempat Ka seseorang yang sangat penting dalam masa setelah hidup.

Selain di Mesir, mumi juga ditemukan di Tiongkok maupun di Peru. Namun, di Provinsi Papua, mumi juga dapat kita temui di wilayah Lembah Baliem, kabupaten Jayawijaya.

Di daerah tersebut, ada empat jenis mumi yang sudah dikonservasi tahun 2017, yaitu mumi Aikima, mumi Araboda, mumi Yiwika dan mumi Pumo.

Namun masih ada satu lagi mumi di Papua yang masih belum dikonservasi. Mumi tersebut adalah mumi Yamen Silok atau Angguruk.

Mumi jenis Angguruk adalah mumi perempuan yang disimpan oleh warga di kampung Kurima, kabupaten Yahukimo.

Karena belum dikonservasi, dikhawatirkan, mumi ini akan mengalami kerusakan bahkan terurai. Oleh karena itu, mumi angguruk perlu disimpan didalam kota penyimpanan sehingga lebih terjaga dan terawat.

Pemerintah kabupaten Yahukimo juga diminta untuk belajar dari Dinas Kebudayaan & Pariwisata kabupaten Jayawijaya dalam hal konservasi mumi.

Selain itu perlu juga dilibatkan arkeolog baik dari Balai Arkeologi Papua maupun Balai Pelestarian Cagar Budaya Sulsel guna konservasi mumi angguruk.

Nah, pengen tahu atau pengen melihat langsung mumi dari Papua, baik dari Wamena, maupun Yahukimo ? Yuk datang dan berkunjung ke Papua.

*Penulis adalah peneliti Balai Arkeologi Papua, Hari Suroto.

[Nabire.Net/Hari.S]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *