Bupati Deiyai Minta Pimpinan OPD Yang Tak Dukung Visi & Misinya Agar Segera Mengundurkan Diri

Deiyai – Bertempat di kediaman Bupati Deiyai, Ateng Edowai, Selasa malam (11/06), telah dilaksanakan rapat koordinasi antara bupati dengan para pimpinan OPD di Deiyai.

Turut hadir dalam rapat tersebut Sekda Deiyai, Sekwan Deiyai, para Pimpinan OPD dan Kepala Distrik Tigi Fabianus Mote.

Dalam rapat ini, Bupati menyampaikan sejumlah hal penting diantaranya evaluasi kinerja Bupati dan para pimpinan OPD selama 3 bulan terakhir.

Ditegaskan Bupati Ateng Edowai, ia meminta agar semua persoalan di internal Pemkab Deiyai diselesaian secara baik, dan tidak usah mempercayai kabar tidak benar yang disebarluaskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Saya dalam menjalankan tugas sebagai Bupati, murni memberikan pelayanan kepada masyarkat. Jika ada pimpinan OPD yang tidak mendukung program saya dan sudah tidak berkeinginan bekerja di Deiyai, silahkan mengundurkan diri secara baik-baik, karena masih banyak orang lain yang mau bekerja dan mendukung program saya dalam membangun kabupaten Deiyai,” tegas Ateng Edowai.

Ateng Edowai juga menegaskan bahwa ia siap mengundang Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mengaudit dana anggaran di Deiyai dari tahun 2010 hingga saat ini, terlebih khusus selama 3 tahun terakhir. Karena selama ini menurut Ateng, pemeriksaan BPK yang dilaksanakan tak pernah dikoordinasikan dengan baik kepadanya, dan hasil pemeriksaan BPK tak pernah disampaikan kepada Bupati.

“Saya sudah memberikan jabatan pimpinan OPD sesuai dengan keterwakilan dari semua marga yg ada dan secara adil meskipun sebagian dari OPD yg menjabat saat ini adalah lawan politik pada saat Pilkada namun saya tidak membedakan hal tersebut. Perihal pelantikan Pimpinan OPD kedepannya, saya akan lantik sesuai penilaian kinerja selama 6 bulan” ujar Edowai.

Bupati Edowai berharap agar semua pihak bisa mengoreksi kinerjanya masing-masing, semua tindakan dan perbuatan harus dipertanggungjawabkan. Dan wajib untuk diketahui bahwa visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Deiyai harus didukung semua pimpinan OPD, bukan malah menjadi musuh dan menghalangi kinerja Bupati.

“Selama menjabat 3 bulan, saya masih bingung dengan penggunaan DPA di masing-masing Dinas, karena masih banyak Pimpinan OPD yang tidak melaporkan penggunaan dan pertanggungjawaban DPA.

Menurut Bupati tentu semua pihak harus bekerja untuk masyarakat karena tanpa masyarakat tak mungkin ada pemerintahan. Oleh karena itu selama 3 bulan kedepan, Bupati meminta agar semua Pimpinan OPD benar-benar melaksanakan program pembangunan dengan benar dan berkesinambungan, apalagi masih banyak program kerja yang macet sebelum masa jabatan Bupati Ateng Edoway.

“Adanya propaganda perihal DPA hal ini akan saya laporkan ke KPK hal ini sebagai penilaian kinerja selama 3 bulan, pagu dana dan pembagian DPA sudah jelas saya tidak harapkan ada propaganda perihal anggaran dana di kabupaten Deiyai”, imbuhnya.

Bupati juga menyoroti tidak disiplinnya para pimpinan OPD dalam melaksanakan tugas, dan hal itu sangat berpengaruh dalam pelaksanaan program pembangunan di Deiyai, artinya pimpinan OPD yang tidak disiplin berarti tidak mendukung Bupati Deiyai.

“Dalam mendukung program 100 hari kerja saya tugaskan kepala Dinas PU untuk melaksanakan pekerjaan jalan dan jangan ditunda tunda. Kepala Dinas Perindagkop agar segera mengaktifkan pasar induk Deiyai. Pembagian tempat jualannya harus merata agar masyarakat pribumi dan pendatang bisa berjualan secara berdampingan”, kata Edowai.

Kunjungan kerja dalam 100 hari kerja ke Distrik-Distrik khususnya Bowobado dan Kapiraya segera dilaksanakan. Perlu diketahui bahwa ada beberapa kabupaten yang mencoba masuk ke wilayah Deiyai, maka dari itu kita harus cepat bertindak dalam pengecekan tapal batas

“Semua program yg menjadi visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Deiyai agar segera ditindaklanjuti guna memberikan sentuhan secara langsung kepada masyarakat melalui pembangunan”, lanjut Ateng.

Sementara terkait penyelesaian kasus penembakan 21 Mei lalu, Bupati masih mencari waktu yang tepat untuk pelaksanaan forum penyelesaian masalah itu. Namun untuk pemberantasan miras dan judi, Bupati menegaskan ia tak akan main-main dengan hal tersebut.

[Nabire.Net]


Silahkan Komentar

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] monkey emoticons by andreasandre Modified from nartzco source code.