Internet Dibatasi, BPJS Kesehatan Nabire Ganti Rujukan Online Ke Manual

(Layanan internet di Papua yang sementara dibatasi pemerintah)

Nabire – Sejak dibatasi Kominfo dari tanggal 21 Agustus 2019, hingga saat ini jaringan internet di Papua masih belum dapat diakses oleh warga, termasuk warga Nabire.

Akibat pembatasan jaringan internet tersebut, sejumlah aktivitas pelayanan kepada masyarakat terhambat. Salah satunya yang terhambat adalah pelayanan BPJS Kesehatan kepada pasien BPJS.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala BPJS Kesehatan Nabire, Diyah Susanti, kepada Nabire.Net, rabu pagi (28/08). Dikatakan Diyah, dibatasinya jaringan internet di Papua khususnya di Nabire tentu sangat mempengaruhi pelayanan BPJS Kesehatan.

“Hari senin dan selasa lalu (26-27 Agustus 2019) tidak bisa diakses aplikasinya, namun hari ini (28/08) bisa diakses tetapi lambat”, tutur Diyah melalui pesan singkatnya kepada Nabire.Net.

Untuk mengatasi klaim BPJS di layanan Faskes terkecil seperti Puskesmas, pihak BPJS Kesehatan untuk sementara memberlakukan rujukan manual ke Rumah Sakit.

“Kalau di Puskesmas kami hilangkan rujukan onlinenya sehingga rujukan manual untuk ke RSU”, lanjut Diyah.

Hal ini dimaksudkan agar pelayanan BPJS Kesehatan di Nabire tetap berjalan seperti biasa walaupun terkendala layanan internet.

Untuk RSUD sendiri, Diyah mengatakan tak ada masalah karena menggunakan layanan VSAT (Internet Satelit). Dan jika ada Puskesmas yang juga menggunakan layanan VSAT maka tidak ada masalah dengan rujukan online.



Seperti diketahui, hingga hari ini (28/08) Kementerian Kominfo masih memberlakukan pembatasan internet di seluruh Papua hingga situasi di Papua dipastikan kondusif.

(Baca Juga : Kominfo RI Blokir Sementara Layanan Data Telekomunikasi Di Seluruh Papua)

Kebijakan tersebut mengacu pada siaran pers nomor 159/HM/Kominfo/08/2019 pada tanggal 23 Agustus 2019.

[Nabire.Net]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *