Ini PR Yang Harus Diperjuangkan DPRD Dogiyai Baru Bersama Eksekutif

(Pelantikan 25 orang anggota DPRD Dogiyai)

Dogiyai – Pelantikan 25 anggota DPRD Dogiyai masa jabatan 2019-2024 telah selesai. Kini eksekutif dan legislatif bisa bergandengan tangan membangun kabupaten Dogiyai demi Dogiyai Dou Ena.

Ada banyak sekali pekerjaan rumah baik bagi DPRD Dogiyai maupun Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai beserta jajarannya untuk diselesaikan.



(Baca Juga : 25 Anggota DPRD Dogiyai Periode 2019-2024 Resmi Dilantik )

Dari mulai pendidikan, kesehatan pembangunan infrastruktur serta pengelolaan Sumber Daya Alam, harus menjadi perhatian serius kedua pihak.

DPRD harus bisa mengadvokasi eksekutif dalam pengambilan keputusan, yang tentu dilandaskan pada aspirasi yang disampaikan masyarakat.

Eksekutif wajib menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan demi kepentingan masyarakat khususnya di Dogiyai.

Seperti disampaikan Ketua Yayasan Kasih Bapa Dogiyai (Yakbado), Ones Yobee. Ia menuturkan, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan eksekutif dan legislatif. Seperti tempat berjualan bagi mama-mama Papua.

Seperti contoh di Jembatan Kali Tuka, Jalan Trans Nabire Ilaga KM 100, pasar baru yang sudah dibangun untuk pusat jual beli tapi tidak digunakan sampai saat ini.

Hal itu harus segera ditindaklanjuti sebelum ada korban akibat jual beli di jalan Trans yang dilintasi kendaraan dari Nabire ke Dogiyai, Deiyai Paniai dan sebaliknya.

“Tempat yang sudah ada itu benahi demi mengejar Visi Bupati dan Wakil tentang “Dogiyai Bahagia”, katanya.

Lanjut Ones, masalah kedua yang harus ditanggulangi adalah pembuangan sampah di sungai-sungai yang mengakibatkan bajir selalu melanda di wilayah selatan lembah Hijau Kamuu dan penyebab lain air sungai selalu meluap karena pendangkalan aliran air dari tanah gusuran gunung atau bukit sehingga perlu adanya normalisasi sungai-sungai yang ada.

Kemudian masalah ketiga, pemkab Dogiyai harus menyelesaikan persoalan pembakaran gunung dan lembah di wilayah Kamuu, dan harus ada Perda perlindungan hutan (SDA).

Sekali lagi menurut Ones, untk mewujudkan Dogiyai Dou Ena, perlu ada kerjasama eksekutif dan legislatif di Dogiyai sehingga harapan terwujudnya Dogiyai Bahagia bisa tercapai.

[Nabire.Net]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *