Disayangkan Ada Anak-Anak Yang Terlibat Dalam Aksi Dukung Pemekaran Papua Tengah Di Nabire

Nabire – Sekelompok Massa yang mengatasnamakan enam suku pesisir dan kepulauan di Nabire, menggelar aksi tandingan mendukung pemekaran Provinsi Papua Tengah, di Kantor DPRD kabupaten Nabire, Jumat (05/07). Aksi tersebut untuk menanggapi aksi demo sebelumnya yang digelar pada tanggal 2 Juli lalu yang menolak pemekaran Papua Tengah.

Massa tandingan dalam aksi ini mendatangi kantor DPRD Nabire sambil membawa sejumlah poster spanduk yang isinya mendukung pemekaran provinsi Papua Tengah.

(Baca Juga : Sejumlah Massa Gelar Aksi Tandingan Dukung Pemekaran Papua Tengah Di Kantor DPRD Nabire)

Namun sayangnya dalam aksi ini terlihat beberapa anak-anak yang ikut terlibat dalam aksi sambil memegangi poster yang isinya mendukung pemekaran Papua Tengah.

Aksi damai memang merupakan hak konstitusional setiap warga negara yang dijamin oleh undang-undang, namun seyogyanya tidak melibatkan anak-anak.

Perlu diingat bahwa dalam suatu aksi massa, yang ingin dicapai yakni substansi aspirasi yang tersampaikan dan terkomunikasikan kepada para pemegang kebijakan maupun khalayak ramai, namun tidak perlu melibatkan anak-anak.

Undang Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan jelas menegaskan bahwa anak tidak boleh dilibatkan dalam demonstrasi.

Selain itu, dalam suatu aksi demonstrasi, tentu melibatkan kumpulan massa, hal ini tidak nyaman dan kondusif bagi anak untuk terlibat didalamnya, karena anak-anak memiliki hak untuk bermain, beristirahat, berekreasi bersama teman-teman seusinya.

Tentu anak tidak memiliki kekuatan fisik seperti orang dewasa yang bisa bertahan dalam waktu yang cukup lama dalam situasi keramaian, sehingga dikhawatirkan membahayakan keamanan dan keselamatan bagi anak

Oleh karena itu kedepannya, dalam setiap aksi demonstrasi maupun kegiatan politik, seharusnya anak tidak perlu dilibatkan, karena keselamatan dan perlindungan anak merupakan prioritas kita bersama.

[Nabire.Net]


One Response to Disayangkan Ada Anak-Anak Yang Terlibat Dalam Aksi Dukung Pemekaran Papua Tengah Di Nabire

  1. Rio gobai berkata:

    Apa untunnya dukun tempat lahan bisnis bagi negara pusat.
    Stop pemekaran.
    Orang yang mendukun putus leher saja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *