Kasus Keributan Yaro Makmur Nabire, 1 Orang Meninggal, 2 Terluka, Pelaku Masih Buron

Akibat kasus keributan yang terjadi di Kampung Yaro Makmur, Distrik Yaro, kabupaten Nabire, Minggu 9 September 2018 lalu, 1 orang meninggal dunia 2 orang lagi yang merupakan pemilik rumah dan anak korban mengalami luka.

Korban meninggal atas nama Pujiani (43), warga Jalur 3, Kampung Yaro Makmur, Distrik Yaro kabupaten Nabire. Sementara korban lainnya atas nama Rahmad Setyawan (2.5) yang mengalami luka bakar, dan pemilik rumah tempat kejadian perkara atas nama Sumarno (50).

Sementara pelaku atas nama Yeremias Makay, warga kampung Ororodo, Distrik Yaro, masih buron dan sedang dalam pencarian pihak kepolisian.

Berdasarkan kronologis yang dinformasikan oleh Kapolsek Nabire Barat, Iptu Akhmad Alfian S.IK, pelaku Yeremias Makay bersama temannya yang hingga saat ini belum diketahui identitasnya, mencari warga atas nama Adrianto yang bekerja sebagai tukang sensor kayu. Saat itu pelaku dipengaruhi oleh minuman keras.

Pelaku mencari Adrianto di rumah Sumarno (Tempat Kejadian Perkara) sekitar pukul 11.00 wit (09/09). Pelaku kemudian ditemui korban Sumarno, akibatnya terjadi perdebatan mulut dan perkelahian. Melihat kejadian tersebut, saksi atas nama Yudi Ikwanto (27) berusaha melerai keduanya.

Karena masih emosi, pelaku Yeremias Makay menggoyang-goyang meja bensin yang berada di kios milik korban, akibatnya bensin terjatuh dan menyambar kompor yang sedang menyala.

Di dalam kios ada korban atas nama Pujiani yang berusaha memadamkan kompor, namun usahanya terlambat, akibatnya korban mengalami luka bakar bersama anaknya Rahmad Setyawan yang masih berusia 2.5 tahun.

Korban Pujiani berteriak meminta tolong, warga kemudian datang dan membantu memadamkan api sekaligus mengevakuasi korban ke RSUD Nabire.

Pukul 12.00 wit, Kanit Reskrim Polsek Nabire Barat, Aiptu Joko Riyanto bersama anggota Polsek dan Pospol, tiba di TKP dan langsung mencari baket sekaligus mengumpulkan alat bukti. Kanit Reskrim juga berkoordinasi dengan Kepala Suku Mee, Yunus Kegou, untuk mencari pelaku, agar menyerahkan diri ke Mapolsek Nabire Barat.

Pukul 12.30 Wit, Kapolsek Nabire Barat, Iptu Akhmad Alfian S.IK, menghubungi Wakil Ketua DPRD Nabire, Merci Kegou untuk meminta bantuannya guna mencari pelaku.

Pukul 12.45 wit, anggota Reskrim Polsek Nabire Barat membuat LP, permintaan VER, serta memeriksa para saksi-saksi dan BAP awal.

Pada hari senin pagi tanggal 10 September 2018, Kapolsek Nabire Barat Iptu Akhmad Alfian SIK bersama anggota Polsek Nabire Barat dan anggota Pospol Yaro memberikan santunan berupa uang dan sembako kepada keluarga korban sekaligus mengikuti acara pemakaman korban almarhum Pujiani, serta menghimbau kepada keluarga Korban dan masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan penyelidikan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

[Nabire.Net/Andreas.R]



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *