Diakon Beny Magay Pimpin Baptisan Anak di Gereja Katolik Santo Antonius Wonorejo

(Diakon Beny Magay Pimpin Baptisan Anak di Gereja Katolik Santo Antonius Wonorejo)

Nabire – Bertempat di Gereja Katolik Santo Antonius Bumi Wonorejo Nabire, telah dilaksanakan perayaa hari minggu biasa ke-XXV sekaligus perayaan ekaristi pada misa kedua, ditandai dengan pembaptisan 30 orang anak oleh Diakon Beny Magai,Pr.

Hadir dalam ibadah ini, gabungan umat dari Stase Santo Stevanus Jayanti dan Pusat Kuasi Paroki Bumi Wonorejo Nabire.

Dalam khotbahnya, Diakon Beny Magai mengatakan bahwa manusia harus semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dan terus berjuang, baik melalui doa, puasa, dan saling berbagi terhadap sesama.

Diakon Beny berharap agar hal mencari kerajaan Sorga dilakukan dengan sungguh-sungguh, dari diri kita sendiri, lalu berdampak kepada keluarga dan lingkungan di sekitar kita.

Soal pembaptisan, Diakon Beny mengatakan, baptis baik itu untuk anak-anak maupun orang dewasa adalah untuk menyatakan kepercayaan kita dan menjadikan kita sebagai anak-anak Allah.

Orang tua harus berperan untuk membersihkan diri terlebih dahulu agar dapat menjadi teladan bagi anak-anak di masa pertumbuhannya, karena masa depan anak ditentukan dari sikap orang tua dalam keluarga.

Ia pun menyampaikan pesan kepada anak dan orang tua baptis agar kedepannya mereka tetap menjalankan ibadah di gereja ini dan dan gereja katholik disekitarnya yang masuk dalam kuasi paroki st. Antonius Wonorejo. Dan itu merupakan bagian untuk mengingatkan moment penting [pembatisan] yang diterima saat ini.

Dalam pengumuman diakhir perayaan, disampaikan bahwa menjelang pesta demokrasi politik di kabupaten Nabire, Diakon menegaskan agar tidak ada satupun orang yang menggunakan mimbar di gereja untuk menyampaikan bahasa atau orasi politik. Menurutnya,mimbar di gereja digunakan untuk mendoakan siapa saja umat termasuk para politikus agar membawa kedamaian dalam pesta demokrasi.

Diakon mengharapkan, pesta demokrasi di Kabupaten Nabire yang akan datang berharap berjalan aman,tertib dan damai sehingga mampu menghasilkan  buah putra-putri terbaik yang akan membawa kota Nabire dan masyarakat ke arah yang baik.

[Nabire.Net/Karpus Belau]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *