Borong Parpol Pendukung, Paslon Eltinus Omaleng-Johanes Rettob Justru Gagal Ikut Pilkada Mimika 2018 Gara-Gara Dugaan Ijazah Palsu

(Foto. Septinus.S)

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Mimika yang juga petahana, Eltinus Omaleng/Johanes Rettob diluar dugaan dinyatakan tidak memenuhi syarat menjadi peserta pilkada serentak 2018, karena tersangkut persoalan administrasi yakni dugaan menggunakan ijazah palsu.

Keputusan tersebut dibacakan pada Rapat Pleno KPU Mimika tentang Penetapan Pasangan Calon Peserta Pilkada Mimika 2018, yang berlangsung di Jayapura, 17 Februari 2018.

Berdasarkan penjelasan dari Ketua KPU Mimika, Theodora Ocepina Magal, Eltinus Omaleng yang menjabat sebagai Bupati Mimika saat ini diketahui tidak terdaftar pada SMP Negeri 9 Jayapura karena pada tahun 1991 sekolah tersebut belum ada.

Selain itu, Kepala sekolah yang menandatangani ijazah Eltinus, baru menjabat sebagai Kepala Sekolah SLTPN 9 Jayapura pada tahun 1993.

Dengan demikian pasangan Eltinus Omaleng/Johanes Rettob dinyatakan tidak memenuhi syarat dan gagal untuk mengikuti Pilkada Mimika 2018. Padahal pasangan ini telah memborong 9 partai pendukung untuk maju pada Pilkada yaitu PKPI, Nasdem, Hanura, PAN, Demokrat, PBB, PKB, PDIP dan Golkar.

Selain pasangan Eltinus Omaleng/Johanes Rettob, pasangan lainnya yang dinyatakan tidak memenuhi syarat yaitu pasangan Philipus Wakerwa/H Basri dan pasangan Maria Florida Kotorok-Yustus Wai yang maju melalui jalur perseorangan.

Sedangkan pasangan yang dinyatakan lolos ada empat pasangan, yang justru mendaftarkan diri melalui jalur perseorangan atau independen, karena dukungan parpol semuanya telah diborong pasangan Eltinus Omaleng/Johanes Rettob yang justru gagal mengikuti Pilkada Mimika 2018.

Ke 4 pasangan yang dinyatakan memenuhi syarat tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Hans Magal S.P – Abdul Muis ST MM (Perseorangan)

  2. Robertus Waraopea SH – Albert Bolang SH MH (Perseorangan)

  3. Drs Petrus Yanwarin – Alpius Edowai (Perseorangan)

  4. Wilhelmus Pigai – Athanasius Allo Rafra SH M.Si (Perseorangan)

Sementara itu terkait pemindahan tempat rapat dari Mimika ke Jayapura, Ketua KPU Mimika, Theodora Ocepina Magal menuturkan hal tersebut dilakukan karena pihaknya tidak bisa memasukan data dukungan perseorangan  dan data dari calon yang diusung parpol berdasarkan hasil verifikasi faktual ke Sistem Informasi Pencalonan (Silon) akibat terganggunya jaringan internet di Mimika sejak Kamis (8/2).

Upaya memasukkan data bakal calon pilkada baru dapat dilakukan di Jayapura pada hari sabtu 17 Februari 2018, oleh karena itu penetapan calon sekaligus dilaksanakan di Jayapura.

[Nabire.Net]



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *