Kuliah Perdana & Seminar Gizi STIKES Persada Nabire

(Kuliah Perdana STIKES Persada Nabire)

Nabire – Kehadiran lembaga pendidikan di daerah sangatlah penting terutama dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut. Hal itulah yang menjadi harapan dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Persada Nabire.

Diharapkan dengan hadirnya STIKES Persada Nabire, dapat membawa manfaat dalam memajukan pendidikan dan sumber daya manusia di bidang kesehatan gizi yang berkaitan erat dengan pembangunan manusia, khususnya manusia di Papua.

Memulai tahun akademik pertama, STIKES Persada Nabire perdana melaksanakan seminar gizi dan pembukaan kuliah perdana yang dilaksanakan pada hari senin (26/08), bertempat di Aula SMP Yapis Nabire.

Hadir dalam kuliah perdana dan seminar ini Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia, Ketua Yayasan Persada Nabire, Rustam, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire, Dr. Frans Sayori, Ketua Program studi D-III Keperawatan Poltekes Kemenkes Jayapura Kelas Nabire, Abraham Marey SKM M.Kes, serta para Dosen dan staf STIKES dan mahasiswa angkatan pertama STIKES Persada Nabire.

Melalui kegiatan ini diharapkan kedepannya STIKES Persada Nabire bisa dikenali banyak orang di Nabire dan Papua.

Dalam kegiatan Seminar Gizi, dipaparkan mengenai bahan pangan lokal dari Papua yang materinya dibawakan oleh Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS, Ph.D yang juga Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia dan Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia, dan juga sebagai Guru Besar Tetap Ilmu Gizi serta pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor.

Prof. Hardinsyah merasa sangat bersyukur dan berterima kasih atas apa yang dilakukan oleh Ikatan Persada yang telah membuka peluang bagi putra-putri asli Papua untuk melanjutkan studinya di STIKES Persada sehingga tidak perlu susah melanjutkan studinya di luar Papua.

Ia berharap kedepannya STIKES Persada Nabire bisa diminati banyak orang asli Papua maupun non Papua di Nabire khususnya dan di Papua secara umum.




Di tempat yang sama, Reza Pahlevi selaku Ketua STIKES Persada Nabire menjelaskan bahwa kampus STIKES ini merupakan kampus pertama di Papua yang bergerak di bidang gizi dan nantinya di bidang kesehatan lainnya.

Reza berharap melalui kehadiran STIKES Persada Nabire, dapat membawa manfaat dalam memajukan pendidikan dan sumber daya manusia di bidang kesehatan gizi yang berkaitan erat dengan pembangunan manusia, khususnya manusia di Papua.

Kampus STIKES Persada Nabire sendiri adalah kampus pertama di Provinsi Papua dan Papua Barat yang memiliki program studi S1 Gizi dan terakreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKES).

(Baca Juga : Kepala LL-Dikti Wilayah XIV Papua Serahkan Ijin Operasional Pendidikan Gizi STIKES Persada Nabire )

Mengusung jargon “Unggul Dalam Gizi Kesehatan Ibu & Anak”, kampus STIKES Persada Nabire berlokasi di Jalan Yapis Karang Mulia Nabire. Pemilihan jargon “Unggul Dalam Gizi Kesehatan Ibu & Anak tersebut tentu sesuai dengan kondisi dan kebutuhan yang ada di Papua.

Kampus ini didukung fasilitas perpustakaan, laboratorium, wifi serta Musholla. STIKES Persada juga diperkuat oleh 8 dosen pengajar, 3 dosen tamu dan 3 dosen luar biasa.

[Nabire.Net/Maikel.M]



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *