H-2 Jelang Penutupan Pendaftaran CPNS, Pelamar Formasi OAP Di Nabire Masih Minim

Nabire – H-2 jelang penutupan pendaftaran online rekrutmen CPNS formasi tahun 2018 yang tahapan pendaftarannya dilaksanakan sejak 24 April 2019 lalu, jumlah pelamar untuk formasi Orang Asli Papua (OAP) masih minim.

Hal ini tentu membuat sejumlah pejabat di daerah (kabupaten/kota) khususnya di instansi terkait sedikit kebingungan.

Diketahui minimnya pendaftar utuk formasi OAP ini dikarenakan sejumlah faktor seperti jurusan yang kurang diminati, atau minimnya lulusan untuk jurusan tersebut, hingga proses pendaftaran yang dilakukan secara online yang mungkin menyulitkan pendaftar khususnya para pencari kerja asli Papua.

Dari situs sscn terlihat sejumlah formasi OAP yang masih minim pelamar diantaranya S1 Guru Teknik Informatika dan Guru Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan, S1 Teknik Industri Laboratorium Kemetereologian, S1 Kesehatan Masyarakat Bidang Penyuluhan Kesehatan Masyarakat, S1 Perpustakaan, S1 Teknik Sipil Penata Ruang, S1 Teknik Industri Penguji Mutu Barang, S1 Teknik Industri Assesor Manajemen Mutu, S1 Keperawatan Ners, S1 Bimbingan Konseling,

Sementara itu, di harian Cepos edisi 15 Mei 2019, Wakil Gubernur Papua mengeluarkan statemen terkait pendatang atau orang Papua, dengan headline “Lama di Papua Berarti Orang Papua”.

Statemen tersebut menimbulkan sedikit kebingungan di kalangan masyarakat, apakah merupakan generalisasi pengertian pendatang atau orang Papua, ataukah ada kaitannya dengan penerimaan CPNS  di Papua, atau mungkin juga terkait pemilihan Wakil Rakyat (Caleg) yang telah berlangsung.

Namun jika mengingat proses yang sedang berjalan adalah penerimaan CPNS yang membedakan antara CPNS asli Papua dan Umum, dimungkinkan statemen Wagub Papua adalah untuk menindaklanjuti penerima CPNS kali ini.

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Nabire memastikan bahwa pelaksanaan Seleksi CPNS di Nabire akan mengadopsi sistem Computer Assisted Test (CAT) secara offline. Hal tersebut terungkap lewat rilis informasi kepada media dari Plt. Kepala BKD Nabire, Semuel Warijo.

Dipastikan seleksi CPNS akan tetap menggunakan sistem CAT (komputer) namun tesnya berlangsung secara offline, mengingat kendala jaringan internet di wilayah Papua khususnya di Nabire yang belum memadai.

(Baca Juga : Ini Pengumuman Bupati Nabire Tentang Rekrutmen CPNS Formasi 2018)

Namun untuk pendaftaran secara online tetap dilaksanakan sesuai tahapan yang ada, hingga 17 Mei 2019. Sedangkan pelaksanaan tes juga sesuai tahapan yang ada yakni mulai 19 Juni hingga 9 Juli 2019.

Seperti diketahui, hampir semua rekrutmen CPNS formasi 2018 yang dilaksanakan tahun 2019 di Papua mengadopsi sistem online karena keterbatasan jaringan internet di Papua.

(Baca Juga : H-6 Jelang Penutupan Pendaftaran CPNS, Sudah 370 Pelamar Online Dari Nabire Yang Mendaftar)

Animo warga khususnya para pencari kerja di Nabire sendiri sangat tinggi, hal itu terlihat dari pengurusan dokumen kelengkapan serta pendaftaran yang telah dilaksanakan.

[Nabire.Net]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *