Mulai 22 Desember 2018 s/d 2 Januari 2019, Dilarang Jual Miras Dan Petasan Di Nabire

Nabire – Memasuki bulan Desember dan menjelang perayaan Natal serta Tahun Baru, Bupati Nabire, Isaias Douw meminta agar para pemasok, pelaku usaha atau pemegang surat ijin tempat penjualan miras, serta warga masyarakat kota Nabire agar menghentikan sementara penjualan miras mulai 22 Desember hingga 2 Januari 2019.

Penegasan Bupati Nabire tersebut tertuang dalam Surat Edarannya No 300/2280/SET tentang larangan menjual minuman beralkohol, dan menjual serta membunyikan petasan jelang Natal & Tahun Baru.

Surat edaran yang dikeluarkan Bupati tersebut didasari pada Perda Provinsi Papua Nomor 15 Tahun 2014 tentang larangan menjual Miras demi stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Bupati juga menegaskan dalam surat edaran tersebut, bahwa jika ada pihak-pihak yang melanggar aturan dengan masih menjual miras dari tanggal 22 Desember hingga 2 Januari 2019, maka akan dicabut ijin usahanya dan akan diproses sesuai undang-undang yang berlaku.

Selain larangan menjual miras, Bupati Douw juga menegaskan agar warga tidak menjual dan membunyikan petasan dari tanggal 22 Desember sampai 2 Januari 2018.

(Baca Juga : Jelang Natal, Bupati Minta Nabire Bersih Dari Sampah & Bunyi Petasan)

Bupati meminta agar warga Nabire bisa menghargai minggu advent jelang perayaan Natal dengan tidak membuat bising kota Nabire dengan petasan, karena hal itu hanya akan mengganggu ketenangan di masa Adven.

Bupati menegaskan bahwa diperlukan rasa saling menghargai dan toleransi antar umat beragama tidak saja di bulan Desember, tapi pada perayaan Idul Fitri maupun hari-hari besar keagamaan yang lain, demi kedamaian dan ketentraman warga Nabire.

[Nabire.Net]



Silahkan Komentar

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] monkey emoticons by andreasandre Modified from nartzco source code.