Berharap Persoalan Anak Jalanan Di Nabire Ditindaklanjuti, Yayasan Siloam Papua Gelar Forum Diskusi

Nabire – Anak jalanan merupakan gejala sosial yang muncul akibat krisis di berbagai bidang. Kondisi tersebut mengharuskan mereka menghabiskan sebagian besar hidup dan masa depannya di jalanan.

Keberadaan anak jalanan semakin marak dan mudah dijumpai di berbagai sudut di kota Nabire. Selain menjadi anak jalanan, anak-anak ini rentan untuk melakukan hal-hal negatif seperti ngelem, mabuk, bahkan melakukan tindakan kriminal.

(Baca Juga : Potret Anak Jalanan Di Nabire, Adakah Upaya Serius Untuk Menolong Mereka ?)

Terkait persoalan ini, telah dilaksanakan Forum Diskusi yang dilaksanakan oleh Yayasan Siloam Papua, 10 Mei 2019 lalu.

Diskusi ini menghadirkan sejumlah pejabat teras di kabupaten Nabire yaitu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Asisten 2 Setda Nabire, perwakilan Dandim 1705/Paniai, perwakilan Polres Nabire, Tokoh Masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kegiatan ini, Pimpinan Yayasan Siloam Papua, Amos Yeninar, memaparkan sejumlah kondisi riil mengenai anak jalanan di kabupaten Nabire, lebih khusus yang ia bina di Yayasan Siloam Papua Rumah Singgah Pemulihan Generasi Emas Papua.

Dengan fakta yang ada saat ini, Amos merasa perlu adanya sejumlah regulasi dan dukungan dari pemerintah daerah sehingga anak-anak jalanan ini bisa terselematkan.

Lewat diskusi ini, ada 3 poin penting yang diharapkan Amos bisa direalisasikan untuk menyelematkan generasi emas Papua, diantaranya Perbup mengenai penjualan lem bagi anak-anak, dukungan dari pihak kepolisian untuk Perbup tersebut serta perlu adanya pembangunan Panti Rehabilitasi bagi anak-anak jalanan yang sudah kecanduaan lem.

Harapan Amos mendapat respon positif dari pemerintah daerah. Amos sendiri berharap agar apa yang didiskusikan ini bisa diimplementasikan kedepannya sehingga generasi emas Papua khususnya di Nabire bisa terselematkan dari hal-hal negatif seperti kecanduan lem.

[Nabire.Net]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *