Ibadah Natal Ikatan Keluarga Kurudu Kabupaten Nabire

(Ibadah Natal Ikatan Keluarga Kurudu Kabupaten Nabire)

Nabire – Bertempat di lokasi kebun jeruk agro wisata Isahare Samabusa, Distrik Teluk Kimi, kabupaten Nabire, telah dilaksanakan Ibadah Natal Ikatan Keluarga Kurudu kabupaten Nabire, Selasa (10/12).

Ibadah Natal ini berlangsung dibawah sorotan tema “Tmur Wesupe Kamuki Pa Snontu Mnuman Ninei” yang artinya “Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang” (Yohanes 15 : 14-15), dan sub tema “Na Da Syewinei Inobo Kiba Kruidu Net Kruiri Sopan Na Wainsni Inobo Nei Turtro Nggain Minuman Ninei” artinya “Dengan Natal Keluarga Besar Kurudu, Kita Mempererat Tali Persaudaraan Diantara Kita dan Sesama”

Ibadah dipimpin oleh Pdt. E. Windesi, S.Pak dengan pembacaan Firman Tuhan terdapat dalam Kitab Lukas 1:26-38 dengan perikop “Pemberitahuan Tentang Kelahiran Yesus”.



Dalam renunganya Pendeta Windesi menggambarkan resiko yang akan dihadapi Maria yang pada saat itu hamil diluar nikah dan dengan segala peraturan pada saat itu yang sangat ketat dalam aturan adat dan keagamaan. Maria mengambil resiko itu untuk mengandung bayi kudus yang menjadi penebus dosa umat manusia.

Namun karena keberaniannya dan oleh tuntunan Tuhan maka Maria dapat bertahan dan pada akhirnya melahirkan Sang Juru Selamat umat manusia.

Demikian juga kita pada saat ini harus mengambil resiko untuk melayani Tuhan, dimana pada saat ini penuh dengan tantangan namun kita harus tetap kuat dan teguh sampai akhirnya kita akan menuju rumah Bapa yang Kekal.

Usai khotbah, Ketua Kerukunan Kurudu kabupaten Nabire, Nixon W. Rapami dalam kesan dan pesan Natal menyampaikan bahwa kiranya dengan momen perayaan natal dapat semakin mempererat tali kekeluargaan warga kampung Kurudu di kabupaten Nabire.

Selain itu Rapami mengutip kata-kata dari Pdt. Wonatorey yang mengatakan bahwa “Kurudu seperti gelombang keci, namun gelombang kecil itu dapat menenggelamkan kapal besar”.

Artinya bahwa walaupun kecil masyarakat Kurudu juga mempunyai andil dalam pembangunan di kabupaten Nabire. Untuk itu Rapami berharap agak masyarakat Kurudu yang ada di Kabupaten Nabire agar dapat menjaga nama baik diri sendiri, keluarga dan Ikatan Keluarga Kurudu di Kabupaten Nabire.

Senada dengan Rapami, Bapak W. Rumaikewi sebagai tokoh-tokoh pertama atau sebagai orang tua bagi masyarakat Kurudu di Nabire berpesan kepada generasi muda Kurudu di Kabupaten Nabire agar dengan semakin meningkatnya jaman maka bumi semakin tua, oleh sebab itu harus menjaga pergaulan agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang akan merugikan diri sendiri dan keluarga.

Dalam Kegiatan perayaan Natal ini juga diserahkan bingkisan kepada para orang tua masyarakat Kurudu di kabupaten Nabire yaitu Bpk D. Runggaweri, Mama Busiara Sayori, Mama Janda Rapami, mama janda wandikar dan mama janda Rumaikewi.

[Nabire.Net/Guti]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *