Gara-Gara Tenggak Miras, 2 Warga Kampung Wako Distrik Gome Kabupaten Puncak Meninggal

miras

Dua orang warga Kampung Wako Distrik Gome kabupaten Puncak Papua meninggal akibat menegak minuman keras.

Korban yang meninggal diketahui bernama Werinus Waker, yang merupakan staf PNS di Distrik Gome, dan Alpianus Waker, warga Kampung Wako Distrik Gome kabupaten Puncak.

Keduanya didapati tidak bernyawa pada hari selasa lalu 10 november 2015 oleh warga kampung Wako. Adapun minuman yang dikonsumsi kedua korban bermerk Vodka, yang masih banyak dijual di wilayah tersebut.

Jenazah korban saat ini disemayamkan di rumah duka Kampung Wako Distrik Gome kabupaten Puncak.

Dengan kejadian tersebut, tercatat sudah 3 kali terjadi selama pemekaran kabupaten Puncak dari kabupaten induk Puncak Jaya, dan sudah menelan 7 korban jiwa akibat miras. Warga sendiri meminta agar pemerintah daerah segera menutup tempat penjualan miras dan mengawasi peredaran miras di masyarakat.

Gubernur Papua Lukas Enembe sebelumnya sempat mengingatkan agar semua pemangku kepentingan kembali menegaskan larangan peredaran miras di Provinsi Papua berdasarkan peraturan daerah (perda).

Seluruh regulasi peraturan daerah khusus (perdasus), maupun peraturan daerah provinsi (perdasi) mengenai pelarangan miras yang sudah ditetapkan, harus diterapkan.

Menurut Lukas, pemerintah provinsi sudah mendapat laporan dari DPR Papua bahwa peraturan daerah khusus mengenai larangan peredaran miras sudah disosialisasikan sampai ke kabupaten/kota. Dengan demikian, ujarnya, peraturan itu sudah bisa diterapkan di seluruh daerah.

“Siapapun yang masih jual atau mengedarkan miras di Papua, maka bisa disebut dia ingin musnahkan dan celakakan orang Papua. Jadi mulai hari ini tak boleh lagi ada penjualan miras di Papua,” ujar Gubernur Lukas.

(Denny.W)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *