Ketua YLSM-PTPB : Virus Corona Adalah Teguran Dari Tuhan Kepada Manusia

(Ketua Yayasan Lembaga Swadaya Masyarakat Pegunungan Tengah Papua Bagian Barat (YLSM PTPB), Servius Kedepa)



Paniai – Ketua Yayasan Lembaga Swadaya Masyarakat Pegunungan Tengah Papua Bagian Barat (YLSM PTPB), Servius Kedepa mengatakan bahwa wabah virus corona saat ini adalah teguran dari Tuhan kepada seluruh umat manusia tanpa terkecuali.

Hal itu disampaikan Kedepa dalam tulisannya kepada Nabire.Net, Kamis (09/04). Servius Kedepa mengatakan, semua pihak harus berpikir, evaluasi diri, dan bertindak untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Para petinggi negara dan pejabat pemerintah provinsi termasuk para akademisi dan tokoh tokoh agama di Papua Bagian Barat juga diduga masuk ke gereja dan mesjid atau sederatnya hanya beribadah di tempat ibadah mereka hanya dengan kulit saja tidak dengan hati dan iman untuk memahami dan mengimplementasikan nilai nilai kemanusiaan untuk tegakan kebenaran, keadilan dan kesejahteraan rakyat yang disebut umat Tuhan Allah Sang Pencipta langit, bumi dan segala isinya serta kita umat-Nya”, katanya.

(Baca Juga : Ketua YLSM PTPB : Penyelamatan Manusia & Tanah Adat Di Papua Harus Terus Diperjuangkan)

“Indonesia ini negara hukum katanya tetapi tidak patuhi isi dan makna hukum itu sendiri dalam prakteknya apalagi patuhi hukum agama dan hukum adat yang telah diberikan Tuhan Allah sendiri kepada umat manusia sejak adanya leluhur bangsa bangsa di bumi ini pada umumnya dan khususnya di Papua Bagian Barat”, lanjutnya.

Menurut Servius, untuk mengimplementasikan nilai-nilai kebenaran dan keadilan untuk sejahterakan umat Tuhan Allah di Papua Bagian Barat Firman Tuhan dengan jelas berbicara di Yakobus 4:19 ;”Jadi, jika seseorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa”.

“Saya yang bernama Servius Kedepa, Ketua Yayasan Lembaga Swadaya Masyarakat Pegunungan Tengah Papua Bagian Barat (YLSM PTPB) yang berbasis sejak 1 Desember 1983 di Togogei kampung Yabomaida Distrik Fajar Timur Kabupaten Paniai Western Papua meminta agar wilayah adat Meepago diminta segera menggelar Konferensi Adat Suku Mee untuk kembalikan kehidupan surga diatas tanah leluhur milik Suku Mee berdasarkan 10 Hukum Adat Positif secara utuh sejak adanya leluhur babgsa Melanesia dalam wilayah Meepago.

*Penulis, Servius Kedepa, Ketua YLSM PTPB yang berbasis di Agadide Paniai

[Nabire.Net/Demianus Bunai]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *