Bupati Edowai Ajak DPRD Deiyai Sama-Sama Kawal Pembangunan

(Bupati Deiyai, Ketua PN Nabire dan tiga pimpinan definitif Deiyai)



Deiyai – Bupati kabupaten Deiyai, Ateng Edowai, meminta kepada DPRD Deiyai agar benar-benar memperjuangkan aspirasi dan kebutuhan warga Deiyai serta memberikan kontribusi positif dan cermat kepada Pemda Deiyai untuk bersama-sama mengawal Visi Deiyai Bangkit Kerja mewujudkan gerakan pembangunan keluarga aman, mandiri dan sejahtera (Gerbang Gamantra).

Hal itu disampaikan Bupati Ateng Edowai, saat memberikan sambutan pada acara rapat paripurna istimewa pengucapan sumpah janji pimpinan DPRD Deiyai, bertempat di Aula Sekwa DPRD Deiyai, senin siang (22/06).

(Baca Juga : Pimpinan Definitif DPRD Deiyai Resmi Dilantik)

“Kita (Pemda dan DPRD) memiliki kedudukan yang sama dan setara serta sejajar. DPRD adalah mitra kerja Pemda dalam membuat kebijakan daerah sesuai kewenangan tugas dan fungsi masing-masing,” kata Bupati Ateng.

Maka itu, ia meminta kepada lembaga DPRD untuk bersama Pemda memelihara dan membangun hubungan kerja yang harmonis dan saling mendukung dalam menjalankan tugas dan kewajiban penyelenggaraan roda pemerintahan di kabupaten Deiyai.

“DPRD Deiyai harus benar-benar menghayati dan mengimplementasikan fungsi-fungsi DPRD yaitu, fungsi legislasi, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan,” minta Bupati.

Untuk diketahui, dalam kontestasi pemilihan dewan perwakilan rakyat (DPR) kabupaten Deiyai pada tahun 2019 lalu, tiga partai yang telah menjadi pemenang, diantaranya; Partai HANURA disusul lagi Partai Perindo dan terakhir Partai PKB.

Sehingga, dari ketiga Partai itu masing-masing mengusulkan para calon legislatif yang telah meraih suara terbanyak. Petrus Badokapa dari Partai HANURA. Dirinya telah didapuk sebagai pimpinan DPR untuk memimpin lembaga legislatif  hingga tahun 2024. Partai Perindo mengutus Demianus Agapa akan dilantik sebagai wakil ketua I DPR Deiyai. Sementara itu dari Partai PKB, mengutus Markus Mote yang nantinya akan menjabat sebagai wakil ketua II.

Sejak dilantik pada 29 Desember 2019 lalu, selama 6 bulan DPR kabupaten Deiyai dijalankan oleh pimpinan sementara. Sejumlah tugas yang telah dipercayakan kepada pimpinan sementara telah dilakukan. Mulai dari orientasi, pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD) dan sejumlah tugas lain. Salah satu tugas lainnya adalah persiapan pelantikan pimpinan DPR definitif.

[Nabire.Net/Philemon Keiya]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *