Ini Penjelasan BMKG Nabire Tentang Fenomena Alam Halo Matahari

(Fenomena Halo Matahari di Nabire/Foto.Nayila)

Nabire – Warga Nabire pada selasa pagi hingga siang (25/02) dihebohkan dengan kejadian fenomena alam yang tak biasa di langit Nabire. Sebuah cahaya lingkaran terlihat melilit matahari siang itu di atas langit wilayah Nabire.

Fenomena alam yang tak biasa tersebut dinamakan Halo Matahari, dan terlihat mulai pukul 10.00 hingga 12.30 Wit di atas wilayah Nabire.

Fenomena Halo Matahari ini adalah lingkaran sinar putih di matahari yang terjadi karena terbentuknya kristal-kristal es dari awan cirrus pada ketinggian 5-10 Km.

Cahaya matahari direfleksikan atau dibiaskan oleh permukaan es berbentuk prisma sehingga cahaya matahari terpecah kedalam beberapa warna akibat efek udara dan dipantulkan kearah tertentu, mirip seperti pelangi.

Fenomena ini selain terjadi dalam bentuk lingkaran penuh dengan bagian pinggir berbingkai warna pelangi, juga bisa berwujud setengah lingkaran dengan pusat pada cahaya matahari.

Proses Terjadinya Fenomena Halo

Fenomena Halo Matahari diawali dari adanya cahaya matahari. Sinar matahari kemudian direfleksikan atau dibiaskan oleh kristal-kristal es yang berbentuk batang atau prisma. Sinar matahari yang terpecah ke dalam beberapa warna tersebut dipantulkan ke arah tertentu di sekitar matahari dan menjadi cincin cahaya di sekitar matahari.

Dampak Fenomena Halo

Fenomena Halo adalah fenomana alam yang biasa, tidak ada hubungannya dengan tanda-tanda cuaca ekstrim atau apapun. Oleh karena itu, masyarakat Nabire idak perlu panik atau terpengaruh dengan mitos atau informasi-informasi yang tidak benar terkait fenomena tersebut.

Biasanya kalau sudah beberapa saat setelah matahari bersinar dan memanaskan partikel air yang super dingin di awan cirrus, maka fenomena itu akan hilang.

[Nabire.Net/Eusebius.A/BMKG Nabire]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *