Kecewa Dengan Telkom & Telkomsel, Warga Nabire Bikin Petisi Online

Nabire – Bukan rahasia lagi bahwa kualitas operator Telkom maupun Telkomsel di kabupaten Nabire sangat mengecewakan warganya sejak dulu. Bahkan jika dibandingkan dengan kota besar lainnya di Papua, layanan Telkom dan Telkomsel di Nabire termasuk paling buruk.

Berkali-kali kedua operator yang tergabung dalam satu Grup tersebut mengalami problem. Terakhir pada pertengahan Mei 2019 lalu. Akibatnya, warga Nabire yang kecewa mengirimkan karangan bunga ke Kantor Telkom (STO).

(Baca Juga : Sering Gangguan, Warga Nabire Kirim Karangan Bunga Ke Telkom Nabire)

Belum cukup dengan mengirimkan karangan bunga, warga Nabire lainnya kali ini membuat petisi di situs Change.org. Petisi tersebut mengungkapkan rasa kekecewaan seorang warga Nabire atas nama Nicho Hutabarat.

Dalam petisi tersebut, ia meminta agar Telkom dan Telkomsel di Nabire bisa memperbaiki kualitas pelayanan mereka, bukan semata-mata mencari keuntungan saja di Nabire.

(Baca Juga : Jaringan Di Nabire Sering Bermasalah, Warga Bisa Gugat Telkomsel)

Salah satu yang diungkapkan oleh sang pembuat petisi, Nicho, adalah terkait layanan yang ia dapatkan tidak sesuai dengan yang ia harapkan. Seperti contoh layanan 4G milik Telkomsel yang terasa tidak seperti 4G.

(Baca Juga : Ada Apa Dengan Kualitas Indihome Dan Munculnya Wifi.Id Di Nabire ?)

Selain Telkomsel, Nicho juga mempertanyakan layanan Indihome yang tidak sesuai dengan paket yang dibeli pelanggan.

Nicho berharap kedepannya pemerintah mau mengajak operator lainnya untuk berinvestasi di Nabire, karena layanan Telkom dan Telkomsel saat ini tak bisa diharapkan.

[Nabire.Net]



12 Responses to Kecewa Dengan Telkom & Telkomsel, Warga Nabire Bikin Petisi Online

  1. Yusuf Makay berkata:

    Io benar…..Telkom juga Punya WARNET, “ANEH BENAR” pada hal sudah Jaman 4G, Harusnya warnet sdh ketinggalan jaman, kecuali hospot penunjang. dengan rata2 kecepatan 4G di kota2 lain di papua menembus 8Mpbs lebih(Kalau Download 1Mb/detik), untuk Nabire apa disengaja atau tidak saya tidak tahu, SANGAT TIDAK STABIL. AYO KITA SELIDIKI BERSAMA

  2. Yulianus Morin berkata:

    SAYA PERNAH UJI KECEPATAN JARINGAN TELKOM NABIRE 1 BULAN LALU DI BEBERAPA LOKASI NABIRE (JL MERDEKA, SIRIWINI, TAMAN GIZI, WONOREJO, KALIBUMI) SEMUA SAMA….BUKAN JARINGAN 4G KAYAKNYA DAN ANEHNYA, SETIAP JAM 2 MALAM LEWAT BEBERAPA MENIT BARU KECEPATANNYA NAIK/STABIL (MENDEKATI 5-6Mpbs) TAPI BERHENTI PAGI, EMANGNYA JAM 2 MALAM BARU SEMUA ORANG NABIRE TIDUR KAH….? ANEH BENAR KAU TELKOM NABIRE>……TOLONG KAWAN2 ….TOLONG SELIDIKI….APAKAH ADA UNSUR KESENGAJAAN APA TIDAK…

  3. Niko Bunai berkata:

    nebire.net TERIMA KASIH. Telkom NAbire kira kami tu orang2 bodoh yang ada di nabire k? Telkom selalu terganggu saat momen2 penting seperti CPNS, dll….supaya kita cari warnet….jangan2 orang telkomsel nabire tu pebisnis warnet….jgn ke papua tu untuk cari untung saja….saya minta telkom berikan klarifikasi tentang masalah ini….

  4. Faisal Nompo berkata:

    Paket Internet IndiHome Netizen I – Dual Play
    Kecepatan                      Harga
    10 Mbps
    Fitur Tambahan+Bonus
    : – 100 Menit telpon               
    Rp285.000
    20 Mbps   
    Fitur Tambahan+Bonus
    : – 100 Menit telpon           Rp 385.000
    30 Mbps
    Fitur Tambahan+Bonus
    : – 100 Menit telpon           Rp 545.000
    40 Mbps
    Fitur Tambahan+Bonus  
    : – 100 Menit telpon           Rp 645.000

    Knp ini tdk berlaku buat kita di nabire pengguna indihome.. Knp kita hy di kasih 1 Mbps itun pun hargs 315..

    Jgn mnganak tiri kan nabire..
    Sy sdh telpon 021147
    Perator telkom.. Mlh bilng ke bijakan setempat.. Trus selama ini iklan g barlaku.. ..PEMBOHONGAM CUSTOMER

  5. indah berkata:

    harusnya pemerintah juga turun tangan…. bupati tanya langsung ke telkom kalo tdk bisa ganti yg lain… ini kesannya pemerintah cuek juga.. begini sudah tdk dapat teguran

  6. sapri berkata:

    harga paketan dengan pelayanannya tdk sesuai .. harga paket selangit jaringan ancurr apa itu… kita demo sja boleh

    • Bilal berkata:

      Adoh jaringan 4G seh bagaimana telkomsel mau dibilang pancasilais swdangkan mengaplikasikan keadilan sosial untuk warga nabire saja tra bisa kami juga wrga NKRI ingin merasakan kemerdekaan Indonesia dengan fasilitas publik yang setara dengan kota2 lain

  7. nicho hutabarat berkata:

    mari saudara2 semua tandatangani petisinya. terimakasih

  8. Apin Goo berkata:

    Bupati ganti alat/mesin baru sekaligus ganti kepala Telkom baru saja sudah.
    Bupati jangan hanya sibuk diri dengan membuka lahan bisnis baru (pemekaran prov. Papua tengah), harus perhatikan kebutuhan yang mendadak ini.
    Thx.

  9. Riff berkata:

    1mbps saja sudah sukur .. ini malah lebih buruk dari 1 mbps .. indihome abal abal .. dlu saat awal pemasangan katanya 3 mbps .. tpi itu hanya sebulan saja .. selebihnya omong kosong ..

    curiga saya .. mereka terus terusan menambah user indihome tapi tidak menambah bandwith yg ada .. makanya bandwith terus berkurang karena banyak nya pengguna indihome .. jadi pengurangan user itu di butuhkan .. di sesuaikan dgn kemampuan telkom memback up jaringan yg mereka mampu berikan .. istilah kasarnya mereka jangan Serakah ..

    kalo bupati setempat .. dong tidk bisa di harapkan makanya nabire susah mendapat layanan bukan salah telkomsel atau telkom saja tapi pemda juga .. itu menurut saya ..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *