Ibadah Perayaan Paskah di Gereja Ditiadakan Diganti di Rumah Masing-Masing

(Virus Corona)



Nabire – Menindaklanjuti maklumat Kapolri dan kebijakan Pemprov Papua, Pemkab Nabire serta himbauan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kabupaten Nabire, terkait pelaksanaan Ibadah di Nabire, maka telah dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama, kamis (09/04).

Penandatanganan kesepakatan bersama tersebut dilakukan oleh FKUB Nabire, Badan Kerjasama Antar Umat Beragama (BKSAG) Nabire, dan pemerintah kabupaten Nabire, bertempat di Mapolres Nabire.

(Baca Juga : FKUB Nabire Himbau Seluruh Kegiatan Keagamaan di Nabire Dialihkan ke Rumah Masing-Masing)

Dalam kesepakatan bersama tersebut, disepakati bahwa pelaksanaan ibadah bersama ditiadakan, dan disesuaikan dengan keputusan pemerintah, baik dari pusat, propinsi maupun di daerah.

Oleh karena itu, berkaitan dengan perayaan Paskah tahun 2020 ini, pihak Gereja diminta untuk membuat himbauan dan pemberitahuan kepada warga jemaatnya agar bisa menyesuaikan hal tersebut, artinya ibadah bersama ditiadakan tetapi beribadah di rumah masing-masing.

Sementara itu, Sekda Nabire, Daniel Maipon, SSTP, berharap agar warga Nabire bisa mematuhi kebijakan dari pemerintah, karena hal itu untuk melindungi warga masyarakat sendiri.

Terkait ibadah di gereja-gereja, Sekda menegaskan untuk sementara ibadah ditiadakan, dan diganti dengan ibadah di rumah masing-masing.

“Ibadah di gereja-gereja ditiadakan, dan himbauan dari para pelayan, ada jemaat-jemaat yang sudah membuat liturgi dan tata ibadah untuk diadakan di rumah keluarga masing-masing”, kata Sekda.

[Nabire.Net/R.W]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *