BPOM Jayapura Gelar Komuniksi Dengan Pelaku Usaha Dan Masyarakat Adat Di Nabire

Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Jayapura gelar Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) kepada pelaku usaha dan masyarakat di Nabire tentang Program Pengawasan Pangan Fortifikasi, bertempat di Aula Hotel Mahavira 2 Nabire, Jalan Medan Baru no 2 Nabire, Kamis (8/11/2018).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire, Yulian Agapa dalam sambutan ketika membuka kegiatan tersebut mengatakan setiap bahan makanan dan minuman yang di olah perlu mendapatkan tambahan atau fortifikasi baik vitamin, mineral dan zat zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia sehingga membawa manfaat dan kebaikan.

“Makanan dan minuman yang diberikan tambahan vitamin, mineral dan zat zat gizi yang diolah oleh pedagang memiliki dampak pada kesehatan oleh karena nya BPOM Jayapura mempunyai tugas untuk melindungi konsumen baik makanan minuman dan obat obatan dan juga melakukan fungsi pengawasan, ” ujar Yulian Agapa.

Yulian Agapa juga mengatakan melalui kegiatan ini dapat memberikan edukasi kepada peserta sehingga bersama sama dapat menekan penyakit tidak menular yang semakin hari semakin banyak.

Sementara itu Kepala Bidang Pengujian Dra. Sapina sebagai nara sumber dari Balai Besar POM Jayapura menegaskan melalui kegiatan Program Pengawasan Pangan Fortifikasi kiranya dapat mengedukasi masyarakat, pelaku usaha dan lintas sektor terkait agar menjadi cerdas memilih dan mengkonsumsi bahan makanan atau produk yang dapat di makan.

“Kami harapkan kepada masyarakat melalui kegiatan ini dapat menambah pengetahuan mereka dalam memilih dan mengkonsumsi makanan, dan kami harapkan apa yang telah didapat melalui kegiatan ini dapat dibagikan kepada keluarga maupun teman sekitar kita,” kata Dra.Sapina

Materi dalam kegiatan Program Pengawasan Pangan Fortifikasi diantaranya keamanan pangan, fortifikasi dan materi tentang kosmetik. Sedangkan nara sumber berjumlah dua orang berasal dari Balai Besar POM Jayapura dan peserta berasal dari lintas sektor terkait yaitu dinas perdagangan dan penanaman modal, pelaku usaha yang terdiri dari para distributor, toko, kios, agen, depot air minum dan industry rumah tangga pangan yang totalnya mencapai 50 orang.

(RRINabire/Arnold.S)


Silahkan Komentar

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] monkey emoticons by andreasandre Modified from nartzco source code.