Kementerian Kesehatan RI Sosialisasikan Penanganan Penyakit Kusta & Frambusia Di Nabire

Provinsi Papua merupakan salah satu Propinsi dari 11 Propinsi tersisa yang belum mencapai eliminasi kusta. Dimana masih terdapat lebih dari satu kasus penyakit kusta baru per sepuluh ribu penduduk.

“Dalam menangani penyakit kusta di Papua khususnya di Nabire melalui kegiatan ini semua jajaran yang tergabung dalam lintas sektor dapat mengetahui tugas pokok dan fungsi masing-masing serta mendukung dalam bantuan moril dan materil sehingga dapat menunjang jajaran kesehatan dalam pencapaian eliminasi kusta. Sehingga nantinya jajaran kesehatan dapat bekerja dan menemukan secara dini dan mengobati sampai tuntas kasus kusta,” ujar Dr. Tiara Pakasy, M.Epid, selaku Kepala Sub Direktorat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular Langsung P2PML Kementerian Kesehatan RI yang hadir sebagai nara sumber pada acara pertemuan advokasi, sosialisasi dan pelatihan singkat kegiatan intensifikasi penemuan kasus kusta dan frambusia di Kabupaten Nabire yang dipusatkan di Aula RSUD Nabire selama dua hari tanggal 27 dan 28 februari 2018.

Dr. Tiara mengatakan dalam menyukseskan penanganan penyakit kusta perlu dilakukan peningkatan kapasitas petugas kesehatan dalam pelaksanaan program nasional pengendalian penyakit kusta dan perlu dilakukan kesinambungan komitmen pemerintah daerah dan pusat dalam program nasional pengendalian kusta.

“Penyakit tropis terabaikan lain yang juga mendapat perhatian pemerintah adalaha frambusia. Dikatakan, indonesia merupakan negara penyumbang terbesar kasus frambusia di wilayah asia tenggara. Kemajuan ekonomi Indonesia, peningkatan dan pemerataan pendidikan, serta kemajuan teknologi dalam pengobatan dan meningkatnya perilaku hidup bersih dan sehat, berdampak pada hilangnya kondisi yang mendukung penularan frambusia pada daerah tertentu.

Beberapa tantangan yang dihadapi dalam program nasional pencegahan dan pengendalian penyakit frambusia saat ini adalah dukungan kebijakan kemitraan, penemuan dan penatalaksanaan kasus, peningkatan kapasitas petugas, pemberdayaan masyarakat dan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) frambusia,” tuturnya.

Kegiatan eliminasi kusta dan eradikasi frambusia yang dilaksanakan selama dua hari tersebut sebelumnya di buka oleh Bupati Nabire di wakili Asisten II Setda Ir.Thaib Safiuddin di hadiri perwakilan Dinas Kesehatan Propinsi Papua Dr. Aaron, Kepala Dinas Kesehatan Nabire, Kabid P2P Dinas Kesehatan Nabire Dr. frans Sayori, dan para Kepala Distrik, tamu undangan lainnya serta peserta yang berasal dari 17 layanan kesehatan di Kabupaten Nabire.

(RRINabire/Arnold.Saudilla)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *