Libas Persik Lewat Adu Pinalti, Perseru Serui Temani Persebaya Promosi Ke ISL Musim Depan

Perseru Serui memastikan diri promosi ke Indonesia Super League (ISL) musim depan. Ini diperoleh setelah mereka mengalahkan Persik Kediri dalam semifinal di Stadion Manahan, Solo, Minggu (8/9).

Bagi Perseru, kemenangan tersebut bukan perkara mudah untuk diraih. Pada menit ke-31, Cendrawasih Orange harus tertinggal lebih dulu dari sang lawan. Gol Persik diciptakan oleh M. Fachtul lewat tendangan dari jarak jauh.

Perseru juga harus kebobolan lagi pada menit ke-53. Gol kedua yang bersarang ke gawang Perseru berawal dari upaya Onny Marthen Sibi membuang bola. Namun, bola tersebut justru masuk ke gawang setelah berbelok arah akibat membentur dada Dimas Galih.

Upaya Perseru untuk menang pun menjadi sulit. Namun, dengan semangat besar, Perseru bisa menyamakan kedudukan.

Gol pertama Perseru diciptakan pada menit ke-56. Adalah Abdi Gusti yang membuat kedudukan menjadi 2-1 setelah tendangan bebas yang mengarahkan bola ke pojok gawang tak bisa dihadang Tedi Setiawan, kiper Persik.

Lima menit berselang, Perseru mencetak gol keduanya. Kali ini, giliran Yoksan Ama yang mencatatkan namanya di papan skor.

Gol kedua itu terjadi, buah hasil perjuangan Yoksan. Dengan mengandalkan kecepatan, Yoksan melakukan tusukan. Ia kemudian mengecoh Tedi Setiawan sebelum melepaskan bola ke gawang yang sudah tak terkawal.

Pada menit ke-70, Perseru sebetulnya nyaris membalikan keadaan. Namun sepakan Marco Orland Etogou yang sempat dihadang mengalir ke sisi gawang.

Hal serupa juga terjadi pada menit ke-81. Beruntung buat Persik, bola hasil sepakan Yoksan Ama yang sempat ditepis diselamatkan tiang gawang.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-2 bertahan dan laga dilanjutkan dengan perpanjangan waktu. Namun, tak ada sebiji pun gol yang diciptakan kedua tim sehingga laga dilanjutkan ke adu tendangan penalti.

Pada babak penentuan itu, lima penendang Perseru yakni Liston, Michael Ditubun, Marchelino Abraham, Abdi Gusti, dan Yoksan, berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Sementara penendang terakhir Persik, yakni M. Fachtul tak bisa mengikuti jejak Kusnul Yuli, Yayan Andhi, Rendi Saputra, Tamzil Sijaya. Perseru pun menang 7-6.

Atas hasil ini, Perseru mendapat tiket ke ISL sekaligus menghadapi Persebaya untuk menentukan tim terbaik di Divisi Utama,  Sabtu (14/9). Sementara Persik terpaksa menahan nafas terlebih dulu. Selanjutnya, skuad berjuluk Macan Putih menghadapi Persikabo untuk menentukan peringkat ketiga dan keempat.

Jika menang, Persik akan mendapat tiket ke ISL. Sementara kekalahan bakal membuat mereka kembali menunda mendapat tiket ke ISL lantaran harus melakoni babak play-off lebih dulu melawan peringkat ke-15 ISL.

Susunan Pemain:

Persik: Tedi Setiawan (GK), M. Fatchul Ichya, M. Al-Hadji, Tito Purnomo, Kusnul Yuli, Tamzil Sijaya, Harianto (C), Faris Aditama, Oliver Makor, Rendy Saputra, Dimas Galih

Cadangan: Wahyudi, M. Irfan Santoso, Sofyan Efendi, Agus Santoso, Yayan Andhi Triyana, Qischil Gandrumini, Sigit Sudarmawan

Perseru: Y. Stya Beni (GK), Bilibig Dian M, Liston Harry F (C), Onny Marthen Sibi, Michael Ditubun, Arthur B. Bonai, Marchelino Abraham M, Abdi Gusti W, Tony Roy Ayomi, Marco Orland Etogou, Yoksan Ama

Cadangan: Teguh Amiruddin, Alex Wayoi, Franklin Rumbiak, Luther Payama, Jery W.A Haat, S. Bayoa

Silahkan Komentar

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] monkey emoticons by andreasandre Modified from nartzco source code.