“Kalau Bukan Saya, Siapa Lagi?”

(Emanuel Muyapa, Siswa SMK Penerbangan Petra Timika)

Mimika – Setiap orang dilahirkan oleh ibunya masing-masing dengan adanya intervensi Tuhan dan kolaborasi antara seorang ayah dengan ibu.

Dalam perjalanan hidup kedua orang tua ini tentu sudah dilampaui berbagai rintangan dengan tujuan untuk mendapatkan generasi berikutnya. Sehingga kita bisa pastikan bahwa dalam perjalanan tersebut ada yang nama kepercayaan diri.



Kepercayaan diri inilah yang memiliki definisi yang hampir mirip dengan ungkapan “Kalau Bukan Saya Siapa Lagi ?” Hal itu berasal dari suatu kepercayaan diri.

Kalau bukan saya siapa lagi adalah suatu bentuk kalimat yang memiliki makna yang bersifat percaya diri secara universal. Kalau saya lakukan hal-hal yang bernuansa dengan kehidupan yang sebenarnya secara otomatis saya akan memiliki hasil sesuai dengan itu sehingga masa depan saya berada pada telapak tangan saya.

Saya seorang pelajar kalau saya belajar sekarang saya akan pintar di masa mendatang. Oleh karena itu kita dituntut secara ketat untuk tetap konsisten pada pembelajaran kita agar kita bisa bersaing di dunia mendatang yang berlevel provinsi, nasional dan internasional.

Angin dan kabut terkadang membawa suatu inspirasi untuk percaya diri tetapi tidak bersifat tetap, kepercayaan diri yang sejatinya bukan siapa-siapa malah kita sendiri, maka dengan adanya kepercayaan diri, kita akan membawa kita kepada dunia yang nyata sesuai apa yang kita percayai, oleh karena itu percayalah bahwa kalau orang lain itu bukan penentu masa depanmu !

*Penulis Emanuel Muyapa, Siswa SMK Penerbangan Petra Timika

[Nabire.Net/Demianus Bunai]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *