Launching Media Jelata News Papua & Lembaga LP3 Di Nabire
Nabire – Lembaga Pengkajian dan Penelitian Papua (LPPP) dan media online Jelata News Papua (JNP) melaksanakan launching di Aula Kantor Dinas PU kabupaten Nabire Jumat (25/01).
Acara lauching ini dipandu oleh Agus Dogomo dan Agustinus Tebai, dan dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Nabire, Yasor Victor Sawo, Pimpinan media Jubi, Viktor Mambor, Direktur LP3 Vitalis Goo, Ketua Yakbado Dogiyai Ones Yobee SE. dan sejumlah undangan lainnya.
(Baca Juga : LPPP Dan JNP Akan Launching Di Nabire)
Direktur Lembaga P3 dan Jelatanews Vitalis Goo mengatakan pihaknya berusaha mendirikan lembaga dan media atas inisiatif dan kepedulian anak-anak muda Papua. Selain itu, hadirnya media Jelata News berangkat dari keprihatinan kondisi harkat dan martabat insan pers.
“Awalnya kita dirikan lembaha LPPP. Setelah itu kita hadirkan media melalui lembaga ini. Jadi sudah hampir 1 tahun lebih kita update berita di Jelata News”, katanya.
Vigo sapaan Vitalisa Goo berharap kehadiran Jelata News bisa mengangkat persoalan dari akar rumput ke masyarakat sesuai fakta.

Di tempat yang sama, Staf Ahli Bupati Nabire, Yasor Victor Sawo mengapresiasi kehadiran LPPP dan Jelata News sebagai bukti kreativitas dan eksistensi anak-anak muda di Papua.
“Kajian juga bagian penting. Melalui kajian bisa mengetahui sebuah masalah,” kata Yasor.
Yasor berharap kehadiran media Jelata News sebagai kepedulian kepada manusia dan alam.
“Jangan berpikir hal -hal yang negatif. Mari berpikir untuk kemajuan segala bidang terutama bagian tulis menulis. Dengan itu kita bisa mengetahui tentang segala seluk beluk masalah”, pinta Yasor.
Sementara pimpinan Jubi, Victor Mambor dalam paparannya mengatakan bahwa mendirikan sebuah media harus memenuhi banyak kriteria seperti badan hukum, kantor, susunan redaksi dan masih banyak lainnya.
“Saya apresiasi anak-anak muda yang bisa berpikir tentang media. Kedepannya, terus berusaha menjadi media yang independen. Kedepan kita bisa kerjasama namun harus memenuhi syarat -syarat diatas,” katanya.
Viktor juga meminta agar dalam redaksinya, penanggungjawab bisa memilih orang yang bisa bertanggung jawab, sehingga ketika ada masalah, bukan wartawan yang dipanggil namun penanggung jawabnya yang dipanggil.
[Nabire.Net/Agus.Tebai]



Leave a Reply