DPRD Deiyai Bentuk Pansus Untuk Investigasi Hasil Tes CPNS

(DPRD Deiyai Bentuk Pansus Untuk Investigasi Hasil Tes CPNS)

Deiyai – Ribuan pencari kerja asal kabupaten Deiyai mendatangi ke kantor DPRD kabupaten Deiyai, Selasa (04/07) siang. Kedatangan mereka untuk meminta legislator membentuk Pansus guna menginvestigasi hasil tes CPNS yang telah diumumkan beberapa hari yang lalu.

Pertemuan yang difasilitasi oleh DPRD kabupaten Deiyai tersebut dihadiri Sekda Deiyai, Yan Giyai dan Kepala BKPSDM kabupaten Deiyai, Demianus Tenouye beserta sejumlah legislator Deiyai.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Deiyai, Petrus Badokapa menegaskan bahwa semua aspirasi yang disampaikan oleh para pencari kerja akan ditindaklanjuti oleh DPRD melalui Pansus.

Diharapkan melalui Pansus, semua yang menjadi permintaan dari para Pencaker kabupaten Deiyai akan dibahas. Dan DPRD Deiyai akan berkoordinasi dengan pemkab Deiyai untuk melihat persoalan ini secara serius.

“Kami DPRD Deiyai telah bentuk Pansus. Dalam waktu dekat, Pansus bersama perwakilan Pencaker, Kepala BKD akan berangkat ke Provinsi dan MenPAN pusat untuk mencocokan dan memastikan langsung perolehan nilai baik itu SKD maupun SKB dari tiap pencaker,” kata Badokapa

Setelah memastikan di MenPAN RI, kata Badokapa, Pansus bersama perwakilan Pencaker yang ikut ke Jakarta kembali akan menjelaskan kepada semua Pencaker, jawaban yang telah didapati BKN Provinsi dan MenPAN RI.

Di tempat yang sama, Ketua Pansus, Onesmus Hendrik Madai mengatakan pihaknya akan mendorong semua aspirasi yang telah disampaikan seluruh Pencaker melalui Asosiasi Pencaker Deiyai.

“Hal-hal yang perlu didorong, kami akan dorong bersama kordinator Pencaker Deiyai. Pansus akan lakukan verifikasi pada pihak terkait sesuai permintaan dari para Pencaker. Sehingga, yang menjadi tuntutan para Pencaker bisa terjawab.” katanya

Sementara itu, Kordinator Asosiasi Pencaker Deiyai, Dominikus Yupepai Badii mengatakan akan tetap konsisten dan mengawal kinerja pansus DPRD Deiyai yang telah dibentuk.

“Soal nasib para pencaker Deiyai ini, kami tetap akan kawal hingga mendapat jawaban yang pasti langsung dari MenPAN RI,” tegas Badii

Kata Badii, semua yang menjadi uneg-uneg dari para Pencaker telah disatukan didalam sebuah rumusan. Dan, rumusan tersebut sudah diserahkan kepada DPRD dan dirinya tetap akan konsisten kawal hingga ada jawaban yang memuaskan semua Pencaker.

Badii meminta kepada semua Pencaker yang telah dinyatakan lulus CPNS, agar tetap tenang karena pihaknya sedang bekerja bukan untuk membatalkan hasil pengumuman kemarin.

“Kami meminta dengan tegas kepada BKD dan Dukcapil Deiyai agar untuk sementara tidak boleh melayani pengurusan berkas bagi CPNS yang telah dinyatakan lulus sampai kami dapat jawaban pasti dan keputusan dari MenPAN RI,” tegas Badii

Ketua DPR Deiyai Cucurkan Air Mata Dihadapan Ribuan Pencaker

Dalam pertemuan tersebut, Ketu DPRD Deiyai, Petrus Badokapa mencucurkan air mata dihadapan ribuan pencaker kabupaten Deiyai yang mendatangi untuk menyampaikan kekecewaan dan keberatan pengumuman hasil calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang diumumkan beberapa hari lalu

“Hari ini, saya menangis dihadapan semua warga dan alam kabupaten Deiyai. Kita semua kecewa dengan hasil CPNS Kabupaten Deiyai,” katanya Petrus Badokapa.

