Ibadah Hari Kedua Keluarga Besar Yayasan PESAT Nabire Bersama Pdt Daniel Alexander

(Ibadah PESAT Nabire)

Nabire – Bertempat di Aula Gedung SMP/SMA Kristen Anak Panah Jalan Ch. Marha Tiahahu Kalibobo Nabire, telah dilaksanakan kembali Ibadah bersama keluarga Yayasan Pesat Nabire, kamis malam (10/10).

Hadir dalam ibadah jajaran Pengurus dan seluruh anggota Yayasan Pesat Nabire serta masyarakat.

(Baca Juga : Ingin mengetahui jadwal Ibadah keluarga Yayasan Pesat Nabire bersama Bapak Pdt Daniel Aleander ? Jadwal bisa dilihat disini)

Ibadah dipandu guru-guru dari KB/TK Shekina Glory Terpadu dan berlangsung dengan meriah.

Dalam Khotbahnya Bapak Pdt Daniel Alexander selaku Pembina Yayasan Pesat Nabire mengajak untuk merenungkan Yeremia 29 :19 , Roma 8:14, 1 Korintus 14:26 , dan Mazmur 139 : 23 – 24

A. Yeremia 29:11

Seandainya Alkitab isinya hanya 1 ayat ini saja, percayalah ayat ini sangat cukup bagi kita. Karena Tuhan yang paling tahu apa yg terbaik buat hidup kita, bahkan dia berjanji memberi rancangan yang terbaik buat Kita.

Tetapi dalam membaca ayat ini jangan hanya memperhatikan bagian terakhir ayat ini saja karena jika itu terjadi maka kita ini jahat dan kurang ajar dimata Tuhan. Kenapa bisa begitu ? karena kuncinya ada di kalimat pertama ayat ini yaitu Rancangan Tuhan akan gagal dalam hidup kita ketika kita membuat rancangan / planning sendiri.

Penyebab Tuhan tidak pernah bisa bekerja dihidup kita hanya 1 bukan 2 atau 3 yaitu ketika Tuhan tau kalau kita punya planning sendiri, begitu Tuhan tahu kita punya planning sendiri dan atau konsep sendiri atau apapun itu, kita rancang sendiri, detik itu juga Tuhan stop bekerja, kenapa begitu ? ada 3 alasan yaitu :

  1. Tuhan tidak mungkin mau berkelahi dengan kita.

  2. Dia takut melukai kita karena Dia terlalu sayang sama kita, Ibarat ketika kita memegang barang tajam Dia tidak akan mengageti atau menarik paksa benda itu dari kita. Dia akan tetap diam karena Dia tahu itu berbahaya bagi kita.

  3. Tuhan tidak mau memaksa kita

Jangan salahkan Tuhan jika Firman ini tidak terjadi di dalam hidup kita, karena selama Tuhan masih melihat kita punya planning sendiri maka Dia tidak bisa berbuat apa-apa bagi kita.

Banyak sekali didalam hidup ini kita berkata bahwa hidup ini tidak bisa berbuat ini dan itu, karena kalau kita berkata demikian kita adalah pendusta besar karena ini salah besar, kenapa? karena kita adalah manusia yg paling suka buat apa-apa sendiri dan sifat ini sdh ada sejak kecil.

Maka ketika Tuhan tahu kita banyak apa-apanya maka Ia tidak bisa berbuat apa apa kepada kita karena kita berjalan semaunya sendiri.

Jadi bagi siapa saja yang masih mengeluh tentang masa depannya berantakan dll, itu karena di kepala kita masih banyak rancangan sendiri.

Hanya Tuhan yang bisa berbicara tentang Yeremia 29: 11 karena Dia yang membuat kita, maka Tuhanlah yang paling tahu apa yg terbaik buat kita. Jadi, jika kita ingin tahu masa depan yang baik buat kita, serahkanlah sepenuhnya hidup dan rancangan kita kepada Dia.

B. Roma 8:14

Tidak perlu khawatir tentang kejamnya hidup ini karena ada Roh Tuhan yang senantiasa memimpin kita apabila kita taat.

“Saat saya berada di Pasadena Amerika Serikat membaca buku From Jerusalem to Irian Jaya: A Biographical History of Christian Missions hati saya tergerak, dan saya tahu itu rancangan Tuhan buat saya, maka tanpa ragu saya pergi ke Papua, padahal saya sudah punya ijin tinggal di Amerika”, ujar Daniel Alexander.

C. Mazmur 139 : 1-3

Bodoh sekali apabila Kita hidup menjauh dari Tuhan, karena tidak ada pribadi yang bisa menyelediki, mengenal, mengetahui, mengerti memeriksa dan memaklumi kita kecuali Tuhan.

Dalam hal doa tidak perlu kelamaan Dan kebanyakan berkata-kata karena Tuhan itu Maha Tau tentang kita. Doa itu adalah perjumpaan Kita dengan Papa, Tuhan sudah tahu semua tentang kita. Mazmur 139: 23-24 inilah kebutuhan kita ketika berdoa karena kita tidak mengenal diri kita sendiri. Maka ketika berdoa mintalah pada Tuhan seperti ayat ini.

Inilah yang Tuhan senang, kita jujur dihadapanNya, selidikilah aku ya Tuhan, Jadi yang Tuhan mau adalah agar kita kenali siapa kita, maka Tuhan akan menunjukkan siapa diri kita.

“Mari keluarga besar Yayasan Pesat Nabire kita lakukan kehendak Tuhan sehingga kita selalu menjadi berkat dan selalu menjadi jawaban di kota kita Nabire ini, Tuhan Yesus Memberkati”, tutup Pdt. Daniel.

Ibadah ditutup Doa Berkat oleh Ketua Yayasan Pesat Nabire Bapak Eliezer Edo Odo.

[Nabire.Net/Kezia/Benediktus]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *