BNI Cabang Nabire Hadirkan Solusi Jangka Pendek Pembiayaan BPJS Kesehatan

(Penandatanganan kerjasama antara Bank BNI Nabire dengan RSUD Nabire)

Nabire – Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus memperlancar arus finansial fasilitas kesehatan, Bank BNI Cabang Nabire memberikan fasilitas pembiayaan program Supply Chain Financing kepada RSUD Nabire, selaku mitra kesehatan dari BPJS Kesehatan.

Perjanjian kerjasama tersebut tertuang dalam penandatanganan kerjasama antara Bank BNI Nabire yang dipimpin langsung Kepala Bank BNI Cabang Nabire, Nita Rosa Morin, bersama Direktur RSUD Nabire, dr. Andreas Pekey, disaksikan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Biak Numfor, Budi Sukwara dan Kepala Kantor BPJS Kesehatab Kabupaten Nabire, Diyah Susanti, Jumat (18/10).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Biak Numfor, Budi Sukwara menyatakan bahwasannya SCF merupakan solusi jangka pendek disaat kondisi defisit pembayaran ke berbagai fasilitas kesehatan tingkat lanjut atau rumah sakit.

Budi menjelaskan, program SCF sendiri merupakan fasilitas bagi faskes mitra BPJS Kesehatan berupa program pembiayaan yang melibatkan perbankan untuk membantu percepatan penerimaan pembayaran klaim pelayanan kesehatan melalui pengambil-alihan invoice sebelum jatuh tempo pembayaran.

Melalui program ini, Bank BNI Cabang Nabire akan menalangi terlebih dahulu tagihan dari RSUD Nabire sehingga cash flow rumah sakit tetap terjaga dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak terganggu dan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan bermutu.



“Kami sangat mengapreasiasi dukungan dari Bank BNI Cabang Nabire dalam membantu pembiayaan faskes yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Kita bersama-sama menyadari di tengah kondisi defisitnya BPJS Kesehatan saat ini, program SCF ini bisa dimanfaatkan guna menjamin pembayaran klaim ke RS menjadi lancar agar likuiditas rumah sakit berjalan baik,” ujar Budi.

Hal senada juga diungkapkan oleh Direktur RSUD Nabire Andreas Pekey. Menurutnya, melalui program SCF ini sangat membantu dalam kelancaran rumah sakit karena rumah sakit sangat memerlukan dana untuk segera membeli obat, alat medis, pembayaran jasa kepada para medis serta untuk keperluan operasional lainnya termasuk untuk pembangunan rumah sakit.

“Dengan adanya skema ini sangat membantu operasional kami, membantu cash flow RSUD Nabire. Skema SCF ini merupakan salah satu solusi agar pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat, dan operasional tetap berjalan lancar tanpa terbentur masalah keuangan. Kita juga tidak bisa pungkiri, Program JKN-KIS merupakan program yang sangat luar biasa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan harus didukung. Saat ini tidak ada cerita orang sakit jual tanah, jual rumah atau sawah karena keberadaan program JKN-KIS,” kata Andreas.

Sementara itu, Kepala Bank BNI Cabang Nabire, Nita Rosa Endah Morin mengatakan program SCF merupakan bentuk dukungan dan sinergitas Bank BNI dengan BPJS Kesehatan dalam upaya mewujudkan Jaminan Kesehatan Nasional yang berkesinambungan bagi seluruh penduduk Indonesia

“Melalui pemberian pembiayaan kepada RSUD Nabire ini, kami berharap dapat membantu RSUD Nabire agar tetap terjaga likuiditasnya sehingga operasional rumah sakit dapat berkesinambungan yang berdampak pada membaiknya pelayanan kepada masyarakat,”tutup Nita.

[Nabire.Net/Jamkesnews]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *