DITOME Desak Pemkab Nabire Selesaikan Persoalan Asrama Mahasiswa Dipa, Topo, Menou Di Kalibobo

Gerakan Peduli pendidikan DITOME (Dipa, Topo, Menou) adalah wadah yang sengaja dibuat untuk menampung aspirasi mahasiswa asal Distrik Dipa, Distrik Topo dan Distrik Menou kabupaten Nabire, dengan tujuan yang jelas yaitu untuk peduli pendidikan, strukturnya yang jelas dan memiliki tujuan untuk menjadi organisasi yang pedulu akan pendidikan.

DITOME yang digagas oleh Jhon Madai, mahasiswa Nabire asal kota studi Bandung tersebut saat ini menyingkapi persoalan asrama yang sedang dibangun di Kalibobo Nabire, untuk mahasiswa asal Distrik Dipa, Topo dan Menou.

Menilai pendidikan sangatlah penting untuk generasi yang akan datang dan sangat vital dalam proses pembangunan suatu bangsa, maka DITOME merespon pembangunan asrama oleh Pemkab Nabire dengan beberapa catatan penting.

Menurut Jhon Madai, pihaknya mempersoalkan klaim asrama yang sebelumnya telah diegosiasikan atas nama mahasiswa Dipa, Topo dan Menou, namun belakangan justru diklaim atas nama pribadi.

Ditambahkan Jhon, terkait persoalan tersebut belum ada tanggapan dari Pemkab Nabire maupun Polres Nabire, sehingga DITOME merasa ada kepentingan pribadi dalam persoalan ini.

Pihaknya juga mempertanyakan kebijaksanaan Dinas Pendidikan Nabire yang sudah merealisasikan proses pebangunan asrama tetapi tidak membantu menyelesaikan persoalan ini, oleh karena itu mewakili DITOME, Jhon mendesak pemerintah Nabire untuk segera menyelesaikan persoalan ini, bagaimanapun caranya baik melalui hukum, adat atau kekeluargaan.

DITOME juga akan bertekad untuk terus mengikuti persoalan ini hingga ada penyelesaian masalah, jika belum ada penyelesaian, DITOME siap mengambil langkah hukum untuk mendukung proses penyelesaian persoalan ini.

[Nabire.Net]

Silahkan Komentar

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] monkey emoticons by andreasandre Modified from nartzco source code.