Petrus Badokapa sangat memahami apa yang dirasakan oleh para pencaker yang namanya tidak disebutkan.

“Saya benar-benar ikut sedih dan menangis bersama seluruh Pencaker hari ini. Kami (Pansus) akan bekerja maksimal hingga dapatkan hasil dan jawaban yang memuaskan kita semua,” katanya.

Sebelumnya, Petrus Badokapa mengungkapkan kekecewaannya terkait pengumuman hasil CPNS kabupaten Deiyai beberapa hari lalu. Kata Badokapa, sebagai wakil rakyat Kabupaten Deiyai yang telah dipilih oleh seluruh warga Deiyai, sangat kecewa dengan hasil CPNS tahun 2018 yang telah diumumkan kemarin.

Dalam pengumuman tersebut, jelas Badokapa hak kesulungan milik orang Deiyai sudah dirampas oleh orang dari luar kabupaten Deiyai. Banyak anak-anak muda Deiyai yang punya kemampuan dan potensi yang baik tidak diakomodir. Prosentasi orang asli Deiyai jauh dibawah dari harapan.

Para Pencaker Deiyai Pulang Dengan Kecewa

Ribuan pencari kerja (Pencaker) tersebut pulang dengan kecewa. Kekecewaan itu lantaran mereka tidak mendapat jawaban yang mereka inginkan. Walaupun, ada sejumlah penjelasan yang disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kabupaten Deiyai.

Para Pencaker menuding Kepala BKPSDM Kabupaten Deiyai, Demianus Tenouye bermain kepentingan pribadi. Pasalnya, ribuan orang asli Deiyai tidak diloloskan dalam penerimaan pegawai tahun pengangkatan tahun 2018 lalu.

“Penjelasan yang dari kepala BKSPDM itu sama sekali tidak menjawab tuntutan dari kami,” katanya dengan nada kecewa

Kekecewaan benar-benar terlihat ketika jawaban yang dinantikan semua Pencaker tak kunjung dapat. Mereka semakin kecewa juga lantaran bupati kabupaten Deiyai tidak hadir dalam pertemuan tersebut.

Salah satu Pencaker, Beatrix Waine, mengatakan dirinya bersama pekerja kesehatan lainnya cukup kecewa dengan hasil pengumuman CPNS.

“Kami cukup kecewa dengan pertemuan kali ini. Kami hargai kordinator tapi harusnya memberikan kesempatan kepada kami untuk kami mau bicara apa yang kami pikir selama ini,” ujar Beatrix Waine usai pertemuan kepada media ini.

Kata Beatrix, dirinya bersama petugas kesehatan lain banyak yang tidak diterima. Padahal, mereka sudah bekerja mulai sejak rumah sakit awal dimulai tahun 2014.

“Kami jatuh bangun dengan berbagai kekurangan. Para bidan itu hampir sering kerja tanpa ada bimbingan dan pengawasan dokter. Tapi saat tes kemarin, bidan hanya lulus satu saja. Padahal rumah sakit Deiyai itu butuh banyak bidan,” urainya dengan nada kecewa

Kordinator Asosiasi Pencaker Deiyai, Domininggus Yupepai Badii mengaku ribuan Pencaker Deiyai kecewa. Kekecawaan itu walaupun pihaknya telah berusaha sampaikan dalam sejumlah point.

“Kami meminta dengan tegas kepada BKPSDM dan Dukcapil Deiyai agar untuk sementara tidak boleh melayani pengurusan berkas bagi CPNS yang telah dinyatakan lulus sampai kami dapat jawaban pasti dan keputusan dari MenPAN RI,” tegas Badii

Pertemuan yang difasilitasi anggota DPRD Deiyai itu berjalan cukup baik walaupun ribuan Pencaker Deiyai pulang dengan kecewa.

[Nabire.Net/Philemon Keiya]


One Response to DPRD Deiyai Bentuk Pansus Untuk Investigasi Hasil Tes CPNS

  1. Mesak pekei berkata:

    Luar biasa.
    Selalu terdepan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *