Masih Ada Penjual Petasan, Larangan Penjualan Petasan Oleh Bupati Nabire Mulai 22 Desember Tidak Konsisten

Nabire – Memasuki bulan Desember dan menjelang perayaan Natal serta Tahun Baru, Bupati Nabire, Isaias Douw meminta agar para pemasok, pelaku usaha atau pemegang surat ijin tempat penjualan miras, serta penjualan petasan, agar menghentikan sementara penjualan miras mulai 22 Desember hingga 2 Januari 2019.

Informasi tersebut dikeluarkan Bupati Nabire sesuai Surat Edarannya No 300/2280/SET tentang larangan menjual minuman beralkohol, dan menjual serta membunyikan petasan jelang Natal & Tahun Baru.

Setelah memasuki tanggal 22 Desember, Nabire.Net melakukan penelusuran di sejumlah wilayah di Nabire, khususnya yang memperjualbelikan petasan. Dari hasil penelusuran, sejumlah tempat masih menjual petasan secara sembunyi-sembunyi.

Para pedagang petasan mengakui bahwa mereka sengaja menutup lapak petasannya dengan terpal, agar tidak terlalu vulgar dalam menjual petasan.

Terkait larangan penjualan petasan mulai tanggal 22 Desember, mereka mengaku sudah mengetahui hal tersebut dan siap mematuhi aturan,. Namun yang terpenting, penertiban pedagang petasan harus menyeluruh, tidak di satu tempat saja dan tidak pilih-pilih penjual.

Larangan menjual petasan dan miras yang dikeluarkan Bupati Nabire tentu harus konsisten diikuti tindakan nyata, bukan hanya sekedar larangan tertulis semata yang tidak diikuti penindakan jika masih ada penjual petasan atau miras.

[Nabire.Net]



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *