Ini Penjelasan PLN Nabire Mengenai Kondisi Kelistrikan Di Nabire Pasca Black Out 23 Januari 2019 Lalu

Nabire – Sempat mengalami pemadaman total atau Black Out pada 23 Januari 2019 lalu, kondisi kelistrikan yang disuplai oleh PT. PLN Rayon Nabire berangsur-angsur mulai normal kembali.

Hal itu dipastikan Manager PT. PLN Rayon Nabire, Willy Prasetyadi, kepada Nabire.Net, Rabu (13/02).

Diuraikan Willy, pasca Black Out yang terjadi 23 Januari lalu, pihaknya sangat disibukkan dengan proses penanganan cepat terhadap sejumlah mesin dan instrumen lain yang terdampak akibat petir di Nabire pada tanggal 23 Januari 2019.

(Baca Juga : Hujan Disertai Petir & Angin Kencang Di Nabire, Jaringan PLN Terganggu Sehingga Terjadi Pemadaman Total)

Diketahui, ada 2 mesin yang mengalami gangguan, sehingga PLN Nabire harus memesan sejumlah alat yang rusak di luar Nabire. Beruntung proses pengiriman tidak terlalu lama sehingga kedua mesin PLTMG yang mengalami gangguan bisa dinormalkan kembali.

Selepas penanganan mesin PLTMG yang terganggu akibat petir, beberapa hari kemudian PLN Nabire kembali mengalami persoalan lain yakni gangguan petir pada Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) milik PLN di beberapa titik di Nabire.

(Baca Juga : PLN Nabire Berhasil Perbaiki Mesin Kedua, Penormalan Listrik Akan Dilakukan Bertahap Malam Ini)

Pihaknya terpaksa melakukan perbaikan dan pemeliharaan SUTM yang mengalami gangguan akibat dampak petir tersebut.

Tentu selama perbaikan tersebut dilaksanakan, PLN Nabire dengan sangat terpaksa harus memadamkan listrik di sejumlah titik di Nabire, demi percepatan perbaikan gangguan yang terjadi. Jika hal tersebut berlarut-larut dibiarkan maka dikhawatirkan kerusakan bisa semakin meluas.

(Baca Juga : Ada Pemeliharaan SUTM, Ini Wilayah Di Nabire Yang Terkena Pemadaman Sejak Sabtu Pagi Hingga Sore)

Perihal keluhan dan komplain dari warga Nabire, PLN Nabire memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh warga Nabire terkait hal itu, dan tidak ada unsur kesengajaan dari PLN Nabire.

PLN Nabire juga menerima setiap keluhan dan kritikan dari masyarakat sebagai bagian dari resiko tugas dan tanggung jawab yang diemban, dalam upaya memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat, khsusnya kepada warga Nabire.

[Nabire.Net]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *