Ini Identifikasi BMKG Nabire Terkait Hujan Lebat 9 Juli 2019

(Dok.Identifikasi Hujan Lebat 9 Juli 2019 Di Nabire)

(Dok.Identifikasi Hujan Lebat 9 Juli 2019 Di Nabire)

Nabire – Hujan lebat yang terjadi selasa malam lalu (09/07) di Nabire, menyebabkan sejumlah ruas jalan di Nabire tergenang air. Berdasarkan identifikasi BMKG Nabire, intensitas hujan tersebut sebesar 73.1 mm.

Hal tersebut sesuai rilis pers dari Stasiun Metereologi kabupaten Nabire, 11 Juli 2019.

Menurut BMKG, ada sejumlah indikator penyebab hujan lebat yang terjadi pada 9 Juli lalu di Nabire. Indikator tersebut diantaranya peredaran semu tahunan matahari, variasi angin, pergerakan gelombang atmosfer sepanjang khatulistiwa, suhu permukaan laut, radiasi gelombang panjang keluar, pola arus angin, kelembaban relatif, indek labilitas udara dan citra satelit.

(Baca Juga : Prakiraan Cuaca & Tinggi Gelombang Laut Di Kabupaten Nabire, Selasa, 9 Juli 2019)

Dari beberapa indikator tersebut BMKG Nabire menyimpulkan bahwa hujan lebat yang terjadi di wilayah kota Nabire dan sekitarnya pada tanggal 9 Juli lalu dipengaruhi oleh kondisi suhu permukaan laut yang cukup hangat.

Selain itu, diketahui ada pola shearline (belokan angin) di atas wilayah Nabire yang menyebabkan terjadinya pembentukan awan-awan konvektif penghasil hujan.

Hal ini ditambah dengan kelembaban relatif (RH) pada lapisan 850, 700, 500 & 200 mb bernilai 80-90 %. Hal ini menunjukkan bahwa pada saat kejadian hujan lebat kondisi udara basah hingga lapisan 200 mb, sangat berpotensi untuk perbentukan awan-awan konvektif diatas wilayah Nabire.

Disamping itu, dari klasifikasi jenis awan, diketahui awan yang terbentuk adalah awan Cumulonimbus (Cb) yang dapat diketahui berdasarkan suhu puncak awan pada counter line satelit Himawari 8 EH yaitu (-69) s/d (-75) °C yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang, hujan lebat maupun hujan ekstrim.

Dari indeks labilitas udara diketahui bahwa adanya potensi pembentukan awan konvektif menengah dan kemungkinan terjadi hujan & badai guntur.

Stasiun Metereologi Nabire sendiri memperkirakan untuk beberapa hari kedepan, masih ada potensi terjadinya awan tebal yang menyebabkan hujan lokal dengan intensitas ringan di wilayah Nabire, terutama pada malam dan dini hari.

[Nabire.Net]


Silahkan Komentar

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] monkey emoticons by andreasandre Modified from nartzco source code.