Jika Miras Tidak Diberantas, Pemerintah & TNI/Polri Sengaja Membiarkan Papua Tak Kondusif

Deiyai – Miras adalah masalah utama yang harus ditangani semua pihak baik pemerintah dan masyarakat. Tokoh Pemuda Deiyai, Dominggus Badii ST mengungkapkan, banyak generasi muda menjadi korban miras. Oleh karena itu miras sudah harus menjadi perhatian serius semua pihak, utamanya pemerintah dan TNI/Polri.

Salah satu pemicu konflik di tanah Papua tak dipungkiri adalah miras. Masalah yang terjadi bersumber dari mengkonsumsi miras terlebih dahulu. Catat saja lakalantas, KDRT, aksi anarkis, seks bebas, hingga kasus kriminalitas lainnya yang membuat jatuhnya banyak korban di Papua.

Padahal tanah Papua adalah tanah yang penuh dengan cinta kasih dan kedamaian, tapi mengapa hingga saat ini persoalan miras yang membuat Papua tidak kondusif, harmonis dan religius, belum bisa dituntaskan persoalannya.

Oleh karena itu, Dominggus mewakili pihak intelektual di Deiyai, meminta dengan tegas kepada pemerintah dan TNI/Polri agar jangan menunda-nunda lagi pemberantasan miras, khususnya di Papua. Jika ada pembiaran maka pemerintah dan TNI/Polri terkesan sengaja membuat situasi di Papua tidak kondusif dan korban terus berjatuhan akibat miras.

Pemerintah dan TNI/Polri khususnya di Deiyai harus serius menindaklanjuti Peraturan Daerah yang melarang peredaran miras yang dikeluarkan oleh Gubernur Papua.

“Jangan jadikan miras sebagai lahan bisnis, sebagai peningkat pendapatan daerah, karena nilai manusia lebih besar dari miras”, tutup Domin.

[Nabire.Net]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *