Mama-Mama Pedagang Sayur Asal Nabire Keluhkan Belum Mendapatkan Pasar Yang Layak Di Biak

111

(Foto. Pedagang sayur asal Nabire, Ibu Martha Pakage/Dok.Alex.W)

Pasar yang diberikan oleh pemerintah kabupaten Biak Numfor kepada warga masyarakat asal Nabire menjadi konflik bagi Satpol PP dan masyarakat adat Biak Numfor, walaupun manajemen tempat berdagang sudah dipindahkan oleh pemerintah daerah namun pasar tetap saja dibongkar oleh Satpol PP dan masyarakat adat Biak.

Salah seorang penjual yang berasal dari Nabire, Martha Pakage menuturkan, hingga saat ini para penjual khususnya mama-mama asal Nabire belum mendapatkan pasar yang layak.

“Tempat berjualan hasil kebun kami awalnya di pinggir jalan Depan Museum namun kami tetap diusir Satpol PP, tapi kami tetap bertahan berjualan disitu walaupun jualan kami dirampas, sehingga masalah ini sempat kami adukan ke DPRD kabupaten Biak Numfor” tutur Martha Pakage.

Lebih lanjut ditambahkan Martha Pakage, para penjual pernah diinstruksikan Bapak Bupati Biak, Thomas Ondi agar pindah dari pinggir jalan depan Musem ke Pasar Inpres, tetapi kami diusir lagi oleh Satpol PP dan masyarakat adat Biak.

Hingga saat ini, Martha mengatakan belum ada solusi dan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Biak Numfor.

[Nabire.Net]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *