Haknya Tak Dibayar 3 Tahun, Warga Palu Minta Pertanggungjawaban PT. Xin Yang

(Para karyawan di perusahaan tambang yang ada di KM 95 Nabire)

Nabire – Salah seorang mantan karyawab di perusahaan Tambang PT. Xin Yang yang bernaung dibawah PT. Hanjun dan beroperasi di KM 95 Nabire, menuntut haknya yang sudah 3 tahun belum dibayarkan pihak perusahaan.

Karyawan asal kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah bernama Endhi Komian, kepada Nabire.Net mengaku kebingungan karena hingga saat ini haknya selama 3 tahun belum dibayarkan oleh perusahaan terkait.

Awalnya, perusahaan tempat ia bekerja mengalami paceklik, sehingga memberhentikan dirinya secara sepihak tanpa ada gaji dan pesangon.

Dikatakan Endhi, perusahaan tersebut dipimpin TKA asal Tiongkok atas nama Mr. Acink dan Mr. Tang Yang. Endhi mengaku sering menghubungi pihak perusahaan. Terakhir ia menghubungi Mr. Tang Yang belum lama ini.

Namun jawaban yang ia terima sama, yakni ia disuruh menunggu terlebih dahulu. Karena Endhi menginformasikan bahwa hal ini akan dia publikasikan di media, pihak yang ia telepon mengancam tidak akan membayarkan gajinya.



Kepada Nabire.Net, Endhi meminta agar pihak perusahaan segera membayarkan haknya yang selama 3 tahun tidak dibayarkan.

Nabire.Net sendiri sudah mencoba menghubungi Tang Yang, namun yang bersangkutan mengatakan akan membayar gaji dari Endhi.

Namun hingga berita ini diturunkan, Endhi mengaku sama sekali belum mendapatkan gajinya.

Endhi juga meminta kepada pemerintah kabupaten Nabire dan Provinsi Papua untuk menindak tegas perusahaan tempat ia bekerja yang enggan membayarkan haknya.

[Nabire.Net]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *