Ketua MUI Nabire Papua : Mari Jaga Kesucian Hati, Pikiran & Tindakan Di Bulan Suci Ramadhan

Nabire – Aksi untuk menolak penghitungan suara dan putusan KPU RI yang dihembuskan dengan istilah People Power dengan mengepung Kantor KPU RI di Jakarta mendapat tanggapan dari sejumlah ulama di Nabire, Papua.

Salah satunya yang angkat bicara terkait rencana aksi tersebut adalah Ketua MUI kabupaten Nabire, Ustad H. Muhammad Darwis S.Hi. Ustad Darwis sapaannya mengajak umat islam khususnya yang ada di kabupaten Nabire untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadhan.

Ustad juga menghimbau kepada seluruh umat islam kaum muslimin dan muslimat untuk tidak terprovokasi dengan ajakan peopole power, karena bagi umat islam, musyawarah sudah dilakukan ketika kita sama-sama memilih pemimpin, maka siapa pun pemimpin terpilih itulah pemimpin yang harus kita ikuti.

“Apabila ada sebagian orang yang menolak ataupun merasa ada kecurangan maka agama kita memberikan aturan, ada saluran-saluran konstitusional yang bisa dilakukan sehingga sekali lagi selaku Ketua MUI Kabupaten Nabire mengajak seluruh kaum muslimin dan muslimat yang ada di kabupaten nabire tidak terprovokasi tidak larut dalam ajakan untuk turun ke jalan pada tanggal 22 Mei dengan people power,” kata Ustad Darwis, Sabtu (18/05).

“Kita umat Islam taat kepada Allah SWT, taat kepada Rasulullah SAW dan taat kepada aturan perundang-undangan yang berlaku. Kita semua sepakat bahwa negara ini adalah negara hukum maka apabila ada sekelompok orang yang akan melanggar hukum maka kita mempunyai kewajiban untuk tidak mengikuti pelanggaran hukum itu. Dan mendukung pemerintah sepenuhnya untuk menindak siapapun yang mengatasnamakan agama untuk merusak tatanan keamanan ketertiban yang ada di negara kita khususnya di kabupaten Nabire”, tandas Ustad Darwis.

“Sekali lagi saya menghimbau seluruh kaum muslimin dan muslimat untuk tidak turun ke jalan pada tanggal 22 Mei, tidak melaksanakan people power yang dihimbau oleh sekelompok orang, karena sekali lagi kita umat islam apalagi berada di bulan ramadhan maka mari kita sucikan hati kita, pikiran kita, sucikan tindakan kita untuk juga menyambut kesucian bulan ramadhan,”tambahnya.

“Dan people power itu keluar dari pada kesucian hati, kesucian pikran, kesucian tindakan. dan jangan merusak kesucian bulan ramadhan yang penuh dengan kemuliaan,” tutup Ustad Darwis, Ketua MUI Nabire.

[Nabire.Net/Efer.L]



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *