Bupati Nabire Buka Raker III GKII Wilayah 3 Papua Di Klasis Menou

(Bupati Nabire menyematkan tanda peserta Rapat Kerja III, GKII Wilayah 3 Papua, di Klasis Menou)

Nabire – Bupati Nabire, Isaias Douw S.Sos M.AP, membuka Rapat Kerja III, GKII Wilayah 3 Papua, bertempat di Klasis Menou, Gamei Jaya, Distrik Uwapa, kabupaten Nabire, Selasa (15/10).

Raker diawali ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Sekretaris Umum Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Pusat, Pdt. Sabinus Luter, M.Th, dengan penterjemah Pdt. Mesak Kegou.

Usai ibadah, Bupati Douw dalam sambutannya mengatakan, dirinya mendukung semua program denonimasi gereja yang ada di kabupaten Nabire.

Raker ini kata Bupati sesuai dengan visi dan misi Pemkab Nabire serta program kerja tiga pilar yaitu Agama, Adat Budaya dan Pemerintah. Ketiga pilar utama itu tidak bisa dipisahkan dan selalu hidup bersama-sama.

Diakhir kata sambutannya, Bupati meminta masyarakat agar senantiasa menjaga situasi dan kondisi di Nabire agar tetap aman dan kondusif, serta jagna mau terprovokasi isu-isu yang tidak bertanggung jawab.



Di tempat yang sama, Ketua Panitia Raker, Ev. Piter Kegou, S.Pdk mengucapkan terima kasih atas dukungan dari semua pihak, khususnya para donatur yang menyumbangkan dana, babi, dan perlengkapan raker.

Sementara itu, Ketua GKII Wilayah III Papua, Pdt. Yehuda Bunai,M.Th. mengatakan bahwa Klasis Menou sangat luar biasa  dan dapat menjadi percontohan bagi 8 klasis di daerah lainnya yang ada di wilayah III Papua.

“Saya senang dan sangat bangga karena semua kewajiban organisasi klasis maupun perintah Ketua Wilayah III dapat dilakukan”, kata Pdt. Yehuda.

Bupati kemudian membuka secara resmi Raker ditandai dengan penyematan tanda peserta raker.

Rapat Kerja III, GKII Wilayah 3 Papua akan dilaksanakan selama 3 hari hingga 17 Oktober 2019, diikuti oleh 1.500 peserta dari 8 Klasis di berbagai kabupaten yaitu Nabire, Dogiyai, Deiyai dan Paniai.

Raker ini mengusung tema “Firman Allah Patut Diberitakan Dengan Tidak Menambah Tidak Mengurangi. Petik dalam Injil (Wahyu 22:18-20), dan sub tema “Gereja Kemah Injil Indonesia Wilayah III Bangkit menjadi Pembela Kebenaran dan Pembersih Penguatan yang Memutarbalikkan Injil Kristus, sampai Kristus kembali.”

[Nabire.Net/Jhon Piyaiyepai Magai]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *