Intip Kegiatan Panen Bawang Merah di Kampung Yaro Makmur, Distrik Yaro Nabire

(Dari Kiri ke Kanan Ida (PPL Nabire Barat), Erwin Patintingan (Kasi Prod. Horti), Ahmad Budiono (petani bawang), Mesak Sembor (PPL Yaro), Tri Utami (PPL Wanggar))

Nabire – Bawang merah adalah salah satu komoditas hortikultura, biasa digunakan sebagai penyedap masakan, bahan baku industri makanan, obat-obatan dan disukai karena aroma dan rasanya yang khas. Selain itu bawang merah merupakan sumber vitamin B, C, kalium, fosfor dan mineral.

Dalam pembudidayaan bawang merah menggunakan TSS (true seed shallots, benih bawang merah berbentuk biji) mempunyai beberapa kelebihan dibanding penggunaan bibit umbi. Pengangkutan TSS lebih mudah dan lebih murah, menghasilkan tanaman yang lebih sehat karena TSS bebas patogen penyakit, dan menghasilkan kualitas umbi yang lebih baik. Bobot hasil bawang merah TSS secara signifikan dua kali lipat lebih tinggi dengan ukuran umbi lebih besar dibandingkan hasil dari umbi bibit tradisional.

Sebagai petani bawang merah Ahmad Budiono yang tergabung pada Kelompok Tani Nusantara Indah Kampung Yaro Makmur Distrik Yaro pada jumat 22 Januari 2021 telah melakukan panen bawang merah Varietas Lokananta seluas 750 m2 yang dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pertanian, PPL Nabire Barat, PPL Wanggar dan PPL Yaro.

Menurut  Ahmad Budiono Varietas Lokananta untuk saat ini sangat cocok diusahankan di daerah Yaro sebab dengan menggunakan benih bawang merah sebanyak 100 gram untuk lahan seluas 750 m2 dapat menghasilkan 592 kg bawang merah kering dengan umur panen 60 – 70 hari setelah tanam.  Jika di konversikan maka setiap hektar akan memperoleh hasil sekitar 7,8 ton bawang merah kering.

Lebih lanjut Ahmad Budiono menyampaikan, untuk menngkatkan produksi maupun luas tanam perlu adanya perhatihan dari Pemerintah Nabire khususnya Dinas Pertanian berupa alsintan jenis Kultivator serta diharapkan kebutuhan bawang merah di Nabire sebagian dapat dipasok dari petani bawang merah asal nabire hal ini juga dapat dapat meningkatkan minat petani dalam membudidayakan bawang merah.

Sementara itu Erwin Patintingan selaku Kepala Seksi Produksi Hortikultura Dinas Pertanian yang juga turut hadir pada panen bawang merah tersebut mengatakan bahwa pengembangan bawang merah di Nabire memiliki prospek yang bagus dilihat dari kondisi lahan yang bagus untuk tempat pembudidayaan bawang merah serta produksi yang dihasilkan sangat bagus hal ini menunjukan bahwa nabire memiliki potensi pengembangan bawang merah. Oleh sebab itu perlu perhatian dari pemerintah untuk adanya kegiatan perluasan lahan maupun meningkatan produksi bawang merah perlu mendapat perhatian yang serius.

Sedangkan Ngadiono selaku PPL di Kampung  Yaro Makmur Distrik Yaro yang ikut serta pada panen bawang merah merasa bahagia melihat hasil panen bawang merah milik Pak Ahmad Budiono sebanyak 592 kg. Sebab hasil panen tersebut akan meningkat pula pendapatan petani. PPL di Kampung  Yaro Makmur Distrik Yaro juga mengharapkan adanya perhatian dari Dinas Pertanian adanya bantuan kultivator untuk petani bawang merah guna perluasan lahan. Selain itu pula perlu adanya pembinaan dari Dinas Pertanian kepada petani petani bawang merah agar semakin banyak petani bawang merah yang pada akhirnya kebutuhan bawang merah dapat disediakan dari petani Nabire.

Kegiatan panen bawang merah di lahan milik Ahmad Budiono dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pertanian, Kepala Seksi Produksi Hortikultura, PPL dari Distrik Nabire Barat, PPL dari Distrik Wanggar serta PPL dari Distrik Yaro serta beberapa petani dan pada kegiatan panen tersebut turut hadir pula beberapa pegawai Bank Papua Unit Samabusa sekaligus membeli bawang merah yang baru saja dipanen dan buah naga milik Ahmad Budiono.

(Dari Kiri : Ida, Tiwuk (PPL Nabire Barat), Dina Korowa (PPL Wanggar))

(PPL Yaro, Nabire Barat dan Wanggar)

(Ngadiono (PPL Yaro) dan Petani dilahan Bawang Merah)

(Ahmad Budiono (kiri) dan PPL ditempat Pengeringan Bawang)

(Bernard N. Sulistyo, Sekretaris Dinas Pertanian (kiri), PPL dan Pegawai Bank Papua di tempat Pengeringan Bawang)

(Di lahan Bawang Merah)

(Di tempat Pengeringan Bawang)

(Di tempat Pengeringan Bawang)

(Proses pengeringan bawang merah Yaro Nabire)

(Bawang merah Yaro Nabire siap dipasarkan)

(Bawang merah Yaro Nabire siap dipasarkan)

[Nabire.Net]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *